
Jangan menyerah karena hal sepeleh , ingatlah betapa lelahnya kamu berjuang selama ini , masa iya kamu nyerah di tengah jalan 😉
Di ruangan yang mengurung vira dan 19 anak lainnya sekarang ini , vira masih menunggu jawaban sinyal yang dia berikan pada key dan juga lano.
Ternyata key , lano dan vira juga memiliki sebuah kode sinyal yang sama persis dengan yang di miliki oleh valen dan juga flo jika sedang dalam situasi sulit seperti yang terjadi pada vira saat ini.
Diam-diam selama beberapa bulan belakangan ini ternyata key sengaja memberikan gelang canggih itu serta memberitahukan cara penggunaannya ada lano dan juga vira tanpa sepengetahuan orang lain termaksud flo sendiri.
Itu key buat karena pada beberapa bulan lalu , key mendapati vira sedang kesal karena mencari lano yang bersembunyi dan tidak bisa dia temukan , entah kenapa key malah kepikiran untuk membuatkan si kembar gelang seperti itu pada saat itu dan tanpa terpikirkan oleh key dan lano bahwa ternyata hasil rancangan key itu sangat berguna , seperti saat ini.
Arkan , ben dan anak-anak yang lainnya kebingungan , memangnya apa yang akan terjadi jika vira menekan tombol angka 5 tersebut dengan lama.
" Ka vira , kenapa kaka menggunakan ponsel itu hanya untuk menekan angka 5 saja ? ". Tanya salah satu gadis kecil pada vira dengan penasaran
" Kalian lihat saja nanti , mungkin 1 atau 2 menit lagi akan ada panggilan masuk di ponsel ini ". Jawab vira sangat senang karena dia bisa menghubungi key atau lano untuk memberithukan keadaan mereka semua saat ini
Dan benar saja , belum sampai 1 menit vira mengatakan hal itu , ponsel itu langsung muncul sebuah panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal , vira pun dengan antusias langsung menjawab panggilan tersebut , tapi arkan dan anak-anak lainnya malah kagum dan juga kaget dengan apa yang di katakan vira ternyata benar adanya.
" Di jawab ". Pekik key ketika dia mendapati panggilannya di nomor ponsel yang di pasang di ponsel yang di pakai oleh vira ternyata langsung di jawab oleh vira
Flo langsung meraih ponsel key karena dia ingin bercerita langsung dengan putrinya .
" Aunty ". Panggil vira ketika panggilan terhubung
__ADS_1
Perasaan flo sangat senang karena dia bisa mendengarkan lagi suara putrinya .
" Ini bunda sayang , apa kamu baik-baik saja , kamu dimana , sedang apa , apakah kamu terluka ? ". Flo langsung mengajukan pertanyaan bertubi-tubi karena saking khawatirnya dia akan keadaan vira saat ini
" Bun-daaaaa ". Vira memanggil flo dengan suara yang menahan tangisan
Wajar saja , anak sekecil vira , mau sekuat apapun dia tetap saja dia akan membutuhkan ayah , bunda dan kakanya serta keluarga lainnya , dia masih terlalu kecil menghadapi situasi berbahaya seperti ini walaupun sebenarnya vira sama sekali tidak takut akan bahaya .
" Heiii , jangan menangis sayang , uncle gio dan uncle jakson sedang menuju ke tempat kamu berada saat ini , kamu hanya perlu menunggu dan selalu memberikan kabar pada bunda sampai mereka menjemputmu ". Ucap flo menengkan vira
" Bunda ". Panggil vira lagi tapi dengan nada suara yang mulai tenang
" Yess babyy ". Jawab flo
" Sekarang aku di kurung di sebuah ruangan , tapi aku di kurung bersama 19 anak laki-laki dan perempuan yang di gabung dalam ruangan ini , tolong beritahukan pada uncle gio dan juga uncle jakson untuk datang menjemput aku menggunakan beberapa mobil lagi , aku tidak mungkin meninggalkan mereka semua di tempat ini ". Ucap vira melaporkan situasi yang terjadi padanya
" Baik bunda , tapii......... ".
