
Hidup itu katanya seperti seni dalam menentukan pilihan , dan sesulit apapun pilihannya , harus tetap memilih agar tahu akhir hasilnya , mungkin sesekali punya alur yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita , tapi sesekali juga punya caranya sendiri untuk bikin kita bahagia tanpa kita minta sekalipun 🤍
Jika semua yang ada di indonesia sedang sibuk mencari keberadaan vira setelah berhasil mengalahkan mafioso devil , sekarang Rafa bersama sofia dan milka beserta ayah zet dan bunda reni baru saja tiba di pulau pribadi milik flo .
Mereka turun dari jet dan betapa kagumnya milka ketika melihat indahnya pemandangan pulau itu bahkan mulutnya sampai menganga dengan ekspresi mata melotot .
" Oh my god , this is beautiful ". Pekik milka terkagum-kagum
Setelah semuanya sudah turun dari jet , jet yang mengantar mereka ke pulau itu pun langsung pergi dari pulau itu meninggalkan mereka semua.
" Ehh , kenapa pesawat jet itu pergi , lalu bagaimana caranya kita kembali dari pulau ini ". Ucap bunda reni terkejut melihat jet itu pergi begitu saja
" Bunda tenang saja , tidak mungkin bian dan flo akan membuat kita tinggal di pulau ini selamanya ". Ucap ayah zet
" Kita akan berada di pulau ini sampai tuan bian dan nona flo datang menjemput kita semua dari pulau ini untuk kembali ke indonesia , tapi kapan tuan bian dan nona flo akan menjemput kita masih belum di ketahui ". Ucap rafa menjelaskan apa yang telah key bilang padanya tadi sebelum melakukan penerbangan ke pulau itu
" Haaahhhh , maksud kamu jika kakaku dan kaka iparku datang tahun depan untuk menjemput kami maka kita akan menunggu mereka selama itu ". Ucap milka terkejut mendengarkan penjelasan rafa
" Ya , bisa jadi seperti itu ka milka ". Jawab rafa dengan wajah datarnya
" Yaakkkk apa mereka gila , apa mereka ingin membunuh kita di pulau ini , bagaimana kalau kita kehabisan bahan makanan dan juga bagaimana kalau ada binatang liar di pulau ini ". Pekik milka kesal
Kekesalannya setelah mendengar penjelasan rafa membuyarkan kekagumannya akan keindahan pulau tersebut .
__ADS_1
" Sebentar , sebaiknya kita masuk terlebih dahulu , didalam sana sudah ada tuan al dan nona xiera beserta putra mereka yang sudah menunggu kita sedari tadi ". Ucap rafa
" Al ? , xiera ? ". Ucap sofia kaget mendengar bahwa putra angkatnya ternyata sudah datang terlebih dahulu ke pulau tersebut
Mereka semua sekarang berada di pesisir pantai pulau itu , tapi tiba-tiba milka dan lainnya di buat terkejut ketika melihat apa yang di lakukan oleh rafa .
Rafa telah mengeluarkan kartu akses masuk kedalam pulau tersebut yang di berikan oleh key , setelah itu dia meletakkan kartu itu ke udara dan sebuah pintu rahasia tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka semua yang membuat mereka tidak bisa jika tidak terkejut melihat hal itu.
Jika rafa tidak melakukan hal itu mereka tidak akan pernah tahu bahwa untuk masuk kedalam area pulau itu harus memiliki akses masuk seperti kartu yang di miliki oleh rafa.
Semua orang terkejut termaksud milka karena mereka sama sekali tidak melihat ada pintu di depan sana , pasalnya dari tempat mereka berdiri saja mereka bisa melihat jauh kedalam area dalam pulau itu .
Tapi ternyata dan ternyata , pulau itu di kelilingi oleh kaca bening yang mengeluarkan gambar menyerupai pulau itu tapi sebenarnya suasana di dalam pulau itu tidak seperti apa yang mereka lihat dari luar dan ternyata kaca itu juga anti peluruh yang di rancang khusus oleh flo sendiri .
