Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 67


__ADS_3

Tidak harus meniru sesuatu untuk jadi keren , cukup jadi diri sendiri dan kenali siapa kau sebenarnya 👼


Berita tentang pembantaian seluruh anggota bahkan ketua dan petinggi mafia red rose sudah tersebar keseluruh penjuru dunia , di dunia bawah atau dunia permafiaan semua sangat terkejut ketika mendengarkan kabar tersebut.


Mereka semua tahu bagaimana kejamnya mafia black sun dalam mengahadapi musuhnya maka dari itu mafia manapun tidak pernah berani atau beniat untuk melawan atau melakukan pertempuran dengan mafia black sun yang di pimpin langsung oleh ketua misterius yang selama ini mereka tidak tahu siapa ketua dari mafia black sun yang terkenal dengan julukan dewi kematian.


Seluruh kelompok mafia di dunia ini pernah mendengar kalau sudah banyak yang pernah melihat sosok misterius sih ketua mafia black sun tapi mereka juga tahu kalau semua orang itu tidak akan hidup setelah melihat wajah asli dari ketua mafia black sun dan sudah pasti akan di bunuh saat itu juga.


Tapi yang membuat mereka penasaran , memangnya masalah apa yang terjadi di antara mafia red rose dan mafia black sun , kesalahan apa yang di lakukan oleh mafia red rose sehingga mafia blacksun sampai membantai semua anggota mafia red rose sampai tidak tersisa , mereka semua di penuhi tanda tanya masalah itu.


Tanpa terkecuali varo kaka kandung flo , sebagai ketua mafia no 2 paling di takuti membuat varo bisa langsung mendapatkan informasi pembantaian itu hanya dalam beberapa menit setelah kejadian pembantaian itu .


Varo penasaran masalah apa yang terjadi di antara mafia yang di pimpin oleh adiknya dengan mafia yang menduduki posisi ke 7 paling di takuti yang tak lain adalah red rose , dia sangat yakin kalau pasti ada masalah besar orang terjadi di antara mereka apalagi pembantaian yang di lakukan mafia adiknya itu menjadi pembantaian yang paling besar dilakukan oleh mafia manapun selama ini .


" King ". panggil tangan kanan varo di mafia goldwater


" Ada apa ? ". tanya varo dengan datar sambil menghisap rokok di tanganya


" Apa King sudah melihat berita di tv saat ini ? , semua siaran di tv di penuhi oleh berita pembantaian mafia red rose , bahkan pemerintah dan polisi di seluruh dunia ikut turun tangan menangani kasus itu ". jelas Zin


Varo langsung berjalan kearah tv dan menghidupkan tv di depannya dan benar saja perkataan zin kalau semua siaran tv sedang menayangkan berita pembantaian itu.


Varo tidak bisa tinggal diam setelah melihat berita itu , dia khawatir jika adiknya akan mendapatkan masalah besar karena hal ini.


Sedari varo mendapatkan kabar pembantaian itu varo memang sudah mebghubungi adiknya tapi sebanyak apapun dia melakukan panggilan itu tetap saja flo tidak mengankatnya membuat varo sangat khawatir .


" Haisss kenapa dia tidak mengangkat panggilan ku dari semalam ". kesal varo tapi khawatir terjadi sesuatu pada adiknya


" Siapkan penerbanganku ke indonesia sekarang juga ". perintah varo pada zin


" Siap King ".

__ADS_1


Yah memang pembantaian yang di lakukan oleh flo sudah menguncang pemerintahan dan kepolisian di dunia , bahkan seluruh masyarakat di seluruh penjuru dunia sangat takut keluar malam lagi takut di bantai sama seperti mafia red rose .


Pemerintah memberikan perintah bagi kepolisian untuk menangani kasus ini dan segera menangkap seluruh mafia black sun secepatnya , walaupun pemerintah tidak mau mencari masalah dengan mafia black sun karena mereka selama ini tidak pernah berani mencari masalah dengan mafia itu tapi kali ini mereka harus melakukan tindakan karena keluarga orang yang di bantai oleh mafia black sun di seluruh dunia meminta agar dalang dari semua ini di tangkap dan di beri hukuman mati.


Semua berita juga sudah terdengar oleh gio , carly dan seluruh anggota mafia black sun , tapi bukannya takut dengan berita itu gio dan mereka semua malah terlihat santai bahkan tidak melakukan penjagaan ketat sedari pembantaian semalam.


Kenapa mereka sesantai itu yah karena mereka tahu bagaimana dan apa yang akan mereka dengar nanti dari sang Queen yang sudah pasti juga akan santai menanggapi masalah berita ini .


