
Jangan menyiksa diri dengan memikirkan yang sudah terjadi berkali-kali 💓
Setibanya flo dan yang lain di bandara indonesia , mereka langsung pulang ke rumah masing-masing lebih tepatnya gio kembali ke apartemennya sedangkan flo dan key langsung kembali ke mansion bian.
Flo dan key tentu saja naik taksi menuju mansion bian karena flo tidak ingin di jemput oleh supir.
Setelah mobil tiba di mansion bian , flo dan key langsung turun dari mobil dan masuk kedalam mansion.
" Nona anda sudah pulang , mari saya bawakan kopernya ". ucap susi sopan
" Biar aku saja bi susi , ka aku akan langsung ke kamarku , aku ingin istirahat sebentar ". ucap key
" Hmm pergilah ". ucap flo
" Apa tuan baik-baik saja selama saya tinggal ? ". tanya flo pada susi setelah key pergi masuk kamarnya
" Iya nona , tuan baik-baik saja tapi ". ucap susi menggantungkan ucapnya
" Tapi apa bu ? ". tanya flo penasaran
" Itu nona , Setiap pagi saat mau sarapan tuan terlihat tidak berselera selama 3 hari belakangan ini ". ucap susi
" Kenapa bisa begitu bu ? ". tanya flo menautkan kedua alisnya bingung
" Saya juga kurang tahu nona kenapa tuan bisa seperti itu , mungkin saja tuan hanya ingin dibuatkan sarapan oleh nona saja , kan setelah kedatangan nona di mansion ini tuan selalu sarapan buatan nona ". ucap susi menebak-nebak
Flo langsung memutar bola matanya dengan malas , dia tidak habis pikir dengan tingkah aneh bian , jika itu benar adalah alasan bian tidak berselerah sarapan pagi jika bukan satapan yang di buat olehnya.
" Baiklah , aku akan memasakan makan siang untuknya sekarang ". ucap flo
" Ehhh , apa nona tidak ingin istirahat dulu , nona baru saja tiba , nanti tuan bisa memarahi kami jika nona kelelahan ". ucap susi takut kena masalah
" Bu , tenang saja aku hanya memasak makan siang tuan bukan mau ngepel atau cuci piring , hanya sebentar saja dan nanti setelah selesai masak , makanannya akan di antarkan oleh supir ke perusahan ". ucap flo tidak ingin di bantah
Susi hanya bisa diam dan pasrah mendengar ucapan sang nyonya , setelah itu flo langsung pergi kedapur untuk membuatkan makan siang bian .
Tapi baru saja dia akan mengambil bahan makanan di dalam kulkas , tiba-tiba seseorang menghentikannya membuat flo langsung diam dan melihat siapa yang berani menghentikannya.
Seorang wanita berusia sekitar 1 tahun lebih tua dari flo , memakai seragam pelayan yang sama dengan pelayan lainnya sedang menatap tajam kearah flo dengan berdecak pinggang .
Flo membalas tatapan wanita itu atau lebih tepatnya pelayan itu dengan tatapan datar dan dingin , pelayan itu sedikit menciut melihat tatapan wanita di depannya .
" Siapa kau berani-beraninya masuk kedalam mansion ini tanpa izin , ini lagi , apa yang ingin kau lakukan , apa kau ingin mencuri makanan disini , cepat tutup pintu kulkasnya ". ucap pelayan itu dengan marah dan penuh tuduhan
Di dapur itu hanya ada flo dan pelayan itu karena ini jam makan siang bagi para pelayan jadi para pelayan sedang makan siang di meja makan khusus para pelayan di ruangan samping dapur .
Mendengar suara keributan dari dalam dapur membuat para pelayan dan tentunya susi langsung bergegas menuju dapur dan betapa kagetnya mereka melihat pelayan itu sedang menatap tajam kearah nyonya mereka dan mereka lebih kaget dan takut melihat raut wajah sang nyonya yang biasanya tersenyum dan ceria kini sangat terlihat datar dan dingin .
" Gina , apa yang kau lakukan hahh ? ". ucap susi marah pada pelayan yang bernama gina itu
__ADS_1
Yah pelayan yang bernama gina itu adalah pelayan yang sudah 2 tahun bekerja sebagai pelayan di mansion bian , tapi 3 bulan lalu dia meminta cuti pada bian agar mengizinkannya menjaga ibunya yang sedang sakit di desa tempat tinggalnya sebelum menjadi pelayan di mansion ini.
