
Hujan tidak berguna lagi bagi pohon yang sudah mati 🍂
Setelah mendengarkan perkataan tajam dari wanita yang mereka tolong , colten tidak bisa jika tidak menatap wanita itu dengan tatapan tajam .
Baru kali ini ada seorang wanita yang berani mengatakan hal sekejam itu padanya .
" Bukannya berterima kasih , malah berani berkata seperti itu padaku , lebih baik kami membiarkanmu mati saja waktu itu ". ucap colten tak kalah tajam
" Aku tidak meminta kalian untuk menolongku , kenapa juga kalian menolongku dan tidak membiarkan aku mati saja sehingga kalian tidak perlu repot-repot mengurusiku ". ucap wanita itu
" Kau.... ". ucap colten tak habis pikir dengan cara berpikir wanita itu
" Yakkk kenapa kalian berdua malah adu mulut seperti ini ". ucap elisa kesal
Colten memilih untuk keluar dari ruangan itu karena dia muak melihat wajah wanita itu.
Dia berjalan keluar dari ruangan itu dengan perasaan kesal .
Sedangkan elisa dan wanita itu harus menghadapi suasana yang begitu canggung di dalam ruangan itu setelah colten sudah keluar dari ruangan itu.
" Maafkan dia , dia memang seperti itu , sedikit pemarah ". ucap elisa membuka topik pembicaraan
" Tidak masalah , seharusnya aku yang harus meminta maaf padanya karena sudah memulai perkenalan dengan kata-kata kasarku ". ucap wanita itu tulus tapi dengan wajah datarnya
Elisa terkejut mendengar hal itu , dia cukup terkejut dengan ucapan wanita itu yang mengakui kesalahannya secara terang-terangan .
" Namaku flovia alika , terima kasih sudah menolongku dari kecelakaan yang menimpa ku ".
Ya wanita itu ternyata adalah flo , dia berhasil selamat dari kecelakaan itu berkat colten dan elisa .
Pada saat kecelakaan itu terjadi dan pesawat jatuh ke pesisir pantai , elisa dan colten memang sedang berada di pulau dimana tempat jatuhnya pesawat yang di naiki oleh flo.
* flash back on *
" Apa ini benar pulau yang akan menjadi jalur yang akan di lewati oleh target ? ". tanya elisa pada colten
" Sesuai informasi yang di berikan , pulau ini adalah jalur lewatnya kapal milik mafia crocodile untuk melakukan transaksi penjualan senjata ". ucap colten
__ADS_1
Mereka berdua bersembunyi dalam gelapnya keheningan malam di balik pohon yang ada di samping pesisir pantai pulau itu dari arah selatan .
Hanya mereka berdua saja yang di beri misi rahasia itu karena kemampuan dan kehebatan mereka menjalankan sebuah misi sangatlah di ancungi jempol oleh banyak orang dan banyak negara .
Dan sebenarnya mereka berdua berpacaran sudah 3 tahun lamanya , colten saat ini berusia 26 tahun dan elisa berusia 25 tahun , tidak ada yang tahu kalau mereka telah menjalin hubungan selama itu karena mereka berdua pandai menyembunyikan hubungan mereka.
Di saat mereka sedang menunggu kapal mafia crocodile lewat , tiba-tiba colten mendengar suara aneh dari arah atas langit .
Colten yang penasaran langsung mencari tempat luas yang sedikit menjauh di dalam hutan untuk melihat apa yang terjadi di atas langit sehingga menimbulkan suara yang mengganggu pendengarannya.
Betapa kagetnya colten ketika melihat benda besar yakni pesawat yang mulai jatuh dari ketinggian yang cukup tinggi menuju kearah pulau itu .
Dengan cepat dia berlari menuju kearah tempat dimana dia dan elisa bersembunyi untuk memberitahukan hal itu pada elisa.
" Ada apa kau berlari seperti di kejar hantu ? ". tanya elisa terheran-heran ketika colten tiba di depannya dengan nafas ngos-ngosan akibat berlari
Baru saja colten ingin memberitahukan apa yang dia lihat tadi pada elisa , tiba-tiba suara ledakan terdengar cukup kuat dari arah utara pulau itu bahkan angin kuat sampai menerpa mereka .
Elisa terkejut dan syok mendengar itu , colten langsung mengajak elisa untuk melihat kearah ledakan itu terjadi .
Setelah sekitar 40 menit mereka menyusuri hutan di pulau itu , akhirnya mereka tiba dimana sumber ledakan itu terjadi.
" Sebaiknya kita cari keberadaan korban , walaupun kemungkinannya hanya kecil bagi korban selamat , setidaknya kita harus mencari dan mengeceknya , siapa tahu ada yang masih bisa tertolong nyawanya ". ucap colten masih syok
Elisa mengangguk setuju dan akhirnya mereka berdua melakukan pengecekan seperti apa yang di katakan colten.
