Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 139


__ADS_3

Jangan perlakukan semua orang dengan satu cara karena tidak semua orang sakit harus meminum obat yang sama 💪


Musuh di buat terkejut dengan jatuhnya satu per satu pasukan mereka , wanita yang memimpin 300 pasukukan itu langsung mengangakan mulutnya tak percaya dengan apa yang dia lihat.


Stif menyunggingkan seringai tipis melihat wajah panik wanita yang berani melawannya.


Pasukan musuh yang tadinya berjumlah 300 orang sekarang telah tersisa kurang lebih 100 orang dalam sekejap.


"Ba-bagaimana bisa ? ". batin wanita itu tak percaya


" Yakkkk apa yang kau lakukan pada anak buahku hahhh ? ". teriak wanita itu begitu marah dan melotot menatap stif


" Ahhh maaf , sepertinya anak buahku tak sengaja menancapkan jarum yang dilumuri racun pada anak buahmu ". Ucap stif tanpa dosa


Wanita itu langsung geram melihat stif terus saja mengejeknya dan terus saja membuat lelucon dengannya sejak tadi .


Dia pun memutuskan untuk berniat ingin langsung menakhiri saja permainan ini , wanita itu mengambil alat pemicu bom dan memengangnya sambil menatap stif dengan tatapan meremehkan .


" Kau terlalu banyak bermain denganku , mari kita lihat apa kau masih bisa bercanda jika aku menekan tombol ini ". ucap wanita itu menyeringai kemenangan


" Silahkan saja ". Bukannya takut , stif malah menyuruh wanita itu menekan tombol pada alat pemicu bom itu sehingga membuat wanita itu semakin marah


Wanita itu pun langsung menekan tombol pemicu bom itu , tapi di detik kemudian dia melototkan matanya karena tidak ada yang terjadi ketika dia telah menekan tombol itu.


Clik


Clik


Dia terus menekan tombol itu tapi tetap saja hasilnya nihil , bom yang dia pasang di mobil target yakni mobil flo sama sekali tidak meledak .


Stif tersenyum penuh kemenangan , dia pun langsung memberi isyarat pada anak buahnya untuk segera menyerang musuh.


Pertarungan tidak dapat di hindari , satu per satu musuh mulai di lumpuhkan dan kemenangan di dapatkan oleh stif setelah dia berhasil mengalahkan wanita yang menjadi pemimpin pasukan musuh.


Flo sekarang malah tertidur karena saking bosannya melihat stif terlalu lama menyingkirkan musuh .


******


Kini mobil flo dan kedua mobil yang menjaganya telah tiba di mansion bian , stif mengangkat flo yang masih tertidur masuk kedalam mansion.

__ADS_1


Setelah itu stif membawa flo menuju kamar utama kamar flo dan bian kemudian setelah itu stif dan key kembali ke lantai 1 .


Di markas mafia wolf yang berada di indonesia sekarang kemarahan borneo sedang meluap-luap ketika mendapatkan kabar kekalahan lagi dari anak buahnya yang dia suruh untuk melenyapkan Flo .


" Akhhhhh kenapa kalian sangat tidak becus melakukan pekerjaan kalian hahhh ". teriak borneo marah


Dorrr


Dorrr


Dorrr


Dia menembak mati 3 orang mafioso yang datang memberikan kabar buruk itu , 3 mafioso itu adalah 3 orang yang berhasil selamat dari pertarungan tadi melawan stif .


" Akhhhhhhhhh , aku akan membunuhmu wanita iblis ". teriak borneo marah semakin ingin membunuh flo


Berita tentang pencobaan pembunuhan yang dilakukan mafia wolf pada flo sudah tersebar keseluruh telinga di semua kelompok mafia di dunia.


Tentu saja Varo juga sudah mendengar berita tersebut dari Zin dan dia berjanji akan segera memenggal kepala borneo yang sudah semakin melunjak untuk membunuh adiknya.


Gio juga sudah mengetahui hal itu dan dia menyuruh seseorang untuk bergabung dengan mafia wolf untuk memata-matai mafia wolf .


Keesokan harinya pun tiba , hari ini entah kenapa flo memiliki firasat begitu buruk sehingga dia gelisah tak seperti biasanya.


" Kenapa aku merasa gelisah seperti ini , apa yang akan terjadi ? ". batin flo khawatir


Bukan tanpa sebab dia khawatir seperti ini , dia seperti itu karena dia tahu instingnya tidak pernah salah jika merasakan sesuatu yang seperti ini.


Seakan hari ini dia merasa kalau akan terjadi sesuatu yang besar dan berbahaya tapi dia tidak tahu itu apa .


