Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 216


__ADS_3

Istirahatlah jika kamu lelah , semua butuh proses , jangan memaksakan dirimu karena istirahat tubuh , mental dan pikiran itu lebih penting dan baik untuk kesehatan dan kebahagiaanmu 🌺


Di mansion bian , flo sedikit teekejut mendapat kabar dari gio kalau markas kakanya yang berada di indonesia sekarang sedang di serang oleh musuh bertepatan varo sedang tidak berada di markas tersebut.


" Lalu dimana ka varo sekarang , bukankah dia sedang bersama bella dan kedua anakku ? ". Tanya flo lewat panggilan telfon yang sedang terhubung dengan gio


" Varo sedang dalam perjalanan menuju markas gold water , dia meninggalkan nona bella serta tuan dan nona muda di vila milik dia yang berada di puncak ". Jelas gio


" Aku sedang dalam perjalanan menuju vila itu untuk memastikan keadaan nona bella serta tuan dan nona muda baik-baik saja ". Sambung gio


" Ya , cepat pergi kesana dan periksa keadaan mereka bertiga ". Ucap flo sangat marah karena kakanya malah membiarkan bella dan kedua anaknya di vila itu


Bagaimana kalau ada musuh yang mengetahui vila itu dan malah berniat jahat ada bella dan si kembar , mungkin saja flo akan melenyapkan seisi bumi jika hal itu sampai terjadi.


Seperti biasanya flo langsung mengakhiri panggilan itu dengan sepihak , dia sangat marah pada varo tanpa flo tahu yang sebenarnya bella maupun si kembar akan baik-baik saja di vila milik varo itu karena adanya sistem yang dirancang khusus oleh varo agar tidak ada musuh yang bisa masuk kedalam area vila itu.


Setelah panggilan yang terhubung dengan gio telah berakhir , flo langsung menuju ke luar mansion dan masuk kedalam mobilnya .


Dia berniat untuk pergi ke vila yang di maksud oleh gio tadi karena dia tidak akan bernafas lega sebelum dia sendiri yang memastikan keadaan bella dan kedua anaknya yang tidak tahu apakah sedang baik-baik saja atau tidak.


Di vila , lano maupun vira yang sedari tadi sedang bermain dengan sangat asik sekarang mulai menyadari bahwa varo tidak ada di sekitar mereka .


" Tante , dimana uncle ? ". Tanya delvira melihat ke segala arah di lantai 1 vila itu untuk mencari keberadaan varo


" Uncle kalian tadi mengatakan bahwa dia akan kembali ke mansion kalian karena ada barang penting yang tertinggal di sana ". Ucap bella berbohong karena tidak mungkin dia mengatakan yang sebenarnya


Vira langsung melihat kearah delano dan delano menanggapi tatapan adiknya dengan anggukan kepala.

__ADS_1


" Ihhhh uncle , kenapa gk pamit ke kita dulu sih ". Kesal vira


" Hey sayang , uncle kalian hanya pergi sebentar saja dan akan segera kembali ,sebaiknya kalian kembalilah bermain sampai menunggu uncle kalian kembali ke vila ini ". Bujuk bella


Vira sebenarnya tidak kesal sama sekali pada varo , dia menunjukkan bahwa dia kesal pada unclenya di depan bella agar bella tidak tahu kalau mereka berdua sebenarnya sudah tahu kemana uncle mereka pergi.


" Haaahhhh , baik tante , tapi tante juga jangan tinggalin kami disini yah , kami takut ". Ucap vira seperti biasanya yang sangat jago acting


Bella tersenyum dan menganggukkan kepalanya menanggapi ucapan vira padanya.


" Ka , ayo kita bermain lagi sambil nunggu uncle pulang ". Ajak vira pada lano


Delano hanya ikut-ikut saja keinginan adiknya , setelah mereka berdua kembali bermain , bella berjalan kearah sofa yang berada dekat dengan tempat si kembar bermain saat ini agar dia bisa memantau kegiatan si kembar dan bisa memantau area luar vila karena sofa yang sekarang sudah di duduki oleh bella , di samping sofa itu ada jendela yang terhubung dengan area luar vila .


