Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 287 (Season 6)


__ADS_3

"Kaisar aku tahu kau tidak bisa lahi bercaya kepada kedua putramu itu, dan kau pasti takut jika di masa depan salah satu dari kedua putramu itu menjadi Kaisar maka kekaisaran akan hancur, dan sekarang hari daun emas pun percuma diadakan, apakah sekarang kau akan megangkat Feng Yin menjadi Kaisar?" seyum Yan Xin


Mendengar perkataan Yan Xin semua pejabat menentang Yan Xin.


"Itu tidak bisa gadis muda, walaupun memang Kaisar sangat menyayangi pangeran Feng Yin, Pangeran Feng Yin tidak mempunyai darah kerajaan ataupun kaisar, sangat sulit bagi Kaisar untuk menaikkannya mejadi Putra Mahkota" ucap kepala keluarga Bao


"Benar, tradisi ini sudah ada sejak berabad-abad, yang harus mewarisi tahta harus mempunyai darah kerajaan" sambung keluarga Miao


Terlihat Feng Yin hanya diam dan menunduk.


"Siapa yang bilang bahwa suamiku Feng Yin tak mempunyai darah kerajaan, bahkan dia mempunyai darah Kaisar" ucap Yan Xin


"A, apa yang kau bilang!?, ma, mana mungkin, aku menemukan Feng Yin di kota sebelah secara tak sengaja" kaget Kaisar


"Kaisar, apakah anda masih ingat dengan Peiyu?" tanya Yan Xin


"PE, PEIYU!?" kaget Kaisar

__ADS_1


"Dia adalah kekasih pertama anda saat muda dahulu, pada saat anda dinobatkan sebagai Kaisar, Peiyu sedang megandung anak anda, tapi setelah melahirkan Peiyu meinggal dunia dan bayinya tak terurus, Bayi itu adalah Feng Yin, jika kau ingin bukti aku mempunyai buktinya" Yan Xin mendekat dan memberikan sapu tangan berukir bunga Krisan


Setelah melihat sapu tangan itu, Kaisar menitikkan air matanya.


"Benar, bunga Krisan adalah kesukaanku, hanya Peiyu yng megetahuinya, aku merasa bersalah kepadanya" sedih Kaisar


"Tapi menantuku, bagaimana kau bisa tahu semua ini?" tanya Kaisar


"Feng Yin terus bersedih karena statusnya sebagai pangeran angkat, jadi aku berinisiatif mencari informasi dan menemukan seseorang yang membantu Peiyu melahirkan, saat Peiyu akan melahirkan, dia menitipkan sarung tangan kepada seseorang yang memabtunya melahirkan, itulah kenapa aku bisa mengetahuinya" jelas Yan Xin


"Ternyata seperti itu, Sekarang apakah kalian sudah menerima bahwa Feng Yin putraku menjadi Putra Mahkota!!?" teriak Kaisar


Yan Xin melihat Feng Yin hanya menunduk.


"Hei kenapa kau diam saja?, apakah kau tidak suka menjadi Putra mahkota?" tanya Yan Xin


"Ti, tidak, aku sa, sangat senang..." tiba-tiba Feng Yin memeluk Yan Xin

__ADS_1


"Apakah sekarang kau menjadi manja terhadapku, kau lupa disini masih banyak orang" senyum Yan Xin


"Tak apa, aku tidak peduli, terima kasih karena telah memperhatikanku" isak Feng Yin


"Ini tugasku sebagai istrimu, sudah jangan menangis, itu tidak baik bagi Kaisar masa depan, Haha" tawa Yan Xin


Kaisar berdiri dan mengangkat segelas anggur.


"Karena kalian berkumpul sekarang maka mari kita adakan pesata besar untuk merayakan anakku yang telah mejadi Putra Mahkota!!" senang Kaisar


Sorak gemuruh terdengar di aula Kaisar, malam itu semuanya berpesta dengan hati yang puas.


Di penjara bawah tanah istana...


Penjara itu sagat sempit, terdapat satu irang di setiap kurungan, karena ditakutkan mereka akan bertengkar dan saling meyakiti.


Suasana penjara yang gelap dan suara para serangga malam terdegar dimana-mana.

__ADS_1


"Sangat sial!, tak kusagka istri si sampah itu kultivator mengerikan yang mengendalikan lebah kematian!, sekarang untuk menjadi Kaisar masa depan sudah pupus harapan jika berharap pada Ayahanda, jadi mari kita mulai rencana kedua" seringai Mo Yan


__ADS_2