
Percayalah pada dirimu sendiri , jangan terlalu mengandalkan orang lain karena kamu bisa mengandalkan dirimu sendiri . 😇
Setelah al memberikan keputusan pada dokter bahwa nyawa xiera yang paling utama harus di selamatkan , dokter pun membawa xiera masuk kedalam ruang operasi .
Janin yang masih berukuran sangat kecil dalam rahim xiera dengan terpaksa harus di keluarkan demi keselamatan xiera .
Al sekali lagi hanya bisa menunggu di depan ruangan operasi ketika xiera harus bertaruh hidup dan mati di dalam sana .
Tak henti-hentinya al berdoa dan memohon pada tuhan agar bisa memperlancar operasi itu dan bisa menyelamatkan nyawa xiera.
Sedangkan di canada , gio dan pasukan yang berada di luar markas yang masih melakukan pertempuran melawan mafia wolf kini bisa melihat dengan jelas kemenangan mereka karena mereka melihat sekarang jumlah musuh sudah semakin sedikit , yang artinya mereka sudah mengalahkan banyak jumlah musuh .
Di dalam markas mafia wolf , varo masih sangat bersemangat meladeni para mafioso borneo yang terus saja menghalangi jalannya ke tempat borneo berada .
Dorrrrr
Dorrrr
Krekkk
Dengan begitu lihainya varo mengalahkan mereka dengan cepat , sampai akhirnya dia tiba di depan pintu suatu ruangan paling ujung di markas itu .
Tidak ada penjagaan di depan pintu itu yang membuat varo kebingungan.
Tapi di detik kemudian dia menyeringai ketika sadar kenapa tidak ada penjagaan di depan pintu ruangan itu .
Dengan senjata yang sudah dia arahkan ke arah pintu itu , varo dengan perlahan mulai membuka pintu tersebut .
Ketika pintu sudah terbuka , ternyata tidak ada seorang pun di dalam ruangan itu , varo memicingkan matanya karena merasa ada yang aneh .
" Cihhh ". Varo berdecih tiba-tiba karena dia barusan mendengar suara beberapa orang yamg masih bisa terdengar dari ruangan itu walaupun suara itu sangat pelan
Akhirnya varo menyadari kalau di ruangan itu masih ada ruangan rahasia yang dia yakini bahwa borneo pasti berada di ruangan itu untuk bersembunyi dari dia dan yang lainnya.
Varo mulai melangkah perlahan dengan senjata yang mengarah kedepan untuk mencari dimana pintu rahasia ruangan yang dia curigai itu dan alhasil , varo melihat ada sebuah rak buku yang sepertinya bergeser sedikit dari tempatnya dan terlihat sangat mencurigakan.
__ADS_1
Dengan cepat varo langsung menggeser rak itu dan benar saja , ada satu pintu dengan warna yang sama dengan cat dinding di dalam ruangan itu sehingga pantas saja varo tidak bisa memyadarinya jika tidak menggeser rak buku tersebut.
Di dalam ruangan rahasia tempat borneo sekarang sedang menjalani operasi kecil untuk mengeluarkan peluru di kakinya , mereka semua dalam ruangan rahasia itu tidak menyadari kalau varo sudah menemukan tempat persembunyian mereka.
" Akhhhhhhh , cepat sedikit ". Teriak borneo menahan rasa sakit ketika betis kakinya sekarang sedang di jahit dalam kondisi sadar
Sang dokter semakin gugup karena teriakan borneo , dia tidak bisa menjahit luka pada manusia dengan kecepatan kilat karena takut salah dan mengakibatkan hal buruk kedepannya.
Braakkkkkkkk
Disaat borneo dan semuanya sedang sibuk dengan luka tembak borneo , mereka di kagetkan dengan pintu ruangan mereka yang di dobrak begitu kuat dari luar dan betapa terkejutnya borneo ketika melihat ternyata varo sudah menemukan tempat persembunyiannya.
Tangan kanan borneo langsung mengarahkan senjata kearah varo , varo pun melakukan hal yang sama sedangkan borneo dan dokter itu sudah bergetar takut , musuh sudah berada di depan mereka.
" Haaaaaa , ternyata disini rupanya kau bersembunyi ? ". Ucap varo menyerigai tipis
" Tembakkk dia ". Teriak borneo menyuruh tangan kanannya menembak varo saking takutnya dia apalagi borneo sekarang tidak memegang senjata api
Dorrrrr
Brukkkk
Dokter yang menangani borneo langsung mundur kesudut ruangan itu karena takut akan mati secara percuma di tangan musuh.
