Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 145


__ADS_3

Orang baik jadi omongan apalagi orang jahat , udah gk usah di ambil pusing , sejatinya orang hidup tidak akan selamat dari omongan orang 👌


" Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang , dia harus mendapatkan penanganan yang serius agar janin dalam kandungannya selamat , buatlah keputusan yang tepat , nyawa mereka berdua ada di tergantung padamu sekarang ". Ucap rendi serius


" Baiklah , ayo bawah dia ke rumah sakit , keselamatan dia dan bayi dalam kandungannya lebih penting untuk saat ini ". Ucap al


Rendi menganggukkan kepalanya , dia setuju dengan keputusan al , dia memang penasaran sebenarnya apa hubungan al dan xiera tapi dia harus mengesampingkan itu demi menyelamatkan nyawa xiera dan janin dalam kandungan xiera saat ini.


Al menggendong xiera untuk pergi ke rumah sakit , mereka bertiga keluar dari apartemen xiera dan menuju rumah sakit milik Al.


*****


Di mansion bian saat ini , gio datang untuk memberikan kabar penting untuk melaporkannya pada flo , mereka berdua sekarang sedang berada di depan kamar utama bian dan flo karena flo tidak ingin menggangu tidur nyenyak si kembar .


" Apa yang ingin kau sampaikan ". Tanya flo datar pada gio


" Begini Queen , aku mendapatkan kabar dari mafioso yang mengikuti al kalau sekarang al bersama seorang dokter pria baru saja membawa nona xiera ke rumah sakit ". Ucap gio langsung pada intinya


" Xiera ? , sakit apa dia ? ". Tanya flo penasaran sambil memicingkan matanya


" Dari informasi yang di beritahukan mereka , nona xiera katanya sedang hamil dan mencoba membunuh bayi dalam kandungannya dengan berendam di bathtup sedari subuh hingga pingsan ".


" Al menemukan nona xiera pingsan di kamar mandi dan dia langsung membawa nona xiera ke rumah sakit karena sudah dari subuh hingga siang hari nona xiera pingsan berendam di dalam bathtup dan nyawa nona xiera serta janin dalam kandunganngan sekarang dalam bahaya ".


Flo terkejut mendengar penjelasan gio akan kondisi wanita yang sangat dia inginkan menjadi kaka iparnya .


" Cari tahu siapa ayah dari bayi dalam kandungan xiera , jika itu adalah kakaku maka aku akan menghukumnya , sepertinya ini bukan masalah biasa , cepat cari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan perketat penjagaan di sekitar kakaku dan xiera ". Ucap flo menahan emosinya tak kala dia berpikir kalau sampai benar kakanya yang menyebabkan masalah tersebut

__ADS_1


" Baik Queen ". Ucap gio


Gio pergi meninggalkan mansion bian , flo memutuskan untuk kembali masuk kedalam kamar untuk menemani si kembar tidur.


Flo duduk termenung di atas ranjang sambil memikirkan apa yang sebenarnya terjadi sehingga xiera berani bertindak bodoh seperti itu , entah kenapa flo memiliki firasat buruk akan masalah ini .


Di tempat lain di canada , xiera sudah selesai di beri penanganan oleh dokter kandungan dan para dokter terbaik di rumah sakit milik al , rendi juga ikut membantu menyelamatakan nyawa xiera dan juga janin dalam kandungan xiera .


Xiera masih belum sadar di ruangn VIP yang sengaja Al tempatkan untuk xiera selama xiera di rawat di rumah sakit tersebut.


Sekarang Al sedang bersama rendi di ruangan kerja rendi di rumah sakit , Al sejak tadi terus menerus memijit kepalanya yang pusing akan kejadian yang menimpa xiera .


Rendi yang melihat itu tidak bisa lagi untuk tidak menanyakan pada al , apa hubungan di antara al dan xiera sebenarnya karena jika hanya seorang atasan dan asisten , tidak mungkin al sampai berbuat sejauh ini hanya untuk seorang wanita .


