
...Sendiri itu tenang , tidak ada pertengkaran , kebohongan dan tidak banyak aturan 🌚...
3 bulan berlalu , pencarian flo masih sama setiap harinya , gio dan lainnya masih belum bisa mendapatkan 1 petunjuk pun dari pencarian mereka selama 3 bulan ini.
" Apa masih belum ada petunjuk juga tentang keberadaan Queen ? ". tanya gio pada valen
" Belum prince , tapi sepertinya ada yang aneh dari informasi salah satu mafioso yang berada di jerman ". ucap valen serius
Gio memicingkan matanya , dia menatap valen penuh tanda tanya .
" Katakan apa yang aneh dari apa yang kau lihat ". tanya gio penasaran
" Salah satu mafioso memberikan informasi kalau ada salah satu rumah sakit yang merawat pasien dengan identitas yang sepertinya di sebunyikan , mereka tidak tahu apa penyakitnya dan pihak rumah sakit tidak mengizinkan siapapun untuk masuk kedalam ruang rawat pasien itu , bahkan di depan ruangan itu di jaga oleh beberapa pengawal ". ucap valen yang merasa aneh
" Benarkah ". tanya gio yang juga merasa aneh dengan penjelasan yang valen katakan
" Iya prince , tapi aku menyuruh carly untuk memerintahkan beberapa mafioso untuk mengintai di dekat rumah sakit itu dan juga terus menyelidiki siapa pasien itu ". ucap valen
" Baiklah , teruslah selidiki itu ". ucap gio kemudian berlalu pergi dari ruang kontrol
*****
Selama 3 bulan ini cia sudah tidak lagi berkarir sebagai seorang model , dia sekarang sudah sakit-sakitan tanpa ada yang tahu apa penyakit yang di alami oleh cia .
Cia juga mengalami depresi karena selama 3 bulan ini dia tidak bisa mengatakan pada siapapun tentang apa yang terjadi padanya .
Seperti biasa dia tidak bisa mengatakan apapun tentang kejadian dimana dia disekap dan di siksa , apalagi dia harus di keluarkan dari agensi karena video skandalnya tersebar.
Flo memang tidak setengah-setengah jika menghadapi musuhnya , ternyata bukan hanya alat untuk membuat cia tidak bisa mengatakan tentang kejadian yang cia alami tapi flo juga menyuntikkan cairan obat yang membuat cia merasakan sakit di setiap tubuhnya seperti di sayat tapi tidak luka , hidungnya akan mengeluarkan darah , dadanya akan terasa sesak sehingga sulit untuk bernafas , semua itu terjadi pada malam hari .
Miko dan hana , ayah dan ibu dari cia juga sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa agar cia bisa kembali sehat .
Bagaimana tidak , ketika siang cia akan terlihat baik-baik saja tapi malan hari tepat jam 7 malam sampai jam 5 subuh , cia akan berteriak kesakitan dan penyakitnya akan anfal .
Segala upaya sudah dilakukan miko dan hana , semua dokter terbaik di indonesia sudah dibayar oleh mereka berdua tapi tetap saja hasilnya sama bahwa cia mungkin memiliki trauma karena kasus yang dia alami dan dokter menyimpulkan kalau cia seperti itu jika malam hari karena trauma memang sering kali anfal jika seseorang merasa sendirian di keheningan malam .
Sama seperti sekarang ini , siang hari ini cia sangat terlihat baik-baik saja seperti tidak mengalami sakit apapun .
" Bu , apa aku boleh bertanya sesuatu padamu " . tanya cia serius
__ADS_1
" Ada apa nak ". tanya hana penasaran
" Apa benar kalau aku bukan putri kandung ayah miko ? ". tanya cia menatap ibunya penuh selidik
Degg
Hana tercengang dengan pertanyaan putrinya , dia tidak menyangka putrinya akan melontarkan pertanyaan seperti itu padanya .
" Siapa yang mengatakan kebohongan itu padamu , beritahu ibu biar ibu memberinya pelajaran sudah mengatakan hal bohong padamu ". ucap hana agar cia tidak curiga padanya
" Ibu tidak mencoba menyembunyikan sesuatu dariku kan ". ucap cia curiga
" Untuk apa ibu berbohong padamu , ayah kandungmu adalah ayah miko dan tidak ada ayah lain , jangan percaya dengan omongan orang lain karena tidak semua yang orang katakan itu adalah kebenarannya ". ucap hana mencoba meyakinkan putrinya
" Seperti yang ibu katakan bahwa seseorang mungkin tidak akan mengatakan kebenarannya , itu artinya ada kemungkinan kalau ibu juga sedang berbohong padaku ". ucap cia penuh selidik
" Haisss ibu tidak berbohong , percayalah pada ibu , sejak kapan ibu berbohong padamu ". ucap hana sedikit takut
" Baiklah , aku harap ibu tidak berbohong padaku ". ucap cia mencoba percaya pada ibunya
Tapi pada saat dia ingin menjelaskan tentang dia melakukan video call bersama pria yang mengaku ayah kandungnya , seperti biasanya cia tidak bisa mengeluarkan suara apapun .