Vira mencuri-curi pandang melihat kearah bella , ketika dia melihat bella sedang melihat kearah luar , dia langsung mengatakan sesuatu pada kakanya.


Delano langsung menganggukan kepalanya , sedangkan delvira langsung berdiri dan berjalan mendekati bella agar delano bisa leluasa berbicara dengan valen ketika dia mengajak bella bercanda ataupun bermain.


" Tante , aku haus , apa ada air minum di vila ini ? ". Ucap delvira dengan seribu alasan sudah terpikirkan di otaknya


Bella langsung berdiri dan kebingungan apakah di vila itu ada air minum atau tidak , apalagi varo tidak memberitahukan padanya kalau ada makanan atau minuman di vila itu.


" Aahh itu tante juga tidak tahu sayang , bagaimana kalau kita pergi ke dapur vila ini , siapa tahu disana ada makanan dan juga minuman yang bisa kita makan dan minum ". ajak bella


" Ya , ayo tante ". Ucap vira setuju


" Sebentar , lalu kakamu bagaimana , kita tidak bisa meninggalkannya sendirian di sini , bagaimana kalau ada orang jahat yang tiba-tiba masuk ke vila ini ". Ucap bella teringat akan delano

__ADS_1


" Lano , ayo ikut bersama tante dan adikmu ke dapur vila ini untuk mencari makanan dan minuman , adikmu sangat haus dan ingin minum ". Sambung bella mengajak delano untuk ikut dengan mereka


" Tidak tante , aku disini saja , tidak apa-apa kok ". Jawab delano meyakinkan bella


" Tapi ..... ". Ucapan bella di sela oleh vira


" Sudah ayo tante , biarkan saja ka lano , dia memang seperti itu , tenang saja , kakaku akan baik-baik saja ". Ucap vira langsung menarik tangan bella


Bella pun dengan pasrah langsung mengikuti vira , sedangkan lano langsung menghidupkan alat penghubung di antara dia dan valen yang sempat dia matikan ketika sampai di vila ini.


srekkk


srekkkk


" Tuan muda , apa anda baik-baik saja ? ". Tanya valen ketika dia mendapatkan sinyal terhubung dari alat penghubung antara dia dan delano


Ternyata sedari tadi valen terus mencoba menghubungi delano tapi ketika dia sadar sepertinya alat penghubung yang ada pada lano sedang di nonaktifkan , dia menjadi gelisah dan khawatir terjadi sesuatu pada mereka.


" Ya paman , kami di sini baik-baik saja ". Jawab lano dengan suara pelan agar bella tidak mendengar suaranya


" Syukurlah kalau begitu , sekarang tuan gio dan bunda anda sedang menuju ke vila itu , tolong perhatikan sekitar vila jika ada hal yang mecurigakan atau ada orang asing yang mencurigakan mendekati vila itu langsung beritahukan pada saya ". Ucap valen


" Baik paman , tapi aku ingin tahu , apa yang sebenarnya terjadi , kenapa uncle varo pergi secepat itu dari vila ini bahkan tidak pamit padaku dan juga adikku ". Tanya lano penasaran


" Saya akan memberitahukannya pada anda , tapi tolong jangan kasi tahu siapapun termaksud tuan gio , tuan varo dan Queen bahwa saya yang memberitahukannya pada tuan muda ". Jelas valen


" Baik paman ".

__ADS_1


Valen pun menjelaskannya pada delano dan sesuai dugaan lano , benar saja bahwa unclenya ternyata benar sedang mengalahkan musuh yang ternyata berkelompok dengan para musuh yang ingin menembak mereka dengan senjata sniper tadi saat perjalanan menuju vila ini.


__ADS_2