
Selalu percaya bahwa hal yang indah akan segera terjadi dalam kehidupanmu 🌺
Tio dan para anak buah dari DemonGhost kebingungan ketika melihat seorang wanita sendirian yang berani masuk apalagi berani menembakan peluru senjata api di area mansion itu .
Mereka semua bertanya-tanya dalam hati , siapa sebenarnya wanita itu dan apa maksud dari tindakannya yang tak lain wanita itu adalah flo.
Sedangkan bian langsung menelan ludahnya dengan kasar karena dia tahu kalau sekarang istrinya pasti akan melenyapkan semua musuh di depan mereka karena dirinya sendiri.
Dengan langkah pelan , raut wajah yang dingin dan aura pembunuh yang sangat mendominasi di tempat itu , flo mulai berjalan mendekati bian dengan senjata yang mengarah kearah musuh.
" Heiii siapa kau , sebaiknya kamu segera pergi dari sini sebelum kami bertindak lebih ". Teriak salah satu musuh menyuruh flo untuk pergi dari tempat itu
Dorrrr
Brukkkk
Pria yang berteriak itu langsung terjatuh dan tidak bernyawa lagi karena dengan kecepatan kilat dan tanpa di duga oleh para musuh kalau flo akan langsung menembak pria itu.
Semua senjata api yang di pegang oleh masing-masing anak buah demon ghost langsung mengarah kearah flo .
Bukannya takut , flo malah sangat terlihat tenang dan terus berjalan mendekati bian yang sekarang sedang berdiri menatapnya dengan tatapan datar.
Tio kaget melihat keberanian wanita asing yang berani masuk area mansionnya , tapi dengan cepat dia langsung memberi isyarat untuk menurunkan senjata para anak buah kakanya agar tidak melakukan tindakan gegabah setelah merasa kalau wanita itu ada hubungannya dengan bian.
Ketika flo sudah berdiri di hadapan bian , dia tidak langsung menatap kearah bian ataupun bertanya apakah bian baik-baik saja melainkan langsung menatap tio dengan tatapan membunuh yang membuat tio merinding takut seketika itu juga.
" Apa kau adalah pemimpin dari mereka semua dan apakah kau yang menyuruh kedua anak buahmu untuk mengganggu kami ? ". Tanya flo dengan dingin pada tio
Pistol di tangan flo sudah mengarah kearah tio , tio tidak takut mati hanya saja dia penasaran siapa sebenarnya wanita yang memiliki nyali besar di depannya saat ini.
Karena baru flo , wanita pertama yang berani menodongkan senjata api kepadanya selama dia hidup di dunia ini.
" Memangnya anda siapa bertanya seperti itu , apa anda memiliki hubungan dengan tuan bian , anda terlalu berani telah menembak mati anak buah kakaku ". Jawab tio sedikit takut-takut
Dorrrr
Mata tio melotot kaget ketika flo langsung menembak kearahnya , untung saja flo sengaja menembak tanah di samping kaki kanan tio dan tidak mengenai kaki tio sama sekali .
Kecepatan tangan flo yang tanpa pergerakan seraya menembak tanah di sebelah kaki tio membuat tio tercengang dan merasa bahwa wanita di hadapannya saat ini bukanlah wanita sembarangan.
__ADS_1
" Sayang berhentilah menembaki mereka ". Ucap bian mencoba menenangkan emosi flo saat ini
" Cihhh , kenapa kamu tidak memberi kabar kalau kamu diculik oleh mereka , apa kau ingin aku melenyapkan mereka semua bian ". Ucap flo begitu marah bahkan dia tidak lagi memanggil bian dengan sebutan sayang
Deggg
Tio langsung tercengang mendengar pembicaraan bian dan flo , ternyata benar dugaannya bahwa wanita di depannya itu ada hubungan dengan bian .
Tapi mendengar dan melihat bagaimana cara wanita di depannya bertindak , sepertinya wanita itu bukanlah tandingan dia maupun para anak buah kakanya saat ini.
" Siapa dia sebenarnya ". Batin tio penasaran
Sedangkan bian langsung terdiam mendengar ucapan sang istri yang terlihat tidak main-main .
" Mereka tidak menculikku , tapi aku yang ingin datang kesini untuk mencari tahu siapa pemimpin mereka yang berani menyuruh kedua pria itu untuk menggangu kita ". Jelas bian memang kenyataannya
Mendengar jawaban bian , tiba-tiba pendengaran flo yang begitu tajam baru saja mendengar kalau sepertinya ada banyak langkah kaki yang begitu pelan sedang menuju dan mendekat kearea mansion itu.
" Apa lagi sih ini ". Batin flo menjadi kesal
" Cepat bubar dan carilah tempat persembunyian , sepertinya musuh kalian semua semakin mendekat kearah mansion ini ". Ucap flo dengan datar
Pasalnya tio tidak menyadari kedatangan orang yang bisa saja berjumlah ribuan orang dari apa yang di dengar flo , itu tidak pasti tapi flo yakin jumlah orang yang mendekati mansion itu berkisar 500 orang keatas.
