Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 62


__ADS_3

...Saat hatimu lelah , ubahlah pandanganmu ,untuk melihat dunia , saat kamu ragu , ubah caramu untuk memilih , Hal baik membutuhkan waktu , kamu pasti bisa ,Berpikir besar dan bertindak sekarang , Sekarang atau tidak sama sekali 🌷...


" Flo ". panggil bian lagi masih dalam keadaan panggilan yang terhubung satu sama lain


" Hmm ". ucap flo menetralkan emosinya


" Jaga dirimu baik-baik , jaga kesehatanmu , maaf kalau aku sering merepotkanmu , hahh sebenarnya aku malu mengucapkan hal seperti ini , tapi tidak apa karena aku harus mengatakan hal ini padamu ".


" Terima kasih sudah menikah denganku dan menjadi istriku selama 2 bulan ini walaupun pernikahan kita hanya sebatas kertas diatas hitam dan putih tapi aku senang bisa mengenalmu , mintalah semua yang akan kau dapatkan jika kontrak pernikahan kita berakhir pada jerry nanti ".


" Apa yang sedang kau bicarakan ini bian , jangan membuatku kebingungan ". ucap flo kesal tapi hanya pura-pura padahal dia sendiri merasa tersentuh dengan ucapan bian yanh sepertinya sedang berpikir kalau ini adalah hari terakhirnya di dunia ini


" Maaf kalau aku membuatmu bingung , aku hanya ingin bilang kalau kamu harus menjaga dirimu baik-baik , jaga kesehatan dan terakhir aku hanya ingin mengatakan kalau mulai detik ini kontrak pernikahan kita sudah berakhir , aku akan mengurus surat perceraiannya dan kau bisa mengambil semua sesuai apa yang menjadi kesepakatan kita besok , baiklah aku tutup telfonnya , terimah kasih ". sambung bian


Setelah mematikan panggilan tersebut bian langsung memejamkan matanya , pasrah menerima kenyataan kalau malam ini adalah malam terakhirnya melihat dunia , apalagi bian pikir kalau mobil di belakangnya sekarang berada di depan mobilnya saat ini , apalagi dia yang tidak bisa melakukan apapun karena mobilnya di kendalikan , tapi dia tidak sadar kalau mobil itu adalah mobil miliknya yang di bawah oleh flo.


Sedangkan flo merasakan sesak di dadanya ketika mendengarkan bian mengatakan kata cerai apalagi bian mengatakan itu tepat saat mobil yang dia bawah sudah berada di depan mobil bian yang sudah berhenti .


Flo langsung memakai jaket , topi dan maskernya , tapi flo tidak sadar kalau dia tidak mengganti pakaian malah masih memakai piyama tidur .


Jaket yang flo pakai saat ini di desai khusus ada saku yang berada di dalam jaket dan saku di luar jaket , flo langsung memasukan 2 pistol andalannya di saku dalam jaket lalu dia tidak lupa menyimpan belatinya di pinggang samping kanan pinggangnya dan stok peluru di kedua saku di saku jaket yang berada di luar .


Dengan gaya santainya , flo langsung keluar dari mobil nya , bian dan seluruh mafioso red rose yang berada di mobil belakang bian maupun mafioso yang bersembunyi di balik pohon-pohon yang ada di pinggir jalan itu langsung kaget melihat seseorang turun dari mobil yang baru tiba itu.


Para mafioso di balik pohon langsung siap siaga dengan senjata yang sudah mengarah kearah flo dan flo mengetahui semua itu karena sebagai ketua mafia dia sudah bisa menebak bagaimana keadaan saat ini.


Sedangkan bian memicingkan matanya penasaran siapa orang dibalik masker dan topi di depan mobilnya saat ini.


" Seorang wanita ? , sedang apa seorang wanita berada di tempat sunyi seperti ini sendirian dan kenapa dia malah menghentikan mobil di depan mobilku , apa dia orang di balik semua ini yang ingin mencelakaiku ". ucap bian penasaran dan juga waspada


Bian belum menyadari kalau wanita itu adalah flo karena flo yang memakai masker dan topi apalagi flo keluar dengan posisi kepala yang setengah menunduk .


Dorrrrr


Satu peluru terdengar begitu nyaring dan dengan cepat melesat kearah flo , tapi sayangnya flo dengan lihai bisa menghindari peluru itu dan hal itu membuat bian dan para mafioso redrose terkejut.