Saat elisa sedang membongkar puing-puing di bagian lainnya , elisa terkejut melihat seorang wanita muda yang terkapar di pesisir pantai di tindih oleh sesuatu benda .
Dengan cepat dia berlari kearah wanita itu , elisa langsung mengangkat dan menjauhkan benda yang menindih wanita itu .
Elisa mengecek kondisi korban dan betapa senangnya dia ketika korban yang dia temukan masih bernafas walaupun kondisinya sangat parah .
" Sayanggggggg cepat kesini , tolong bantu aku , aku menemukan salah satu korban masih bernafas ". teriak elisa begitu senang
Colten yang sedang mencari korban lainnya langsung berlari kearah elisa ketika kekasihnya berteriak seperti itu.
" Benarkah dia masih hidup ". tanya colten
__ADS_1
" Ya sebaiknya kita harus segera membawanya ke rumah sakit di negara terdekat agar bisa diberi pertolongan ". ucap elisa
" Baiklah , ayo bawah dia ke kapal kita , biar saja misi ini gagal , nanti kita akan mencari mafia itu lagi setelah berhasil menyelamatkan wanita ini ". ucap colten
Mereka pun membawa wanita itu ke kapal yang mereka bawah untuk melakukan misi rahasia mereka dan membiarkan misi mereka kali ini gagal karena nyawa seseorang lebih penting dari misi itu pikir mereka.
Di perjalan menuju negara terdekat elisa bertanya kalau colten menemukan korban lainnya atau tidak , colten pun menjawab ya kalau dia menemukan korban lainnya tapi tubuh mereka sudah terpisah-pisah dan dia tidak menemukan ada korban hidup lainnya.
Mereka juga berniat melaporkan kecelakaan maut itu pada pemerintah dari negara terdekat yang akan mereka tujui.
* Flash back off *
Mendengarkan wanita yang dia tolong menyebutkan namanya , elisa langsung tersenyum karena dia bisa merasakan kalau flo adalah orang yang baik walaupun perkataannya tadi sangat kasar , apalagi elisa cukup penasaran dengan flo.
" Namaku elisa , senang bisa berkenalan denganmu flovia ". ucap elisa tersenyum manis
" Aku sudah tahu siapa kamu dan pria tadi ". ucap flo santai karena memang dia tahu siapa elisa dan colten yang sebenarnya adalah seorang agen rahasia asal jerman
" Heee ? , kau mengenal aku dan colten ? bagaimana bisa ? " tanya elisa tercengang
" Ayolah , siapa yang tidak tahu kalian , agen rahasia yang paling di takuti di jerman bahkan di seluruh dunia ". ucap flo dengan alasan yang tepat
" Ahhh seperti itu , tapi kami tidak seperti apa yang kau pikirkan , darimana kami di takuti di negara ini bahkan di seluruh dunia , bahkan masyarakat di dunia tidak ada yang tahu kami agen rahasia karena identitas kami selalu di sembunyikan , kecuali para penjahat dan mafia yang selalu mencari gara-gara dengan kami ". ucap elisa malu-malu tapi belum menyadari perkataannya
Flo tersenyum simpul menanggapi ucapan elisa , tentu saja dia tahu karena dia adalah seorang ketua mafia , agen rahasia seperti colten dan elisa sangat gampang identitas mereka di ketahui oleh flo yang adalah seorang hacker ahli .
" Ehhh tunggu sebentar , apa kamu.... ". ucap elisa melototkan matanya ketika dia mulai sadar apa yang dia ucapkan tadi
" Kau bisa menangkapku jika kau mau , tapi aku tidak yakin kalau nanti aku di tangkap oleh kalian , para anak buahku akan membiarkannya , hmmm mungkin saja mereka bisa menghancurkan kantor kalian atau mungkin saja mereka bisa membocorkan semua identitas asli kalian berdua bahkan seluruh agen rahasia yang bekerja dalam organisasi kalian ". ucap flo sangat tenang dan santai
Degggg
Elisa menatap flo dengan tatapan tajam , dia tidak menyangka wanita yang dia tolong adalah salah satu anggota mafia walaupun flo tidak mengatakan kalau dia adalah mafia tapi dia sangat yakin yang flo maksud dia adalah mafia dan bukan hanya sekedar penjahat biasa dan walaupun dia tidak tahu posisi flo dalam mafia yang flo maksud dan apa nama mafia yang di maksud oleh flo.
" Kenapa kau memberitahukan jika kamu adalah salah satu anggota dari musuh besar organisasi kami ". tanya elisa penuh selidik
" Bukankah itu menguntungkan kalian , apa salahnya aku hanya membantu kalian ". ucap flo dengan tatapan yang sulit di artikan
__ADS_1
Elisa sangat bingung dengan wanita di depannya , dia sangat penasaran apa alasan yang sebenarnya flo memberitahunya hal itu , bukankah flo mengali lubang untuk dirinya sendiri karena mengatakan hal itu pada seorang agen rahasia yang selalu mendapatkan misi untuk menangkap para mafia .