
Hiduplah seperti air yang mengalir , biarkan dirimu mengalir mengikuti arus kehidupan yang telah di takdirkan oleh tuhan 💞
Varo berjalan mendekati key melawati tubuh para musuh yang sudah tidak bernyawa lagi .
" Uncleeeeee ". Teriak vira dari jendela mobil key tanpa berniat keluar dari mobil
Varo tersenyum dan melambaikan tangannya kearah delvira , perasaan yang tadinya khawatir terjadi sesuatu pada bella dan kedua keponakannya berangsur-angsur hilang dan berganti dengan perasaan lega melihat mereka semua dalam keadaan baik-baik saja .
" Ka ". Panggil key ketika varo sudah berada di hadapannya
" Apa kau baik-baik saja ? ". Tanya varo pada key
" Ya , aku dan lainnya baik-baik saja , bagaimana dengan musuh yang menyerang markas kaka ? ". Tanya key
" Untuk saat ini musuh yang menyerang markas kaka sudah berhasil di kalahkan , tapi kaka belum tahu kapan musuh akan melakukan penyerangan lagi ". Jelas varo
" Apa flo yang menyuruhmu untuk menjemput mereka bertiga di vila ? ". Sambung varo bertanya
" Tidak , aku datang ke vila itu karena ka valen mengatakan kalau lano sendiri yang meminta aku untuk datang ke vila itu ". Jelas key kebenarannya
Varo tidak kaget mendengar hal itu karena dia tahu kalau lano memiliki alat penghubung milik black sun yang bisa terhubung langsung dengan valen.
" Baiklah , sebaiknya kalian pindah ke mobil kaka saja , mobil mu tidak bisa melewati jalanan yang sudah di penuhi tubuh para musuh ini , nanti kaka akan menyuruh mafioso kaka untuk mengambil mobilmu dan akan mengembalikannya padamu ". Ucap varo
" Baiklah , sebentar , aku akan memanggil ka bella dan si kembar terlebih dahulu ". Ucap key setuju karena memang benar mobilnya akan kesulitan melewati jalan itu yang sudah di penuhi mayat para musuh serta mobil-mobil musuh yang berentetan di jalanan itu
Di dalam mobil , lano menekan kembali tombol pembuka kunci mobil itu agar key bisa membuka pintu mobilnya .
" Ka bella , lano dan vira , ayo cepat turun dari mobil ini karena kita akan pindah mobil , kita akan menggunakan mobil uncle varo untuk pergi dari sini ". Ajak key
" Baik aunty ". Jawab vira
Mereka bertiga pun keluar dari mobil key , sedangkan key masih berada dalam mobil karena dia harus mengambil barang-barang miliknya yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja di mobil itu .
Varo yang melihat bella dan si kembar keluar dari mobil , dia sedikit kasihan melihat bella , karena mungkin saja bella bisa berbohong mengatakan bahwa dia baik-baik saja tapi wajahnya dan gerak-geriknya tidak bisa berbohong bahwa dia sangat jelas terlihat ketakutan dan hanya mencoba untuk bersikap tegar saja .
__ADS_1
" Uncleeeeeee ". Teriak vira langsung berlari memeluk varo tanpa ada rasa jijik melihat pakaian varo yang sudah berlumuran darah
" Heeiii jangan memeluk uncle , pakaian uncle sangat kotor ". Ucap varo tersenyum tipis karena melihat tingkah vira yang memang selalu seperti itu
" Tuan apa anda baik-baik saja , pakaian anda". Ucapan bella terhenti sejenak
" Ya , saya baik-baik saja , jangan perdulikan pakaian saya ". Ucap varo dengan wajah datar
" Ayo , kita harus segera ke mobil uncle , kita tidak tahu kapan orang-orang jahat itu akan datang menyerang kita lagi ". Ajak varo
Lano dan vira langsung menganggukan kepala mereka setuju dengan ajakan uncle mereka , sedangkan bella hanya mengikuti apa yang di katakan varo .
