Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 55


__ADS_3

...Takdir , kita tidak tahu takdir seperti apa yang akan tuhan berikan untuk kita yang pasti tuhan tidak akan pernah memberikan takdir yang buruk bagi setiap manusia , jangan pernah berkecil hati jika takdir yang indah belum menjumpai kalian itu artinya tuhan masih ingin membentukmu menjadi sesuai takdir yang dia tuliskan....


Makan siang buatan flo sudah selesai di masak dan flo juga sudah memasukan makan siang untuk di antarkan pada bian dan juga jerry di dalam 2 kotak makanan dan sudah siap di antarkan.


" Pak tolong antarkan makanan ini ke kantornya tuan yah , katakan pada tuan kalau ini masakan saya dan harus di habiskan , jangan lupa juga berikan kotak makanan yang satu lagi pada tuan jerry ". ucap flo seraya memberikan 2 kotak makanan pada supir


" Baik nyonya , kalau begitu saya pamit untuk mengantarkan makanan ini pada tuan bian dan tuan jerry ". ucap pak supir


" Iya , hati-hati di jalan ". ucap flo


Setelah memberikan kotak makanan itu , flo langsung masuk kembali ke dalam untuk memanggil milka dan key untuk makan siang.


Ceklekkkk


Pintu kamar key di buka oleh flo , milka berada di dalam kamar key jadi flo tidak kesulitan untuk memanggil milka .


Key dan milka yang sedang nonton drama di atas ranjang langsung melihat kearah pintu ketika pintu terbuka dan mereka bisa melihat flo yang ternyata orang yang membuka pintu kamar key.


" Ayo keluar dan makan siang , kaka akan menunggu kalian di meja makan ". ucap flo dengan datar langsung menutup kembali pintu kamar key


" Ayo key , jangan membuat singa tidur terbangun jika kita terlambat ke meja makan ". ucap milka bercanda


" Hahha ayo kak ". ucap key tertawa mendengar ucapan milka


Mereka pun keluar dari kamar menuju meja makan yang sudah ada flo yang duduk diam menunggu mereka.


" Wahhhh ini pertama kalinya aku akan memakan masakan kaka ipar , hanya melihat makanan ini saja aku sudah bisa menebak kalau rasanya pasti enak ". ucap milka antusias


" Makanlah tidak usah banyak drama ". ucap flo malas


" Hahha kaka ipar kau selalu seperti itu , tapi tenang saja aku menyukainya hahah ". ucap milka bercanda


Akhirnya mereka mulai makan siang , setelah mencicipi masakan flo , wajah milka terlihat begitu senang karena dia sudah menduga kalau makanan itu sangat enak sedari awal.


10 menit kemudian akhirnya kotak makan siang untuk bian dan jerry sudah sampai ke ruangan bian .


" Permisi bos , tadi supir pribadi nona flo mengantarkan kotak makanan ini dan katanya ini untuk bos dan saya ". ucap jerry setelah masuk kedalam ruangan bian


Bian yang belum tahu kalau flo sudah kembali tentu saja dia bingung siapa yang membuatkan makan siang untuknya apalagi menyuruh supir mengantarkannya ke kantor.


" Dari siapa ? ". tanya bian bingung

__ADS_1


" Katanya dari nona flo , nona berpesan kalau makanan ini harus di habiskan oleh saya dan bos karena nona sendiri yang memasaknya ". ucap jerry sesuai apa yang di katakan supir tadi


Entah kenapa suasana hati bian yang sedikit kesal karena masalah kecil di kantor langsung senang mendengar kalau ternyata orang yang mengirimkan makan siang padanya adalah wanita yang beberapa hari ini tidak bisa membuatnya tidur nyenyak .


" Baiklah berikan punyaku setelah itu kamu juga pergi makan siang di ruanganmu ". ucap bian


" Baik bos , ini kotak makanannya ". ucap jerry memberikan 1 kotak makan siang oada bian


Setelah jerry keluar dari ruangannya , bian langsung membuka kotak makanan yang diberikan jerry .


" Ternyata dia sudah pulang , tapi kenapa dia tidak mengabariku ? ". ucap bian sedikit kecewa


Dia yang memang beberapa hari ini entah kenapa tidak nafsu makan , langsung tersenyum tipis ketika mengetahui flo membuatkan makan siang untuknya , sekatika itu juga bian langsung berselerah makan bahkan dia memakan makanan buatan flo itu dengan lahap bahkan tidak tersisa sebutir nasi pun.


******


Hari berlalu begitu cepat tak terasa sudah 2 hari flo kembali ke indonesia .


Hubungan flo dan bian masih terlihat begitu-begitu saja , tidak ada perkembangannya , yah karena flo tidak tertarik pada bian bahkan tidak memiliki perasaan apapun pada bian .


Malam ini flo telah memasak begitu banyak makanan spesial karena bian mengatakan kalau ayah dan bundanya akan makan malam di mansion bian karena mereka sangat merindukan bian sekalian datang berkunjung .


Semua makanan sudah di sajikan di atas meja makan , tinggal menunggu kedatangan bian dan keluarga bian , yah bian masih berada di kantor tapi bian sudah memberi kabar pada flo kalau dia akan segera pulang saat ini juga .


