Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 85


__ADS_3

Selamat membaca guyss 🙏


Di mansion kediaman portas dan sivada saat ini telah ramai dengan banyaknya wartawan yang berkumpul di depan gerbang masuk mansion .


Sedangkan di dalam mansion sudah ada portas , sivada dan elca yang sedang membahas berita besar yang menimpa keluarga mereka .


" Bagaimana ini pa hiksss , mama tidak mau dipenjara " . ucap sivada sambil menangis ketakutan


" Sialan , siapa sebenarnya orang yang telah membeberkan bukti-bukti itu pada publik , aku yakin kalau orang itu adalah orang yang sama yang telah meneror kita kemarin " . ucap portas frustasi


" Jadi kemarin papa dan mama juga mendapatkan sebuah teror ? , apa teror itu dengan adanya kotak misterius yang tiba-tiba ada di depan pintu mansion ?". tanya elca terkejut


" Ya kau benar , tapi bagaimana kau bisa tahu ?". tanya portas pada putranya heran


" Hahhhh , sepertinya orang misterius itu bukan orang yang sembarangan , aku juga mendapatkan teror yang sama seperti papa dan mama kemarin ". ucap elca frustasi sambil menghembuskan nafas nya dengan kasar


" Benarkah ? , lalu apa yang diberikan orang itu padamu ? ". tanya portas terkejut


" Orang itu memberiku banyak foto keluarga wisnu dan dinda , aku juga terkejut mendapatkan itu karena selama belasan tahun aku menyimpan semua rahasia itu , baru kali ini aku mendapatkan teror seperti ini " . ucap elca dingin


Portas dan sivada terkejut mendengar hal itu , mereka tahu rahasia apa yang di maksud oleh putra mereka karena mereka juga pada saat itu menyetujui rencana jahat putra mereka agar semua harta warisan keluarga zen jatuh ketangan mereka bertiga.


" Tapi siapa ? , bukannya semua rahasia ini sudah kita simpan rapat dan belasan tahun ini bahkan puluhan tahun rahasia rencana pembunuhan kakek dan nenekmu ini tersimpan rapat dan tidak ada yang mengetahuinya , lalu siapa yang berani bermain-main dengan keluarga kita ". jelas sivada


" Aku juga tidak tahu siapa sebenarnya orang misterius itu dan aku masih mencari tahunya". ucap elca dingin


" Pa bagaimana kalau polisi mengusut kejadian ini , mama tidak mau masuk penjara " . ucap sivada ketakutan


" Ma , papa juga tidak mau masuk penjara , papa akan melakukan apapun untuk menghilangkan berita tersebut " . ucap portas frustasi

__ADS_1


Malam ini elca memilih untuk mencari tahu siapa dalang yang membuat keluarganya terancam seperti ini dengan menyewa hacker terbaik di negara itu .


Elca sudah pergi dari mansion kedua orang tuanya walaupun harus kesulitan melewati para wartawan di depan gerbang masuk mansion kedua orang tuanya.


*******


Keesokan paginya wartawan masih ramai di depan gerbang masuk mansion portas dan sivada , berita juga semakin ramai diperbincangkan oleh seluruh dunia , berita-berita dipenuhi oleh perbuatan kejam portas dan sivada .


Tiba-tiba dari arah belakang mansion ada sepasang pria dan wanita yang baru saja berhasil melewati tembok tinggi area belakang mansion itu .


Mereka berjalan santai memasuki mansion dari pintu belakang dengan pakaian serba hitam dilengkapi topi , masker , sarung tangan , kaca mata dan 1 tas yang di gendong oleh sang pria .


Sivada dan portas kini sedang dilanda ketakutan karena baru saja mereka mendapatkan informasi kalau 1 jam lagi polisi akan segera menuju ke mansion mereka.


Mereka tidak bisa kabur karena informasi itu datang secara tiba-tiba apalagi kejadian ini , jadi mereka tidak sempat memesan tiket pesawat atau lari kemanapun karena juga banyak sekali wartawan di depan mansion mereka.


