
Acara dimulai, semua yang hadir sudah duduk di tempatnya masing-masing. Nathan mengawasi didepan pintu masuk untuk tetap waspada akan semua tindakan para penyusup yang mungkin saja bisa datang. Sedangkan Lio kini harus memberikan sambutan kepada semua orang yang datang.
"Terimakasih atas kehadirannya dalam acara Reuni Akbar Geng Motor LEXON. Dalam acara kali ini, kami mengusung tema Silaturahmi Dalam Perbedaan. Semoga dengan berbedanya agama, suku, budaya, dan kota tempat tinggal kita namun kita masih bisa saling bersilaturahmi demi menjaga persahabatan ini" ucap Lio memberi sambutan.
Prok... Prok... Prok...
Tentunya semua orang yang hadir disana langsung memberikan tepuk tangan yang meriah. Mereka memang memilih kota ini sebagai tempat acara reuni karena dulu awalnya terbentuk geng motor LEXON berada disini. Semuanya kini menyatu dalam ruangan yang sangat luas ini. Semua perlakuan disamaratakan bahkan antara generasi dulu dengan sekarang. Yang terpenting masih adanya sikap menghormati pada yang lebih tua.
"Saya mewakili panitia yang mempersiapkan acara ini meminta maaf kalau dalam penyelenggaraan kali ini banyak kekurangannya. Apalagi mengenai saat masuk dalam area gedung yang harus menggunakan scan barcode. Selain itu nanti di puncak acara, akan ada sedikit kejutan dari saya untuk kalian semua. Mohon jangan pulang terlebih dahulu, terimakasih" lanjutnya.
Semua orang yang hadir tentu bertanya-tanya mengenai kejutan yang akan dipersembahkan oleh Lio itu. Kecuali Nathan dan Kakek Angga yang hanya bisa menyunggingkan senyum misterusnya. Akhirnya mereka semua makan makanan yang sudah dihidangkan diatas meja oleh pihak konsumsi hotel. Tentunya mereka makan sambil berbincang dengan teman satu mejanya.
"Itu tadi cucumu kan, Ngga?" tanya Rino yang satu meja dengan Kakek Angga.
"Iya, tampan kan?" ucap Kakek Angga sambil tertawa.
"Tampan kaya loe dulu waktu muda. Kalau sekarang mah, lihat tuh keriputan dimana-mana" ledek Noval sambil tertawa.
Semua yang ada di meja itu juga tertawa mendengar candaan yang dilontarkan oleh teman satu mejanya. Semuanya sibuk dengan kegiatannya masing-masing namun Kakek Angga tetap sedari tadi melirik pergerakan dari seseorang yang selama ini dicurigainya. Ia tak ingin kecolongan hingga membuat cucu-cucunya terluka.
__ADS_1
"Eh... Kalian tahu kabarnya Yudi kagak? Katanya hidupnya blangsak. Mana dicari-cari pihak berwajib lagi karena ikut dalam perdagangan apa gitu" ucap Rino dengan setengah berbisik.
"Lho... Berarti dia kagak ikutan reuni ini dong? Gue juga belum lihat tuh orang" tanya Noval dengan pelan.
Mereka malah membicarakan orang yang dulunya juga merupakan salah satu anggota dari geng motor LEXON. Dulunya kehidupan laki-laki yang sedang dibicarakan itu sangatlah kaya namun entah mengapa bisa terjerumus dalam hal-hal tak benar seperti itu. Bahkan keluarganya juga ada yang kini menjadi anggota inti pada geng motor LEXON.
"Kagak lah. Mana berani dia datang ke reuni, bisa-bisa kalau keluar dari persembunyiaannya langsung ditangkap pihak yang berwajib. Mungkin panitia juga tak memiliki nomornya karena pasti selalu ganti-ganti" ucap Rino sambil geleng-geleng kepala.
Mendengar apa yang dibicarakan oleh teman-teman satu mejanya itu Kakek Angga hanya bisa menyunggingkan senyum misteriusnya. Tak menyangka jika teman-temannya ini juga update mengenai berita beberapa rekannya. Tentu hal ini akan mudah mereka mendapatkan berita terutama Rino yang memang salah satu anggota kepolisian.