Mereka hanya tinggal tunggu perintah saja dari sang Queen apa yang akan mereka lakukan selanjutnya .


Rangga juga sudah lenyap dari muka bumi ini tanpa ada jejak , sesuai perintah flo semalam , tidak ada yang tahu rangga sudah tiada .


Jerry , Al dan Xiera juga sangat kaget dengan berita pembantaian itu tapi karena mereka belum tahu kalau flo adalah ketua dari mafia black sun , jadi mereka hanya merinding dengan pembantaian itu.


Di dalam kamar flo sekarang bian dan flo malah masih tidur nyenyak tanpa tahu ada bahaya yang bisa mengancam hidup mereka.


Tapi beberapa menit kemudian , bian perlahan mulai membuka matanya .


Bian tidak menyangka flo bisa tidur dengan posisi seperti itu bahkan terlihat nyenyak tidur di atas tubuh bian .


Bukannya marah dan kesal , bian malah ingin tertawa karena posisi tidur flo yang terlihat lucu.


Ketika bian ingin mengatur posisi flo , flo malah terbangun dengan mata yang perlahan mulai terbuka membuat bian langsung pura-pura tidur lagi agar tidak membuat flo malu .


" Haaaayeeeemmmm ". flo menguap bahkan merenggangkan otot tubuhnya tanpa tahu kalau sekarang bian sedang menahan nafasnya agar tidak tertawa


" Ehhhh ". kaget flo ketika dia ingin memposisikan tubuhnya duduk di atas ranjang tapi tidak bisa seperti ada sesuatu di bawah tubuhnya yang membuat dia kesulitan melakukan hal itu


Ketika dia melihat kearah bawah tubuhnya , betapa kagetnya dia ketika melihat ada tubuh seseorang yang sedang dia tindih dan setelah melihat siapa orang itu dengan cepat flo bagun dan duduk dengan malu dan canggung di samping bian.


" Astaga kenapa aku bisa tidur dengan posisi seperti itu sih , memalukan sekali ". gumam flo dengan pelan takut bian mendengarkannya

__ADS_1


Dia seperti itu karena dia melihat bian masih tertidur tapi tanpa dia tahu bian bisa mendengar ucapannya karena bian sudah bangun.


" Duhhh bagaimana kalau dia tahu aku tidur dengan posisi seperti itu , astaga memalukan kamu flo ". ucap flo pelan kesal dengan kebodohannya


" Puuuufffttttttttt , hahahahah ". bian tidak bisa lagi menahan tawanya karena flo terlihat menggemaskan


Mata flo langsung melotot kaget ketika tahu ternyata bian sudah bangun bahkan mendengarkan ucapannya sedari tadi .


" Yakkkkkk , apa kau sudah bangun sedari tadi " teriak flo begitu malu saat ini dan juga kesal karena bian mempermainkannya apalagi menertawainya


" Haha , kenapa kau begitu menggemaskan dengan wajah yang seperti itu ". ucap bian tertawa lepas karena flo


Flo menutup wajahnya karena sangat malu dengan kebodohannya sendiri , dia merutuki dirinya sendiri karena melakukan hal yang sangat memalukan.


Melihat flo menutup wajahnya karena malu , bian langsung menghentikan tawanya lalu tersenyum kearah flo.


" Maaf aku tidak bermaksud apa-apa , aku hanya merasa lucu melihat wajahmu yang terlihat sangat menggemaskan ". ucap bian tersenyum jujur


Selama ini tanpa flo tahu , ini pertama kalinya bian tertawa selepas itu di depan orang lain yang bahkan keluarganya sendiri tidak pernah melihat bian tertawa selepas itu setelah kejadian di masa lalu bian yang membuat bian dingin tak tersentuh.


Flo perlahan mulai menurunkan tangannya dari wajahnya , kemudian dia menatap bian dengan kesal.


" Kenapa kau tersenyum seperti itu padaku hahh , gk usah sok tampan yah ". kesal flo


Bian malah lebih melebarkan senyumnya , kemudian bian mulai memposisikan tubuhnya duduk berhadapan dengan flo.


Dia perlahan menggenggam kedua tangan flo dan menatap flo dengan tatapan yang sulit di artikan membuat flo saat ini gugup .


" Ada apa sih dengan pria gila ini , apalagi yang akan dia lakukan ". kesal flo dalam batinnya


" Bisakah kita tidak perlu bercerai ". ucap bian menatap flo dengan serius

__ADS_1


__ADS_2