Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 61 (Season 2)


__ADS_3

"Tidak mungkin!, kau tidak mungkin memiliki resep Pil pemulih jiwa!, aku sudah mengembara ke ujung dunia dan mengalahkan semua alkemis yang hebat, tapi aku tidak menemukan resep Pil pemulih jiwa di kediaman mereka ataupun di tubuh mereka!" Sangkal nenek tua itu


"terserah kau mau percaya atau tidak nenek tua, Xing Yang ambilkan aku secarik kertas dan kuas pena"


"Ini dia putri" Ucap Xing Yang menyerahkan selembar kertas dan kuas


"Lihatlah baik-baik nenek tua..." Ucap Yan Xin mulai menulis


Setelah selesai menulis...


"Ini... ini... aku tidak percaya!, Itu benar, itu benar adalah resep pemulih jiwa!" Kaget nenek tua itu


SRIIINGGG!


BLEGER!


Setiap hurup yang ditulis Yan Xin di kertas itu bersinar bagaikan emas, sehingga memancing guntur di langit.

__ADS_1


"Benar ini adalah resep Pil pemulih jiwa!, walaupun aku belum pernah melihatnya, tapi aku merasakan perasaan yang kuat yang dipancarkan resep itu!" Kaget Xing Yang dalam hati


"Kau sudah melihatnya sendiri nenek tua, langsung saja kepada intinya, serahkan mawar darah itu dan kau boleh mengambil resep Pil pemulih jiwa ini, sebenarnya resep Pil pemulih jiwa ini tidak sepadan dengan mawar darah yang kau punya, tapi apa boleh buat, aku sangat membutuhkannya sekarang" Ucap Yan Xin dengan muka datar


"Hehehehe... HEHEHEHE!!, ITU BENAR!, ITU BENAR ADALAH RESEP PIL PEMULIH JIWA!, tapi kau jangan berharap bisa mendapatkan mawar darahku, tapi aku akan mendapatkan resep itu!"


"Akar pohon keramat !" Teriak nenek tua itu


Dan seketika semua akar pohon disekeliling Yan Xin memanjang hendak melilit Yan Xin bagaikan kepompong.


"Hahaha!, Nak kau sangat polos, anak yang masih di ranah akhir sepertimu tidak akan bisa melawanku yang ranahnya lebih unggul darimu!" Ucap nenek tua itu


"Kertas darah surgawi !" Teriak Yan Xin


SRAKK SRAKK SRAKK SRAKK


Seketika Yan Xin melebur menjadi potongan-potongan kertas berwarna merah, kertas itu pun menempel di langit seperti keramik yang dipasang dengan tersusun di lantai. dan tibalah hujan darah yang amat menakutkan keluar dari kertas-kertas darah yang tersusun di langit itu.

__ADS_1


ZRRAASSSHHHH !!!


"Ju, jurus apa ini!, tidak mungkin manusia di ranah akhir bisa menggunakan jurus yang kuat seperti ini!" Kaget wanita tua itu


"Ini... ini sangat menyakitkan!, walau hanya setetes darah yang mengenai tubuh, itu bisa merusak jiwa!, aku harus melarikan diri dari sini, kalau setengah jiwaku hilang lagi aku akan mati!" Ucap wanita tua itu lalu memejamkan mata meraplkan mantra


Tapi nenek tua itu tidak tau tentang jurus yang digunakan Yan Xin, sekali Yan Xin menggunakan jurus itu, maka musuh yang diincarnya tidak akan bisa melarikan diri dan semua jurus musuh itu tidak akan berguna sampai ia mati.


"TIDAAAAKKK!!, JIWAKUU!!" Teriak wanita tua itu lalu lenyap bagaikan asap yang dihempas angin dan menyisakan mawar darah yang terjatuh di tanah


SRAKK SRAKK SRAKK SRAKK


Potongan-potongan kertas itu pun menyatu kembali membentuk tubuh Yan Xin.


GREP!


Yan Xin mengambil mawar darah itu di tanah.

__ADS_1


"Sa, sangat menakutkan!, tubuhku sampai bergetar hebat, kalau saja pangeran tidak memberiku token pelindung ini, aku akan mati di tempat ini!" Ucap Xing Yang dalam hati


"Mawar darah sudah didapatkan, mari kita kembali ke istana" Ucap Yan Xin


__ADS_2