
Ada seseorang yang rela bertahan mati-matian , untuk seseorang yang pada akhirnya memilih pergi 🥀
Elisa dan colten cukup terkejut mendengar penjelasan flo , mereka tidak menyangka flo bisa mengetahui semua itu padahal flo 3 bulan tidak sadarkan diri dari koma .
" Bagaimana kau bisa tahu kalau ketua mafia tiger yang menyabotase pesawat itu dan bagaimana kau bisa tahu kalau kami sedang mengincar kedua mafia itu ? ". tanya colten penuh selidik
" Bisa aku pinjam ponselmu sebentar ? ". tanya flo tanpa menjawab pertanyaan colten
" Apa yang ingin kau lakukan dengan ponselku ? , jangan coba-coba untuk menjebak kami dengan menghubungi anak buahmu ". ucap colten penuh kecurigaan
" Arahkan saja layar ponselmu kearahku , kau bisa memengangnya dan kalian bisa melihat apa yang akan lakukan nanti ". ucap flo datar
Elisa memberikan ponsel miliknya pada flo , walaupun flo adalah musuh bagi organisasinya tapi dia bisa melihat flo sepertinya tidak berbohong dan dia yakin kalau flo tidak akan menjebak mereka.
Entahlah , elisa hanya merasa flo bukan orang yang memiliki energi negatif .
" Kenapa kau memberikan itu padanya , apa... ". ucapan colten terpotong karena dia melihat elisa menatapnya dengan tajam
Flo tidak memperdulikan mereka berdua , ponsel milik elisa sudah menghadap kearahnya , elisa juga memengang ponselnya sesuai apa yang flo katakan tadi.
Flo menekan angka 222 dan flo menakan lama angka 2 terakhir dari 3 angka 2 itu membuat elisa dan colten penasaran dan bingung apa kenapa flo melakukan itu.
Tiba-tiba sebuah panggilan masuk terlihat di layar ponsel itu setelah sekitar 3 menit flo menekan angka 222 itu , nomor asing , elisa dan colten melihat kearah flo meminta penjelasan.
" Angkatlah ". ucap flo santai
Colten meraih ponsel elisa dan langsung mengangkat panggilan tersebut dengan tatapan tajam kearah flo.
Colten sengaja diam ketika panggilan terhubung , dia ingin menunggu orang yang menelfon itu mengeluarkan suara terlebih dahulu.
3 menit yang lalu pada saat flo menekan angka 222 itu , tiba-tiba laptop valen mengeluarkan bunyi alaram khusus yang memang di rancang oleh dia dan flo dengan fungsi , ketika flo dalam keadaan darurat , flo bisa menekan angka 222 dari ponsel ataupun telfon rumah dan telfon lainnya .
Dan ketika flo menekan angka itu kapan saja , laptop milik valen akan mengeluarkan alaram khusus pertanda flo butuh bantuan , jika alaram sudah berbunyi , biasanya valen akan mencari titik lokasi telfon yang flo gunakan agar dia bisa melacak keberadaan flo.
Ketika alaram berbunyi , valen yang berada di ruang kontrol markas utama black sun langsung melototkan mata karena terkejut mendapat petunjuk keberadaan sang Queen .
__ADS_1
Dia menghubungi gio dan lainnya lewat telfon rumah dan memberitahukan hal itu pada mereka agar mereka segera datang keruang kontrol.
Karena dia yakin hanya flo mengetahui apa arti angka 222 dan semua tentang angka itu.
" Halo Queen , apa Queen baik-baik saja , mafioso kita yang berada di jerman akan segera menuju ke lokasi Queen saat ini , prince dan para petinggi lainnya juga sedang bersiap melakukan penerbangan kesana ". ucap valen panjang lebar saking senangnya
Degggg
" Yakkk , apa kau memang ingin menjebak kami ". teriak colten pada flo dengan tatapan tajam
Elisa juga menatap flo penuh selidik , dia berpikir kalau dia sudah salah menduga semua ini.
