
Nikmati , syukuri dan bahagia , 3 hal paling penting untuk menjalani kehidupan yang penuh rintangan seperti zaman sekarang 💟
Beberapa saat kemudian , flo mengantarkan bella menuju kamar tamu yang akan menjadi kamar selama 3 hari bella menginap di mansion bian.
Bella sudah merapikan pakaian yang di belikan flo tadi ke dalam lemari pakaian yang memang tersedia di kamar tamu itu dan setelah itu flo memilih keluar dari kamar bella karena bella ingin membersihkan dirinya .
Karena sekarang sudah jam 8 malam , bian baru saja tiba di mansion setelah dia selesai dengan pekerjaannya di kantor.
" Sayang ". Panggil bian dengan wajah yang sangat terlihat jelas kalau bian sangat kelelahan
Flo yang baru saja keluar dari kamar tamu langsung menghampiri suaminya .
" Ada apa dengan wajahmu , apa perkerjaanmu sangat banyak sehingga wajahmu terlihat sangat kelelahan ? ". Tanya flo mengambil ahli tas kerja milik bian yang di pegang oleh bian
Bian langsung memeluk flo , dia memang seperti itu setiap kali pulang dari kantor , memeluk flo sepulang kantor sudah menjadi kebiasaan bian .
" Hmm , aku bukan kelelahan karena banyak memeriksa file tapi hari ini jerry sepertinya sengaja mengerjaiku , bagaimana bisa dia tidak memberitahuku akan melakukan meeting dengan 6 klien dan tempat pertemuan meetingnya juga berbeda-beda tempat dan jarak satu tempat ke tempat lainnya sangat jauh ". Ucap bian mengeluarkan kekesalannya akibat ulah jerry
" Haha , pasti jerry berpikir kapan lagi dia bisa mengerjaimu seperti itu , dia kan tidak bisa melakukan hal itu karena kamu adalah atasannya sekaligus akan menjadi kaka ipar nya ". Ucap flo tertawa dan langsung menebak isi kepalanya jerry
" Ya , sepertinya begitu , dia membuatku sangat kelelahan , kelelahan bolak balik di perjalanan , itu yang menbuatku lelah ". Keluh bian
Flo langsung tertawa karena sikap bian yang terlalu menggemaskan jika menggeluh seperti itu.
Tentu saja tingkah bian kali ini membuat flo merasa lucu , bian sangat jarang mengeluh walaupun dia sangat kelelahan dengan pekerjaannya tapi seperti inilah jika bian sampai mengeluh , bukannya kasihan flo malah merasa lucu .
" Kenapa kamu keluar dari kamar tamu ? , apa kita kedatangan tamu ? ". Tanya bian sambil melepaskan pelukkannya dari flo dan menatap flo dengan tatapan penuh selidik
" Hmm , kita memang sedang kedatangan tamu , dia adalah sahabatku sejak kamu meninggalkanku dulu , kami bersahabat sejak masuk sekolah dasar sampai SMA , aku dan dia berpisah karena aku harus melajutkan kuliah di london ". Jelas flo
" Pria atau wanita ? ". Tanya bian dengan cepat
" Tentu saja wanita , memangnya boleh aku membawa teman pria kesini ". Ucap flo bercanda
" Ya , bawah saja jika kamu ingin seperti itu tapi jangan salahkan aku jika aku berbuat sesuatu ada teman pria mu ". Jawab bian yang memang hanya bercanda
Beginilah cara bercanda versi flo dan juga bian , mereka sudah sangat hafal cara satu sama lain dalam bercanda dan seperti itulah cara mereka menghindari yang namanya perkelahian dalam rumah tangga yang biasanya kebanyakan orang akan tersinggung dan berakhir berkelahi hanya karena masalah sepele.
__ADS_1
Setelah puas bercanda , bian dan flo langsung naik ke lantai 3 ke kanar mereka berdua.
Di dalam kamar si kembar sekarang delvira dan delano sedang bersama key , mereka bertiga sedang mengerjakan tugas rumah pertama yang di berikan oleh guru si kembar di sekolah tadi.
Key hanya membantu mereka sedikit saja karena pada dasarnya si kembar memang pintar dan mudah mengerti apa yang di ajarkan oleh key.
" Ternyata kalian hebat juga yah , bisa menyelesaikan tugas rumah kalian hanya dalam waktu 40 menit saja ". Puji key pada kedua keponakannya
" Iya dong aunty , siapa dulu , delvira gitu loh ". Ucap delvira begitu percaya diri
Delano hanya menggelengkan kepalanya melihat kepercayaan diri adiknya , hal itu membuat key tertawa karena tingkah kedua bocah itu sangat menggemaskan.
