
Selamat membaca guys 🤗🤗🤗🤗🤗
Saat ini flo sudah tiba di kalimantan setelah melakukan penerbangan menggunakan jet pribadinya .
Setelah tiba di bandara , flo langsung menyuruh mafioso yang akan menjadi supir untuknya saat ini untuk segera melajukan mobil itu menuju ke gedung tua dimana vira berada.
Sama halnya dengan varo , dia juga baru saja tiba di singapore dan langsung melakukan perjalanan ke markas devil karena varo tidak ingin menunda-nunda waktu.
Sungguh melvin telah membuat kekacauan yang sangat berdampak besar bagi flo dan juga varo .
Seluruh markas black sun maupun gold water mengalami kerusakan yang cukup parah , apalagi markas utama gold water di perancis , kerusakan di markas itu sangat parah karena tentu saja tidak ada varo dan juga zin disana ketika markas di serang , karena devan juga sedang berada di markas yang berada di negara lain saat melvin melancarkan serangannya.
Apalagi kelompok mafia flo dan varo sekarang sedang menjadi incaran peremerintah di belahan dunia dan yang paling membuat flo dan varo marah adalah karena ulah melvin , mereka semakin kesulitan menemukan keberadaan vira.
Dan sekarang , flo akan pastikan dia akan melenyapkan melvin jika vira berhasil di temukan dalam keadaan selamat.
*******
Di tempat vira , arkan dan ben serta gadis berusia 10 tahun itu sekarang masih berdiri di tempat pemberhentian terakhir mereka di tengah hutan dengan vira , arkan dan ben yang masih bingung dimana letak rumah gadis itu yang di maksudkan.
" Ka , maksud kaka apa menunjuk ke arah bawah tanah ini ? , tolong jangan membuat kami kebingungan ". Ucap vira bertanya karena bingung
Tanpa menjawab pertanyaan vira , gadis itu tiba-tiba menggeser sebuah rumput kering yang terlihat di jahit dengan rumput tali sehingga saling menyatu dari arah bawah kaki gadis itu .
Mata vira , arkan dan ben langsung melotot kaget melihat itu , ternyata ada sebuah pintu yang menyerupai penutup pembuangan air yang cukup besar yang di tutupi oleh rumput kering yang di geser oleh gadis itu.
__ADS_1
Gadis itu pun langsung membuka pintu itu , vira , arkan dan ben pun mendekat kearah pintu itu agar bisa melihat dengan jelas apa yang ada di bawah sana ketika gadis itu membuka pintunya lebih ke atas lagi.
" Cepatlah masuk atau para penjahat itu akan mengetahui rumahku ". Ajak gadis itu
Dengan perlahan mereka pun masuk ke bawah sana menggunakan tangga yang menjadi jalan utama agar bisa turun ke bawah sana yang membuat vira sangat penasaran.
Setelah arkan , vira dan ben telah masuk ke bawah sana , gadis itu langsung menutup pintu itu secara perlahan di ikuti gadis itu menarik sebuah tali yang ternyata untuk membuat rumut kering tadi agar bisa kembali menutup pintu besi tersebut .
Vira , arkan dan ben terkagum-kagum dengan rumah bawah tanah milik gadis itu ketika sang gadis mengajak mereka bertiga untuk masuk lebih dalam ke rumah bawah tanah tersebut.
" Wahhhh , aku sama sekali tidak menyangka kalau di dalam hutan ini ada rumah yang di buat di bawah tanah seperti ini ". Ucap vira terkagum-kagum
" Duduklah terlebih dahulu , aku akan mengambilkan makanan dan minuman untuk kalian ". Ucap gadis itu berjalan ke arah sudut ruangan itu
Ruangam bawah tanah itu hanya memiliki 1 ruangan yang cukup besar , tidak ada listrik tapi gadis itu hanya menggunakan lentera di dalam ruangan itu.
Tapi yang membuat ruangan itu terlihat nyaman adalah ruangan itu di kelilingi oleh batu bata yang tersusun tapi bahkan ada sebuah lubang yang tidak tahu ujungnya dimana sebagai keluar masuknya udara di dalam ruangan itu.
Gadis itu pun kembali sambil membawa 1 piring yang di isi beberapa macam buah , lalu dia kembali mengambil 1 buah teko berisi air mineral beserta gelas untuk 3 orang .
Setelah selesai menyediakan itu semua di atas meja kayu sederhana di ruangan itu , gadis itu pun duduk bergabung dengan vira., arkan dan ben yang sudah duduk di setiap sisi meja kotak itu.
" Ka , apa kaka yang membuat semua ini sendirian , atau ada orang lain yang tinggal bersama kaka dan membantu kaka membuat ruangan sebagus ini yang pasti tidak bisa di ketahui oleh orang luar ". Tanya ben pada gadis itu
" Sebelum menjawab pertanyaan ben , jawab dulu pertanyaanku ka , jika boleh tau nama kaka siapa ? ". Tanya vira penasaran
__ADS_1
" Aku Vilia , panggil saja vili dan aku tinggal sendirian di sini , walaupun sebenarnya ada seseorang lagi yang tinggal bersamaku dan juga membantuku untuk membuat semua ini , hanya saja dia berhasil di tangkap lagi oleh para penjahat itu saat sedang mencari bahan makanan ". Jelas gadis bernama vilia itu menjawab sekaligus pertanyaan vira dan ben
" Siapa penjahat yang kaka maksudkan ? ". Tanya arkan ingin memastikan dugaannya
" Para penjahat yang aku maksudkan adalah para penculik anak yang menempati gedung tua di sebrang hutan yang terhubung dengan desa tadi ". Jelas vilia
Deggggg
Arkan , ben dan vira langsung saling tatap setelah mendengarkan penjelasan vilia .
" Aku tahu kalian juga pasti kabur dari para penjahat itu , karena aku juga pernah merasakan apa yang kalian alami saat ini ". sambung vilia dengan bibir yang sedikit terlihat bergetar mungkin sedang menahan tangisnya karena mengingat kejadian yang sangat sulit dia hadapi
" Jadi kaka juga pernah di bawah dan dikurung oleh para penjahat itu di gedung tua itu ? ". Tanya vira kaget
" Ya , aku dikurung bersama anak-anak berkisar 30 orang dalam satu ruangan dan kami setiap harinya akan di suntik obat bius agar tidak sadarkan diri ". Jawab vilia sengaja menjeda ucapannya
" Tapi aku dan ka seli berhasil kabur dari gedung itu , tapi tidak dengan anak-anak lainnya setelah aku dan ka seli mengetahui bahwa kami akan di jual oleh para penjahat itu ". Sambung vilia
" Kejadian itu terjadi 3 tahun yang lalu ". Sambung vilia lagi menaham tangisannya
Vira , arkan dan ben terlihat sedih mendengar cerita memilukan yang di alami vilia , mereka juga sangat bersyukur karena bisa kabur dari para penjahat itu dan anak-anak lainnya juga bisa di amankan oleh jakson .
" Jadi kaka sudah tinggal di sini selama 3 tahun lamanya ? ". tanya vira merasa kasihan
" Ya , aku tinggal disini sudah 3 tahun tapi di tahun ke 2 aku harus kehilangan ka seli karena para penjahat itu berhasil menangkapnya dan menjualnya dan aku sudah 1 tahun hidup sendirian di sini ". Jawab vilia
__ADS_1
Vira , arkan dan ben ingin sekali menangis mendengar cerita vilia dan mereka malah berjanji pada diri mereka masing-masing untuk bisa menjaga vilia sampai flo datang menjemput mereka .