Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 75


__ADS_3

...Jangan pernah menyesali apa yang pernah membuatmu tersenyum ✨...


Sore ini bian sengaja pulang lebih awal dari kantor karena dia ingin mengunjungi toko kue flokey toko milik flo .


Toko utama flokey berada di pusat kota dengan bangunan yang sudah lebih luas dan besar , bian sedang menuju ke toko itu saat ini.


Setelah beberapa menit bian mengemudikan mobilnya , akhirnya mobil berhenti di depan toko flokey , dia memarkirkan mobilnya di parkiran kemudian dia keluar dari mobil masih memakai pakaian kantor .


" Semoga saja aku bisa mendapatkan informasi keberadaanmu di dalam nanti ". batin bian berhenti sejenak menatap kearah toko flokey yang masih ramai pembeli


Dia berjalan dengan wajah datar dan dingin seperti biasanya , kedatangannya di toko itu sontak menjadi ramai karena para pembeli yang terkejut dan terkagum-kagum dengan ketampanan bian .


Apalagi siapa yang tidak tahu siapa bian , melihat pria terkaya di dunia membuat para wanita merapikan pakaian mereka dengan berharap bian akan melirik kearah mereka .


Tapi sayangnya bian tidak memperdulikan mereka sama sekali , bian berhenti di samping kasir dan di sebelah pembeli yang sedang mengantri membayar kue di toko itu.


Tentu saja kehadiran bian membuat kasir di toko itu terkejut bahkan dia dengan cepat merapikan pakaiannya agar bian tertarik padanya .


Bian menatap dingin kearah kasir itu membuat kasir itu menjadi salah tingkah karena dia pikir bian melihatnya karena dia sudah menarik perhatian bian tapi sayangnya dugaannya salah karena bian menatap seperti itu karena bian risih melihat sikap kasir itu.


" Tu-tuan bian , anda ingin membeli kue apa , saya akan mengambilkannya untuk anda ". ucap kasir itu lembut


Pembeli yang sedang menunggu di depan kasir untuk membayar kue yang dia beli langsung menatap kesal kearah kasir itu karena kasir itu mendahulukan bian bukan dia .


" Saya tidak ingin membeli kue , tapi saya ingin bertemu dengan pemilik toko ini " . tanya bian dingin


Kasir itu langsung menautkan kedua alisnya bingung kenapa pria tampan di depannya datang untuk bertemu dengan pemilik toko tempat dia bekerja .


" Bisakah anda cepat nona , saya harus segera pulang bukan menunggu kalian berdua mengobrol disini ". ucap wanita yang menunggu tadi


" Ah ya maaf sudah membuat anda menunggu lama , total nya 170rb nyonya ". ucap kasir itu merasa kesal pada pembeli itu walaupun dia tidak menunjukkannya


Tiba-tiba dari arah belakang seorang wanita sedang berjalan kearah meja kasir , dia adalah putri yang dulunya hanya bekerja sebagai kariyawan di toko itu tapi sekarang diberi kepercayaan oleh flo menjadi manejer di Toko utama flokey .


" Permisi , tuan silahkan lewat sini , kita bicara di ruangan saya saja ". ucap putri sopan

__ADS_1


Bian hanya diam dengan dingin mengikuti arahan putri menuju keruangan kerja putri sebagai menejer .


Sekarang putri dan bian sudah duduk di sofa dalam ruangan putri , mereka duduk berhadapan dengan meja sebagai penghalang di antara mereka berdua .


" Mohon maaf jika saya lancang , tapi apa benar tuan bian datang ke toko ini untuk bertemu dengan pemilik toko ini ? ". tanya putri sopan


" Ya , saya ingin bertemi dengan pemilik toko ini apa pemilik toko ini sedang berada di sini ? ".ucap bian datar


" Ahh seperti itu , tapi mohon maaf tuan , bos saya sedang tidak berada di toko , nona sangat jarang ke toko beberapa bulan ini karena nona sering keluar kota untuk mengecek seluruh toko flokey di berbagai kota ". ucap putri jujur


" Jadi dia tidak ada disini , bisakah anda memberikan alamat tempat tinggalnya , saya harus bertemu dengannya saya harus membahas hal penting dengan bos anda ". ucap bian


" Mohon maaf tuan , saya tidak bisa memberikan alamat bos saya kepada siapapun karena itu sudah menjadi peraturan bagi kami yang bekerja di toko ini ". ucap putri meminta maaf


" Baiklah kalau begitu saya permisi , tolong jangan beritahu bosmu kalau saya datang ke toko ini ". ucap bian langsung berdiri


Bian sedikit kecewa karena kedatangannya di toko ini tidak membuahkan hasil , tapi dia tidak menyerah hanya karena hal ini dan dia akan tetap mencari keberadaan flo sekuat yang dia bisa.


Bian langsung keluar dari ruangan itu kemudian dia berjalan keluar dari toko menuju mobilnya .