" Al , apa kau tidak ingin jujur padaku apa sebenarnya hubunganmu dengan wanita itu ? ". Tanya rendi penuh selidik


" Entalah ren , kami tidak memiliki hubungan yang spesial melebihi hubungan atasan dan asisten , tapi entah kenapa aku tidak ingin melihatnya terluka ataupun kesulitan dalam bahaya seperti ini , perasaan aneh ini selalu saja menghantuiku sejak pertama dia bekerja di perusahanku ". Ucap al jujur


Rendi langsung memutar bola matanya dengan malas , kini dia mengerti kenapa al sampai berbuat sejauh ini hanya untuk sekedar menolong seorang wanita , ternyata benar dugaannya kalau Al telah menaruh hatu pada xiera.


" Hmm , kau harus tahu kalau perasaan aneh itu ada karena kau telah jatuh hati padanya ". Jelas rendi memberitahukan hal itu pada Al


Al menatap rendi dengan memicingkan matanya , dia mengerti maksud ucapan rendi tapi dia tidak yakin kalau apa yang rendi katakan itu benar-benar dia rasakan seperti itu.


" Aku tidak yakin akan hal itu , tapi sudahlah lupakan hal itu , dia memiliki kekasih tapi tidak pernah aku melihat wajah kekasihnya , kemungkinan besar ayah dari bayi dalam kandungan xiera pasti adalah anak dari kekasihnya itu ". Ucap al mengganti topik pembicaraan


" Kekasih ? , jika dia memiliki kekasih maka ucapanmu ada benarnya , tapi kenapa kekasihnya tidak bernah kelihatan dan dimana kekasihnya disaat wanita itu membutuhkan pertolongan , bukankah ini aneh ". Ucap rendi menduga-duga

__ADS_1


" Hmm , aku juga berpikir seperti itu , jika hubungan xiera dan kekasihnya baik-baik saja , tidak mungkin hal seperti ini akan terjadi ". ucap al membenarkan ucapan rendi


" Sebaiknya kau kembali ke ruangan wanita itu di rawat , sepertinya masalah ini tak segampang yang kita pikirkan , jika dugaanku benar maka sekarang nyawa mereka berdua sedang dalam bahaya ". Ucap rendi memberi saran pada Al untuk segera ke ruangan vip ruangan rawat xiera


Al menyetujui ucapan rendi , dia langsung berdiri dan berjalan keluar dari ruang kerja rendi kemudian dia segera pergi ke ruangan xiera .


Di tempat lain masih di negara yang sama , seorang pria bernama luky baru saja menghajar para anak buahnya karena tidak becus menjaga seorang wanita hingga bisa kabur .


" Akhhhhh dimana wanita sialan itu , kenapa dia terus saja mempersulit pekerjaanku , dasar wanita sial ". Teriak luky yang ternyata dia adalah kekasih xiera


Para anak buahnya telah terkapar menahan kesakitan dari pukulan brutal luky yang kesal karena dia mendapati xiera tidak ada di apartemen milik xiera.


" Cepat kalian cari wanita itu sampai ketemu dan bawah dia hidup-hidup kehadapanku , awas saja jika kalian gagal lagi , aku tidak akan segan-segan membunuh kalian ". Teriak luky begitu marah


" Si-ap tuan ". Para anak buah luky langsung pergi meninggalkan apartemen xiera untuk mencari keberadaan xiera


" Akhhhhhhhhhhh ".


Luky berteriak marah karena xiera berani membuatnya dalam bahaya karena dia kabur , dia bingung harus menyampaikan apa nanti pada saat dia bertemu bosnya .


****


Di rumah sakit miracle hospital , Al masih setia menunggu xiera sadar di sofa yang tersedia di ruangan vip tempat xiera di rawat saat ini.


Walaupun dia sedikit lega karena nyawa xiera dan bayi dalam kandungannya masih bisa di selamatkan , Al tetap saja masih khawatir karena xiera belum juga sadar sampai saat ini.


" Apa yang terjadi sebenarnya xiera , kenapa kau bertindak sebodoh ini ". Batin Al terus memandangi xiera yang masih belum sadarkan diri di atas tempat tidur

__ADS_1


Dia merasa kasian melihat xiera terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit itu , perasaan aneh semakin tidak terkendali seakan dia ingin sekali merengku xiera untuk sekedar memberikan kekuatan untuk wanita yang dia tidak tahu kalau sudah mengisi bagian dalam hatinya itu.


__ADS_2