
...Kesabaran adalah obat terbaik dari segala kesulitan 🤗...
Lima bulan kemudian.....
Toko kue flokey sudah berkembang sangat pesat bahkan sudah memiliki banyak toko cabang di seluruh indonesia yang banyak sekali di minati oleh masyarakat.
Saat ini flo baru pulang dari kota S setelah mengunjungi toko cabang di kota itu , sepulangnya dari bandara , flo pergi untuk menjemput key di sekolahnya berhubung sekarang sudah waktunya pulang sekolah key.
" Kakaaaaaa ". teriak key begitu senang ketika melihat flo sedang berdiri bersandar di mobil depan gerbang sekolah
Ketika key sampai pada flo , key langsung memeluknya sangat erat karena dia sangat rindu pada flo yang sudah 1 minggu pergi meninggalkannya di kota S.
" Ayo cepat masuk ke mobil ". ucap flo membalas pelukan key
Setelah berpelukan mereka berdua masuk kedalam mobil yang dikemudikan salah satu mafioso black sun .
Flo dan key duduk di kursi belakang , key terus memeluk flo karena dia sungguh sangat merindukan flo .
" Kau ini , kenapa kau memelukku seperti aku sudah meninggalkanmu selama bertahun-tahun saja ". ucap flo tapi tetap saja dia membalas pelukan key
" Haiss kaka ini apaan sih , seminggu itu rasanya kaka meninggalkanku selama 10 tahun lamanya , aku benar-benar merindukanmu kak ". ucap key malas
" Ya sudah , bagaimana kalau kita makan di restoran sekarang , perut kaka sudah minta di isi sedari tadi ". ajak flo
" Baiklah aku setuju ". ucap key senang
" Antarkan kami ke restoran milikku di depan sana ". ucap flo pada mafiosonya
" Baik Queen ".
Flo dan key kembali berpelukan saling melepas rindu dan 10 menit kemudian akhirnya mobil berhenti di parkiran restoran .
" Ayo turun ". ajak flo pada key
Mereka berdua turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam restoran , kali ini flo tidak ingin makan di ruang VIP sehingga mereka memilih meja paling ujung menjadi pilihan mereka untuk makan siang kali ini .
Beberapa bulan belakangan ini flo memang sudah sedikit di kenal oleh beberapa orang-orang yang bekerja di berbagai usahanya seperti restoran dan tempat lainnya karena gio sudah memberitahukan mereka kalau flo adalah pemilik itu semua dan semua itu adalah perintah flo dengan aturan tidak boleh ada yang memberitahu pada siapapun kalau dia adalah pemilik semua usaha itu.
Jadi saat ini ketika flo dan key sudah menempati meja paling sudut sebelah kiri restoran , para pelayan restoran langsung bergegas melayani pemilik restoran yang baru saja tiba .
" Permisi nona , anda ingin memesan makanan apa ? ". tanya pelayan dengan sopan
" Bawakan saja makanan utama di restoran ini untuk dua orang , kalau saya minumannya jus lemon saja , key kamu ingin pesan minuman apa ? ". ucap flo tanpa mengambil buku menu yang di berikan pelayan tadi
" Aku ingin minum jus strawberry saja , tolong dessertnya utamanya juga yah aku ingin makan dessert ". ucap key
" Baiklah nona , mohon tunggu sebentar ". ucap pelayan
__ADS_1
" Sebentar ". ucap flo menghentikan langkah pelayan itu yang baru saja ingin pergi dari meja flo
" Iya nona , apa ada yang ingin anda pesan lagi ". tanya pelayan sopan
" Buatkan 1 makanan lagi sama seperti pesanan kami dan bawahlah ke meja kosong di yang ada di sebelah saya ini , minumannya jus lemon saja ". ucap flo
" Baik nona ". ucap pelayan kemudian pergi membuatkan makanan pesanan flo dan key
" Key pergilah panggil dia di mobil , katakan padanya untuk makan siang juga dan katakan juga aku yang menyuruhnya ". ucap flo yang maksudnya untuk memanggil mafioso yang tadi mengemudikan mobil mereka untuk makan siang
" Baik ka ". ucap key langsung pergi
Beberapa menit kemudian key datang bersama mafioso tadi , flo menyuruh mafioso itu untuk duduk di meja kosong yang berada di sebelah meja mereka .
Tak lama kemudian pelayan membawakan pesanan mereka , mereka pun makan siang dengan santai .