" Yakkkkk , apa yang kau lakukan pada tangan kananku sialaaaaaannnn ". Teriak borneo begitu marah
" Hahahaha "
Varo tertawa begitu renyah ketika mendengar teriakan borneo membuat borneo semakin marah dengan wajah yang memerah , tapi sayangnya borneo tidak bisa berbuat apapun saat ini dengan kondisi kakinya yang masih sakit bahkan belum selesai di jahit oleh dokter tadi.
" Kenapa , apa sekarang kau sedang ketakutan karena tangan kananmu sudah lenyap di tanganku ? Hmmm ? ". Ucap varo begitu tengil
" Cihhhh , sebenarnya apa kaitannya denganmu dalam masalah ini sehingga kau datang membantu mafia black sun dalam pertempuran ini ". Ucap borneo yang memang sangat penasaran
Varo yang tadinya sedang tersenyuk mengejek kearah borneo langsung merubah raut wajahnya menjadi seperti iblisss yang siap mengambil nyawa orang di depannya.
__ADS_1
" Seharusnya kau harus lebih teliti lagi jika mencari informasi tentang siapa saja kenalan bahkan keluarga dari Queen mafia black sun ". Ucap varo sangat dingin
Merasakan aura dingin yang di keluarkan oleh varo , borneo langsung menelan salivanya dengan kasar .
" A-apa maksudmu ". Ucap borneo sedikit terbata
" Jika kau ingin melenyapkan adik kandungku serta ingin melenyapkan semua orang yang dia sayang maka kau juga harus tahu bahwa aku adalah kaka kandung wanita yang kau incar selama ini ".
" Dan kau juga harus tahu bahwa kau telah salah jika berniat membunuh adikku , karena aku sendiri yang akan melenyapkanmu sebelum adikku yang akan bertindak ".
Degggg
Jantung dan nafas borne seakan sulit di kendalikan , matanya melebar dengan tubuh yang bergetar ketakutan ketika dia tahu alasan musuh bebuyutannya ikut campur akan masalah mafia yang dia pimpin dan mafia black sun.
" Haaaahhhhh , aku tidak ingin menunda waktu karena aku harus pergi kerumah sakit untuk melihat kaka iparku ".
" Jadi sekarang katakan apa yang ingin kau katakan untuk terakhir kalinya ".
Mendengar ucapan varo , borneo spontan langsung menjatuhkan tubuhnya kearah lantai dari sofa yang di duduki , sekarang borneo malah membungkuk di depan varo dengan tangan yang sudah memegang kaki varo sepertinya borneo ingin bermohon hidup.
" Ma-maafkan a-aku , tolong maafkan aku , tolong jangan bunuh aku , bagaimana nasib istri dan anak-anakku jika aku terbunuh ". Ucap borneo memohon di kaki varo
Varo hanya diam dengan wajah dingin menahan amarahnya , varo berpikir , kenapa borneo melakukan hal serendah ini untuk berlutut memohon diberi ampun oleh varo karena sudah kelah telak.
" Kenapa kau memohon ampun padaku ? ".
" Apa karena kau sudah kalah , sehingga kau meminta pengampunan dariku ".
" Hahahah , tapi sayangnya kau tidak bisa mendapatkan keinginan terakhirmu ini borneo ".
" Di saat kalah kau berlutut meminta ampun padaku , lantas kenapa kau harus memulai semua ini? ".
" Jika kau sedang memikirkan nasib keluargamu , lalu bagaimana dengan nasib keluarga adikku jika kau berhasil membunuhnya sialan ? ".
Ucap varo sangat emosi pada borneo , di saat seperti ini malah minta maaf , borneo bertindak seperti ini dengan alasan nasib keluarganya lalu bagaimana dengan nasib keluarga flo jika borneo berhasil membunuhnya .
__ADS_1
Varo tidak bisa membayangkan hal seburuk itu karena hal seperti itu tidak pernah terlintas dalam benak dan pikirannya jika adik yang sudah belasan tahun berpisah dengannya akan pergi meninggalkannya lagi bersama sang kaka dan keluarga kecil adiknya.
Apalagi sang adik memiliki 2 malaikat kecil yang sudah membuatnya menjadi seorang Uncle , varo sangat tidak ingin hal buruk seperti itu terjadi pada flo dan keluarganya.