Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 165


__ADS_3

Maaf yah kalau author jarang sekali update , mohon pengertiannya🙏🏻🙏🏻


" Apa kau sudah mencari tahu semua tentang ketua lucifer ? ". Tanya flo yang sekarang sedang melakukan panggilan telfon dengan valen


" Ya , aku sudah mendapatkan semua informasi yang Queen minta , sepertinya apa yang jakson katakan benar karena saat aku meretas cctv di markas utama mafia itu , aku mendengar mereka sedang membahas rencana mereka tapi sayangnya mereka tidak sepenuhnya membicarakan inti rencana mereka Queen ".


" Maksudmu mereka memiliki banyak rencana untuk transaksi malam ini ? ".


" Sepertinya begitu Queen , aku sudah memberitahukannya pada jakson dan katanya dia sudah punya rencana sendiri untuk membasmi para tikus kecil seperti mereka ".


" Baiklah , terus awasi mereka dan jangan sampai mereka berbuat sesuka hati mereka ". Ucap flo


" Sebentar Queen , ada 1 informasi tentang ketua mafia lucifer yang sepertinya harus Queen ketahui sekarang juga ". Ucap valen dengan cepat sebelum flo mengakhiri panggilan tersebut


" Apa itu ? ". Tanya flo


" Nama ketua mafia lucifer adalah orlando , dia hanya memiliki adik perempuan berusia 25 tahun dan adiknya bernama viola ". Jelas valen


" Lalu apa yang penting dari informasi itu ? ". Tanya flo bingung


" Yang perlu Queen ketahui adalah adik dari tuan orlan ternyata sekarang sedang melakukan pendekatan dengan tuan varo ". Jawab valen


Di mansion , flo langsung memejamkan matanya dan memijit pelan keningnya karena mendengar ucapan valen .


" Ohh god , baru selesai masalah ka al dan xiera , lalu ini apalagi sihhhh , kenapa kedua kakaku selalu saja terlibat dalam masalahku ". Batin flo pusing dengan masalah yang datang berturut-turut dengan jangka waktu yang sangat cepat dan berdekatan


" Sudah berapa lama ka varo saling mengenal dengan adik tuan orlan ? ". Tanya flo


" Dari informasi yang aku dapatkan , sepertinya tuan varo dan adik tuan orlan sudah saling kenal sejak 1 tahun yang lalu tapi mereka hanya sekedar teman dekat dan belum ada tanda-tanda jika mereka sudah menjalin hubungan ". Jawab valen


" Haaahhhh " . Flo menghembuskan nafasnya dengan kasar


" Apa sih viola itu tahu kalau kakaku adalah ketua mafia gold water ? dan apa pekerjaannya ? ". Flo kembali bertanya


" Sepertinya nona viola sudah mengetahui siapa tuan varo dan ternyata tuan orlan juga ikut andil dalam pendekatan mereka ". Jelas valen

__ADS_1


" Maksudmu tuan orlan dan kakaku saling kenal ? ". Tanya flo tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan dari valen


" Ya Queen , mereka berdua saling kenal tapi hanya sekedar kenalan biasa karena mafia lucifer sudah beberapa kali membeli senjata milik gold water ". Jawab valen sesuai dengan informasi yang dia dapatkan


" Dan sepertinya pendekatan adik tuan orlan pada tuan varo pasti karena ada rencana kotor di belakang itu , karena sangat jelas dari informasi ini bahwa adik tuan orlan juga sama liciknya dengan tuan orlan ". Ucap valen


" Baiklah , aku akan mengurusnya , kau harus pantau mereka terus dan jangan sampai ada yang terlewatkan ".


" Siap Queen ".


Akhirnya panggilan itu berakhir dengan flo yang mengakhirinya , di mansion sekarang flo sedang pusing memikirkan semua masalah yang datang tanpa permisi kepadanya , terlalu cepat datang , itu yang bikin flo pusing tujuh keliling .


Dan akhirnya flo memilih untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu sebelum dia memikirkan rencana selanjutnya.


******


Siang berganti malam dengan begitu cepat di argentina , sekarang jakson bersama 10 mafioso yang memang ikut dengannya untuk melakukan transaksi jual beli senjata dengan mafia lucifer sedang menunggu di tempat yang sudah menjadi tempat temu janji di antara mereka.


Yah jakson memang sengaja datang lebih awal dari jam janji pertemuan mereka karena jakson harus mempersiapkan rencananya terlebih dahulu di tempat itu.


