
...Kehidupan ini tidak seindah yang kita bayangkan tapi tidak juga seburuk yang kita pikirkan , semangat para penjuang kehidupan 🥰...
Bian tidak memperdulikan ucapan flo karena emosi dan yakin kalau flo bagian dari dalang pembantaian yang terjadi semalam masih melekat dalam pikirannya.
Bian merasa keputusannya adalah jalan yang tepat sebelum dia juga ikut di hukum mati jika ada yang mengetahui kalau bian ada di tempat dimana flo membunuh ratusan orang semalam.
Sedangkan flo dengan cepat sudah selesai mengemasi barang-barangnya yang memang hanya sedikit .
Dengan cepat flo membawa kopernya sambil memengang tas laptop di tangan kanannya untuk turun ke bawah .
Setelah tiba di bawah , dia berpapasan dengan bunda reni dan susi yang hendak ingin pergi ke taman .
" Kenapa dia membawa koper seperti itu , apakah dia akan pergi dari rumah ini , apa yang sebenarnya terjadi ". batin bunda reni penasaran
" Hei , mau kemana kamu membawah koper seperti itu ? ". tanya bunda reni penasaran
" Bu susi , tolong kemasi barang-barang adik saya dari kamar adik saya , jika bisa cepat lebih baik karena saya harus segera pergi saat ini juga ". ucap flo dengan datar pada bu susi tanpa menjawab pertanyaan bunda reni
" Tapi nona , memangnya nona akan kemana sampai bawah koper dan barang-barang nona key ". tanya susi penasaran dan khawatir
" Kamu yah , ditanya malah tidak dijawab , menantu macam apa kamu ini ". kesal bunda reni
" Mohon maaf , saya bukan lagi menantu anda nyonya maniv , tolong jangan berbicara kasar pada saya karena saya orangnya cepat emosi ". ucap flo dingin
Degggg
Bunda reni tercengang dengan penuturan flo , dia kaget mendengar flo yang berbicara formal padanya bahkan mengatakan kalau flo bukan lagi menantunya .
Sama halnya dengan susi , susi juga sangat terkejut mendengar majikannya berkata kalau dia bukan lagi bagian dari keluarga maniv atau bukan lagi menantu nyonya besar , apa yang sebenarnya terjadi pada tuan dan nyonyanya itu pikir susi .
Susi langsung menuruti perintah flo untuk mengemasi barang key , sedangkan bunda reni sedang menatap flo dengan penuh kebingungan.
" Baru saja tadi pagi aku mendengar kabar baik , kenapa sekarang malah mendapatkan kabar buruk seperti ini , apa yang sebenarnya terjadi pada dia dan bian sehingga dia mengatakan kalau dia bukan lagi menantuku , apa bian telah menceraikannya ". batin bunda reni penasaran
Tak berselang lama susi keluar dari kamar key sambil membawa 1 koper milik key karena key juga tidak membawa banyak barang ketika datang ke mansion ini.
" Ini nona , tapi nona akan kemana setelah ini , setidaknya tolong beritahu saya kemana nona akan pergi " . ucap susi khawatir
" Terima kasih sudah mengemasi barang adik ku , terima kasih juga sudah membantuku selama aku berada di mansion ini , semua kebaikan bu susi pasti akan aku balas suatu saat nanti jika kita bertemu lagi , tapi untuk memberitahu bu susi saya akan kemana , mohin maaf saya tidak bisa memberitahunya , kalau begitu saya permisi " . ucap flo
Flo berjalan keluar dari mansion bian , bunda reni sangat iri melihat flo berbicara lembut pada susi sedangkan berbicara dengannya selalu saja terdengar kasar , yah walaupun bunda reni tahu dia juga selalu seperti itu pada flo tapi disisi lain sebenarnya dia juga sangat ingin berbicara dengan lembut pada flo.
" Ya tuhan semoga nona diberikan kesehatan dan keselamatan sampai tempat tujuan ". ucap susi berdoa agar flo baik-baik saja
Di depan flo langsung keluar dari gerbang dan berjalan agak jauh untuk tiba di mobil yang sudah menjemputnya .
Di taman mansion bian masih berdiri tidak berubah posisi sama sekali sedari flo pergi dari hadapannya .
Bunda reni dan susi yang baru saja tiba di taman langsung mendekat kearah bian dan bian menyadari kedatangan sang bunda dan kepala pelayan di mansionnya karena bunda reni yang dari kejauhan sudah mengomel-ngomel tidak jelas dalam pendengaran bian.
