Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 133


__ADS_3

Memang tidak semua orang akan mengerti bagaimana beratnya hidupmu , bagaimana kecewanya hatimu , bagaimana beratnya harus memaklumi segala macam bentuk penderitaan itu , tapi untuk diri , percayalah bahwa tuhan itu maha baik , segala masalah itu pasti hadir untuk membuatmu terbentuk 👑


Malam hari pun tiba , bian baru saja pulang dari kantor dan mulai membuka pintu kamarnya dengan perlahan.


Ketika dia sudah masuk dan menutup kembali pintu kamarnya , dia tersenyum melihat flo sudah tertidur nyeyak di atas ranjang .


Bian pun berjalan mendekati flo dan berdiri di samping ranjang , dengan perlahan dia mulai mengusap lembut kepala flo kemudian dia mengecup dahi flo dengan lembut takut flo terusik dengan tindakannya.


Bian pun memilih untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum dia bergabung tidur bersama istri tercintanya.


15 menit kemudian bian pun selesai mandi dan sudah berganti pakaian memakai piyama tidur yang selalu di siapkan oleh flo setiap malamnya .


Setelah itu bian pun mulai naik keatas ranjang , membaringkan tubuhnya di samping sang istri kemudian memeluk erat tubuh flo .


" Terima kasih sudah bersamaku , aku berjanji bahwa aku akan membuatmu bahagia selamanya , ingatlah bahwa aku selalu ada disampingmu suka maupun duka ". batin bian tersenyum lembut kemudian dia pun ikut masuk kedalam dunia mimpi sambil memeluk flo


Keesokan paginya seperti biasa bian yang terlebih dulu bangun dari flo , dia langsung membersihkan dirinya untuk bersiap ke perusahan .


Tak berselang lama bian bangun , flo pun ikut terbangun dari tidurnya , mengetahui suaminya sedang berada di kamar mandi , flo langsung turun ke bawah untuk membuatkan sarapan untuk bian seperti biasanya.


Ketika flo sudah tiba di dapur , dia melihat para pelayan yang bertugas di dapur untuk membuat makanan untuk mereka sedang menyiapkan bahan masakan untuk sarapan pagi ini .


" Nona ". pekik susi kaget ketika melihat flo yang sedang berdiri mengamati mereka dari pintu masuk dapur


" Biar aku saja ". ucap flo langsung berjalan mendekati para pelayan dan susi


Susi yang tahu kalau majikannya itu tidak suka jika perintahnya tidak di patuhi langsung memerintahkan para pelayan untuk segera pergi dari dapur dan melakukan pekerjaan lainnya .


" Ada yang bisa saya bantu nona ?". tanya susi menawarkan diri untuk membantu flo


" Hmm , tolong belikan rujak untukku , aku ingin sarapan itu saja pagi ini , kalau bian biar aku masakan sup daging saja ". ucap flo dengan tangan yang mulai sibuk mengiris bahan makanan untuk membuat sup daging sapi


Susi bingung kenapa sang majikan ingin sarapan rujak di pagi hari , bukankah itu tidak baik , susi mulai yakin dengan dugaannya kalau sepertinya sang nyonya sedang ngidam tapi itu masih dugaannya saja.


Tanpa bertanya apa alasan sang majikan ingin makan rujak di pagi hari , susi pun langsung pergi untuk membeli apa yang flo inginkan .


Setelah sekitar 5 susi pergi dari dapur itu meninggalkan flo sendirian sedang memasak , tiba-tiba flo memegang kepalanya yang tiba-tiba pusing , tubuhnya mulai tidak seimbang , seketika itu juga flo terjatuh ke lantai dan pingsan.


Tidak ada yang tahu bahwa saat ini flo pingsan , tapi 5 menit kemudian salah satu pelayan datang ke dapur berniat untuk mencari susi , tapi ketika pelayan itu masuk kedapur utama , dia tidak mendapatkan susi ada di dapur tersebut bahkan dia bingung karena dia tidak juga melihat sang nyonya di dapur tersebut yang dia tahu bahwa sang nyonya sedang memasak saat ini.

__ADS_1


Ketika dia berniat mendekati arah tempat memasak , matanya langsung melotot terkejut dan langsung menutup mulutnya .


Dengan cepat dan panik dia langsung mendekat kearah flo yang sudah pingsan di lantai dapur itu .


" No-nona ". ucap pelayan tersebut panik


" Tolonggggg , tolonggggg ". teriak pelayan itu begitu panik dan khawatir sambil mengangkat kepala flo dan mengarahkan ke pahanya


Mendengarkan teriakan pelayan tersebut , semua orang langsung datang ke dapur dan betapa kagetnya mereka melihat sang nyonya pingsan .


Bian yang baru saja keluar dari lift dan berjalan kearah meja makan tiba-tiba kaget melihat salah satu pelayan sedang berlari kearahnya dengan wajah yang begitu panik .


