Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 192


__ADS_3

Seorang pemenang akan selalu berpikir tentang kerja sama sedangkan seorang pecundang akan selalu berpikir bagaimana menjadi seorang penguasa 🤍


Di mansion bian , sekarang flo sedang duduk di balkon kamarnya , bian sudah tidur dan tidak tahu kalau sekarang flo berada di balkon kamar mereka.


Dia sedang menunggu kabar dari gio tentang pertempuran yang terjadi antara mafia gold water dan mafia lucifer.


Di saat dia sedang menunggu kabar dari gio ataupun valen , tiba-tiba ponselnya berbunyi pertanda ada panggilan masuk.


Flo langsung mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menghubunginya , melihat bukan nama gio maupun valen yang tertera dalam panggilan tersebut membuat flo sedikit keheranan setelah melihat nama yang tertera dalam panggilan tersebut.


" Elisa ? ". Gumam flo memicingkan matanya karena heran sekaligus bingung


" Kenapa dia menghubungiku selarut ini , bahkan ini pertama kalinya dia menghubungiku lagi setelah gio dan valen mengantarkan mereka ke markas crocodile dan mafia tiger ". Sambung flo tapi dalam hatinya


Ya , elisa yang menghubungi flo adalah wanita yang pernah menyelamatkan flo saat flo kecelakaan pesawat yang memang sudah di rencanakan oleh mafia tiger untuk menyingkirkannya .


Akhirnya flo pun menjawab panggilan tersebut.


" Hmm , ada apa elisa ? ". Tanya flo dengan datar


" Maaf mengganggu anda selarut ini nona flo , tapi saya ingin bertanya sesuatu pada anda dan ini sangat darurat juga penting ". Ucap elisa terdengar serius dari nada bicaranya


" Ya , tanyakan saja ". Ucap flo dengan penasaran apa sebenarnya yang akan di tanyakan oleh elisa padanya


" Apakah tuan alvaro adalah kaka kandung anda ? , tolong jawablah dengan cepat sebelum kami melakukan tindakan lebih jauh ". Tanya elisa tidak ada basi-basinya dan langsung pada inti pertanyaannya

__ADS_1


Flo langsung berubah dingin setelah mendengar pertanyaan elisa , dia langsung peka inti dari pertanyaan itu .


" Ya , dia adalah kaka kandungku , jangan coba-coba menyentuhnya atau kalian semua akan menanggung akibatnya ". Ucap flo dengan dingin


Deggg


Di sebrang sana tepatnya di markas agen rahasia tempat elisa dan colten bekerja di jerman , elisa langsung menelan ludahnya dengan kasar setelah mendengar jawaban flo.


Jantungnya seakan mau copot karena ancaman flo yang sedari dulu selalu saja terdengar mengerikan .


Ya , elisa bertanya seperti itu karena dia dan colten yang sekarang sudah sah menjadi suaminya serta para agen rahasia lainnya mendapatkan tugas dari atasan mereka untuk menangkap semua mafia gold water maupun mafia lucifer .


Ternyata berita pertempuran antara mafia gold water dan mafia lucifer bukan hanya heboh di dunia bawah atau dunianya para mafia , tapi ternyata berita itu sudah bocor kemana-mana bahkan sampai ke telinga para pemerintah perancis sehingga pemerintah perancis meminta bantuan tim yang di antaranya ada elisa dan colten agar bisa membantu mereka untuk melerai dan menangkap kedua mafia itu.


" Bagaimana kalian bisa tahu kalau dia adalah kakaku ? ". Tanya flo dengan dingin


" Terserah kalian , aku hanya ingin bilang , sekalipun kalian berniat menangkap kakaku serta para mafiosonya , kalian harus menanggung akibatnya sendiri , aku hanya memperingati kalian saja ". Ucap flo


Tentu saja untuk menangkap kedua mafia itu apalagi mafia gold water memang tidak semudah membalikan telapak tangan dan ucapan flo juga membuat elisa berpikir bahwa akan sulit menangkap mafia gold water apalagi varo yang jelas adalah ketua mafia kedua paling di takuti.


