Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 83


__ADS_3

Selamat membaca guysss tetap sehat yah 😊


Bian turun dari mobilnya di ikuti jerry di belakangnya ketika mobil mereka tiba di perusahan cabang yang bermasalah .


Seluruh kariyawan yang bekerja di perusahan cabang global shine di canada langsung berbaris membungkuk memberi hormat pada bian dan jerry yang sudah masuk kedalam perusahan .


Bian berjalan dengan wajah datar dan dingin sama halnya dengan jerry yang menunjukkan wajah datar dan dinginnya kepada semua kariyawan di kantor itu .


Tentu saja semua kariyawan sudah tahu sifat kedua orang penting di perusahan mereka yang sangat datar dan dingin tapi mereka malah menyukai hal itu dengan alasan bian dan jerry sangat terlihat gagah jika seperti itu.


Setelah tiba di ruangan khusus CEO , bian dan jerry langsung memberitahukan pada manejer di perusahan cabang itu untuk segera melakukan rapat 10 menit lagi dan sudah harus berkumpul diruang rapat sebelum bian dan jerry pergi keruangan itu .


Manejer dan semua ketua difisi langsung panik dan segera datang keruang rapat karena takut kena amarah sang CEO jika mereka berani terlambat datang keruang rapat.


10 menit kemudian bian dan jerry memasuki ruang rapat dan didalam ruangan itu sudah lengkap semua ketua difisi dan manejer di semua difisi.


Semua membungkuk memberi hormat ketika bian sudah berdiri di depan mereka , bian tidak menjawab melainkan memberikan isyarat untuk duduk.


Wajah dingin bian membuat mereka semua ketakutan karena mereka tahu kalau mereka telah membuat kesalahan yang sangat merugikan perusahan .


" Apa kalian digaji untuk membuat kerugian sebesar ini di perusahan saya hahhh " . ucap bian sedikit meninggi karena emosinya sudah tidak bisa di tahan lagi


Mereka semua langsung ketakutan , tidak ada satupun dari mereka yang berani membuka suara jika sang CEO sedang marah besar seperti ini .


" Kenapa kalian bisa lalai menjaga data perusahan sehingga data penting perusahan bisa di curi seperti ini , bagaimana kalau orang yang mencuri data itu sampai menjual semua rancangan proyek pada perusahan lain hahhhh " . ucap bian kembali marah-marah


Jerry diam menatap mereka semua dengan tatapan dingin karena semua ucapan bian benar dan jika itu terjadi sudah bisa di pastikan perusahan bian akan mengalami kerugian yang mencapai beberapa ratus triliun .

__ADS_1


Bian terus meluapkan amarahnya pada mereka semua tapi tiba-tiba ada seorang kariyawan mengetuk pintu ruangan rapat itu sehingga bian semakin kesal ada yang mengganggu disaat seperti ini .


Jerry berjalan ke pintu ruangan itu dan melihat siapa yang mengganggu mereka saat ini apalagi jerry sangat tahu bian sangat tidak suka jika ada yang mengganggunya ketika sedang marah seperti ini .


Kariyawan wanita yang mengetuk pintu tadi langsung gugup ketakutan melihat wajah jerry yang sangat dingin menatap kearahnya.


" Ma-maaf tuan jerry , saya datang untuk memberitahukan hal penting tentang masalah yang terjadi saat ini di perusahan pada tuan dan tuan bian " . ucap kariyawan itu ketakutan


Jerry memicingkan matanya menatap kariyawan wanita itu penuh selidik .


" Masuk " . singkat jerry dingin


Jerry berjalan mendekati bian untuk memberitahukan kedatangn kariyawan itu sedangkan kariyawan itu sudah masuk dan berdiri diam di samping agak jauh dari jerry dan bian dengan ketakutan .


Semua ketua difisi yang sedari tadi di marahi oleh atasan mereka sedikit merasa lega karena bisa sedikit menarik nafas mereka sebelum di marahi lagi oleh bian .


Tapi di sisi lain mereka sedikit penasaran kenapa kariyawan itu datang keruangan itu .?