Dorrrr


Dengan gerakan cepat flo mengambil pistol di saku jaketnya dan melesatkan peluru kearah salah satu pohon dimana asal peluru tadi di tembakkan .


Yah peluru flo tepat sasaran langsung mengenai orang yang menembakan peluru tadi setelah pendengaran tajam flo bisa mendengar seseorang jatuh setelah dia melesatkan peluruh tadi.


para mafioso redrose yang melihat itu , apalagi para mafioso yang berada di sekitar orang yang langsung mati karena tembakan itu langsung tercengang melihat betapa hebatnya orang yang menembak rekan mereka apalgi tepat di jantungnya .


Seketika itu juga seluruh mafioso red rose yang bersembunyi sekitar 100 orang langsung keluar dari tempat persembunyian mereka dan berjalan kearah flo dengan semua senjata sudah mengarah kearah flo.

__ADS_1


Flo tidak merasa takut dikepung ratusan orang dengan senjata yang sudah mengarah kearahnya , malah saat ini jiwa psikopatnya dan jiwa pembunuhnya sudah sangat antusias untuk menghabisi ratusan orang itu dengan tanganya sendiri.


Sedangkan jantung bian semakin berdetak kencang ketika melihat banyaknya orang yang keluar dari balik pohon di pinggir jalan itu apalagi dia semakin terkejut melihat orang-orang itu membawa masing-masing senjata di tangan mereka .


Bian bukan mengkhawatirkan dirinya saat ini tapi entah kenapa perasaannya menjadi khawatir dan gelisah ketika melihat ratusan orang itu sedang mengepung wanita di depan sana .


" Apa dia sudah gila , kenapa wanita itu terlihat santai dikepung banyak senjata seperti itu". ucap bian tak habis pikir dengan wanita di depan sana


Dorrrrr


Dorrrr


Dorrrr


Flo langsung berlari dengan kecepatan kilat yang sudah menjadi keahliannya dalam membantai musuh sambil menembak para mafioso red rose , seketika itu juga para mafioso red rose sudah banyak yang tumbang karena flo .


Kecepatan berlari flo tidak bisa di lihat oleh mafioso red rose lebih tepatnya flo sangat lihai berlari berpindah tempat agar membuat lawannya tidak bisa memprediksi dimana posisinya berada .


Jlebbbbb


Bugghhhhh


Krakkkkkk


sreeeettttt


Flo semakin semangat menghabisi musuhnya , dia sudah menyimpan pistolnya lagi kedalam saku dan sekarang dia sudah memakai belati kesayangannya .


Bunyi tusukan , sayatan , patah tulang dan tulang leher yang di putar sehingga terdengar bunyi patah tulang terdengar begitu indah di telinga flo.


" Ohhh ayolah kenapa kalian selemah ini hmm ". ucap flo dengan suara psikopatnya


Srettttttt


Jlebbb


Suara teriakan kesakitan dari para mafioso red rose begitu terdengar memilukan jika ada orang lain yang mendengarkannya tapi tidak bagi flo karena itu adalah suara yang paling indah yang selama ini flo sukai .


Mobil gio dan mobil rombongan mafioso black sun baru saja tiba di belakang mobik yang mengejar bian tadi .


Gio langsung turun dari mobilnya diikuti para mafioso black sun yang berkisar 50 orang saja yang turun dari mobil mereka .


kelima mafioso red rose yang berada di dalam mobil yang masih di kendalikan oleh valen langsung terkejut melihat kedatangan banyak orang di arah belakang mobil mereka.


Dan betapa terkejutnya mereka melihat ternyata yang datang adalah mafia black sun , mafia yang paling di hindari oleh kelompok mafia red rose selama ini setelah melihat tato mata hari hitam di tubuh orang-orang itu.

__ADS_1


Baru saja salah satu dari mereka ingin melaporkan hal ini pada sang ketua tapi sayangnya aksi salah satu mafioso itu gagal karena mafioso black sun sudah membuka pintu mobil mereka dan langsung menembak mereka hingga tewas dengan 1x tembakan .


Gio langsung berjalan kearah depan mobil bian , dia hanya bisa melihat dari kejauhan saja aksi sang Queen karena dia tahu kalau Queennya tidak mau di ganggu ketika sedang bersemangat seperti itu.


Bian yang melihat semakin banyak orang yang berada di jalanan sepi itu menjadi semakin pasrah dengan kematiannya yang mungkin sebentar lagi akan datang menjemputnya.