" Yakkkk apa yang terjadi padamu dan istrimu hahhh , kenapa dia membawa barang-barangnya dan adiknya lalu keluar dari mansion ini dan kenapa dia mengatakan pada bunda kalau dia bukan lagi menantu bunda hahhh , cepat jelaskan semua ini pada bunda bian ". cecar bunda reni
" Diamlah bun , aku sudah menceraikannya , bukankah selama ini bunda juga sangat ingin aku bercerai dengannya , maka sekarang aku sudah mengabulkan keinginan bunda ". ucap bian datar tanpa melihat kearah sang bunda
" Dasar anak gila , memangnya bunda yang menjalani pernikahanmu hahhh , kenapa kau ini bodoh sekali bian-bian , bunda tidak pernah mengajarkanmu menjadi pria bajingan seperti ini yang rela menceraikan istrimu sendiri demi orang lain sekalipun itu karena bunda ". marah bunda reni merasa bersalah pada flo karena ternyata flo di ceraikan bian karena dia
Bian menatap kearah sangbm bunda dengan tatapan heran , kenapa bundanya malah memarahinya karena menceraikan flo padahal yang dia tahu bundanya sangat membenci flo bahkan ingin mereka berdua bercerai .
__ADS_1
" Bunda gk mau tahu , kamu harus segera pergi mencari flo sekarang juga sampai ketemu , kalau kamu tidak membawa flo pulang ke mansion ini lagi , jangan harap kamu bisa berbicara lagi dengan bunda selamanya ". ancam bunda reni meninggalkan bian dan susi di taman
Bian semakin bingung dengan sikap aneh bundanya , kenapa bundanya mengancam dia hanya karena dia menceraikan dan membiarkan flo pergi dari mansion ini.
Susi juga ikut kaget dengan perubahan sikap nyonya besar yang sejak tuannya menikah dengan sanga nyonya yang susi tahu nyonya besar sangat tidak suka dan membenci nona majikannya tapi kenapa sekarang malah terlihat seperti sangat peduli kepada flo.
Bian tidak ambil pusing dengan ancaman sang bunda karena dia yakin sang bunda hanya sedang bercanda saja .
Di tempat lain flo baru saja tiba di markas utama black sun , dia disambut dengan tundukan hormat dari para mafiosonya .
Dia berjalan dengan dingin masuk kedalam markas , semua mafioso yang ada di markas utama sangat ketakutan dengan aura yang dikeluarkan oleh Queen mereka .
Setibanya flo di ruang kontrol , dia langsung duduk di sofa setelah memberi isyarat untuk duduk pada Gio , carly , valen dan key yang juga belum lama tiba di markas dari sekolahnya.
" Ka , jadi ka bian menceraikanmu karena dia berpikir kalau kaka adalah dalang dari pembantaian ini " . tanya key
" Hmm , biarkan saja aku malah senang karena telah bebas dari jalinan kontrak itu ". ucap flo datar
" Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang Queen ? ". tanya gio serius
" Tidak perlu seserius itu menangani masalah kecil seperti ini , ambilkan laptopku di mobil tadi carly , aku lupa membawanya jangan lupa ponselku juga " . ucap flo
" Baik Queen ". ucap carly langsung pergi mengambil barang yang diperintahkan oleh Queenya
" Valen sekarang aku akan memberikamu tugas , sadap semua komputer dikantor polisi dan pemerintah yang ada di sudut manapun di kota ini , beritahu mereka untuk berhenti melakukan hal buruk dengan mencari keberadaan kita atau mereka akan menangung akibatnya ". ucap flo santai
" Setelah selesai melakukan hal itu , tugasmu selanjutnya adalah beritahu seluruh hacker di setiap markas untuk melakukan hal yang sama untuk memberitahukan hal itu kepada pemerintah dan polisi di setiap negara yang terjadi pembantaian itu ". sambung flo
" Baik Queen ". valen langsung berdiri melakukan tugas dari Queennya
" Baik ka , dengan senang hati ". ucap key antusias karena mendapatkan tugas dari kakanya
" Oh ya valen , setelah melakukan semua tugas mu , lakukanlah 1 tugas lagi untuk menghapus semua berita dan artikel tentang pembantaian itu di seluruh jaringan sosial media ". ucap flo sedikit kuat karena valen jauh darinya
" Siap Queen ". teriak valen
" Lalu tugasku apa ? ". tanya gio
" Hmm , bawakan aku berkas informasi tentang keluargaku dan keluargamu yang aku tugaskan pada para pentinggi di canda ". ucap flo
" Hahh baiklah ". ucap gio menghembuskan nafas berat
" Apa kau keberatan dengan perintahku gio ". tanya flo memicingkan matanya
" Ahhh tentu saja tidak Queen , maafkan aku , aku akan segera mengambilkan berkas itu ". ucap gio takut dan langsung pergi mengambil berkas yang flo minta
Baru saja gio pergi , sekarang gantian carly yang baru saja datang membawa laptop dan ponsel flo.