" Cepat katakan apa yang ingin kau katakan , awas saja jika itu tidak penting saya akan langsung memecatmu dari perusahan ini " . ucap bian penuh ancaman


Tentu saja ancaman bian itu membuat kariyawan itu semakin bergetar takut karena jika dia salah kata 1 saja sudah di pastikan kalau pekerjaannya akan melayang hari ini juga.


" Be-begini tuan , tadi komputer saya tiba-tiba error dan tidak bisa di hidupkan , tapi ketika saya terus mencoba menghidupkan lagi komputer itu akhirnya bisa hidup kembali ". ucap kariyawan itu gugup


" Tapi ketika komputer saya kembali hidup , tiba-tiba layar komputer menjadi putih total dan beberapa saat kemudian ada sebuah tulisan yang timbul di layar komputer saya ".


" Tulisan itu mengatakan kalau data perusahan sudah tersimpan kembali kedalam sistem keamanan perusahan kita , disitu juga tertulis kalau katanya orang yang mengirimkan itu sudah membuatkan sistem keamanan dengan 80% tidak bisa di tembus oleh hacker sejago apapun ".

__ADS_1


" Saya yakin kalau orang yang mengirim itu adalah seorang hacker karena dia juga mengirimkan apk sistem keamanan yang dia buat beserta ID dan paswordnya " . jelas kariyawan itu panjang lebar


Semua yang ada dalam ruangan itu terkejut mendengar penjelasan dari kariyawan itu.


" Antar saya ke meja kerjamu " . ucap bian datar


Semua lega dan kariyawan itu langsung mengarahkan bian menuju merja kerjanya di lantai 20 dimana lantai itu khusus dibuat untuk para kariyawan yang menjaga sistem keamanan di perusahan itu.


Setelah tiba di meja kariyawan itu , bian maupun jerry langsung memeriksa apa benar yang di katakan kariyawan itu dan benar saja semua yang di katakan kariyawan itu benar setelah bian melihat sebuah tulisan bahasa inggris yang ada di layar komputer di depannya.


Bian langsung menyuruh kariyawan itu untuk mengecek apa benar data perusahan sudah kembali pada mereka untuk memastikan benar atau tidak apa yang di kirimkan oleh orang misterius yang membantu mereka.


" Benar tuan , semua data perusahan dan data rancangan proyeknya juga sudah kembali kedalam sistem kita " . ucap kariyawan itu tersenyum lega


" Siapa yang membantu perusahan kita , bukankah kita sudah menutup rapat tentang hal ini pada siapapun kecuali orang yang bekerja di perusahan ini dan apa alasan orang misterius ini membantu kita mendapatkan kembali semua data ini " . ucap jerry penasaran


" Itu tidak masalah , yang terpenting semuanya sudah kembali dengan aman , gunakan saja sistem keamanan yang dibuat oleh orang misterius ini , saya yakin dia murni ingin membantu kita bukan untuk mempermainkan kita " . ucap bian datar dengan perasaan lega bercampur penasaran


" Baik tuan " .


Bian dan jerry kembali ke ruangan bian dan rapat juga sudah di bubarkan , semua kariyawan yang ada di perusahan cabang itu langsung merasa lega karena CEO mereka tidak lagi memarahi mereka dan saking senangnya mereka , mereka bahkan mendoakan orang yang membantu mereka menghadapi masalah ini agar di berikan panjang umur dan sehat selalu .


" Bos apa kau tidak merasa aneh dengan kejadian ini , kenapa tiba-tiba ada kekacauan di perusahan ini dan tiba-tiba juga ada orang misterius yang membantu kita , bukankah semua ini terlihat seperti ada sesuatu yang direncanakan ".


" Bisa saja orang misterius yang membantu kita tadi adalah dalang dari masalah ini dan dia ingin membuat rencana dengan mengembalikan semua data itu pada kita ". jelas jerry mengeluarkan semua dugaan di dalam pikirannya


" Maka dari itu kita harus mengikuti permainan orang itu jika benar kedua orang itu adalah orang yang sama " . jelas bian ternyata sudah memiliki sebuah rencana

__ADS_1


" Apa kau sudah memiliki rencana bos ? ". tanya jerry menduga-duga


" Hmm dan kita akan menjalankan rencana itu jika kita sudah menemukan bukti siapa dalang dari masalah ini dan siapa orang yang membantu kita " . jelas bian datar


__ADS_2