" Cepat lakukan saja ucapanku jika kalian tidak ingin mati sia-sia di tempat ini jika melawan musuh dengan jumlah yang sedikit seperti ini" . Ucap flo datar
Flo langsung menarik pergelangan tangan bian untuk segera bersembunyi , dia tidak memperdulikan tio dan 80 anak buah demon ghost jika mereka tidak ingin mendengarkan ucapannya.
Bian hanya bisa pasrah mengikuti tarikan sang istri , sedangkan tio tanpa berpikir panjang , dia langsung memberi perintah pada 80 anak buah kakanya untuk segera menuruti perintah flo .
Tio juga ikut mencari tempat persembunyian walaupun sebenarnya dia kurang yakin dengan ucapan flo , tapi juga entah kenapa hati kecilnya berkata kalau apa yang flo ucapkan itu sepertinya benar .
5 menit kemudian , halaman mansion itu langsung sunyi karena semua orang , terutama bian flo dan tio sedang bersembunyi menunggu apakah benar apa yang di ucapkan oleh flo.
Sekitar 10 menit kemudian mereka masih menunggu , tiba-tiba tio tak sengaja mendengar banyak langkah kaki yang sepertinya semakin mendekati mansion bahkan bisa di bilang tio merasa langkah kaki itu mungkin saja sudah di depan gerbang masuk mansion.
" Jadi benar apa yang di ucapkan wanita itu ". Batin tio tak percaya
" Pendengarannya sangat tajam , 15 menit bukan waktu yang cepat bagi orang sebanyak itu berjalan dan bisa terdengar langkah kakinya sampai sini ".
__ADS_1
" Aku harus berterima kasih pada wanita itu jika semuanya telah selesai , dia datang karena ingin membantu tuan bian dari kepungan anak buah kaka tapi sekarang malah membantu kami yang akan di serang oleh musuh ".
" Jika dia tidak ada , sepertinya kami memang akan mati sia-sia karena musuh yang menyerang kami secara mendadak ".
Tio membatin , dia merasa bahwa flo memang bukan gadis biasa dan bukan juga wanita yang bermain kotor dengan memanfaatkan musuh mereka yang menyerang mendadak untuk membalas perbuatan kedua anak buah kakanya yang berani mengganggu bian dan flo.
Sedangkan sekarang flo dan bian sedang bersembunyi di balik tembok sisi kiri mansion itu sambil memperhatikan dari jauh para musuh , musuhnya mereka yang sekarang sudah mulai memasuki area halaman mansion itu .
" Cihhh merepotkan saja ". Kesal flo karena harus menghadapi situasi seperti ini bahkan di markas musuhnya sendiri
" Sayang ". Panggil bian ingin membujuk flo yang dia tahu sekarang sedang marah padanya
" Berhentilah memanggilku sayang , ini bukan waktu yang tepat dengan panggilan seperti itu , sebaiknya pikirkan saja bagaimana cara kita keluar dari sini tanpa terlibat pertarungan dengan musuh mereka ". Ucap flo dengan pelan tapi penuh emosi
Glekkk
Bian menelan salivany dengan kasar , begini bian jika flo sedang marah padanya , flo terlihat seperti singa lapar jika sedang marah begini sehingga bian takut mencari masalah dengan flo jika flo sedang marah.
Flo mengambil ponselnya di saku celananya dan langsung menghubungi key yang sekarang masih menunggu dengan yang lainnya di restoran.
Key yang melihat ada panggilan masuk dari kakanya langsung mengangkat panggilan itu dengan cepat karena khawatir.
" Ka , kaka dimana , apa kalian baik-baik saja ?". Key langsung bertanya ketika panggilan sudah terhubung
" Hmm, kalian pulanglah duluan karena aku dan bian harus mengurus sampah merepotkan dan akan kembali ke hotel 1 jam lagi ". Ucap flo
Baru saja key ingin bertanya lagi tapi ternyata panggilan itu sudah dimatikan sepihak oleh flo .
" Haisss ". Key langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" Ada apa ? , apa mereka akan segera kembali ? ". Tanya milka khawatir dengan keadaan bian dan flo
" Tidak , mereka malah menyuruh kita untuk pulang duluan dan mereka akan menyusul ke hotel 1 jam lagi ". Jawab key
" Tapi jika kita kembali sekarang , apakah kita akan baik-baik saja saat di perjalanan pulang nanti ".
" Aku bukan takut akan diriku sendiri tapi sekarang keselamatan si kembar ada di tangan kita loh key , bagaimana jika terjadi sesuatu pada mereka , bisa-bisa kita di bunuh oleh kedua singa itu ". Sambung milka khawatir akan keselamatan si kembar
" Kalau itu tenang saja ka , coba lihat di luar sana , sudah ada banyak anak buah ka flo yang sedang mengawasi dan menjaga kita dari jauh , jadi keselamatan kita pasti baik-baik saja ". Ucap key menenangkan milka
__ADS_1
Spontan milka langsung melihat keluar di area parkiran restoran itu dan benar saja bahwa ada banyak pria berpakaian hitam sedang berjaga di sekitar restoran itu sehingga milka langsung bernafas lega.