Di tempat lain di perusahan bian , siang ini bian baru saja selesai melakukan pertemuan dengan klien penting , bian langsung menuju ruangannya membiarkan jerry yang mengantar klien mereka turun ke lantai 1 .
Di dalam ruangan bian langsung melonggarkan dasinya dan membuang nafas kasar .
Dia memejamkan matanya sejenak sambil menyandarkan tubuhnya di sofa yang ada di ruangannya .
Tak berselang lama jerry mengetuk pintu ruangan bian dan bian memberikan izin pada jerry untuk masuk kedalam ruangannya .
Pintu dibuka oleh jerry , jerry pun masuk kedalam ruangan bian kemudian dia menutup kembali pintu ruangan bian dan berjalan menuju sofa kemudian duduk di sofa yang lain di samping sofa yang bian tempati .
Bian langsung menautkan kedua alisnya bingung dan penasaran apa yang ingin jerry bicarakan dengannya , dia perlahan membuka matanya dan memposisikan tubuhnya untuk duduk bersandar di sofa.
" Apa yang ingin kau bicarakan denganku sampai seserius itu ? ". tanya bian penasaran
" Hahhhh ". pertama-tama jerry menghembuskan nafas beratnya membuat bian semakin penasaran karena jerry kadang melakukan hal seperti ini
" Bi , ada apa sebenarnya dengan dirimu , lihatlah dirimu sekarang , seperti pria yang tidak terurus , kurusan , tiap malam selalu mabuk , sudah 5 bulan belakangan ini kau seperti ini bi , apa semua ini kamu lakukan karena nona flo atau gadis di masa kecilmu , aku sebagai sahabatmu sungguh tidak ingin melihatmu seberantakan ini bi ". ucap jerry tulus
" Hahhhhhh ". bian menghembuskan nafas kasarnya mendengar ucapan sahabat sekaligus asisten pribadinya itu
Yah selama 5 bulan belakangan ini , bian sangat berantakan menjalani setiap kesehariannya di mansion manupun di kantor .
Dia makan sekali sehari itu pun makan di luar , dia jarang sekali berada di mansion setelah perceraiannya dengan flo , dia selalu menghabiskan waktu lebih banyak di kanyor hingga larut malam .
Bahkan setiap malam dia selalu minum minuman beralkohol untuk menghilangkan pikiran yang selalu rumit di kepalanya.
Yang membuat bian seperti itu ada 2 alasan , yang pertama karena dia frustasi tidak bisa menemukan ataupun mendapatkan informasi apapun dari gadis masa kecilnya yang sudah lama menghilang dan yang kedua karena wajah flo selalu terbayang-bayang dalam pikirannya setiap hari tapi bian selalu menepis bayangan flo dan dia pikir dia seperti itu hanya karena gadis di masa kecilnya saja.
Selama 5 bulan belakangan ini juga milka dan bunda reni tidak pernah menemui bian karena mereka sangat marah setelah mengetahui bian menceraikan flo dengan alasan yang tidak mereka mengerti sama sekali.
Itu semua membuat bian semakin frustasi dengan hidupnya sehingga dia menjadi pria berantakan selama 5 bulan belakangan ini.
__ADS_1
Bian menatap datar kearah jerry , dia juga tidak ingin seperti ini tapi dia juga tidak bisa bohong kalau dia sangat merindukan gadis kecilnya dan juga canda tawa bersama adik dan bundanya .
" Bian , aku hanya ingin bilang padamu kalau kamu benar sudah mencintai nona flo , sebaiknya kamu mencarinya secepat mungkin , nyatatakan perasaanmu yang sebenarnya , entah apa jawaban nona flo nanti , lebih baik mencoba terlebih dahulu ". ucap jerry menasehati bian
" Aku tidak tahu apa masalah yang terjadi diantara kamu dan nona flo sehingga 5 bulan lalu kau memutuskan untuk menceraikannya tapi sebaiknya kau pikir kembali kenapa bisa hal itu terjadi , siapa yang salah dalam masalah ini dan sebaiknya kau membuat keputusan yang bijak dalam hubungan itu ". sambung jerry
" Jerr , apa kau ingin tahu masalah apa yang sebenarnya terjadi diantara aku dan dia ?". tanya bian menatap jerry dengan serius
" Ya , jika kau bersedia menceritakannya tentu saja aku akan mendengarkannya , barangkali aku bisa mencarikan solusi dalam permasalahmu dan dia ". jawab jerry
" Baiklah , dengarkan aku baik-baik , malam itu ". bian menjelaskan semua kejadian 5 bulan yang lalu
Jerry melototkan matanya terkejut mendengar apa penyebab sahabatnya itu sampai menceraikan mantan istrinya walaupun pernikahan itu hanya di dasari kontrak saja.