Tapi rasa gelisah dan khawatir pada wanita tadi sudah hilang entah kemana karena bian sungguh tercengang ketika melihat aksi yang di lakukan wanita itu saat ini.


" Siapa wanita itu , kenapa sepertinya dia sedang melindungiku , tapi sungguh dia terlihat seperti iblis , apa dia tidak merasa takut saat membunuh ratusan orang seperti itu ". ucap bian bergidik ngeri


Haha bagaimana jika bian tahu kalau wanita yang baru saja dia sebut iblis itu adalah istrinya sendiri , mungkin setelah bian tahu pasti dia kedepannya akan bersikap baik pada flo hahahaha.


Bian tidak tahu kalau pria yang berdiri sendian di depan mobilnya adalah gio karena gio memang sedang memakai topeng khusus kalau akan melakukan pertempuran dengan musuh sehingga bian tidak bisa mengetahui kalau dia adalah gio.


" Carly kau disini saja menjaga tuan bian , pastikan tuan bian aman sampai saya dan Queen kembali dari markas red rose , panggilah 5 mafioso untuk menemanimu ". ucap gio dingin pada carly


" Baik prince ". ucap carly


" Kalian 20 mafioso , cepat bersihkan semua mayat itu dan pastikan tidak meninggalkan jejak apapun , setelah itu ikuti saya dan Queen ke markas red rose ". perintah gio dengan dingin


" Dan 25 orang sisanya , ikuti saya dan Queen menuju markas red rose duluan , tapi tunggulah hingga Queen selesai dengan permainannya ". ucap gio


" Baik Prince ". ucap mereka serentak


Bian sangat kaget mendengar terikan serempak orang-orang banyak di samping mobilnya , dia hanya bisa menunggu kapan dia akan di habisi oleh mereka tanpa melakukan apapun di dalam mobil.


Sedangkan flo yang sudah selesai menghabisi 100 mafioso red rose , masih belum puas karena dia yang dia inginkan sekarang mafia red rose harus di habisi sampai keakar-akarnya karena tanpa dia sadari emosinya itu muncul untuk mengahabisi semua anggota mafia red rose sampai ketuanya karena berani menganggu bian .


Dengan aura pembunuh , flo langsung berjalan menuju mobilnya , dia tidak kaget dengan kehadiran gio dan para mafiosonya karena flo sudah tahu kalau gio akan selalu datang jika keadaan seperti ini , siap sedia selalu di sisi flo .


Masker dan topi flo sudah jatuh entah kemana karena aksinya tadi , tapi tetap saja bian tidak bisa melihat wajah wanita yang membuatnya penasaran sedari tadi karena wajah wanita itu terhalang oleh tubuh pria di depan mobilnya.


" Jangan menunduk , lebih baik sekarang kau cepat ambil mobilmu dan kita akan segera pergi ke markas mafia sialan itu sekarang ". ucap flo dingin pada gio


" Baik Queen ". ucap gio


" Biar salah satu mafioso yang membawakan mobil prince kesini , sepertinya tuan bian sedang mencari cela untuk melihat wajah Queen saat ini , karena tubuh dan wajah Queen terhalang oleh tubuh prince ". ucap carly yang tiba-tiba mendengarkan informasi dari valen dari earphone di telinganya


" Kau , cepat bawa kesini mobil prince dan yang akan ikut bersama Queen dan prince sebaiknya kalian juga pergilah kemobil kalian ". perintah carly


Ternyata benar sedari tadi bian selalu mencari cela agar bisa melihat wajah wanita itu tapi karena terhalang tubuh pria di depan mobilnya membuat bian mengumpat kesal dan semua ucapan bian ternyata bisa di dengar oleh valen yang masih mengendalikan dan menyadap mobil bian sehingga valen langsung memberitahu carly atas hal itu.


Sedangkan gio yang mendengar penjelasan carly langsung diam di tempat agar bian tidak bisa melihat Queennya , beda halnya dengan flo , dia malah santai tidak memperdulikan hal itu.


Akhirnya mobil gio sudah berada di depan mobil yang flo bawah tadi , gio dan flo langsung naik kedalam mobil dan gio yang duduk di kursi mengemudi , mafioso yang membawakan mobil gio tadi langsung turun karena dia harus melakukan tugasnya terlebih dahulu untuk membersihkan mayat mafioso red rose di jalanan itu agar mobil bisa melintas dengan bebas.

__ADS_1


__ADS_2