Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 57


__ADS_3

Hal yang tidak bisa di ulang adalah waktu dan masa lalu , hal yang tidak bisa di tebak adalah masa depan dan hal yang tidak bisa kita tahu adalah kapan kita akan di panggil ke surga . waktu , jodoh , kematian dan harta adalah hal yang sulit untuk di tebak , maka tetaplah semangat menjalani kehidupan ini🎉


Setelah milka dan key pergi , wajah flo langsung berubah datar dan dingin membuat bunda reni dan cia sedikit merinding takut.


" Hehh kenapa kau menunjukkan wajah seperti itu pada saya hahh , sudah saya duga kalau kamu bukan wanita yang baik untuk bian , kau sama seperti wanita ular ". cecar bunda reni


" Benar itu tante , sudah aku bilang kalau dia memiliki maksud tertentu di balik wajah lugunya ini , lihatlah ketika bian dan lainnya tidak ada di sekitanya dia dengan berani menunjukkan wajah seperti itu pada kita ". ucap cia memprovokasi bunda reni


" Ceraikan bian saat ini juga , saya tidak mau putra saya memiliki istri yang bersifat buruk sepertimu , saya akan memberitahu bian atas hal ini agar dia menceraikanmu ". ucap bunda reni begitu yakin kalau bian pasti akan menceraikan flo jika dia memberitahu hal ini


Bukannya takut , flo malah tersenyum kearah bunda reni dan cia membuat bunda reni dan cia semakin kesal dan bingung dengan sikap flo.


" Pergilah dan beritahu suamiku , aku sama sekali tidak keberatan ". ucap flo dengan nada meremehkan


" Kauuu ". ucap bunda reni terkejut dengan ucapan flo yang tidak ada takut-takutnya


" Ada apa ? , pergilah naik kelantai 3 dan beritahu putra anda kalau aku menatap datar dan dingin pada nyonya dan wanita di samping nyonya , katakan juga untuk segera menceraikan saya malam ini juga ". ucap flo menantang bunda reni


Bunda reni semakin emosi di tantang seperti itu oleh flo , dengan cepat bunda reni langsung berdiri dan berjalan menuju lift.


Tapi baru saja bunda reni berjalan beberapa langkah dan masih jauh dari lift , flo mengatakan sesuatu yang membuat bunda reni menghentikan langkahnya.

__ADS_1


" Silahkan beritahu putra anda jika anda ingin melihat putra anda akan mengusir anda dan wanita ini dari mansion ini malam ini juga ". ucap flo santai


Dengan amarah yang meluap-luap bunda reni berjalan kembali kearah ruang santai dan berdiri di depan flo dengan tatapan tajam.


" Apa maksudmu gadis miskin , memangnya siapa kau sehingga sangat percaya diri kalau putra saya akan lebih membela kau dari pada saya ibu kandungnya hahhh ". ucap bunda reni marah


Di sisi lain mansion , susi dan beberapa pelayan sangat khawatir dengan keadaan flo , mereka sedari tadi menyaksikan dari kejauhan bagaimana flo berani melawan nyonya besar mereka , tapi di sisi lain susi sangat kagum pada flo karena dia tahu bagaimana besarnya perubahan sifat sang nyonya besar setelah bertemu dengan cia.


" Sudah tante tampar saja gadis miskin ini dan beritahu bian kalau dia sudah berlaku tidak sopan pada tante , dia harus di beri pelajaran ". ucap cia memprovokasi bunda reni


Merasa ucapan cia ada benarnya , bunda reni langsung mengangkat tangannya berniat ingin menampar flo tapi sayangnya belum saja tangan bunda reni sampai di wajah flo , flo sudah menahan tangan bunda reni sehingga bunda reni tidak percaya dan menatap tajam kearah flo.


" Saya memang bukan wanita yang baik , saya juga terlahir dari keluarga sederhana , tapi perlu kalian tahu kalau saya tidak akan tinggal diam jika saya di perlakukan buruk oleh orang lain di saat saya tidak pernah melakukan kesalahan apapun pada mereka ".


" Saya bisa berlaku baik jika orang memperlakukan saya dengan baik , tapi sebaliknya saya juga bisa berlaku buruk jika orang memperlakukan saya dengan buruk , semua sifat saya tergantung bagaimana orang memperlakukan saya ". sambung flo dengan datar


Dari lubuk hati paling dalam , bunda reni sedikit merasakan rasa bersalah , tapi karena dia masih kuat dengan keyakinannya kalau flo adalah gadis yang buruk untuk nya membuat reni menipis perasaan bersalah itu dengan menatap tajam kearah flo.


Melihat bunda reni hanya diam setelah di katai seperti itu oleh flo , tentu saja cia tidak terima , dia tidak mau bunda reni tersahut oleh flo .


" Dasar miskin tidak tahu sopan santun , apa kau sadar perkataanmu terang-terangan seperti memberitahu tante reni untuk bersikap baik maka kamu akan baik pada mertuamu sendiri , cihhh gini nih orang miskin belagu , merasa diri paling baik di bandingkan orang lain ". ucap cia dengan tajam

__ADS_1


" Aku tidak berbicara denganmu nona gracia , jangan terlalu mencampuri urusan keluarga saya karena anda bukan bagian dari keluarga ini ". balas flo dengan tak kalah tajam


" Kamu yang bukan siapa-siapa dalam keluarga maniv , jangan terlalu percaya diri dan bangga hanya karena kamu bisa mendapatkan bian sekarang , ingatlah bahwa suatu hari aku yakin kalau kamu akan di ceraikan oleh bian karena sifat burukmu ini ". ucap cia kesal


" Haha , cara berbicara mu sangat jelas terlihat seperti wanita yang buruk , kamu berbicara seakan-akan kamu ingin menjadi pelakor atau perusak rumah tangga orang , sangat menyedihkan ". sindir flo


Cia sangat kesal dengan ucapam flo , ketika dia ingin menampar flo saking kesalnya , dia malah di hentikan oleh bunda reni .


" Sudahlah cia , kita tidak perlu membuang tenaga hanya untuk menghadapi wanita miskin ini , ayo kita tidur , ini sudah larut malam ". ajak bunda reni


" Tapi tante , dia.... ". ucapan cia terpotong


" Sudah ayo pergi dari sini , tante muak melihat wajah si miskin ini ". ucap bunda reni langsung menarik cia ikut dengannya


Flo langsung menyunggingkan senyuman tipis karena dia selangkah lebih maju untuk melawan dan membuka mata bunda reni padanya walaupun flo tahu caranya salah .


Flo langsung menuju lift untuk naik kelantai 3 menuju kamarnya , sedangkan hal yang berbeda dirasakan oleh susi dan para pelayan lainnya .


Susi dan 3 pelayan yang sedari tadi melihat bagaimana panasnya situasi di ruang santai akibat perdebatan antara sang nyonya besar , nyonya istri majikan mereka dan wanita yang bernama cia malah tegang takut jika terjadi perkelahian di antara ketiga orang itu.


Mereka sangat mengkhawatirkan flo karena di situasi itu terbilang 2 vs 1 dan mereka pikir kalau flo pasti kalah tapi mereka di buat kagum setelahnya karena flo dengan tenang bisa membungkam mulut sang nyonya besar dan wanita yang bernama cia sehingga tidak terjadi hal yang buruk saat itu.

__ADS_1


Setelah semuanya telah selesai dan kembali ke kamar masing-masing , susi langsung memerintahkan para pelayan untuk segera kembali ke bangunan belakang tempat tinggal khusus para pelayan.


__ADS_2