" Bi , apa kau sedang bercanda , mana mungkin dia bisa membunuh ratusan orang hanya dalam beberapa menit saja , jangan mengada-ngada kamu bi ". ucap jerry syok tidak percaya
" Tapi itulah kenyataannya jerr , aku menyaksikan semua itu dengan mataku sendiri , apa yang akan kau lakukan jika kau berada di posisiku saat itu apalagi setelah kejadian malam itu besoknya mendapatkan berita pembantaian puluhan ribu orang di berbagai negara ". jelas bian
" Aku tidak menyangka dia bisa melakukan hal mengerikan seperti itu , tapi bi jika aku menjadi dirimu pada saat itu aku tidak akan menceraikan dia ". ucap jerry serius
" Kenapa ? ". tanya bian bingung
" Yang pertama , aku rasa jika nona flo mengatakan kalau dia membunuh ratusan orang itu hanya karena mereka berniat menculik dan membunuhmu apalagi kau mengatakan cerai disaat dia datang untuk menolong mu sehingga dia kehilangan kendali dirinya itu hal yang wajar , apalagi jika dugaanku benar kalau nona flo juga sudah memiliki perasaan padamu ".
" Mungkin saja dia melakukan itu semua karena dia tidak mau pria yang dia cintai mati terbunuh malam itu dan seharusnya sebelum kau memutuskan untuk menceraikan dia kau harus berpikir lebih luas lagi ".
" Dia datang untuk menolongmu dari bahaya , dia bahkan tidak memperdulikan nyawanya saat melawan ratusan orang demi menyelamatkanmu , tapi apa yang dia dapat dari semua itu , kau malah menceraikannya hanya karena dia membunuh ratusan orang itu ? , kau telah salah mengambil keputusan seperti itu bi ".
" Dan untuk kasus pembantaian itu , aku rasa dia telah menjelaskan dengan kejujuran padamu setelah mendengar ceritamu tadi , bagaimana bisa dia membunuh bahkan membantai puluham ribu orang dalam semalam apalagi di berbagai negara yang jauh dari indonesia , sedangkan setelah dia menghabisi ratusan orang itu dia pulang bersamamu bahkan tidur sekamar denganmu seperti yang kau ceritakan tadi , itu sangat mustahil terjadi bi ".
Jerry menjelaskan semua yang dia rasa harus dia katakan pada bian , walaupun dia terkejut flo bisa melakukan hal semengerikan itu tapi jika mendengar jalam cerita yang bian katakan tadi dia yakin pada saat itu flo melakukan itu karena mereka menculik bian dan ingin membunuh bian .
Bian yang mendengar penjelasan jerry seketika langsung sadar dengan kebodohannya , dia akui kalau apa yang jerry katakan itu benar , dia merutuki dirinya sendiri yang tidak bisa berpikir jernih dan mencari tahu kebenarannya pada saat itu .
" Lalu apa yang harus aku lakukan saat ini ". ucap bian frustasi
" Carilah dia dan minta maaf padanya , katakan padanya kalau kamu mengakui kesalahanmu , jika dia menerima mu kembali aku sarankan padamu untuk bisa menjaga kepercayaannya lagi tapi jika dia menolak untuk bersamamu lagi , kau harus menerima kenyataannya karena tidak semua wanita bisa memaafkan orang yang sudah menyakitinya semudah itu ". nasehat jerry
" Baiklah aku akan mencoba saran darimu , tapi tidak tahu harus mulai darimana mencari keberadaannya ". ucap bian
" Cihhhh ternyata seorang fabian erlando maniv pria yang sangat jago dalam hal bisnis tapi sangat buruk dalam percintaan ". sindir jerry
" Yakkkk apa kau bosan hidup ". ucap bian kesal
" Terserah kau saja , tapi aku menyarankanmu untuk mencari tahu keberadaannya dengan mengunjungi toko kue miliknya , siapa tahu kariyawan di toko kue itu akan memberitahumu dimana bos mereka ". ucap jerry berdiri dan berlalu pergi dari ruangan bian
Bian terdiam setelah jerry sudah tidak ada lagi di dalam ruangannya , dia membenarkan ucapan jerry untuk mencari tahu keberadaan flo dari toko kue milik flo .
__ADS_1