Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 178


__ADS_3

Seseorang tidak mendapatkan apa yang dia harapkan , tetapi akan mendapatkan apa yang dia kerjakan 🌞


Disaat semua orang sedang sibuk mencari keberadaan si kembar , sedangkan si kembar sekarang sedang sibuk merencankan misi mereka yang akan mereka jalankan besok hari.


Kenapa semua orang tidak bisa menemukan keberadaan mereka berdua padahal tadi mereka hanya mendiskusinya rencana mereka berdua di taman ?.


Ya , karena mereka berdua sekarang sedang berada di ruangan rahasia di dalam kamar key di mansion bian.


Key memang memiliki ruangan rahasia di dalam kamarnya yang hanya di ketahui oleh key dan si kembar .


Awalnya si kembar tidak mengetahui ruangan rahasia itu , tapi sekitar 2 bulan lalu tak sengaja saat key baru saja ingin masuk kedalam ruangan rahasia itu , tiba-tiba si kembar sudah nongol saja di belakangnya dan otomatis si kembar sudah melihat ruangan rahasia itu .


Jadi mau tidak mau key dengan terpaksa langsung mengizinkan kedua ponakannya itu masuk kedalam ruangan rahasia yang dia buat sendirian di dalam kamarnya itu tanpa diketahui oleh flo , milka maupun bian.


Dan berhubung sekarang masih jam 1 siang dan key masih berada di sekolahnya , si kembar memilih untuk menyiapkan rencana mereka di dalam ruangan rahasia itu sehingga tidak ada satu pun yang bisa menemukan mereka di dalam sana .


Walaupun semua orang masuk kedalam kamar key untuk mencari keberadaan si kembar , tetap saja mereka tidak akan bisa melihat pintu masuk ruangan rahasia itu kecuali orang yang sangat teliti dan juga cerdik yang bisa melihat kalau ada pintu rahasia dalam kamar key tersebut.


Di luar mansion , Al baru saja tiba bersama xiera dan seorang pria kecil yang berusia 2 tahun yang sedang di gendong oleh Al.


Ya , Al dan xiera memang sudah menikah 3 tahun yang lalu dan setelah 1 tahun pernikahan mereka , akhirnya xiera di nyatakan hamil dan sekarang usia putra mereka sudah menginjak usia 2 tahun.


Al memicingkan matanya ketika melihat banyak orang di halaman mansion itu yang terlihat panik seperti sedang mencari keberadaan seseorang .


Bukan hanya al yang menyadari hal tersebut , tapi xiera juga menyadarinya sehingga xiera penasaran , apa yang sebenarnya di cari dan baru saja terjadi di mansion itu.


" Sayang , ada apa dengan mereka semua ? ". Tanya xiera penasaran


" Entahlah , ayo kita masuk dan menanyakannya langsung ada flo ". Ucap Al


Disisi lain sekarang flo sedang mencari keberadaan si kembar , dia sudah mengecek semua kamar dan ruangan di lantai 3 mansion bian tapi dia tidak menemukan si kembar di sana.

__ADS_1


Tadi juga flo sudah mengecek semua ruangan di lantai 2 tapi hasilnya juga sama seperti pencariannya di lantai 3 yang tidak menemukan keberadaan kedua anaknya dilantai itu.


Sekarang flo baru saja keluar dari lift dan sudah berada di lantai 1 mansion itu dan kamar key berada di lantai 1.


Ketika flo baru saja ingin masuk kedalam kamar key untuk memeriksa apakah si kembar ada dalam kamar itu , tiba-tiba al memanggilnya ketika al melihat flo pada saat dia sudah berada di dalam mansion itu.


" Swetty ". Panggil Al pada flo


Gerakan tangan flo langsung terhenti untuk membuka pintu kamar key , dia langsung melihat kearah sumber suara yang sangat dia kenal itu dan benar saja bahwa kaka tertuanyalah yang baru saja memanggilnya.


" Kaka ". Ucap flo


Flo tidak jadi membuka pintu kamar key dan langsung berjalan menghampiri kakanya dan kaka iparnya serta ponakannya.


" Apa yang sedang di cari oleh semua orang di mansion ini sehingga mereka terlihat panik bahkan tidak menyadari kedatangan kami ". Tanya al penasaran


Flo memejamkan matanya sejenak dan kembali membuka matanya karena dia sendiri juga sudah pusing dan khawatir mencari keberadaan kedua anaknya yang tiba-tiba saja menghilang dari jangkauannya.