Di tempat lain , flo sekarang sedang berada di apartemen bersama key .


Bunyi ponsel flo berbunyi membuat flo yang sedang serius mengecek laporan keuangan toko kuenya langsung memicingkan matanya melihat siapa yang menelfonnya , setelah melihat siapa yang menghubunginya , dia langsung mengangkat panggilan tersebut.


" Ada apa ? ". tanya flo dengan ponsel yang di apit pundak dan telinganya kemudian kembali fokus mengecek laporan di laptopnya


" Maaf mengganggu waktu anda Queen , saya hanya ingin memberikan informasi tentang tuan bian yang baru saja keluar dari toko kue flokey di pusat kota ini , sepertinya tuan bian datang mencari keberadaan Queen di toko itu ketika saya menyadap pembicaraan tuan bian dan manejer di toko itu ". ucap valen ternyata yang menghubungi flo


Flo yang tadinya fokus pada laptopnya kini menghentikan aktivitasnya setelah mendengar informasi yang di sampaikan valen mengenai bian , pria yang beberapa bulan ini selalu mengganggu pikirannya.


" Apa yang mereka bicarakan ? ". tanya flo serius


" Tuan bian bertanya pada manejer itu kalau Queen ada di toko itu atau tidak , manejer itu mengatakan bahwa Queen tidak ada disana karena sering keluar kota mengurus toko cabang , kemudian tuan bian menanyakan alamat tempat tinggal Queen tapi manejer itu tidak memberikan alamat tempat tinggal Queen pada tuan bian dengan alasan sudah peraturan bagi mereka tidak boleh memberikan alamat Queen pada siapapun ". jelas valen panjang lebar


" Karena tidak mendapatkan alamat tempat tinggal Queen , tuan bian langsung pergi meninggalkan toko itu tapi tuan bian memberitahukan pada manejer itu kalau jangan sampai memberitahu Queen kalau tuan bian datang mencari Queen di toko itu ". sambung valen

__ADS_1


Flo memejamkan matanya sambil menyandarkan punggungnya di sandaran sofa .


" Terus awasi pergerakannya , jangan sampai dia menemukan apartemen ku ". ucap flo dengan mata terpejam


" Baik Queen ". ucap valen


Flo langsung mematikan panggilan tersebut dan melempar ponselnya ke sofa , dia mengusap wajahnya dengan kasar .


" Kenapa dia mencariku , apa sekarang dia sudah menyesal , maaf bian tapi sudah seharusnya kita tidak bersama karena kita sangat jauh berbeda dari segi manapun ". batin flo


Flo menyimpan laptopnya kembali karena dia tidak akan fokus mengecek laporan keuangan itu dalam pikiran campur aduk seperti ini .


******


" Key , kaka ingin keluar sebentar ada urusan ". ucap flo sudah siap pergi dengan pakaian celana pendek jeans , hoodie besar hitam sampai menutup celananya , rambut di gerai dengan masker yang dia pakai


" Kaka mau kemana malam-malam begini , aku ikut jika kaka ingin bermain ". ucap key yang dia kira flo akan pergi untuk bertarung


" Astaga key , dimana kau pernah melihat kaka bertarung memakai pakaian seperti ini , ada-ada saja kamu ini , kaka ingin pergi kesuatu tempat yang tidak boleh kamu datangi jadi kamu di apartemen saja , kaka pergi ". ucap flo


Key hanya memutar bola matanya malas kemudian melanjutkan lagi mengerjakan tugas sekolahnya.


Saat ini flo sudah tiba di parkiran apartemen , dia naik keatas motor kesayangannya yang sudah lama tidak pernah dia kendarai .


Kemudian dia mengendarai motor sport itu dengan pelan saat masih berada di area gedung apartemen kemudian dia melajukan kecepatan motornya ketika dia sudah berada di jalan raya .


20 menit kemudian akhirnya dia tiba di tempat tujuan , waktu yang seharusnya di tempuh 30 menit kini hanya 20 menit saja karena flo memang melajukan kecepatan motornya .


Di sini lah tempat tujuan flo , dimana lagi kalau bukan starks club , tempat yang bisa membuat flo tenang walau hanya semalam saja .


Seperti biasa flo memarkirkan motornya di parkiran khusus di club itu , seperti biasa juga flo disambut oleh stif mafioso yang ditugaskan flo menjadi manejer di club itu.


Dia menyuruh stif seperti biasa untuk tidak berada di dekatnya selama dia berada di club itu , flo berjalan dengan santai tidak memperdulikan orang-orang yang sedang menari mengikuti irama dentuman musik dj di dalam club itu apalagi orang-orang yang sudah mabuk , flo sama sekali tidak perduli sehingga dia berjalan dengan santai kearah ruang VIP yang biasa dia tempati .


Flo sudah menyuruh stif untuk membawakan minuman yang biasa dia minum , jadi ketika flo sudah masuk kedalam ruang VIP dia tinggal menunggu saja.

__ADS_1


__ADS_2