" Tidak perlu khawatir , kaka bisa mengatasinya ". ucap flo dengan santai


Tak lama kemudian tiba-tiba flo dan key mendengar suara susi yang menyambut seseorang dari pintu utama .


Flo dan key sangat yakin kalau itu pasti adalah keluarga bian , suara semakin mendekat ke arah meja makan membuat key semakin khawatir tapi tidak bagi flo yang terlihat sangat santai .


Orang pertama yang tiba di meja makan adalah milka tapi flo dan key sangat heran kenapa milka datang dengan wajah yang terlihat kesal membuat mereka sedikit penasaran apa yang terjadi pada milka.


Tidak berselang lama setelah milka tiba di meja makan , ayah dan bunda bian mulai mendekati meja makan , tapi betapa kagetnya key ketika melihat seorang wanita yang sangat tidak asing sedang berjalan di belakang ayah zet dan bunda reni dengan gaya angkuh .


Flo langsung tahu apa penyebab milka yang masuk dengan wajah kesalnya , ternyata karena ada cia juga yang datang untuk makan malam saat ini.


" Cihhh , pantas saja milka terlihat kesal ternyata nenek lampir ini juga ikut kesini ". batin flo


" Ayah bunda ". sapa flo tersenyum manis tidak peduli sekalipun ada cia yang akan makan malam bersama mereka


" Flo , mana bian ? ". tanya ayah zet yang bingung tidak melihat bian di sekitar meja makan

__ADS_1


" Bian sedang dalam perjalanan pulang dari kantor ayah , mungkin 5 menit lagi bian sampai ". ucap flo


" Gk usah panggil saya dengan sebutan bunda karena saya tidak sudi di panggil bunda oleh mu ". ucap reni begitu sewot


Ayah zet dan milka langsung menatap tajam kearah bunda reni , mereka tidak habis pikir kenapa bunda reni masih bersikap kasar pada flo yang jelas-jelas sudah menjadi menantunya .


Flo dan key yang sudah bisa menebak itu hanya bisa diam menahan emosi karena tidak mungkin flo membalas perkataan mertuanya , sekalipun sebenarnya bisa saja langsung merobek mulut mertuannya .


Sedangkan Cia tersenyum senang karena melihat reni yang begitu membenci flo .


" Bunda apa-apaan sih ". ucap milka tidak senang dengan sikap sang bunda


" Ahhh baik tante , silahkan duduk terlebih dahulu ". ucap flo mencairkan suasana


Reni hanya memutar bola matanya dengan malas karena dia yakin kalau flo pasti sedang mencari simpati pada keluarganya .


Sedangkan milka menatap bingung ke arah kaka iparnya , milka tidak habis pikir kenapa kaka iparnya selalu saja diam ketika di perlakukan seperti itu oleh bundanya.


Akhirnya semua duduk di meja makan , suasana begitu canggung sehingga ayah zet mencoba mencaikan suasana.


" Flo coba telfon bian kalau dia sudah dekat atau belum ". ucap ayah zet


Baru saja flo ingin menghubungi bian , ternyata bian sudah berada di mansion bahkan sudah tiba di meja makan .


Bian langsung berubah dingin melihat kehadiran cia di mansionnya , dia sedikit kesal karena dia tahu pasti bundannya yang sudah mengajak cia untuk makan malam bersama mereka .


" Ehhh sayang kamu sudah pulang nak , ayo sini duduk di samping cia , pasti kamu sangat lelah dengan pekerjaan di kantor , cia akan menyajikan makanan untukmu ". ucap bunda reni tersenyum hangat pada bian


Ayah zet langsung memejamkan matanya menahan emosi akibat ulah sang istri yang semakin hari semakin keterlaluan , milka langsung melototkan matanya sangat tidak percaya bundanya akan bertindak seperti itu di depan mereka semua bahkan di depan istri sah kakanya .


Bian hanya menatap dingin kearah sang bunda dan cia , wanita yang selama ini membuatnya pusing dan risih karena selalu mencari cara untuk terus mendekatinya.


Flo yang mulai sadar kalau sikap bian langsung berubah setelah bunda reni berkata seperti itu langsung berjalan mendekati bian .


Tapi ketika flo semakin dekat pada bian , bunda reni langsung menghentikan flo.


" Kau diam di situ , berhenti mencari muka di depan putraku , dasar tidak tahu malu ". ucap bunda reni menatap marah kearah flo


Saat ini flo sangat ingin tertawa , dia tidak menyangka mertuanya bisa berbicara seperti itu padanya yang jelas-jelas adalah istri sah bian , bukankah ucapan seperti itu pantas di lontarkan pada cia itu pikir flo .


Flo tidak memperdulikan ucapan mertuannya karena dia semakin antusias untuk sedikit memberi pelajaran pada mertuanya dan cia .

__ADS_1


Melihat flo terus berjalan mendekati putranya , bunda reni langsung melototkan matanya tak menyangka kalau menantunya berani melawan ucapannya .


Cia yang melihat itu bedecak kesal karena flo yang terlihat sangat menyebalkan , sedangkan ayah zet , key dan milka sedikit kagum pada flo , mereka mendukung flo apalagi ayah zet dan milka , mereka berdua sangat ingin melihat flo yang seperti ini , karena jika flo hanya selalu diam jika di perlakukan seperti itu oleh bunda reni , itu akan membuat cia semakin besar kepala .


__ADS_2