Karena sudah selesai semua rencana yang sudah di siapkan oleh mereka , jakson dan para mafioso lainnya tinggal menunggu kedatangan mafia lucifer .


Ya , siapa lagi kalau bukan mafia lucifer yang sedang di tunggu oleh jakson dan mafioso black shadow sejak tadi.


Terlihat jelas bahwa mafia lucifer datang menggunakan 3 mobil , setelah ketiga mobil itu berhenti di depan jakson dan lainnya dengan jarak yang tidak terlalu jauh , para mafioso lucifer langsung turun dari mobil.


Seperti biasa , jakson hanya menunjukkan wajah dingin dan datarnya melihat kearah target .


Mafioso lucifer yang keluar dari 3 mobil itu berjumlah 15 orang yang diantaranya terlihat ada 1 petinggi mafia lucifer .


Musuh mulai mendekat kearah jakson dan yang lainnya dan jakson masih setia dengan wajah dinginnya.


" Selamat malam tuan , apa kalian utusan dari mafia black sun untuk transaksi malam ini ? ". Tanya pemimpin ke 14 mafioso lucifer pada jakson


" Hmm , apa kita bisa langsung mulai saja ? ". Ucap jakson tanpa basa-basi karena yang diperintahkan oleh sang Queen , transaksi itu harus berhasil dan jakson bisa melakukan apapun pada mafia lucifer jika musuh terlihat bertingkah di luar batas

__ADS_1


Mafioso yang bertanya pada jakson tadi bernama han , dia adalah petinggi mafia lucifer yang di tugaskan oleh orlan ketua mafia itu untuk menjalankan transaksi malam ini.


" Ya , mari kita mulai ". Jawab han dengan tenang


Jakson langsung memberikan isyarat pada anak buahnya untuk segera mengeluarkan senjata milik mereka yang akan di jual pada mafia lucifer dari dalam mobil.


Mata elang jakson tak henti-hentinya melihat kearah musuh untuk melihat cela mencurigakan dari musuh dan musuh tidak menyadari hal tersebut.


Transaksi berjalan dengan lancar , jakson sudah menerima uang penjualan senjata itu berjumlah 500M dengan jumlah senjata 100 pcs yang dijual kepada mafia lucifer.


Jakson tidak melihat ada hal tindakan mencurigakan dari musuh tapi bukannya bernafas lega , jakson sangat tahu bahwa musuh pasti memiliki rencana tersendiri malam ini.


" Baiklah , terima kasih sudah menjualkan senjata sebagus ini kepada kami , kalau begitu kami harus segera kembali ke markas kami karena kami harus segera membawa senjata ini kehadapan tuan kami ". Ucap han tersenyum tipis


" Baiklah ". Jawab jakson singkat


Han langsung berjalan kembali kearah mobilnya di ikuti para mafioso lucifer yang di bawahnya sambil membawa koper yang berisi senjata .


Tidak ada yang mencurigakan sama sekali bahkan ketika ketiga mobil musuh sudah berlalu pergi dari tempat itu.


Jakson memicingkan matanya , dia tidak menyangka musuh tidak melakukan apapun pada mereka .


Dia merongoh ponselnya yang tiba-tiba bergetar di saku celananya dan melihat siapa yang menghubunginya.


" Ada apa valen ? ". Tanya jakson ketika panggilan terhubung dan ternyata panggilan itu dari valen


" Musuh mengganti rencana mereka dan mereka tidak akan menyerang kalian malam ini , sepertinya kedua orang mata-mata mafioso lucifer yang kau suruh memata-matai mereka sedang merencanakan sesuatu agar kalian tidak di serang saat ini ". Jelas valen


Jakson yang mendengar itu langsung sadar , ternyata benar bahwa dia tidak melihat kedua orang yang bekerja sama dengannya tadi siang ikut bersama kelompok tadi .


" Apa yang sebenarnya mereka rencanakan ". Batin jakson penasaran


" Baiklah , aku mengerti ". Ucap jakson


" Ya , tapi tetaplah berhati-hati karena bisa saja kedua orang itu bisa mengkhianatimu dari belakang ". Ucap valen menasehati jakson

__ADS_1


" Baik , aku tutup telfonnya ".


Panggilan berakhir dan jakson langsung memberikan isyarat pada mafioso yang ikut dengannya untuk segera kembali ke markas .


__ADS_2