Ceklekkkkkkk
" Kaliaaannnnnn ". Pekik anak buah orang yang membeli vira dan anak-anak lainnya sangat marah karena ternyata dia telah di bohongi oleh arkan dan yang lainnya yang ternyata hanya pura-pura pingsan seperti masih dalam pengaruh obat bius
" Vira , heiii , ada apa sayang ? ". Pekik flo kaget mendengar suara pintu di banting dari suara yang berada di sekitar vira
__ADS_1
Vira dan para anak-anak lainnya langsung menelan ludah mereka dengan kasar , arkan dan ben dengan sigap langsung mengarahkan anak-anak lainnya termaksud vira untuk berlindung di belakang mereka .
Vira langsung mengakhiri panggilan di antara dia dan flo dengan sepihak agar orang-orang jahat yang menculiknya tidak tahu bahwa dia memiliki sebuah ponsel , bahkan dengan gerakan cepat , vira sudah mematikan total ponsel tersebut .
" Ohhhh ohhhh ohhhh , ternyata kalian semua membohongi kami dengan berpura-pura pingsan ". Ucap salah satu dari 2 pria yang masuk dalam ruangan itu dengan tatapan tajam kearah vira dan semua anak-anak itu
" Pegang ponsel ini , jika terjadi sesuatu pada aku , nyalakan kembali ponsel ini dan tekan tombol angka 5 dengan lama seperti yang aku lakukan tadi yah , jika ada yang menghubungi ponsel ini maka angkat saja dan katakan pada bundaku bahwa kita semua yang berada di sini dalam bahaya ". Bisik vira kepada salah satu gadis kecil yang seumuran dengannya tanpa ketahuan oleh 2 pria jahat dj depan mereka
Gadis kecil itu langsung menganggukkan kepalanya pertanda dia mengerti yang di katakan oleh vira , dia pun mengambil ponsel dalam genggaman vira dan langsung menyembunyikan tangan yang memegang ponsel itu tubuh bagian belakang.
" Siaalllll ". Di markas utama flo langsung memekik karena panggilannya terputus dengan sepihak
Dia kembali menjadi khawatir karena dia mendengar sendiri sepertinya vira dalam bahaya saat ini.
" Bunda ada apa , apa baby baik-baik saja ? , kenapa bunda mematikan panggilan itu , akukan ingin berbicara dengan baby ". Ucap lano sedikit kesal karena tidak bisa berbicara dengan adiknya
" Maafkan bunda sayang , adikmu baik-baik saja , dia akan segera menghubungi kita lagi , tapi sepertinya uncle gio dan uncle jakson harus segera menjemput vira , maka dari itu , bunda harus menghubungi kedua unclemu terlebih dahulu ". Jelas flo berusaha menenangkan lano tanpa memberitahukan apa yang sebenarnya dia ketahui akan kondisi vira saat ini
Flo pun langsung mengambil ponselnya dan segera menghubungi gio , perasaannya semakin khawatir akan kondisi vira saat ini .
Di tempatnya vira , arkan dan anak-anak lainnya malah terkejut ketika melihat vira berdiri walaupun dengan perlahan dan mulai berjalan kedepan bergabung dengan arkan dan ben yang siap melindungi anak-anak lainnya .
" Ohh hahahaha , lihatlah men , anak baru yang kita bos beli tadi ternyata cukup uniknya , tubuh sudah penuh luka seperti itu , malah bernyali ingin melindungi anak-anak sialan di belakang sana , hahaha ". Ejek salah satu pria pada rekannya
__ADS_1
" Ck , sebaiknya paman jangan membuatku marah yah , aku anak yang sangat manis dan baik hati , tapi aku juga bisa membuat paman kecing celana saat ini juga ". Bukannya takut , vira malah membalas ejekan salah satu pria tadi dengan sindiran yang membuat semua anak di ruangan itu apalagi arkan langsung menahan tawa mereka
Kedua pria itu tentu saja langsung kesal karena sindiran gadis kecil di depan mereka , tapi vira tidak takut sama sekali pada kedua pria itu.