
...Semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan rezeki oleh tuhan dimanapun kalian berada , salam hangat dari author yah 🤗...
Flo , key dan gio saat ini sudah duduk di ruang tamu di mansion Al sedang menunggu sang tuan rumah yang masih berada di kamar kata pelayan yang bekerja di mansion itu , sedangkan aslan hanya menunggu di mobil saja .
" Ka , sebenarnya kita ingin bertemu siapa sih di mansion ini ? ". tanya key penasaran
Gio juga sangat penasaran dengan maksud tujuan flo membawa mereka ke sini apalagi kenapa dia juga harus ikut masuk tidak tinggal saja bersama aslan di dalam mobil.
" Diam dan lihat saja nanti kita akan bertemu dengan siapa " . ucap flo dengan datar
Key hanya bisa mengerucukan bibirnya karena kakanya selalu memberikan teka teki padanya .
Tiba-tiba suara langkah kaki terdengar begitu nyaring sedang menuruni tangga dari lantai 2 ke lantai 1 menuju kearah ruang tamu yang tidak jauh dari tangga .
Deggg
Flo yang melihat seorang pria yang baru saja turun sepenuhnya dari tangga itu dan sedang menuju kearahnya dan lainnya langsung merasakan perasaan yang aneh dan familiar , bahkan bisa di bilang saking anehnya dia merasa saat ini dia sangat ingin meneteskan air mata entah kenapa , padahal dia tidak mengenal siapa pria itu.
Yah yang baru saja turun dari tangga itu adalah Al , dia berjalan menuju keruang tamu dengan wajah datarnya tapi betapa kagetnya dia setelah melihat ada orang yang tidak asing yang sedang duduk di ruang tamu.
Sedangkan gio juga sangat kaget melihat siapa yang baru saja turun dari tangga itu , dia sangat mengenal pria itu karena siapa yang tidak mengenal Alfian miracle seorang pengusaha sukses yang menduduki pringkat keempat orang sukses di dunia .
" Tuan gio ". sapa Al begitu ramah dan sopan pada gio
" Selamat sore tuan Al , saya tidak menyangka kalau ternyata ini adalah mansion anda ". ucap gio dengan sopan juga tapi dengan wajah datar
" Yah anda benar tuan gio , ini adalah mansion saya dan maaf tapi ada keperluan apa tuan gio dan lainnya datang jauh-jauh dari London untuk bertemu dengan saya ". tanya Al penasaran sambil duduk di sofa yang khusus untuk satu orang
" Siapa pria ini , kenapa wajahnya sangat tidak asing , bahkan bisa di bilang wajahnya terlihat mirip seseorang yang sangat aku kenal tapi siapa ". batin flo penasaran
" Kami datang kesini untuk bertemu dengan nyonya sofia , apakah nyonya sofia berada di sini saat ini ? ". bukan gio yang menjawab melainkan flo dengan datar
Key melototkan matanya kaget mendengar ucapan kakanya , tapi dia masih bingung apakah dugaannya benar atau salah kalau nama yang kakanya sebutkan tadi adalah ibunya atau bukan , beda halnya dengan gio yang masih belum menyadari apa maksud dari pertanyaan flo pada Al.
Sedangkan Al langsung menatap flo dengan tatapan penuh selidik . " sepertinya dia wanita yang di maksud oleh pengawal tadi , siapa dia sebenarnya , kenapa dia bisa tahu nama ibu atau mungkin dia salah orang ". batin Al bertanya-tanya
" Maaf sofia mana yang anda maksud nona ? ". tanya Al meneliti dengan penuh selidik menunggu jawaban dari wanita asing di depannya
" Sofia palton ". ucap flo dengan singkat padat dan jelas menatap Al dengan tatapan dingin
Degggg
__ADS_1
Key kembali melototkan matanya saking kagetnya mendengar nama dari orang yang selama ini dia rindukan , key langsung melihat kearah gio , gio yang awalnya masih bingung sekarang sama halnya dengan key setelah melihat tatapan mata sendu yang adiknya tunjukkan padanya sekarang.
