
Kita tidak dapat menghapus kata-kata yang terlanjur terucap ataupun menghapus tindakan yang terlanjur dilakukan , karena itu , keduanya harus di pikirkan sebelum di lepaskan ☘
Saat ini varo dan Al sedang dalam perjalanan menuju markas black sun , Zin tidak ikut karena varo menyuruhnya untuk menjaga mansion Al dan alhasil hanya al dan varo yang pergi.
Varo tidak mengatakan kalau dia akan membawa kakanya menuju markas mafia yakni markas mafia adik mereka , karena dia ingin varo mengetahui dengan melihat sendiri bukan karena dia yang memberitahu Al kalau flo adalah seorang pemimpin mafia terbesar di dunia .
Al sendiri hanya mengikuti saja kemana saudara kembarnya akan membawanya , saat varo mengatakan kalau dia tahu dimana tempat flo berada sekarang , Al langsung menyuruh varo mengantarkannya ke tempat yang di maksud oleh varo tanpa dia tahu disanalah dia akan tahu siapa adik perempuannya yang sebenarnya .
Di markas black sun flo sudah tahu kalau kedua kakanya sedang menuju kemarkas dan flo sudah siap dengan apa yang akan dia terima dari kaka tertuanya ketika Al mengetahui dia yang sebenarnya.
20 menit kemudian akhirnya mobil yang dikendarai oleh varo tiba di gerbang masuk markas black sun .
Tanpa dia membuka kaca mobilnya , gerbang langsung dibuka oleh mafioso yang berjaga di gerbang masuk itu dan varo yakin kalau adiknya sudah tahu akan kedatangannya bersama sang kaka ke markas itu .
" Varo , tempat apa ini , kenapa bisa ada mansion di tengah hutan seperti ini , apa kau yakin flo ada di sini ? ". tanya al penasaran ketika mobil masuk kedalam halaman markas
" Kaka akan mengetahuinya sebentar lagi ". ucap varo tidak ingin berbicara terlalu banyak membiarkan nanti kakanya tahu sendiri
Mereka berdua turun dari mobil setelah mobil berhenti di depan markas , varo menuntun al masuk kedalam markas , dia sudah tahu setiap sudut ruangan di dalam markas itu karena dia sudah pernah datang ke markas ini pada saat flo mempertemukannya dengan sang kaka.
Flo mulai menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan pelan , dia mencoba untuk tenang setelah gio mengatakan kalau kedua kakanya sudah berada di markas dan sebentar lagi akan menuju ruangan di mana flo berada saat ini.
Sedangkan Al mulai merasa aneh dengan mansion yang dia masuki bersama varo , dia sangat merinding melihat tempat itu bukan karena terlihat angker tapi dia merinding melihat banyak sekali pria berbadan kekar sepanjang jalan yang dia lewati menuju ruangan flo.
Dia sangat penasaran dengan tempat ini , kenapa bisa adiknya berada di tempat seperti ini pikir al tidak masuk akal.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian akhirnya Al dan varo tiba di depan ruangan yang varo yakin flo pasti berada di ruangan itu .
Tapi sebelum dia membuka pintu ruangan itu , dia berhenti dan menatap kakanya dengan serius , Al memicingkan matanya bingung kenapa varo menatapnya seperti itu.
" Kenapa kau menatapku seperti itu varo ? ". tanya al
" Aku hanya ingin bilang , ketika nanti kaka didalam dan telah mengetahui semuanya , tolong berpikirlah dengan jernih , karena pasti dibalik semua ini kami memiliki alasan tersendiri ketika mengambil keputusan ". ucap varo serius
Varo juga takut kalau kakanya akan membenci dia dan flo karena telah memasuki dunia bawah selama ini bahkan menduduki posisi 1 dan 2 mafia paling di takuti di dunia .
Disaat al masih kebingungan dengan ucapan varo , varo langsung membuka pintu ruangan itu dan benar di dalam sana ada flo yang sedang duduk bersama 2 pria lainnya di sofa dalam ruangan itu.
Flo , gio dan aslan langsung mengedarkan pandangan mereka kearah pintu ketika pintu terbuka .
Al berjalan dengan cepat melewati varo dengan tatapan mematikan yang dia berikan pada flo , flo yang melihat itu hanya bisa diam dan mencoba untuk tenang , varo juga ikut masuk dan menutup kembali pintu ruangan itu kemudian berjalan menuju kearah flo dan lainnya.
