
Sesampainya riki di area kolam renang, ia langsung memarkirkan mobilnya diarea parkir. Riki turun dari mobil dan langsung beranjak masuk ke dalam, saat sedang ingin masuk keruang ganti untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian renang, ada salah satu teman riki yang menyapanya. Tak lain dia adalah anton teman kuliahnya dulu.
"Hai rik, tumben loe dateng ke kolam. Sudah lama sekali kau tak kesini berkumbul dengan yang lain". Tegur anton dan langsung menjabat terus menepuk bahu riki.
"Aku banyak kerjaan di kantor sekarang ton, orangtuaku pergi ke korea untuk mengurus perusahaan disana dan menjenguk nenek." Jawab riki bercerita.
"Ya sudah mumpung ada waktu ayo kita berenang bareng, aku ingin mengalahkanmu." Anton berlalu masuk kedalam ruang ganti untuk mengganti pakaiannya.
Riki yang mendengar ucapan temannya itupun hanya bisa menggelengkan kepalanya dan ia langsung masuk keruang ganti di sebelah anton untuk mengganti pakaiannya.
***
Di tempat lain di sebuah supermarker pusat kota yang ada di kota itu, alea dan maya sedang asyik berbelanja bahan makanan serta bahan yang lainnya.
Walaupun capek, tapi itu tak menyurutkan semangat mereka berdua. Karna sangat jarang mereka bisa keluar dengan bebas seperti ini.
Alea yang tadinya ngantuk dan kecapekan serta bermalas-malasan ikutpun sekarang malah jadi bersemangat.
Karna saking asyiknya alea dan maya berbelanja, tak lupa mereka berdua juga membeli peralatan atau baju untuk mereka pakai dirumah, Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 sore.
Pak jojo segera mencari mereka untuk kembali kerumah, mengingat hari sudah mulai gelap.
Saat pak jojo sedang ingin menelfon maya tiba-tiba ponselnya berdering, disitu tertera nama tuan riki dan pak jojo langsung mengangkatnya.
"Hallo tuan, ada yang bisa say bantu."
"Hallo pak jojo, sekarang ada dimana?"
"Masih di pusat perbelanjaan kota tuan."
"Oke aku nyusul kesitu, tunggu aku datang."
"Baik tuan."
Riki langsung mematikan sambungan telephone.nya
Pak jojo yang masih ada di pusat perbelanjaan itu pun tidak habis fikir jika sang majikan bakalan menyusulnya. Pasti karna alea lagi gumam pak jojo sambil menggelengkan kepala.
***
Kebetulan sekali saat pak jojo hendak mencari keberadaan alea dan maya, tapi dia sudah bertemu dengan maya disitu.
"Maya, dimana alea?" Tanya pak jojo, karna dia hanya mendapati maya yang berjalan sendirian.
__ADS_1
"Lagi ke toilet pak" Jawab maya jujur karna memang alea tadi sempat berpamitan untuk pergi ke toilet sebentar.
"Ya sudah ayo kita tunggu alea di parkiran saja, semua barang belanjaan sudah dibawa ke mobil tinggal menunggu alea datang terus kita pulang."
"Iya pak."
Lima belas menit berlalu tapi alea tak kunjung datang ke parkiran mobil, sampai tiba mobil riki yang menyusul mereka dan langsung turun dari mobilnya.
"Selamat malam tuan." Sapa pak jojo dan maya beserta sopir bersamaan.
"Malam." Jawab riki datar. Dan yaa riki memang seperti itu kepada siapapun, tapi sebenarnya ia memiliki hati yang lembut. Hanya saja sikapnya memang seperti itu.
"Dimana alea?" Tanya riki, karna ia tak mendapati gadis itu di sana.
"Sedang di toilet tuan, tapi entah kenapa sudah lima belas menit menunggunya dan alea tidak kunjung kembali." Jawab pak jojo.
"Ya sudah, kalian boleh pulang sekarang. Aku nanti yang akan membawa alea pulang."
"Baik tuan, kalau begitu kami pamit tuan. Selamat malam dan hati-hati di jalan tuan" Pamit pak jojo kedapa riki.
Riki hanya menganggukkan kepalanya.
Sejenak riki memainkan ponselnya, tiba-tiba saja alea datang "Kak riki kenapa bisa ada disini dan pak jojo serta yang lainnya dimana?" Tanya alea ke riki karna ia hanya mendapati riki yang sedang menainkan ponselnya dengan badan yang ia senderkan ke mobil miliknya.