Bian mengizinkannya dan karena itu dia tidak tahu kalau selama 3 bulan dia meninggalkan mansion ini ternyata sang manjikan sudah menikah , jadi sama sekali tidak mengenal flo apalagi saat dia kembali bekerja kemarin flo masih berada di canada dan tidak ada di mansion.
Susi dan para pelayan lainnya juga tidak memberitahukan pada gina kalau bian sudah menikah , mereka lupa memberitahukan hal itu pada gina .
Gina yang memang sedikit sombong dari antara para pelayan lainnya memang sering melakukan seenaknya jika tidak ada susi , gina sangat menyukai bian majikannya sendiri , bahkan sering kali gina memakai pakaian pelayan yang sedikit seksi untuk menggoda bian tapi sayangnya bian sama sekali tidak tertarik padanya .
" Ini bu susi , wanita ini masuk secara diam-diam dan ingin mencuri makanan di kulkas , bu susi harus menghukumnya atau sebaiknya di laporkan polisi saja , tuan bian bisa marah jika tuan tahu ada pencuri yang berhasil masuk kedalam mansion bukan ". ucap gina menuduh flo
Flo semakin menatap dingin kearah gina , flo tak habis pikir ada pelayan yang bertingkah layaknya seorang yang berkuasa di mansion ini.
Sedangkan Susi dan pelayan lainnya langsung tercengang mendengar tuduhan gina pada nyonya mereka , susi langsung berjalan kearah flo dan gina dengan tatapan marah sedangkan para pelayan sangat takut saat ini dan mereka mengumpat kesal pada gina yang berani mencari masalah pada nyonya di mansion ini.
Plaakkkkkkk
Suara tamparan berbunyi nyaring di ruangan itu , susi menampar gina dengan kuat saking emosinya , dia tidak peduli jika ada sang nyonya yang berada di dekatnya karena dia lebih sayang nyawanya dari pada masalah semakin runyam.
Mata gina melotot kaget ketika mendapatkan tamparan keras dari kepala pelayan susi , dia bingung dimana letak kesalahannya sehingga dia di tampar seperti ini.
" Cepat minta maaf pada nyonya atau aku akan memberitahu tuan atas hal ini , besar kemungkinan kau akan di pecat bahkan bisa saja tuan membunuhmu karena berani bersikap kasar pada istri tuan , cepat minta maaf ". ucap susi dengan marah
Flo hanya diam melihat drama di depannya , bahkan dia sangat ingin makan popcorn saat ini saking dia pikir drama di depannya sangat seru.
Degggg
Sedangkan gina langsung syok setelah mengetahui kalau wanita yang dia marahi tadi adalah istri manjikannya.
Susi semakin marah mendengarkan ucapan gina sehingga dia berniat menampar gina lagi tapi di hentikan oleh flo .
" Bu , kenapa bu susi harus mengeluarkan tenaga dengan percuma hanya untuk orang sepertinya ". ucap flo dengan datar
" Tapi nona , sikapnya yang kasar pada nona bisa menjadi petaka bagi kami para pelayan khususnya saya yang di tugaskan memperhatikan sikap mereka , dia sudah sangat keterlaluan menuduh nona seperti itu dan saya tidak akan membiarkan siapapun berani bersikap tidak sopan pada nyonya ataupun keluarga tuan bian ". ucap susi menahan emosinya
" Hmmm , saya memang setuju dengan ucapan bu susi tapi biar saya yang mengatasinya , bu susi cukup diam dan lihat saja ". ucap flo
Gina semakin kesal pada flo karena sok bersikap berkuasa di mansion ini.
" Siapa namamu ". tanya flo dengan dingin
" Cihhh , kenapa aku harus memberitahumu siapa namaku ". ucap gina masih bersikeras tidak menerima kenyataan kalau wanita di depannya adalah istri majikannya
Susi menatap marah kearah gina , dia sangat ingin menampar gina saat ini tapi sayangnya tidak bisa dia lakukan karena sang nyonya melarangnya.
" Aku bisa saja menamparmu dan memecatmu sekarang juga , jangan menguji kesabaranku , aku tidak sesabar yang kau kira ". ucap flo menahan emosinya
" Cihhh ". gina membalas dengan decihan sok meremehkan flo
" Jawab pertanyaanku , siapa namamu ? ". tanya flo sekali lagi dengan aura semakin dingin
__ADS_1
" Gina ". ucap gina dengan malas
" Hmm , sekarang saya ingin bertanya padamu , lantas kenapa jika saya benar adalah istri dari majikanmu , memangnya harus gitu saya dan suami saya memberitahukanmu kalau kami sudah menikah ? ".