Jantung gio berdetak begitu kencang , dia tidak menyangka kalau ternyata saat ini flo membawa mereka ke sini untuk menemui sang ibu yang selama puluhan tahun tidak pernah lagi bertemu dengannya .
Sama halnya dengan gio , Jantung Al juga tak kalah berdetak kencang , dia kaget wanita di depannya bisa tahu nama lengkap sang ibu yang selama ini dia sembunyikan dari publik .
" Bagaimana anda bisa tahu nama ibu saya nona , siapa anda sebenarnya ". tanya Al dengan tatapan tajam
" Anda akan segera mengetahuinya sebentar lagi , bisakah anda mempertemukan kami dengan nyonya sofia sekarang ? ". ucap flo dengan datar
" Kenapa wanita ini begitu mencurigakan , siapa dia dan apa maunya ". batin Al penuh kecurigaan
" Maaf tapi..... ". ucapan Al terpotong dengan suara yang tiba-tiba terdengar memanggil namanya dari arah belakang .
" Al..... ".panggil seorang wanita yang terdengar seperti suara wanita tua berusia 40an atau 50an tahun
Deggggg
Tiba-tiba suasana ruangan itu langsung berubah 160° berubah menjadi tegang setelah kedatang wanita yang baru saja di tanyakan oleh flo pada Al.
" Ibu ". panggil key dengan suara serak dan air mata yang sudah mengalir dengan deras di pipinya
Degggg
Yah wanita yang baru saja datang itu adalah sofia palton , ibu kandung dari gio dan key , sofia yang melihat putra dan putri yang selama ini sangat dia rindukan dan ingin dia temui berada di depannya membuat dia terdiam namun air matanya tidak bisa berbohong untuk segera keluar dari matanya apalagi dia melihat gio anak pertamanya yang dia tinggalkan hanya demi menikahi ayah dari key .
Al sungguh bingung dengan keadaan saat ini , apa yang sebenarnya terjadi di antara sang ibu dan orang-orang yang datang ke mansionnya saat ini , Al sungguh tidak mengerti dengan keadaan ini.
Dengan rasa rindu yang tidak bisa di bendung lagi , key langsung berlari kearah sofia dan memeluknya dengan erat serta tangis yang tidak bisa di bendung lagi .
" Ibu hiksss , kenapa ibu meninggalkanku , aku sangat merindukan ibu , tolong jangan tinggalkan aku lagi bu hiksss ". ucap key dengan tangisan yang deras dalam pelukan sang ibu
" Ke-key ". ucap sofia terbata serasa tak sanggup bahkan mengucapkan nama key saja
Dibalik wajah datar flo , dia sangat terharu melihat apa yang terjadi di ruangan itu , dia melihat kearah gio dan dia bisa tahu di balik diamnya gio saat ini pasti gio juga sangat ingin memeluk ibunya tapi sepertinya gio masih gengsi untuk melakukan itu.
" Key , biarkan ibu duduk terlebih dahulu ". ucap flo
" Hikss kaka benar , ayo bu kita duduk dulu , tidak bagus berdiri terus seperti ini ". ucap key dengan suara seraknya
" Ah yah sayang ". ucap sofia menghapus air matanya
__ADS_1
Key pun langsung mengarahkan sofia untuk duduk di sofa yang kosong untuk 2 orang dengan tangan key yang tidak mau melepaskan sedikitpun tangan ibunya.
Saat ini gio duduk di sofa yang sama dengan flo dan duduk bersampingan , sama halnya dengan sofia dan key yang duduk di sofa lainnya dengan bersampingan sedangkan Al duduk sendiri di sofa lainnya.
" Ibu , bisa ibu jelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat ini , kenapa gadis ini memanggil ibu dengan sebutan ibu juga , apa ibu menyembunyikan sesuatu dariku ? ". tanya Al dengan tatapan penuh selidik
Sofia yang mendengarkan pertanyaan dari anak angkatnya merasa mungkin saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberitahu Al bahwa sebenarnya dia telah memiliki 2 anak sebelum bertemu dengan Al .