Di tempat lain di jerman , colten dan elisa sedang berlari terburu-buru menuju ruangan pasien yang selama 3 bulan ini mereka rawat karena mendapat kabar dari dokter khusus yang merawat pasien itu bahwa pasien telah sadar dari koma selama 3 bulan ini.
Di dalam ruangan tempat pasien itu di rawat sekarang dokter sedang memeriksa keadaan pasien tersebut .
Sedangkan pasien yang di maksud sekarang hanya diam dan pasrah selama di periksa oleh dokter .
Pintu ruangan terbuka , colten dan elisa mulai memasuki ruangan itu , mereka berdua berjalan mendekati ranjang pasien itu disaat dokter masih memeriksa keadan sang pasien.
" Bagaimana kondisinya dok ". tanya elisa langsung pada intinya
" Tidak ada luka serius yang di alami oleh pasien , semua lukanya telah berangsur baik selama 3 bulan ini dan pasien hanya butuh istirahat selama 1 minggu di rumah sakit ini kemudian dia bisa segera pulang ". ucap dokter menjelaskan kondisi pasien itu
" Baiklah , bisa tinggalkan kami sekarang , saya ingin membahas sesuatu dengan pasien " . ucap elisa
" Baik tuan , nona kalau begitu saya permisi keluar , tuan dan nona bisa panggil saya jika terjadi sesuatu pada pasien ". ucap dokter
Colten dan elisa mengangguk paham , dokter pun keluar dari ruangan itu memberi ruang bagi colten dan elisa untuk berbicara dengan pasien itu.
__ADS_1
Colten dan elisa langsung melihat kearah pasien itu yang sedang terbaring di ranjang pasien di depan mereka .
Sedangkan pasien itu masih saja diam walaupun dia sudah sadar dari masa kritisnya.
Elisa duduk di kursi yang di sediakan di samping ranjang , sedangkan colten berdiri di samping elisa.
" Haahhh " . pertama-tama elisa menghebuskan nafasnya dengan pelan sebelum dia melakukan interaksi dengan pasien itu
" Bagaimana perasaanmu setelah sadar dari koma selama 3 bulan ini nona ? ". tanya elisa tersenyum ramah
Ternyata pasien itu adalah seorang wanita , pasien yang sangat beruntung karena bisa melewati 3 bulan lamanya dengan kondisi yang sangat memperihatinkan .
Wanita itu hanya diam dan menatap colten juga elisa dengan tatapan datar .
" Ahhh sepertinya anda tidak mengerti bahasa jerman , baiklah saya akan menggunakan bahasa inggris agar anda tidak kesulitan ". ucap elisa berpikir bahwa wanita itu tidak mengerti bahasa yang dia ucapkan
Wanita itu menatap elisa kemudian dia menatap colten dengan tatapan datar dan penuh selidik .
" Apa kalian yang menyelamatkanku ? ". tanya wanita itu untuk pertama kalinya dia mengeluarkan suara sedari tadi
Wanita itu berbicara menggunakam bahasa jerman , tentu saja elisa dan colten terkejut mendengar wanita yang mereka tolong itu sangat fasi berbahasa jerman .
" Ternyata anda bisa berbicara menggunakan bahasa jerman , saya cukup terkejut mendengar itu , apalagi anda berbicara sudah seperti orang asli negara ini ". ucap elisa tersenyum canggung
" Jerman ? , apa aku berada di jerman saat ini ? ". tanya wanita itu
" Ya , kami membawa anda ke negara ini setelah kami menemukan anda di tempat terjadinya kecelakaan pesawat 3 bulan yang lalu di pesisir pantai salah satu pulau terpencil di tengah laut ". jelas elisa
Wanita itu memejamkan matanya sejenak kemudian menatap colten dan elisa secara bergantian.
" Bisakah kami tahu siapa namamu ? ". tanya colten datar dan penuh selidik
" Col dia baru saja sadar dari komanya , bisakah kita menanyakan hal itu nanti saja setelah dia keluar dari rumah sakit ini ". ucap elisa menatap colten dengan tatapan tajam
Colten tidak mengatakan apapun lagi tapi dia membalas tatapan tajam elisa dengan menatap wanita itu dengan penuh selidik.
" Tidak perlu menatapku seperti itu , aku bisa saja mencokel matamu saat ini juga ". ancam wanita itu sangat dingin
Colten dan elisa tercengang mendengar ucapan wanita yang mereka tolong , tidak menyangka kalau mulut wanita itu sangat tajam bagaikan pisau .
__ADS_1