Mereka semua pun masuk kedalam area dalam pulau itu melalui pintu masuk tersebut dan mereka semua kembali di terkejut ketika melihat suasana pulau itu di dalam sana .
" Waaaaahhhh gilaaaaa , ternyata kita bisa melihat pemandangan yang sama di luar pulau jika dari dalam sini tapi dari luar kita tidak akan bisa melihat pemandangan indah sebenarnya di dalam pulau ini , ini sungguh pulau sangat sangat dan sangat keren ". Ucap milka terkagum-kagum
Ternyata di dalam pulau itu terdapat 3 gedung vila yang sangat mewah dan ada taman indah , sungguh seperti istana .
Entah apa yang akan terjadi pada mereka semua ketika nanti mereka mendengar kabar bahwa vira mengalami kecelakaan yang sampai saat ini belum juga di temukan.
*******
__ADS_1
Hari mulai gelap sekarang sudah jam 6 sore di indonesia , di sekitar sungai sudah di penuhi oleh lampu pencahayaan agar pencarian vira bisa terus berlanjut .
Flo baru saja tiba di sungai tersebut bersama gio , carly dan jakson , sedangkan mafioso black shadow yang ikut bersama flo ke singapore tadi .
Semua orang langsung membukakan jalan agar flo bisa mendekat ke sungai , tebing pinggir sungai telah di ratakan agar bisa mempermudah semua orang berlalulalang selama pencarian, wajah flo terlihat sangat menyeramkan , tanpa ada yang tahu dan bisa menebak bahwa sebenarnya sekarang ini flo sudah sangat down bahkan rasanya dia sangat ingin membunuh semua semua orang untuk melampiaskan rasa sakit dan campur aduk karena dia kehilangan putrinyanya .
" Queen ". Panggil gio ketika mereka semua sudah semakin dekat dengan posisi varo dan lano serta bella duduk saat ini
" Lakukan sesuai perintahku ". ucap flo sangat dingin
Tatapan mata flo sangat dingin , dia berjalan mendekati putranya , tanpa ada yang tahu flo sangat sakit hati ketika melihat tatapan putranya sangat kosong sedang menatap lurus ke arah sungai .
Bahkan sampai saat ini lano masih setia menunggu di pinggir sungai , dia masih setia menunggu semua orang yang mencari vira membawakan adik kesayangannya di hadapannya .
Bella tidak mampu melihat kearah flo , dia menangis tanpa suara di balik tundukkan kepalanya , tapi varo dengan jelas bisa mendengar tangisan bella karena varo duduk lumayan dekat dengan bella saat ini.
" Sayang ". Panggil flo berusaha tenang agar putranya juga bisa tenang saat ini
Lano hanya menatap flo dengan tatapan sayu dan tanpa menjawab sapaan flo , kemudian setelah menatap sang bunda , lano kembali melihat lurus ke arah sungai dengan diam seribu bahasa.
Flo langsung memeluk lano , di dalam pelukannya dia memejamkan matanya , menahan sesak di dadanya karena melihat kondisi putranya .
Tentu saja flo sangat tahu betapa berharganya dan betapa lano sangat menyayangi vira .
__ADS_1
Bahkan sedari kecil saja lano memang terlihat dingin dan kadang kesal pada vira jika vira telah bertingkah konyol , tapi tetap saja lano akan melakukan apapun semua yang di minta oleh vira .
Dan flo sangat tahu sesakit apa lano saat ini , dia tidak tega dan serasa sesak dadanya melihat lano seperti itu , bahkan sebelum dia tiba di sungai itu , key memberikan kabar bahwa lano sama sekali tidak mau menyentuh satu pun makanan dan minuman dengan alasan harus melihat vira terlebih dahulu sebelum dia makan dan minum.