Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 208


__ADS_3

Hari-hari terus berlalu , tiada pernah berhenti , seribu rintang jalan berliku , bukanlah suatu penghalang , hadapilah segala tantangan , mohon petunjuk yang kuasa 💋


Setelah selesai membersihkan dirinya dan berganti pakaian , bella pun keluar dari kamar tamu menggenakan pakaian santai menuju ke taman.


Varo dan flo memang masih berada di taman karena mereka masih mengobrol .


" Ohh kau sudah selesai mandi ? ". Ucap flo ketika bella baru saja tiba di bangku taman dimana mereka berkumpul tadi


Varo menatap bella dengan tatapan yang sulit di artikan , jauh dari dalam lubuk hatinya sebenarnya varo tidak ingin lagi menjalin hubungan spesial dengan wanita manapun , karena dia sudah mati rasa soalnya percintaan dan itu semua karena viola.


Bella pun duduk kembali di samping flo , dia keheranan mendapati varo sedang menatapnya dengan tatapan aneh .


Flo menyadari hal itu , dia langsung melirik kearah varo dan dia langsung menyadarkan varo agar tidak membuat bella canggung dengan tatapan varo.


" Ka , apa bella begitu cantik setelah mandi sehingga kaka tidak melepaskan pandangan kaka ". Sindir flo


Tentu saja varo langsung sadar dan tidak lagi melihat kearah bella , varo merutuki dirinya sendiri karena tanpa sadar dia malah menatap bella seperti itu.


" Apa ada yang ingin kamu katakan lagi pada kaka , kalau tidak kaka harus ke suatu tempat dulu dan kaka akan kembali nanti saat lano dan vira pulang dari sekolah ". Ucap varo dengan datar


" Ya , pergi dan kembalilah ketika mereka berdua pulang sekolah atau kaka akan melihat delvira merajuk karena kaka datang kesini dan tidak menemuinya ". Jawab flo


Varo pun menganggukkan kepalanya , dia berdiri dan langsung berjalan pergi meninggalkan taman itu .


Flo tahu pasti kakanya akan pergi ke markas gold water , jadi dia membiarkan kakanya pergi dan berpikir jernih terlebih dahulu karena flo sangat yakin pasti kakanya sedikit terpengaruh dengan perkataan flo tentang bella pada varo tadi.


" Flooooooo ". Ucap bella menekan nama flo seraya mencubit pelan bahu tangan flo


" Aaaauuuwww sakit bell ". Pekik flo berbohong padahal cubitan bella sama sekali tidak sakit

__ADS_1


" Yakkk kenapa kamu mencubit aku bell , mana sakit lagi ". Memang flo sangat jago beracting sambil melepaskan cubitan bella di bahu tangannya


" Kenapa kamu melakukan hal seperti tadi sih flo , mau taruh dimana muka aku ihhhh , malu banget ". Kesal bella soal yang tadi


" Bell , memangnya salah kalau kalian berdua menjalin hubungan , kalian kan sama-sama cantik dan tampan , sama-sama jomblo dan sama-sama pernah di sakiti oleh pasangan kalian yang sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun lamanya ". Jelas flo dengan wajah tanpa dosa


" Kalian berdua seperti sedang menjaga jodoh orang lain saja , udah pacaran bertahun-tahun ehhh satunya di tinggal karena milih wanita lain dan yang satunya lagi wanitanya malah berkhianat dibelakangnya , kan pas dan mantap itu bell ". Sambung flo


" iiihhhh tapi gk gitu juga kali flo , gimana bisa kamu mengatakan hal seperti tadi di depan tuan varo , bagaimana kalau dia berpikiran lain dan malah menganggap aku menyukainya ". Ucap bella tak habis pikir dengan pikiran flo


" Bell , kalian berdua berhak bahagia , aku ingin kalian bersama bukan karena kamu adalah sahabatku dan ka varo adalah kaka kandungku , tapi aku sangat yakin kalian bisa mengisi kekosongan dalam hati kalian yang selama ini sudah lama mati rasa ". Jelas flo


" Tapi.... ". Ucapan bella di sela oleh flo


" Aku tidak akan memaksamu , tugasku sudah selesai , sekarang tinggal keputusan kalian masing-masing dan aku akan mendukung apapun keputusan kalian ". Jelas flo


Flo sengaja mengganti topik lain agar bella tidak merasa tertekan dengan semua yang dia katakan tadi.