" Haahhhh , valen katakan pada gio kalau dia saja yang kesini , perintahkan semua mafioso yang ada di negara ini untuk tidak membuat aku pusing jika mereka datang kerumah sakit ini atau aku akan menghukum kalian semua jika aku kembali nanti ". ucap flo datar sambil menghebuskam nafasnya dengan berat
" Queen , aku akan kesana sendirian , tapi apa harus aku memberitahukan hal ini pada tuan Al dan tuan varo ? , mereka sangat mengkhawatirkan Queen selama 3 bulan ini ".bukan valen yang menjawab melainkan gio
" Jangan beritahu siapapun tentang aku yang selamat dari kecelakaan itu , cukup kalian saja yang tahu , datanglah kesini dan aku akan menjelaskan semuanya padamu nanti ". ucap flo
" Baik Queen ". ucap gio langsung mengakhiri panggilan itu sepihak
Colten dan elisa menatap flo dengan tatapan yang sulit di artikan , mereka tidak mengerti apa maksud flo melakukan semua ini.
Keesokan harinya , colten dan elisa sudah berada di rumah sakit tepat di dalam ruangan flo .
Mereka berdua baru saja pulang dari kantor agen mereka , colten dan elisa sudah memberitahukan pada atasan mereka jika ada seseorang yang akan membantu mereka untuk menangkap mafia crocodile dan juga mafia tiger .
Tapi mereka berdua tidak memberitahu atasan mereka kalau orang itu adalah flo seorang ketua mafia utama yang paling mereka incar .
Karena semua itu telah di sepakati oleh flo dan mereka berdua dimana mereka berdua tidak boleh memberitahukan identitasnya dengan balasan flo akan memberitahukan lokasi markas utama kedua mafia itu .
Flo , elisa dan colten sedang menunggu gio yang sedang dalam perjalan menuju rumah sakit itu .
15 menit kemudian , mereka bertiga mendengar ada keributan di depan ruangan rawat flo , elisa langsung menyuruh colten memeriksa keadaan di depan pintu ruangan itu dan colten langsung mengecek apa yang sebenarnya terjadi didepan ruangan itu.
Ceklekkkk
__ADS_1
Ketika colten membuka pintunya , dia terkejut melihat seorang pria yang sangat tidak asing sedang di hadang oleh 2 pengawal yang berjaga di depan ruangan itu.
" Tuan gio ". ucap colten terkejut
Yah pria itu adalah gio , ketika dia tiba di depan pintu ruangan rawat flo , dia di hadang oleh 2 pengawal itu .
" Biarkan dia masuk ". ucap colten menatap tajam kearah 2 pengawal itu
" Ba-baik tuan ". ucap kedua pengawal itu ketakutan
Gio yang sedari tadi diam dengan wajah dinginnya langsung masuk kedalam ruangan itu ketika colten mempersilahkan dia masuk kedalam.
Dengan langkah cepat gio langsung menuju ke samping ranjang yang sekarang ada flo yang sedang berbaring di sana , colten mengikuti gio dari belakang dan berjalan kesamping elisa.
" Queen apa anda baik-baik saja , apa ada luka serius , kami sangat mengkhawatirkan anda selama 3 bulan ini , kami.... ". ucap gio begitu khawatir tapi di sela oleh flo dengan wajah datarnya
" Aku baik-baik saja , jangan terlalu berlebihan ". ucap flo datar
Gio sangat lega dan bersyukur bisa melihat Queennya lagi setelah 3 bulan lamanya mereka semua di penuhi rasa khawatir dan takut karena flo tidak bisa ditemukan di manapun.
Colten syok mendengar gio memanggil flo dengan sebutan Queen , dia tahu siapa gio tapi dia tidak percaya ternyata gio adalah salah satu anggota mafia black sun.
Sedangkan elisa juga sama terkejut mendengar gio memanggil flo dengan sebutan Queen .
Pandangan gio langsung tertuju pada colten dan elisa yang sedang menatapnya dan sangat jelas mereka menunjukkan wajah terkejut mereka.
" Apa kalian berdua yang menyelamatkan Nona flo ? ". tanya gio dingin dan datar
" Ahh ya tuan gio , kita berdua yang menyelamatkan flo dari kecelakaan itu dan membawanya kesini ". ucap colten sedikit gugup
Dia merasakan aura yang gio keluarkan sangat berbeda dengan aura biasa yang gio keluarkan ketika bertemu mereka membuat mereka merinding.
" Ja-jadi tuan adalah anggota mafia flo ? ". tanya elisa gugup
Flo hanya diam dengan tatapan datar melihat kearah elisa dan colten yang telihat sangat terlihat akrap dengan gio.
__ADS_1
" Jangan beritahu siapapun tentang hal ini jika kalian tidak ingin terjadi sesuatu pada organisasi kalian ". ucap gio menatap tajam kearah colten dan elisa
" Ba-baik tuan ". ucap mereka berdua begitu gugup