Alea yang tidak mendapatkan jawaban dari riki pun sedikit kesal, "Kak riki dimana pak jojo dengan yang lainnya.?" Tanyanya lagi.
"Sudah pulang." Jawabnya santai sambil masuk kedalam mobilnya.
Apa sudah pulang, jadi mereka ninggalin aku gitu aja. Dan ini kenapa malah kak riki yang disini... Huuhh sebel Gerutu alea dalam hati.
"Ayo masuk, ini sudah petang.. Apa mau aku tinggal disini." Ucap riki.
Dan alea dengan terpaksa langsung masuk kedalam mobil riki, tidak ada pilihan lain karna alea juga tak membawa dompet serta hpnya karna tadi sudah ia titipkan kepada maya.
Hening tidak ada percakapan didalam mobil saat riki melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, riki mengemudikan mobil bukan menuju ke rumahnya, tapi ia malah melajukan mobilnya ke sebuah kafe.
Cukup ramai pengunjung di kafe itu, dan rata-rata pengunjung dengan membawa pasangannya masing-masing, melihat suasana didalam kafe itu sangat romantis di jadikan tempat beduaan dengan pasangan. Dengan alunan musik yang ada di kafe itu menambah romantisnya suasana.
"Kita mau ngapain kesini kak.?" Tanya alea karna ia bingung kenapa di ajak ketempat romantis itu.
"Ayo turun, kita makan dulu disini." Jawab riki santai sambil keluar dari mobilnya.
"Ta.. ta..tapi kak"
__ADS_1
"Udah ayo, kamu pasti lapar kan." Riki menarik tangan alea dan alea langsung keluar dari mobil milik riki.
Sesampainya didalam kafe, riki dan alea memilih tempat duduk yang nyaman di lantai dekat jendela.
Alea yang terus memandangi jalanan kota saat itu begitu ramai, mengingat malam itu adalah malam minggu dimana para pemuda pemudi keluar rumah untuk menikmati malam itu bersama pasangan, teman maupun keluarganya. Alea jadi ingat saat dulu dirinya masih kuliah, dan saat malam minggu tiba ia selalu menghabiskan malam itu bersama teman-temannya untuk sekedar nongkrong di sebuah kafe.
"Kau mau pesan apa lea?" Ucap riki, tapi riki malah tidak mendapat respon dari alea. Gadis itu masih saja melamun memperhatikan kendaraan yang berlalu lalang di jalan raya sana.
Sekali lagi, riki berkata kepada alea. "Kau mau pesan apa alea?"
Suara riki membuyarkan lamunan alea yang sedang mengingat masa-masa dulu ia saat kuliah.
Alea langsung mengerjap kaget dan langsung menatap riki.
"I.. i..iya kak." Jawab alea terbata bata
"Kau mau pesan apa?"
"Aku samain aja sama kak riki"
Huuhh tau gitu kan pelayan nggak usah nunggu lama disini lea. Gerutu riki dalam hati.
Alea masih setia menikmati pemandangan dari lantai dua di kafe itu, karna riki juga tidak mengajaknya bicara jadi ia mengalihkan bosannya untuk menikmati kendaraan yang berlalu di bawah sana.
"Silahkan di nikmati tuan dan nona" Ucap seorang pramusaji yang baru saja meletakkan pesanan riki dan alea keatas meja.
"Terimakasih". Jawab alea tersenyum manis.
Setelah pelayan itu pergi, riki dan alea segera menyantap makanan yang meraka pesan. Sedikit canggung karna ini untuk pertama kali bagi alea makan dengan sang majikan. Tapi ia mencoba untuk tenang dan tidak gugup.
Ditengah saat riki dan alea sedang asyik menikmati makan malamnya, "Loohh rik loe disini juga, sama cewek cantik lagi." Sapa anton yang tiba-tiba datang menghampirinya bersama dengan romi.
Riki yang mengenali suara mereka pun langsung menoleh.. "Oohh elo ton, disini juga."
"Baru aja dateng." Jawab anton dan romi bareng.
"Boleh aku gabung disini.?" Tanya anton sambil melirik kearah riki dan alea.
Riki pun menatap kearah alea yang terlihat semakin canggung karna kedatangan teman-temannya riki.
JANGAN LUPA KASIH LIKE DAN VOTE DONG.
MOHON DUKUNGANNYA JUGA YAA
__ADS_1
SALAM DARI AKUU😘