" Apa yang kau lakukan di sini , kenapa juga ada mereka berdua dan bisa kau jelaskan tentang apa yang kau lakukan ini flovia ". tanya Al menekan nama flovia dengan tatapan tajam kearah flo
" Tuan Al sebaiknya anda duduk terlebih dahulu dan mari bicara dengan tenang ". ucap gio dingin
" Saya tidak bertanya pada anda tuan gio , tolong jangan ikut campur masalah keluarga saya ". ucap Al penuh penekanan membalas tatapan gio dengan tatapan tak kalah dingin dan tajam
" Haisss , aku akan menjelaskannya tapi duduklah terlebih dahulu ka ". ucap flo mencoba tenang
Al menatap tajam kearah flo , tapi varo langsung mengarahkan kakanya duduk terlebih dahulu , walaupun dia juga kecewa pada flo tapi dia yakin kalau flo memiliki alasan tersendiri sehingga dia tidak memberitahukan pada mereka tentang kejadian ini sedari awal.
__ADS_1
" Sekarang jelaskan flo , jangan sampai kau menbohongi kami ". ancam Al setelah dia dan varo duduk di samping flo
" Baiklah-baiklah aku akan menjelaskannya , dasar tidak sabaran ". ucap flo mencoba mencairkan suasana
Al tidak memperdulikan hal itu karena dia hanya ingin mendengar penjelasan flo saja .
" Yang pertama , aku tahu aku salah dalam hal ini karena aku tidak memberitahu kalian berdua kalau aku sudah menemukan dalang dari kematian ayah dan bunda juga penculikan yang terjadi pada kalian berdua ".
" Aku memang sengaja tidak memberitahu kalian karena aku tidak ingin kalian berdua terbebani , awalnya aku berpikir seperti itu tapi lama kelamaan aku mulai menyadari kalau aku salah dalam mengambil keputusan itu dan aku sudah mengetahui siapa dalang dari semua itu dari sekitar 5 bulan lebih yang lalu ".
Flo menjelaskan semuanya , siapa elca dan semua rencananya pada Al dan varo tanpa ada yang dia tutupi .
" Dari mana kau bisa mengetahui semua itu , bahkan kau bisa mengetahui rencana pembunuhan pada kakek dan nenek buyut yang dilakukan oleh adik dari opa kita yang tidak ada yang tahu setelah puluhan tahun lamanya ". tanya Al penuh selidik pada flo
Al sangat terkejut setelah mendengar penjelasan yang flo katakan sedari tapi dia penasaran bagaimana bisa adiknya mendapatkan semua informasi itu , Al berpikir jika sekalipun adiknya seorang hacker ahli tetap saja flo tidak akan mendapatkan informasi itu karena kejadian itu sudah terjadi sekitar 20 tahun atau mungkin lebih yang lalu.
Flo melihat kearah varo dan varo memberi isyarat untuk berkata jujurlah pada kaka mereka bahwa siapa mereka berdua sebenarnya dan flo mulai menghirup nafasnya dalam-dalam lalu dia menghembuskannya dengan pelan.
" Aku akan mengatakannya tapi kaka harus berjanji terlebih dahulu untuk mendengarkan penjelasanku sampai akhir , tolong jangan menyela ketika aku menjelaskan karena bisa saja kaka akan salah mengartikan setiap penjelasanku nanti jika kaka menyelanya ". ucap flo
" Cepat katakan ". ucap Al singkat dan dingin tapi juga penasaran
" Hahh , setelah kematian ayah dan bunda , aku mendapatkan beasiswa kuliah dia salah satu kampus besar di london , disana aku menjalani setiap hari yang sulit karena harus mendapatkan bullying dari mahasiswa di kampus itu , jadi aku memutuskan untuk mendirikan suatu organisasi mafia sekitar 6-7 tahun yang lalu ".
" Mungkin kaka sering mendengar nama mafia black sun , itu lah mafia dibawah kepimpinanku , aku juga adalah CEO di perusahan FAW grup yang sengaja aku suruh gio yang memegang kendali dan aku yang bekerja di belakang layar ".
__ADS_1
" Aku melakukan semua itu bukan tanpa alasan , mendirikan mafia dan perusahan yang sekarang berada di posisi kedua dunia karena aku ingin menjadi kuat dan tidak ingin ada yang meremehkanku , aku menyembunyikan semua identitasku serta ayah dan ibu karena aku tidak ingin ada yang tahu tentang masalalu ku yang sangat menyedihkan ".
Flo menjelaskannya tanpa ada yang dia tutupi, dia tidak ingin lagi ada yang di sembunyikan dari kedua kakanya walaupun sebagian besar hal yang dia ceritakan sudah di ketahui oleh varo .