Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 46


__ADS_3

...Seekor burung yang duduk di atas tidak pernah takut rantingnya patah , karena kepercayaannya bukan pada rantingnya tetapi pada sayapnya sendiri.🕊...


Hari ini adalah hari dimana flo , key dan gio akan pergi kesuatu tempat entah kemana flo akan membawa gio dan key itu masih menjadi tanda tanya.


Pagi ini flo dan key sudah siap untuk pergi , seperti biasa flo tidak akan membawa pakaian serta barang apapun kemanapun dia akan pergi dan key membawa 1 koper kecil , flo beralasan pada bian kalau pakaiannya sudah di isi di dalam koper key.


" Apa kalian akan pergi pagi ini ? ". tanya bian dengan wajah datarnya


" Hmm , lebih cepat lebih baik ". ucap flo dengan santai


" Baiklah , jangan lupa menghubungiku jika terjadi sesuatu di sana ". ucap bian canggung


Flo menatap bian penuh selidik , dia semakin aneh dengan sifat bian yang semakin hari semakin terlihat sudah seperti suami yang mengkhawatirkan istrinya saja.


" Hmm , kami pergi dulu ". ucap flo menepis perasaan aneh itu


" Ka bian , kami pamit yah , jaga diri kaka baik-baik disini ". ucap key tersenyum hangat


" Yahh kalian juga hati-hati di jalan ". ucap bian


Flo dan key akhirnya naik kedalam mobil yang akan mengantarkan mereka ke bandara kemudian mobil perlahan berjalan keluar dari halaman mansion.


Melihat mobil sudah menghilang dari area mansion , bian langsung masuk kedalam mobil lainnya yang akan mengantarkannya ke perusahan karena dia ada meeting penting pagi ini yang harus dia hadiri.


30 menit kemudian akhirnya mobil yang mengantar flo dan key tiba di bandara .


" Terima kasih pak sudah mengantarkan kami , hati-hati di jalan pulang nanti ". ucap flo dengan sopan


" Baik nona ".


Flo dan key keluar dari mobil kemudian flo mengambil koper milik key di bagasi penyimpanan mobil setelah supir membukakan pintu belakang mobil .


Saat ini flo memakai celana panjang dan kaos lengan pendek dengan hoodie yang di pengang tanpa di pakai , tak lupa juga flo memakai masker dan topi karena dia malas jika nantinya dia menjadi pusat perhatian nantinya.


Sedangkan key memakai celana panjang joger dan hoodie tak lupa sama seperti kakanya yang memakai masker dan juga topi agar tidak ada yang bisa mengenalinya.


Mereka berdua berjalan masuk kedalam area bandara karena gio sudah menunggu mereka di dalam pesawat pribadai milik flo yang nantinya akan mengantar mereka ke negara tujuan mereka yang masih di rahasiakan oleh flo.


Akhirnya flo dan key tiba di dekat pesawat yang sangat terlihat mewah dan mahal , key sangat antusias melihat hal itu , karena baru kali ini dia bisa merasakan bagaimana rasanya naik pesawat apalagi pesawat pribadi yang hanya bisa di beli oleh orang yang kaya raya .


Mereka berdua langsung naik keatas dalam pesawat mengikuti arahan dari pramugari .


" Wahhh , aku pikir di dalam pesawat sangat kecil luasnya tapi ternyata aku salah dan ini sangat lebar dan panjang dari yang ku kira ". ucap key kagum dengan antusiasnya


" Queen , key silahkan duduk terlebih dahulu ". ucap gio berdiri dari tempat duduknya menyambut kedatangan flo dan key

__ADS_1


" Hmm ".


******


Setelah berjam-jam perjalanan menuju tempat tujuan , akhirnya pesawat tiba di tempat tujuan dan mulai memarkirkan pesaeat di bandara yang sangat tidak asing bagi gio dan betapa kagetnya gio kalau ternyata flo membawa mereka ke negara canada .


Saat ini di canada sudah menunjukkan waktu pukul 5 sore dan matahari sudah mulai tenggelam .


" Ayo turun karena aku tidak memiliki banyak waktu di negara ini karena jika dalam 3 hari kita tidak kembali ke indonesia , bian pasti akan mencurigainya ". ucap flo dengan datar


" Ah ya baik Queen ". ucap gio masih dengan rasa penasaran yang tinggi bertanya-tanya kenapa flo membawa mereka ke canada


" Ka memangnya kita di negara mana saat ini? ". tanya key bingung


" Canada , ayo cepat turun ". jawab flo


Mata key melotot kaget mendengar kalau ternyata saat ini mereka berada di canada , negara yang belum pernah dia datangi.


10 menit kemudian akhirnya mereka keluar dari bandara dan menuju mobil yang sudah menunggu mereka sedari tadi yang tak lain adalah mobil milik mafia black sun .


Mereka bertiga langsung naik kedalam mobil , untung saja mereka bisa keluar dari bandara karena penjagaan ketat dari para mafioso yang menyamar seperti pengawal.


" Aslan , langsung saja ketempat tujuan ". ucap flo dengan datar


" Baik Queen ". ucap aslan yang tahu kalau perintah yang keluar dari mulut Queennya adalah printah yang mutlak tak bisa di bantah


40 menit kemudian akhirnya mobil tiba di depan mansion besar yang memiliki 2 lantai yang sudah bisa di lihat dari luar mansion .