" Baiklah sekarang kalian bereskan buku-buku kalian , masukkan kedalam tas lagi , setelah itu kalian harus segera tidur karena besok kalian harus sekolah lagi ". Ucap key sambil berdiri
" Siap aunty , aunty juga harus segera tidur dan jangan pacaran mulu ". Sindir vira begitu pedas
Key langsung melototkan matanya menatap kearah vira tapi delvira hanya membalas tatapan itu dengan cengengesan .
Setelah itu key langsung keluar dari kamar si kembar dan turun ke bawah menuju kamarnya , sedangkan si kembar setelah membereskan buku-buku mereka dan memasukkannya ke dalam tas , mereka berdua langsung naik ke ranjang mereka masing-masing dan bersiap untuk tidur.
Sedangkan di dalam kamar tamu , bella sudah selesai mandi dan berganti pakaian tidur yang di belikan flo tadi .
" Mana flo gk pasang foto pernikahannya lagi di dinding ruangan mansion ini atau dia sengaja hanya memasang foto pernikahannya di kamarnya saja ". Sambung bella
Flo memang sengaja ingin membuat bella penasaran karena jika dia mengatakan sendiri kalau bian adalah suaminya , pasti bella tidak akan percaya , jadi flo pikir biar bella mengetahui siapa suaminya nanti saja saat bian pulang dari kantor.
******
Ke esokan harinya , pagi ini flo dan bella baru saja selesai membuatkan sarapan pagi .
Rasa pensaran bella terhadap siapa suami flo semakin besar karena semalam dia tidak bertemu dengan suami dari flo karena kelelahan dia langsung tidur setelah dia bergumam sendiri sehabis mandi.
" Pagi tante bella , pagi bunda ". Ucap delvira menyapa flo dan bella yang sedang menyajikan sarapan pagi buatan mereka di meja makan
" Pagi cantik , pagi ganteng , apa semalam tidur kalian nyenyak ? ". Tanya bella yang sudah akrab dengan si kembar
" Ya tante bell , tidur kami sangat nyenyak , iyakan kak ". Ucap vira sambil duduk di kursi kosong di samping meja makan dan di ikuti lano yang duduk di kursi di samping vira
__ADS_1
" Ya baby ". Jawab delano dengan malas menanggapi ucapan adiknya
" Baby ? ". Ucap bella kebingungan dengan nama panggilan lano pada vira
" Delano memanggil delvira dengan sebutan baby , itu nama panggilan kesayangan delani untuk delvira bell ". Ucap flo menjelaskan kebingungan bella
" Ahhhh aku pikir apa ". Balas bella menganggukan kepalanya tanda mengerti
" Selamat pagi semuanya ". Tak berselang lama key pun ikut bergabung di ruang makan
" Selamat pagi , ayo duduk key ". Ucap bella sudah mengenal key dan tahu bahwa key adalah adik angkat flo dan bella juga sudah menganggap key seperti adiknya sendiri
Key menanggapi sapaan bella dengan senyuman hangat , akhirnya key pun duduk di samping delano.
Flo tersenyum senang karena baru sehari saja bella berada di antara keluarganya , semua anggota keluarganya dan para pelayan kecuali bian yang belum bertemu dengan bella sudah sangat akrab .
Bella juga sangat senang karena key , si kembar , flo maupun para pelayan di rumah flo sangat baik padanya membuat dia sangat bahagia .
Tiba-tiba saja bian yang sudah berpakaian rapi dengan jaz kantor muncul di ruang makan tersebut .
Bella yang baru saja meletakkan piring makanan terakhir di meja makan langsung melotot kaget dan langsung mundur kebelakang menjauh dari meja makan bahkan bella langsung menundukkan kepalanya.
Bian memicingkan matanya karena kebingungan melihat tingkah sahabat istrinya , ya bian memang sudah melihat wajah bella dari hasil foto jepretan flo di ponsel milik flo.
" Bell ". Panggil flo
" Oh ya tuhan , kenapa tuan bian bisa berada di sini ? ". Batin bella gugup melihat bian berada di antara mereka
" Bell ". Panggil flo untuk kedua kalinya tapi di iringi sentuhan lembut di pundak bella
" Ahh ya flo ". Ucap bella merasa gugup
" Ada apa denganmu ? , kenapa kau sangat gugup saat suamiku datang ke ruangan ini ? ". Ucap flo yang sebenarnya tahu apa yang membuat bella bisa sampai seperti itu
" Haaaa ? , suami ? ". Pekik bella terkejut
Key dan si kembar langsung menahan tawa mereka karena melihat wajah lucu terkejutnya bella saat ini .
__ADS_1
Sedangkan bian masih seperti biasanya hanya menanggapi hal itu dengan wajah datarnya.