" Haaahhh , terserah kamu saja ". Jawab bella


Flo langsung tersenyum dan langsung berdiri mengajak bella untuk bersiap ke mall karena mereka harus pergi sekarang juga dan harus pulang sebelum si kembar pulang dari sekolah.


Di dalam perjalanan menuju markas gold water , ucapan flo terngiang-ngiang dalam pikiran varo .


Entah kenapa dia merasa harus membuat keputusan yang matang dan entah kenapa juga varo merasa daya tarik bella yang tersembunyi itu berusaha menariknya untuk merasakan lagi perasaan aneh seperti pertama kali dia mengenal viola.


Bughhhh


" Siaaaallll ". Pekik varo memukul setir mobilnya karena ucapan flo yang terngiang-ngiang di pikirannya

__ADS_1


" Kenapa semua ucapan flo selalu berputar di isi pikiranku , wanita itu , memangnya wanita itu bisa menggantikan viola ? , akhhhhh bikin pusing saja ". Sambung varo menjadi kesal sendiri


Dia pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju markas gold water dengan pikiran yang sulit dia artikan sendiri.


*******


Sekarang bella dan flo sudah berada di parkiran FAW MALL milik flo , mereka hanya berdua saja dengan flo yang kali ini menjadi supir untuk bella .


" Ayo masuk ". Ajak flo setelah mereka berdua sudah keluar dari mobil


Mereka berdua pun berjalan masuk kedalam mall , para security yang adalah mafioso black sun ingin memberi hormat sebagai sambutan kedatangan Queen mereka tapi flo dengan cepat memberikan tatapan dingin seraya memberi isyarat untuk tidak melakukan hal tersebut.


Kehadiran flo dan bella di antara banyaknya pengunjung mall membuat mereka menjadi pusat perhatian .


Jika flo sudah terbiasa menjadi pusat perhatian ketika datang ke tempat umum seperti ini , tapi tidak untuk bella yang merasa canggung dan gugup dengan tatapan para pengunjung.


" flo , apa kau melihat tatapan mereka ke arah kita ? ". Ucap bella menggandeng tangan flo dan berbisik di telinga flo


" Biarkan saja mereka menatap kita seperti itu bell , kan enak kita jadi artis sementara ". Jawab flo begitu santai karena dia memang tidak peduli dengan tatapan para pengunjung


Sebelum bella mengatakan hal lain lagi , flo langsung membahas topik lain agar bella tidak memikirkan tatapan para pengunjung lagi.


Akhirnya flo dan bella mulai memasuki toko brand pakaian , toko pertama yang di masuki oleh mereka di FAW MALL.


" Kita beli pakaian di toko yang murah saja yah flo , gk baik menghambur-hamburkan uang hanya untuk membeli pakaian yang mahal apalagi di toko brand seperti ini ". Ucap bella menahan flo dan mengajak flo untuk mencari toko baju yang murah-murah saja


Tentu saja flo langsung tertawa kecil menanggapi ucapan bella , flo sangat jarang membeli pakaian ataupun menghambur-hamburkan uang .


Sekalipun setiap bulannya bian selalu memberikannya uang jajan yang memang khusus hanya untuk memanjakan diri flo sendiri , ditambah semua harta kekayaan milik flo sendiri yang di hasilkan dari FAW grup maupun black sun , flo tidak pernah mengahambur-hamburkan uang seperti yang di pikir bella .

__ADS_1


__ADS_2