" Kalian tunggulah disini biar aku yang menghampiri penjaga di depan gerbang itu ". ucap flo dengan datar sambil membuka sabuk pengaman


" Biar aku saja Queen , bagaimana kalau ada musuh yang mengetahui keberadaan Queen ". ucap aslan mengantisipasi terjadinya hal yang tidak di inginkan


" Benar Queen , biar aslan saja yang turun atau biar aku saja yang menemui penjaga itu ". usul gio


" Apa kalian berdua sudah bosan hidup ? ". tanya flo dengan dingin


Gio dan aslan tentu saja langsung menelan saliva mereka dengan kasar , mereka hanya ingin berniat melindungi Queen mereka tapi mereka juga sadar kalau mereka baru saja membantah apa yang di perintahkan oleh sang Queen .


Sedangkan key langsung tertawa melihat kedua pria di kursi depan langsung terdiam setelah di ancam oleh kakanya .


" Hahahah , ka gio dan kaka tampan terlihat seperti tikus basa yang di siram oleh kucing setelah ka flo mengancam kalian hahaha ". ucap key tertawa mengejek gio dan aslan


Gio dan aslan langsung menatap tajam kearah key , mereka tidak menyangka akan di ejek seperti itu oleh key apalagi aslan yang baru saja melihat key secara langsung walaupun dia sudah tahu kalau sekarang key telah menjadi tangan kanan di mafia black sun dan adik dari gio dan adik angkat dari sang Queen .


" Kenapa kalian menatap adikku seperti ingin memakanya ". tanya flo dengan tatapan tajam dan dingin

__ADS_1


" Haissss , kenapa anak kecil ini sangat menyebalkan di pertemuan pertama " .batin aslan kesal tapi tidak dia tunjukkan


Sedangkan key langsung tertawa mengejek kedua pria itu karena dia mendapatkan pembelaan dari kakanya hahaha.


" Aku akan turun sekarang , jangan mengganggu adikku atau aku akan membunuh kalian berdua ". ucap flo penuh ancaman dan langsung keluar dari mobil


Flo langsung berjalan menghampiri penjaga yang berjaga di depan gerbang masuk mansion yang akan dikunjungi flo dan lainnya sebentar lagi .


" Maaf anda siapa , anda ingin mencari siapa? ". tanya penjaga itu menggunakan bahasa canada dengan sopan ketika melihat wanita asing yang baru saja tiba di depannya


" Apa benar ini adalah mansion tuan alfian miracle ? ". tanya flo dengan bahasa canada yang fasih


" Ya benar ini adalah mansion tuan Alfian , maaf tapi anda siapa dan ada keperluan apa anda datang kesini ? ". tanya penjaga atau pengawal itu penuh selidik


" Nama saya flo , saya datang kesini untuk bertemu dengan nyonya sofia palton , apakah nyonya sedang berada di mansion saat ini ". ucap flo dengan datar tentunya


Pengawal itu kaget mendengar ucapan wanita asing di depannya , dia kaget karena flo mengetahui nama lengkap nyonya besar di mansion itu karena selama ini identitas asli dari nyonya mereka masih di rahasiakan dari publik dan tidak ada yang tahu kalau sang nyonya tinggal di mansion ini.


" Maaf sepertinya anda salah alamat nona , di mansion ini tidak ada yang bernama sofia palton karena tuan alfian hanya tinggal sendiri di mansion ini ". ucap pengawal itu mencoba meyakinkan flo kalau tidak ada orang yang dicari flo di dalam mansion itu


Flo langsung menatap dingin kearah pengawal itu , dia mengeluarkan aura pembunuhnya hanya untuk menakuti pengawal itu agar berkata dengan jujur dan membiarkan dia dan lainnya masuk menemui sofia.


Dan benar saja , pengawal itu langsung ketakutan dan merinding ketika merasakan aura yang sangat menyesakkan nafasnya hingga dia kesulitan untuk bernafas saking sulitnya menerima tekanan seperti itu dari flo.


" Apakah saya bisa bertemu dengan nyonya sofia sekarang ? ". tanya flo dengan dingin dan datar


" A-ahhh sebentar nona saya harus menanyakan terlebih dahulu pada tuan alfian karena ini sudah menjadi bagian dari aturan di mansion ini ". ucap pengawal itu dengan gugup


" Baiklah , cepat beritahu pada tuanmu karena saya tidak memiliki banyak waktu ". ucap flo dengan datar


Tanpa menunggu lama , pengawal itu langsung menghubungi bosnya atau alfian untuk memberitahu ada tamu yang ingin bertemu dengannya dan nyonya sofia.


" Ada apa ? ". tanya alfian dengan nada datar ketika dia menerima panggilan masuk dari pengawal tadi


" Maaf tuan , saat ini di depan gerbang masuk ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan tuan dan nyonya ". ucap pengawal itu terdengar gugup


Alfian atau biasa di panggil al itu langsung menautkan kedua alisnya bingung kenapa pengawalnya berbicara dengan nada gugup padanya , dia penasaran apa yang telah terjadi pada pengawalnya dan siapa yang mencarinya saat ini .


" Siapa wanita itu ? ". tanya Al dengan penasaran


" Maaf saya tidak mengenalnya tuan , apakah saya bisa mengizinkan mereka masuk dan menemui tuan atau tidak ? ". ucap pengawal itu


" Hmm biarkan mereka masuk tapi tetaplah berjaga dan siaga karena sepertinya wanita itu bukan wanita sembarangan apalagi dia bisa tahu keberadaan ibuku yang tinggal bersamaku ". ucap Al dengan serius


" Baik tuan , saya akhiri panggilannya ". ucap pengawal itu langsung mematikan panggilan itu

__ADS_1


" Siapa wanita yang dimaksud itu , kenapa dia bisa tahu kalau ibu tinggal bersamaku , bukankah selama ini tidak ada yang tahu kalau ibuku tinggal bersamaku ". ucap al begitu bingung dan penasaran


Sedangkan pengawal tadi langsung mengizinkan flo dan yang lainnya untuk masuk kedalam area mansion Al setelah mendapatkan izin dari Al .


__ADS_2