
Alea kembali kerumah sakit untuk menemani ibunya yang masih terbaring dengan posisi yang sama seperti kamaren.
Di elusnya tangan lembut ibunya, alea berharap ibunya cepat bangun dan tersenyum kepadanya seperti biasa yang ibunya lakukan terhadapnya.
Cukup lama alea menangis sambil memegang tangan ibunya, dokter harun pun datang untuk memeriksa keadaan ibunya saat itu.
"Selamat sore nona alea" Sapa dokter harun tersenyum ramah.
Dengan segera alea menghapus sisa air matanya dan menjawab sapaan dokter harun. "Selamat sore juga dok" Ucapnya sembari tersenyum.
"Saya akan memeriksa ibu anda sebentar nona"
"Baik dok". Alea beranjak dari tempat duduknya.
Selesai memeriksa ibu alea, dokter harun pun keluar ruangan. Hanya tinggal alea dan ibu yang masih setia memejamkan matanya.
Karna bosan, alea pun tertidur di sisi ranjang ibunya berbaring. Sampai pukul jam enam sore lisa datang untuk menjenguk ibunya alea sekaligus ingin menemaninya dirumah sakit.
Saat masuk ke ruang rawat inap ibunya alea, lisa mendapati alea terlihat sedang tertidur di samping ibunya. Karna tak tega membangunkan alea, akhirnya lisa langsung duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.
Cukup lama alea tertidur, dia merasa pegal karna posisi tidurnya yang hanyabdi atas kursi. Perlahan dia bangun, saat hendak berdiri alea di buat kaget dengan lisa yang dengan santainya duduk di sofa sambil tersenyum kearahnya.
"Kamu udah bangun lea, lama betul aku nungguin kamu." Ucap lisa dengan candaanya.
__ADS_1
"Maaf lis, aku ketiduran." Jawab alea sambil menguap.
"Kamu udah makan belum, ini aku bawain kamu makanan."
"Makasaih lis, kamu sampe repot-repot segala. Aku jadi nggak enak sam kamu."
"Kamu ini kayak sama siapa aja lea, aku kan temen kmu.
Udah cepat sana bersihin badan kmu terus makan bareng aku."
"Iya lis, sebentar ya."
Jawab lisa mengangguk sambil mengangkat tangan dan membentuk huruf O.
Alea akhirnya ke kamar mandi dan membersihkan diri, lima belas menit alea di kamar mandi dan keluar dengan muka yang sudah segar.
"Lis, ini udah malem kamu pulang aja ya aku disini sendiri nggak papa kok"
"Enggak lea, aku mau nemenin kamu disini dan nggak boleh ada penolakan."
"Tapi lis, nanti kamu di cari sama orang rumah. Dan lagian aku udah biasa sendirian disini lis"
"Lea....aku itu temen kamu. Kamu nggak usah nggak enak sama aku, aku dari rumah sudah bilang sama orang rumah kalau mau kesini nemenin kamu. Dan juga aku di rumah cuma sendiri lea, karna orang tuaku lagi keluar negri semua." Jelas lisa ke alea.
__ADS_1
"Ya sudah deh kalau gitu lis, makasih yaa" Ucap alea sambil memeluk lisa. Bahagia karna ada yang mau nemenin dia dirumah sakit itu.
Memang nggak setiap hari alea tidur di rumah sakit, tapi malam itu alea sedangb ingin banget tidur disana menemani sang ibu.
Pagi pun tiba, lisa yang bangun terlebih dulu dan bergegas pergi meninggalkan ruangan untuk mencari sarapan. Tapi setibanya lisa di kantin masih sepi dan belum buka, mungkin masih terlalu pagi pikir lisa.
Akhirnya lisa kembali keruangan dimana ibunya alea di rawat.
Ternyata alea sudah bangun, dan sedang di kamar mandi.
Lisa kembali duduk di sofa sambil memainkan ponselnya, saat itu juga alea keluar dari kamar mandi.
"Lisa kamu dari mana, pagi-pagi udah ngilang aja aku bangun kamu nggak ada." Tanya alea
"Aku keluar sebentar ke kantin mau cari sarapan, tapi ternyata masih belum buka."
"Di kantin bukanya jam tujuh lis, ini masih jam enam."
Lisa pun diam dan masih asyik dengan poselnya.
Jam sudah menunjukkan angka tujuh, lisa dengan tidak sabarnya mengajak alea pergi ke kantin untuk makan.
Alea hanya bisa geleng-geleng kepala melihat lisa yang dengan semangatnya ngajak makan pagi-pagi.
__ADS_1
Karna biasanya alea hanya minum susu dan roti saja.
JANGAN LUPA KASIH LIKE