Flo mengatakan hal itu bukan hanya sekedar mengancam dan menakuti elisa serta tim yang akan ikut bersama elisa nantinya , tapi dia memberitahu elisa akan hal itu karena dia tidak ingin elisa dan colten kena imbasnya kemarahan kakanya.


Karena pertempuran itu terjadi karena varo ingin melampiaskan kemarahannya pada orlan dan juga viola , takutnya jika elisa dan colten ikut campur , bukan hanya mafia lucifer yang akan dilenyapkan oleh varo , tapi bisa saja elisa , colten dan timnya elisa juga akan ikut dilenyapkan oleh kakanya.


" Baiklah nona flo , saya harus membahas masalah ini dengan atasan dan tim saya , kami akan mengusahakan agar tidak menangkap kaka anda , tapi kami tidak berjanji lebih kalau terjadi sesuatu diantara kami dan kaka anda". Ucap elisa

__ADS_1


" Hmm , aku hanya mengingatkanmu saja , kan kalian sendiri yang akan menanggung akibatnya bukan aku ". Ucap flo begitu santai


Flo langsung mengakhiri panggilan tersebut , dia tidak mengambil pusing apa yang akan dilakukan oleh elisa , karena dia sudah memperingati mereka terlebih dahulu .


Kembali di markas utama gold water , sekarang para mafioso lucifer dan gold water sudah melakukan pertempuran di halaman markas utama tersebut.


Itu semua terjadi begitu cepat karena tangan kanan orlan yang sudah habis kesabarannya terus-terusan di permainkan oleh mafia gold water.


Orlan sangat marah pada tangan kanannya itu yang berani bertindak gegabah dan tidak mendengarkan perintahnya yang menyuruh mereka untuk tidak melakukan apapun kecuali dia sendiri yang memerintahkan untuk segera menyerang.


Mungkin pasukan gold water memang berjumlah lebih sedikit dari pasukan musuh tapi kemampuan bertarung mereka tidak bisa di remehkan .


Buktinya sekarang jumlah musuh yang berjumlah 4000 pasukan tinggal 3000 orang hanya dalam waktu 10 menit saja dan pasukan gold water dari 3000 pasukan tertinggal 2800 pasukan , hanya 200 mafioso gold water yang tumbang di medan pertempuran itu.


" Seranggggg , kalahkan semua musuh dan selamatkan tuan orlan ". Teriak tangan kanan orlan semakin membuat suasana pertempuran semakin panas


Devan hanya memasang seringai tipis di wajahnya , dia bahkan masih saja besikap santai ketika pertempuran sedang berlangsung di depan matanya sendiri.


Sedangkan orlan hanya bisa merutuki kebodohan tangan kanannya , dia juga semakin gelisah karena varo sudah mengakhiri panggilan video di antara mereka .


Terakhir kali dia melihat keadaan adiknya , viola masih tergantung di atas danau tapi varo terus menerus menurunkan perlahan tali ikatan di tubuh viola dan viola semakin dekat dengan permukaan air danau itu yang sudah di tunggu oleh para hewan predator ganas peliharaan varo.


" Apa kau yakin kalau kalian bisa memenangkan pertempuran ini dan bisa mengalahkan kami , hmm ". Ucap devan pada orlan dengan senyum remehnya


Orlan hanya diam menanggapi ucapan devan , dia malas menanggapi hal itu karena pikirannya hanya terfokuskan pada viola yang tidak tahu apa yang telah terjadi pada adik kesayangannya itu setelah panggilan video itu telah berakhir.

__ADS_1


" Haha kenapa kau diam saja , apa kau sedang memikirkan adik kesayanganmu ". Ucap devan tertawa kasihan


" Diam kau bang**t ". pekik orlan tak suka musuh di depannya itu membahas tentang adiknya


__ADS_2