"Loe pasti dibuat pusing ya sama buronan satu itu?" tanya Kakek Angga sambil tertawa.
"Bukan pusing lagi tapi hampir depresi" ucap Rino dengan ketus.
"Kayanya tugas loe nanti bakalan bertambah sekaligus sedikit berkurang setelah acara ini" ucap Kakek Angga penuh teka-teki.
Rino dan Noval yang mendengar ucapan penuh teka-teki dari Kakek Angga itu pun menatap penuh penasaran. Namun Kakek Angga hanya menggelengkan kepalanya sambil mengedikkan bahunya acuh. Keduanya langsung berpikir apakah itu berhubungan dengan puncak acara yang dimaksud oleh Lio itu. Sepertinya Rino harus ikut waspada jika nanti akan ada kejadian besar disini.
***
__ADS_1
Semua acara sudah dilalui dengan begitu baik bahkan hampir semua anggota yang datang mendapatkan hadiah yang disiapkan oleh panitia. Walaupun hadiah itu nilainya tak seberapa namun sudah meramaikan acara pada pagi hari ini. Kakek Angga tertawa saat mendapatkan sebuah ****** ***** yang mungkin takkan muat untuknya.
"Pakaikan kucing loe aja tuh, Ngga" ledek Noval sambil tertawa saat sahabatnya itu membuka hadiah yang didapatkannya.
"Lah situ... Datang jauh-jauh dari pulau seberang, eh dapatnya detergen satu biji doang harga 500 rupiah" ucap Kakek Angga tertawa.
Sebenarnya hadiah-hadiah ini hanya untuk seru-seruan saja. Bahkan mungkin nilainya takkan sebanding dengan biaya mereka hadir kesini. Untuk acara ini pun mereka memberikan dana sponsor agar uang kas yang dikeluarkan tak terlalu banyak. Beruntung banyak sekali yang antusias dengan acara ini sehingga dana yang terkumpul melebihi ekspektasi.
Bahkan untuk tempat dan makanan ini saja semua di sponsori oleh Kakek Angga. Sedangkan untuk beberapa perlengkapan lainnya berasal dari semua anggota yang ikut menyumbang. Kini Lio dan Nathan sudah berada diatas panggung untuk memberitahukan tentang puncak acara ini yang sebenarnya. Semua pintu masuk dan keluar sudah ditutup dengan rapat bahkan dijaga oleh anak buah Kakek Angga.
Semua orang yang ada disana bertanya-tanya dengan apa yang sebenarnya terjadi. Hal ini dikarenakan suasana dalam ruangan ini tiba-tiba saja menjadi tegang apalagi melihat wajah Lio dan Nathan yang menatap datar semua orang yang ada disana. Semuanya mendadak diam dalam suasana gedung yang begitu hening.
"Hmm... Santai aja kali gengs" ucap Lio sambil tersenyum kaku.
Bahkan semuanya kini hanya bisa tersenyum canggung karena sebenarnya mereka tahu kalau ada yang tak beres dengan acara puncak yang dimaksud kali ini. Apalagi Kakek Angga, Rino, dan Noval yang tentunya punya pengaruh besar dalam geng motor LEXON ikut berdiri di dekat panggung. Rino dan Noval juga kebingungan sebenarnya namun ia hanya menuruti ucapan Kakek Angga untuk bersamanya.
"Saya didepan sini hanya akan mengumumkan sesuatu jadi nggak perlu tegang juga ya guys. Pengumuman yang mungkin saja membuat semuanya terkejut sekaligus bahagia bersamaan" ucanya sambil tertawa canggung.
"Mungkin cucu saya mau menikah terus diumumkan disini" ucap Kakek Angga menimpali.
__ADS_1
Perlahan suasana mencair karena ucapan dari Kakek Angga itu. Akhirnya semuanya sekarang terlihat duduk dengan santai yang kemudian mencoba menikmati acara kali ini. Melihat semuanya sudah terlihat santai, Lio dan Nathan pun membuat pengumuman yang mencengangkan semua orang.