Siang ini flo terus melamun memikirkan sesuatu di ruang santai lantai 1 , dia masih saja gelisah sejak pagi tadi , susi yang memeperhatikan hal itu sedikit khawatir melihat sang nyonya terlihat aneh sejak pagi tapi dia tidak berani menanyakan apapun pada sang nyonya.


Di sebuah apartemen mewah milih mia sekarang mia sedang menyekap regina karena yang terang-terangan menghalangi rencananya untuk menyingkirkan flo dari bian .


" Mia , tolong hentikan semua ini hikss , sampai kapanpun kamu tidak akan pernah bisa melawan wanita itu apalagi bisa memisahkan mereka , tolong jangan membahayakam dirimu sendiri hanya demi keserakahammu ". ucap regina menangis mencoba menyadarkan mia dengan keadaan tangan dan kakinya sudah di ikat


" Hahaha , tidak ada yang bisa menghentikanku gina , sekalipun itu kamu ". ucap mia tertawa


" Jangan bodohi dirimu sendiri mia , kau yang paling tahu apa yang kau rasakan , kau tidak mencintai tuan bian tapi kau hanya terobsesi pada hartanya saja , jangan dibutakan oleh keinginanmu itu yang bisa membahayakan dirimu sendiri ". teriak regina tak mengerti jalan berpikir sahabatnya

__ADS_1


" Diaaaamm kamu sialan , tahu apa kamu tentang diriku ". balas mia melotot marah pada regina


Tiba-tiba pintu apartemen mia terbuka dan 3 orang pria masuk kedalam apartemen mia dan mendekat kearah mia.


" Ohhh kalian sudah datang ". Sapa mia pada ketiga orang itu


" Apa kami akan melakukannya sekarang nona ? ". tanya salah satu pria itu


" Hmmm , lakukan sekarang juga , jangan sampai ada kesalahan atau saya tidak akan membayar kalian ". ucap mia


Ketika pria itu pun langsung pergi setelah mendapatkan perintah untuk menjalankan tugas mereka .


" Mia , setidaknya aku sudah pernah menghentikanmu ". batin regina tak mampu lagi menahan kecewa pada mia


Mia pun pergi meninggalkan regina sendirian di dalam apartemennya , dengan rasa percaya diri yang kuat , yakin bahwa dia kali ini bisa menyingkirkan flo dari sisi bian , mia terlalu percaya akan kemenangan yang hanya di yakini oleh dirinya sendiri.


Sedangkan flo yang merasa akan terjadi sesuatu pada bian , dia langsung pergi ke perusahan global shine untuk memastikan keadaan bian dengan matanya sendiri.


Dia pergi di temani oleh stif saja tanpa ada pengawalan yang lebih , key tidak ada karena dia masih di sekolah jam segini.


Kembali pada mia , saat ini dia sudah bersama ketiga orang bayarannya untuk menjalankan rencananya saat ini.


Mereka baru saja tiba di perusahan global shine perusahan milik bian , mereka pun mulai berjalan masuk kedalam perusahan itu , para security mencoba menghentikan mereka tapi sayangnya security berhasil di kalahkan oleh ketiga pria bayaran itu .


Mia dan ketiga pria itu langsung masuk kedalam perusahan , mereka terus saja di halangi oleh resepsionis dan para kariyawan tapi tetap saja mereka berhasil masuk dan sekarang mereka telah tiba di lantai dimana ruangan jerry dan bian berada .


Mia melihat jerry sudah berdiri dengan wajah dingin bak pembunuh di tempat tak jauh dari pintu lift.


Tentu saja jerry sudah tahu dari resepsionis yang menghubunginya ketika mia berhasil masuk kedalam lift menuju lantai itu .


Jerry sangat marah karena mia berani membuat kekacauan di perusahan itu dan dia tidak akan mengizinkan mia atau siapapun untuk bisa mendekati ruangan bian jika dia masih hidup.


" Halo tuan jerry , apa bian ada di ruangannya ? ". tanya mia dengan tersenyum sok ramah


Jerry menatap mia dengan tatapan membunuh , inilah yang paling dia benci dari perempuan yang selalu terobsesi pada bosnya , mereka selalu saja bertindak seperti ini sama seperti cia dulunya.


" Ada keperluan apa anda datang keperusahan ini dan kenapa anda berani membuat kekacauan di sini nona mia ? ". tanya jerry menahan emosinya


" Ehhh , siapa yang membuat kekacauan , aku datang untuk bertemu bian tapi mereka menghalangiku , apa salahku jika membereskan mereka yang berani menghalangiku ". ucap mia merasa tak bersalah atas tindakannya

__ADS_1


__ADS_2