Varo menggandeng tangan vira melewati tubuh para musuh yang tergeletak di jalanan itu sedangkan bella berjalan bersama lano.
" Ya tuhan , kenapa aku harus melewati mayat-mayat ini sihhh ". Batin bella bergetar takut
Lano bisa merasakan tangan bella yang bergetar , dia langsung menatap ke arah bella tapi bella tidak menyadari tatapan lano.
" Babyyyy ". Panggil lano pada vira
Lano langsung memberikan tatapan yang mengartikan suatu isyarat yang hanya di pahami oleh mereka berdua saja .
" Uncle , sebaiknya kita berjalan bersama kaka dan tante bella saja ". Ucap vira ketika dia mengerti tatapam isyarat dari sang kaka
Varo tentu saja tahu apa maksud dari tingkah kedua keponakannya , sedangkan bella malah kebingungan dan tidak mengerti sama sekali maksud tingkah si kembar .
" Ya , kalian mendekatlah kesini ". Ucap varo dengan wajah datarnya
Bella yang kebingungan hanya bisa pasrah ketika tangannya di tarik oleh lano dan berjalan mendekati varo dan delvira .
Bukan lano dan vira namanya kalau mereka berdua tidak usil sekalipun dalam situasi berbahaya seperti ini .
Ketika bella dan lano sudah bersampingan dengan vira dan varo , dengan cepat lano dan vira langsung melepaskan gandengan tangan mereka dari tangan varo dan bella , kemudian setelah gandengan tangan mereka sudah terlepas , lano dan vira langsung berlari ke arah belakang dimana key sekarang sedang menuju ke arah mereka setelah mengunci mobil miliknya.
" Ehhhh ". Bella terkejut ketika si kembar malah membiarkan dia dan varo berduaan
__ADS_1
Sedangkan varo hanya bisa menggelangkan kepalanya karena kejahilan kedua keponakannya .
" Aunttyyy ". panggil vira tertawa karena kejahilan mereka sendiri
" Haisss kalian ini ada-ada saja ". Ucap key yang tahu keusilan kedua keponakannya
Key mengusap kepala si kembar dengan lembut dan mengajak delano dan delvira langsung menuju ke mobil varo.
" Ayo ". Ajak varo dengan wajah datar pada bella untuk segera ke mobilnya
Bella langsung berjalan terlebih dahulu karena varo yang memberikan isyarat agar bella berjalan di depannya saja .
Tapi tiba-tiba.....
Degggg
Jantung bella seakan ingin copot , tubuhnya langsung bergetar bahkan mengeluarkan keringat dingin saking ketakutannya bella ketika merasakan kakinya seperti di tahan oleh seseorang di bawah sana.
" Akhhhhhhhh ". Teriakan bella mengejutkan varo , key dan si kembar
Spontan semua langsung melihat kearah bella yang sekarang sedang menutup kedua matanya dengan tangannya dengan tubuh yang bergetar takut .
" Tante bell ". panggil vira
Ketika varo menyadari sesuatu , varo dengan cepat langsung menginjak tangan salah satu musuh yang ternyata masih hidup yang sekarang menahan kaki bella ketika bella melewati tubuh musuh tersebut .
" Ayo ". Ajak varo langsung menarik tangan bella untuk berjalan bersampingan dengannya
Bella sangat malu tapi ketakutannya mengalahkan rasa malunya saat ini.
Akhirnya mereka tiba di mobil varo , pertama-tama varo mengatur posisi arah mobilnya kembali mengarah ke jalan pulang dari arah vila terlebih dahulu .
Setelah itu Bella , key dan si kembar langsung naik ke mobil varo , kemudian varo pun melajukan kecepatan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju markas utama flo .
Kenapa varo ingin membawa mereka ke markas utama black sun , itu varo lakukan karena flo yang menyuruh varo membawahkan bella dan yang lainnya ke markas utama black sun sebelum mereka melakukan penerbangan menuju pulau pribadi milik flo .
__ADS_1