" Ini Queen barang yang anda minta ". ucap carly memberikan kedua barang itu pada flo
" Hmm duduklah ". ucap flo menerima kedua barang miliknya
Flo langsung meletakkan laptop di atas meja di depannya dan dia mencoba menghidupkan ponselnya yang dari tadi malam dia matikan .
Ketika ponsel sudah hidup , banyaknya bunyi notifikasi masuk begitu terdengar nyaring di telinga flo , key dan carly bahkan key dan carly yakin jika ponsel itu bukan ponsel cangging pasti sudah error karena banyaknya notifikasi masuk dalam ponsel itu.
Flo sangat yakin kalau itu semua adalah notifikasi dari kedua kakanya dan benar saja , baru saja flo memasukkan sidik jari agar layar utama terlihat , ratusan panggilan tak terjawab dan pesan masuk dari kedua kakanya langsung timbul.
__ADS_1
Dan flo tahu alasan masing-masing kedua kakanya menelfonnya sebanyak itu apalagi varo yang pasti sedang menkhawatirkannya.
Flo langsung melakukan panggilan yang di tujukan untuk varo terlebih dahulu tapi sudah beberapa kali dia menghubungi varo , nomor varo tidak dapat di hubungi membuat flo memutuskan untuk menghubungi Al saja.
Didering panggilan ke 2 , Al mengangkat panggilan dari flo .
" Halo swety ". panggil Al ketika panggilan terhubung
" Hmm , ada apa kaka menghubungiku sebanyak itu , apa ada hal penting ? ". tanya flo
" Ahh itu , semalam kaka bermimpi tentangmu dan mimpi itu sangat buruk sehingga saat kaka bangun tidur kaka langsung menghubungimu takut terjadi sesuatu padamu tapi ponselmu malah tidak aktif , apa kau baik-baik saja dan tidak terjadi sesuatu padamu ? ". ucap Al khawatir
" Aku baik-baik saja ka , jangan terlalu pikirkan tentang mimpimu karena mimpi hanyalah bunga tidur , aku disini baik-baik saja ". ucap flo menenangkan kakanya
" Syukurlah kamu baik-baik saja , bagaimana kalau nanti malam kita makan malam bersama , Xiera juga akan ikut dan ajaklah key bersama gio ikut makan malam nanti , sebenarnya kaka ingin mengajak tuan bian tapi karena kamu masih menyembunyikan identitasmu padanya jadi sangat di sayangkan ". ucap Al
" Hahhhhh ". flo menghembuskan nafasnya dengan kasar ketika dia harus mendengar nama bian di sebutkan oleh kakanya
Sebenarnya flo sudah menyadari perasaannya pada bian , dia sendiri sudah tahu kalau dia sebenarnya ingin berharap lebih dalam hubungannya dengan bian tapi karena statusnya sebagai ketua mafia membuat flo harus bisa menepis jauh-jauh harapan itu karena dia tidak mau nyawa bian terancam jika terus berada di sisinya .
" Baiklah ka , aku akan mengajak gio dan key untuk makan malam nanti , kaka tinggal kirim saja alamat restorannya ". ucap flo
" Ok , kaka tutup dulu panggilannya karena kaka akan melakukan meeting bersama klien kaka , sampai jumpa nanti malam swety ". ucap Al
" Iya kak ". jawab flo
kemudian panggilan berakhir dan langsung memejamkan matanya menengkan pikirannya sejenak.
" Queen ini berkas yang anda minta ". ucap gio yang baru saja masuk dengan membawa berkas di tangannya
Flo membuka matanya dan mengambil berkas dari tangan gio kemudian flo menyuruh gio duduk .
Di tangan flo sekarang sudah ada 3 map berisi data informasi yang dia minta minggu lalu , dia mengambil 1 map kemudian meletakkan 2 map lainnya di atas meja di depannya .
" Carly , cari tahu apa yang sedang kakaku lakukan maksudku varo , aku tidak bisa menghubunginya ". perintah flo pada carly sebelum dia membaca informasi itu
" Baik Queen ". ucap carly langsung pergi
Flo langsung membaca isi dari map yang baru saja dia ambil , yang isinya tentang data siapa saja yang memiliki nama keluarga zen yang berada di canada.
- Guen zen kakek dari adinda zen
- lesly zen nenek dari adinda zen
- Hosen zen ayah adinda zen anak pertama
- Cleo zen ibu adinda zen
- Portas til suami anak kedua keluarga zen
- Sivada zen anak kedua adik dari hosen zen
- Adinda zen putri tunggal hosen dan cleo zen dan cucu pertama guen dan lesly zen
- Elca til sepupu laki-laki adinda zen , anak tunggal dari portas dan sivada , serta cucu kedua guen dan lesly zen.
Di canada hanya mereka atau lebih tepatnya hanya hanya keluarga besar bunda flo yang memiliki marga zen dan flo sudah bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi.
__ADS_1