" Kenapa kau berlari seperti itu ". tanya bian datar ketika pelayan telah tiba di depannya dengan nafas ngos-ngosan akibat berlari


" Nyo-nyonya ". ucap pelayan tersebut terbata-bata


Degggg


Mendengar pelayan menyebutkan istrinya bian langsung khawatir dan langsung berlari menuju dapur karena dia tahu dijam segini istrinya pasti sedang membuatkannya sarapan.


Ketika bian tiba di dapur dan melihat banyak pelayan sedang berkerumun di dapur tersebut , rasa khawatirnya semakin menjadi.


Para pelayan langsung berhamburan keluar dari dapur tersebut karena takut melihat sang tuan yang sangat marah saat ini.


Mata bian langsung melotot melihat flo yang tidak sadarkan diri di pangkuan salah satu pelayan yang terlihat sedang mengoleskan freshcare di bagian kepala flo .


Dengan khawatir dan panik bian langsung mendekati flo , bian langsung memgangkat tubuh flo dan langsung membawahnya ke kamar mereka di lantai 3 .


*****


Sudah 30 menit bian menunggu di depan pintu kamarnya dengan perasaan kahwatir takut terjadi sesuatu pada flo bersama dengan susi yang juga sangat khawatir.


Saat ini flo sedang di periksa oleh dokter keluarga maniv di dalam kamar bian dan flo , tiba-tiba jerry datang dengan berlari panik mendekati bian dan susi.


" Bos , apa yang terjadi pada nona flo ?" tanya jerry ikut khawatir


Bian mengabaikan pertanyaan jerry karena pikirannya hanya fokus pada flo , tiba-tiba pintu kamar itu terbuka dan dokter pun keluar.


" Tuan ". panggil dokter wanita yang memeriksa flo pada bian

__ADS_1


" Bagaimana kondisinya , apa dia baik-baik saja ?". tanya bian tak sabaran


Dokter wanita itu tersenyum ketika melihat bian begitu terlihat khawatir dengan kondisi wanita yang dia periksa di dalam kamar itu.


Dokter itu memberikan isyarat pada bian untuk masuk kedalam kamar dan dia akan menjelaskan apa yang terjadi pada flo di dalam sana .


Bian langsung masuk kedalam kamar di ikuti dokter itu , melihat flo masih belum membuka matanya dan sedang berbaring di atas ranjang , perasaan bersalah bian langsung muncul .


Dia langsung mendekati flo , dia duduk di samping flo disisi ranjang , dokter yang melihat itu sedikit penasaran karena baru kali ini dia melihat tuan mudanya yang selalu dingin dan anti wanita kini terlihat begitu panik dan khawatir pada wanita yang baru saja dia periksa tadi.


" Apa yang terjadi padanya ? ". tanya bian masih menggenggam lembut tangan flo tanpa melihat kearah dokter tersebut


" Apa dia kekasih anda ? ". tanya dokter itu penasaran


Bian langsung menatap dingin kearah dokter tersebut karena bukannya menjawab pertanyaannya , dokter itu malah balik bertanya padanya .


" Ma-maaf , saya hanya penasaran saja ". ucap dokter itu gugup dan takut dengan tatapan bian


" Cepat jelaskan apa yang terjadi padanya ". ucap bian dingin


Di luar kamar itu , jerry dan susi juga sedang khawatir menunggu hasil pemeriksaan flo .


" Hal seperti ini sangat wajar di dapat oleh seorang wanita yang sedang hamil , nona ini sedang mengandung dengan usia kehamilan menginjak 6 minggu jalan 7 minggu ".


" Pada awal bulan kehamilan memang sering terjadi yang namanya mual-mual , pusing , tidak berselarah makan dan juga mengidam ".


" Usia kadungan yang masih awal seperti ini sangat rentan dengan namanya keguguran jadi nona ini harus minum vitamin dan juga makan makanan yang bergizi dan teratur ".


" Saya akan memberikan resep obat dan vitamin untuk nona ini , tapi sebaiknya tuan memberitahu suaminya untuk segera memeriksakan kandungan nona ini ke dokter kandungan agar hasilnya lebih spesifik ".


Dokter itu bernama arin , dia menjelaskan dengan serius pada bian dan menyarankan kalau sebaiknya flo harus di periksa oleh dokter kandungan .


Mendengar penjelasan dokter arin yang sangat jelas bian dengar bahwa flo sedang hamil , wajah bian langsung melotot .


" Is-istriku ha-mil ? ". ucap bian terbata-bata seakan dia merasa suaranya tercekat


Dokter arin terkejut mendengar bian mengatakan bahwa wanita yang dia periksa itu adalah istrinya , yang dia tahu bian belum menikah tapi kenapa bian bisa mengatakan hal seperti itu .


Sedangkan bian tidak sanggup berkata apa-apa lagi , hari ini adalah hari paling membahagiakan baginya , dia bahagia ketika tahu flo sedang mengandung buah hati mereka dan ternyata usia kandungannya sudah 6 minggu yang artinya sudah 1 bulan 2 minggu jalan 1 bulan 3 minggu .

__ADS_1


__ADS_2