" Delano dan delvira tiba-tiba menghilang , kami sedang mencari mereka sekarang ". Ucap flo yang langsung membuat al kaget


" Bagaimana bisa ? ". Ucap al langsung ikut khawatir seperti semua orang dalam mansion itu


Al langsung memberikan putranya untuk di gendong oleh xiera , kelihatan sekali dari raut wajah al yang terlihat sangat panik dan khawatir setelah mendengar penjelasan flo.


" Dimana terakhir kali kalian melihat mereka di mansion ini ? ". Tanya xiera yang juga ikut panik


" Kata ka varo , delano mengajak delvira untuk ikut dengannya pada saat delvira sedang bersama ka varo , tapi ka varo tidak tahu kemana delano membawah delvira pergi ". Ucap flo dengan serius


" Ya tuhan , semoga mereka baik-baik saja dan tidak terjadi sesuatu yang berbahaya pada mereka ". Ucap xiera seraya berdoa untuk keselamatan delano dan delvira


" Apa kalian sudah mencari di setiap sudut mansion ini dan diluar sekitar mansion ? ". Tanya al

__ADS_1


" Atau jangan-jangan ada musuh yang berhasik masuk kedalam mansion ini dan berani menculik kedua ponakan ku ? ". Sambung al dengan pikiran yang melebar kesegala hal yang mungkin saja terjadi


" Entahlah ka , semua orang sudah mencari mereka berdua di setiap sudut mansion ini tapi tetap saja hasilnya nihil ". Jawab flo dengan wajah yang frustasi


" Bagaimana dengan pencarian di luar dan sekitar mansion ini ?". Tanya al kembali


" Gio dan ka varo sudah melakukan pencarian , tapi mereka belum memberikan kabar kalau sudah menemukan delano dan delvira sampai saat ini ". Balas flo


Al langsung mengusap wajahnya dengan kasar , dia merasa bersalah karena baru saja datang ke mansion itu dan tidak bisa berbuat apa-apa semenjak flo dan lainnya kehilangan jejak kedua keponakannya.


" Sayang sebaiknya kamu menunggu saja di ruangan santai , aku dan flo akan mencoba mencari delano dan delvira saat ini ". Ucap al menyuruh xiera untuk menunggu


" Baiklah , aku akan menunggu kalian , semoga kalian bisa menemukan mereka berdua dalam keadaan baik-baik saja dan kalian juga berhati-hatilah ". Ucap xiera menasehati al dan flo


" Di ruang santai ada keluarga bian yang sedang menenangkan ibu mertuaku , kamu bisa menunggu bersama mereka , kami akan segera memberikan kabar jika kami berhasil menemukan delano dan delira secepatnya ". Ucap flo


Xiera mengangguk paham , al dan flo pun langsung pergi mencari delvira dan delano dan flo akhirnya tidak masuk dan memeriksa kamar key karena al yang tadi memanggilnya.


Jika sekarang semua orang sedang panik dan khawatir akan keadaan mereka berdua yang tidak tahu apakah baik-baik saja atau tidak.


Di dalam ruangan rahasia di kamar key sekarang , delano sedang geleng-geleng kepala karena melihat adiknya yang sedang tertawa memikirkan jika rencana mereka berhasil untuk besok hari.


Dalam ruangan rahasia itu memang sengaja di pasang alat peredam suara agar orang di luar ruangan itu tidak bisa mendengar suara apapun dari dalam ruangan itu sehingga walaupun delano dan delvira berteriak-teriak , tidak akan ada yang bisa tahu bahwa mereka ada dalam ruangan itu.


" Kaka , bagaimana ? Apa rencanaku bagus ?, hmm ?". Tanya delvira dengan menyunggingkan senyum tipisnya


" Hmm , kau memang adikku jadi kau memang seharunya pintar ". Jawaban delano membuat delvira semakin tersenyum senang karena di puji kehebatannya oleh kakanya sendiri


" Bagaimana kalau rencana ini kita bahas bersama dengan aunty key , pasti aunty akan setuju setelah mendengarkan rencana kita ". Usul delvira


" Boleh juga , aunty key orang yang tepat untuk kita beritahukan rencana ini karena aunty key sangat pandai menjaga rahasia ". Jawab delano setuju

__ADS_1


" Okeeeeee dehhhhh kalau begitu ". Ucap delvira senang sambil mengancungkan kedua jempolnya ke udara membuat delano geleng kepala melihat tingkah adiknya


__ADS_2