Akhirnya dengan tangisan pelan sofia langsung menjelaskan dari awal tanpa ada yang dia sembunyikan dari Al .
Al hanya bisa diam mendengarkan semua penjelasan yang di jelaskan oleh ibu angkatnya dan betapa kagetnya dia setelah mengetahui semua kebenaran yang selama beberapa tahun ini di sembunyikan oleh ibunya.
" Jadi tuan gio dan gadis ini adalah putra dan putri ibu ? , bagaimana ibu bisa menyembunyikan semua ini dariku bu , apa ibu pikir aku akan marah dan tidak akan menerima ibu jika ibu mengatakan kebenaran ini ? ". tanya Al dengan tatapan sendu
" Bukan begitu maksud ibu nak , ibu hanya kurang yakin jika ibu memberitahumu sebelum waktunya ". ucap sofia merasa bersalah
" Bu , aku menerima ibu menjadi ibu angkatku dengan tulus , memangnya dimana salah ibu jika ibu jujur padaku kalau ibu memiliki anak dan jika ibu mengatakannya dari awal pasti aku akan dengan senang hati membantu ibu untuk mencari anak-anak ibu ". ucap Al merasa tidak berguna bagi sofia
" Maafkan ibu Al , maafkan ibu hikss ". ucap sofia semakin merasa bersalah
" Jangan menangis bu , seharusnya ibu senang saat ini , bukankah ini yang ibu inginkan sejak lama untuk bertemu dengan putra dan putri ibu dan jangan meminta maaf karena aku sama sekali tidak marah pada ibu ok ". ucap Al tak ingin melihat ibu angkatnya menangis
" Yang di katakan tuan ini benar bu , tolong jangan menangis , aku sangat senang bisa bertemu ibu lagi dan lihatlah bu , itu ka gio putra ibu ". ucap key sambil menunjuk kearah gio yang diam membisu
Bukannya berhenti menangis , sofia malah semakin menangis kuat dan berdiri berjalan kearah gio dan langsung memeluk gio .
" Gio hiksss maafkan ibu , maafkan ibu yang tidak bisa menjagamu , tidak bisa berada di sisimu , ibu bukan ibu yang baik bagi kamu dan key hiksss ". tangis sofia pecah sambil memeluk gio
Tanpa gio sadari , air matanya menetes tanpa permisi membasahi pipinya , dadanya begitu sakit mendengar ucapan wanita yang berstatus ibu kandungnya , dia tidak menyalakan ibunya atas hal ini karena disisi lain dia juga benci pada dirinya sendiri karena telah terhasut oleh ibu dan ayah angkatnya yang sudah meninggal.
Dengan perlahan gio membalas pelukan sang ibu , dia merasakan kembali kehangat dari pelukan sang ibu yang selama ini tidak pernah dia rasakan lagi .
Semua terharu melihat hal yang di lakukan gio , tapi sayangnya walaupun flo terharu tapi dia sama sekali tidak mengeluarkan air matanya seperti wanita pada umumnya yang akan menangis jika melihat adegan seperti ini.
" Melihatmu sehat dan masih hidup saja sudah membuatku lega bu , maaf kalau aku baru mengetahui semua kebenaran ini beberapa bulan lalu , jika saja flo tidak mempertemukanku dengan key , mungkin sampai matipun aku tidak akan pernah tahu kebenaran ini ". ucap gio memeluk erat ibunya
Di sela tangisan sofia , dia melepaskan pelukan gio dan menatap gio dengan tatapan bingung sambil menghapus air mata yang keluar dari matanya yang mulai memerah karena menangis.
" Siapa flo dan apa maksudmu baru mengetahui kebenaran ini nak ? ". tanya sofia bingung dengan apa yang putranya katakan
Gio pun menjelaskan semuanya dan dia memperkenalkan flo yang duduk di sampingnya pada sofia.
__ADS_1