Sepasang pria dan wanita itu telah berada di ruangan yang sama dengan portas dan sivada , mereka berdua bersembunyi di balik tembok untuk melihat situasi di dalam ruangan itu .


" Angkat tangan kalian dan jangan berteriak ". ucap pria misterius itu dengan pistol yang sudah mengarah pada portas dan sovada


Deggg


Portas dan sivada langsung menelan ludah mereka dengan kasar mendengar suara asing yang sedang mengancam mereka.


Melihat ada 2 orang asing berpakaian serba hitam sedang berada di belakang mereka dengan pistol yang sudah mengarah kearah mereka , portas dan sivada mulai ketakutan sambil menuruti pertakaan orang misterius itu untuk angkat tangan dan jangan berteriak.


" Siapa mereka , darimana mereka masuk ". batin portas ketakutan


Wanita misterius itu langsung menyuruh sang pria untuk mengikat portas dan sivada karena mereka tidak memiliki banyak waktu sebelum polisi tiba di mansion itu.

__ADS_1


Sang pria misterius sudah selesai mengikat tangan dan kaki portas dan sivada , mulut mereka juga di tutup dengan perekat agar tidak bisa berteriak , portas dan sivada disuruh duduk di sofa .


Wanita misterius itu langsung mengeluarkan sebuah berkas dari dalam tas yang di gendong pria miaterius itu tak lupa mengambil pulpen .


Portas dan sivada sangat ketakutan saat ini , tapi mereka juga penasaran apa yang akan di lakukan kedua orang misterius itu pada mereka .


" Cepat tanda tangani berkas ini " . ucap sang wanita menyerahkan kertas berkas di meja depan portas dan sivada


Portas penasaran berkas apa yang harus mereka tanda tangani sehingga mereka di sekap seperti ini .


Tangan portas dan juga sivada memang sengaja di ikat di depan bukan di belakang agar mereka berdua bisa memegang pulpen dan bisa mentanda tangani berkas itu .


Melihat mereka berdua tidak bergerak sama sekali untuk tanda tangani berkas itu , sang wanita misterius langsung menodongkan pistol ke kepala sivada agar portas segera mentanda tangani berkas itu.


Dan benar saja melihat sang istri diujung ambang nyawa , portas langsung menggerakan tangannya dengan pasrah mengikuti perintah kedua orang misterius itu dan langsung tanda tangan di berkas itu .


Sivada juga langsung mentanda tangani berkas itu dengan tangan yang bergetar dan tangisan dibalik mulut yang di tutup.


Setelah selesai mendapatkan tanda tangan portas dan sivada , kedua orang misterius itu langsung pergi meninggalkan mereka berdua dengan keadaan yang masih terikat dan mulut yang masih di tutup.


Portas sangat kesal diperlakukan seperti itu , tapi sekeras apa dia mencoba melepaskan ikatan di tangan dan kakinya tetap saja tidak bisa terlepas membuat portas pasrah akan nasibnya yang sangat sial , sudah terkena masalah atas perbuatannya , akan di tangkap oleh polisi sebentar lagi dan kini malah di ikat dan di sekap seperti ini rumahnya sendiri.


Sedangkan sivada hanya bisa menangis dalam diam , dia sangat ketakutan , dia tidak pernah menyangka akan mendapatkan kesialan seperti ini dalam hidupnya.


Di tempat lain di markas black sun , flo menyeringai tipis karena baru saja mendapatkan kabar gembira dari mafioso yang berhasil menjalankan misi untuk mendapatkan tanda tangan portas dan sivada.


" Elca til , besok giliranmu ". gumam flo menyeringai


Yah kedua orang misterius tadi adalah mafioso black sun yang di perintahkan oleh flo dan berkas yang di tanda tangani oleh mereka berdua adalah berkas pemindahan hak saham mereka pada flo di perusahan zen grup .

__ADS_1


Sekarang flo sangat senang karena saham miliknya di perusahan zen grup sudah mencapai 65% yang artinya dia pemegang saham paling tinggi di perusahan itu dan dia dengan gampang bisa memberhentikan elca dari posisi CEO di perusahan zen grup .


__ADS_2