Baru saja flo ingin melanjutkan ucapannya tiba-tiba tersengar teriakan seseorang dari arah yang terdengar sedang menuju dapur membuat flo terhenti karena dia tahu siapa pemilik suara itu.
Sedangkan Susi , gina dan para pelayan lainnya langsung ketakutan mendengar suara yang sangat mereka kenali menuju kearah mereka .
" Kaka iparrrrrrrr ohhh kaka iparrrr dimana kamu , aku merindukanmuuuuu , yuhuuuu ". teriak orang itu yang tak lain adalah milka
Milka yang sangat sibuk karena karir yang baru saja dia jalani menjadikannya sangat sibuk sehingga tidak sempat mengunjungi mansion kakanya.
Ketika milka tiba di dapur , dia langsung menautkan kedua alisnya bingung kenapa kaka iparnya dan para pelayan sedang berkumpul di dapur , apalagi dia semakin bingung melihat wajah datar dan dingin kaka iparnya dan wajah ketakutan dari wajah para pelayan .
" Ada apa ini ? ". tanya milka bingung
" Nona milka hikss , tolong saya nona , saya di tampar oleh kepala pelayan susi karena wanita itu yang jelas-jelas adalah seorang pencuri karena aku mendapati wanita itu sedang mencuri makanan di dalam kulkas hikss ". ucap gina mencoba mencari perlindungan pada milka
Milka langsung tercengang mendengarkan ucapan pelayan itu dan tiba-tiba.....
Plakkkkkkkk
Semua orang kecuali flo langsung kaget dan takut ketika milka menampar gina dengan kuat , sedangkan gina yang dia pikir akan mendapatkan perlindungan dari adik majikannya malah syok mendapatkan tamparan dari milka .
" Kau , berani sekali kau mengatakan kaka iparku pencuri , bu susi pecat dia sekarang juga atau akan ku laporkan semua ini pada ka bian jika tidak mau kalian juga di pecat karena pelayan sialan ini ". teriak milka penuh emosi
Deggg
Jantung susi dan para pelayan langsung berdetak kencang mendengarkan ancaman adik dari majikan mereka .
Gina langsung melototkan matanya bahkan mulutnya menganga sakit kagetnya mendengarkan ucapan adik majikannya .
Sedangkan flo hanya bisa memutar bola mata malas karena dia kesal , niat awal hanya ingin memasak makan siang untuk bian malah terjadi kejadian seperti ini .
" Ti-tidak nona , apa salah saya sehingga saya di pecat , tolong jangan pecat saya nona hiksss ". ucap gina langsung memohon dan berlutut di kaki milka
Tapi sayangnya susi langsung menarik gina menjauh dari milka karena dia tidak mau masalah ini sampai ketelinga sang tuan yang bisa membahayakan dia dan pelayan lainnya yang tidak bersalah .
Susi langsung menarik gina keluar dari dapur , sedangkan gina menangis memberontak meminta maaf pada milka tapi sayangnya milka yang sangat emosi tidak memperdulikan teriakan itu karena gina memang sudah sangat keterlaluan menurut milka.
" Kalian kembalilah makan siang , tinggalkan saya dan milka sekarang ". ucap flo pada para pelayan yang masih berada di dapur
" Baik nyonya ". ucap mereka serempak langsung masuk kembali kedalam ruangan makan khusus untuk para pelayan
" Ka apa kau baik-baik saja , apa pelayan sialan itu melakukan tindakan kasar padamu . " tanya milka khawatir memeriksa tubuh flo membuat flo kesal
" Haisss kau , aku baik-baik saja , jangan berlebihan , sekalipun dia berbuat kasar padaku aku pasti akan membalasnya , tenang saja ". ucap flo malas dan kesal
" Ahhh syukurlah kalau kaka ipar baik-baik saja ". ucap milka lega
__ADS_1
Flo hanya memutar bola matanya dengan malas , bukannya dia tidak menyukai milka tapi lebih tepatnya tingkah milka yang seperti ini membuatnya malas menanggapinya.
Setelah semua drama telah selesai , akhirnya flo langsung beraksi di dalam dapur membuatkan makan siang yang awalnya hanya untuk bian tapi karena ada milka saat ini dia harus membuatkan makan siang untuk mereka juga .