Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 242


__ADS_3

Jika kamu hidup berkecukupan lebih , ada baiknya kamu berbagi rezeki kepada orang yang membutuhkan ❤


" Queen , sepertinya saat ini pemerintah telah bertindak dan sedang mencari black sun dan juga gold water setelah pemerintah mengetahui pertempuran hari ini ". Tiba-tiba valen memberikan informasi itu ketika dia baru saja melihatnya di layar monitor yang dia lihat di depannya


" Kenapa pemerintah ingin ikut campur dan kenapa hanya black sun dan gold water saja yang di incar oleh pemerintah , lalu bagaimana dengan mafia devil ? ". Tanya tio dengan penasaran


" Mafia devil tidak di ketahui oleh pemerintah , bahkan banyak kelompok mafia dan seluruh masyarakat di dunia tidak tahu kalau ada mafia bernama devil yang di ketuai oleh si bajingan melvin ". Jawab flo


" Cihhhh , ternyata dia pandai bermain kotor juga ". Ucap bian berdecih


" Untuk saat ini lebih baik kita semua fokus mencari keberadaan vira , untuk si bajingan itu , aku akan langsung melenyapkannya ketika aku tiba di singapore nanti ". Ucap varo menahan amarahnya jika mengingat wajah melvin


" Ck , kenapa kaka harus melenyapkannya semudah itu , kaka harus membawa bajingan itu kehadapanku , aku sendiri yang akan menyiksanya sebelum dia pergi ke neraka , dia terlalu meremehkanku ". Ucap flo dingin


" Baiklah setuju , aku yang menggulitinya ". Ucap varo deal


" Aku yang mencabut kuku-kukunya ". Sambung flo


" Aku yang membongkar isi perutnya ". Sambung varo


" Aku yang akan membongkar isi kepalanya dan otaknya akan ku beri makan pada ikan-ikan peliharaanku ". Sambung flo


" Yaaa , ini bukan waktunya untuk bercanda ". Ucap bian tak habis pikir dengan pembahasan flo dan varo yang terlihat sedang bercanda


" Kami tidak sedang bercanda ". Pekik flo dan varo secara bersamaan dengan wajah serius


" Pembahasan yang sangat mengerikan , aku tidak bisa membayangkan betapa siksanya pria bernama melvin itu jika semua perkataan kaka beradik ini berani mereka praktek kan di tubuh pria itu ". Batin tio merinding mendengar pembahasan flo dan varo

__ADS_1


Tak berselang lama , key dan bella pun memasuki ruang kontrol itu , bella datang dengan perasaan campur aduk dan tubuh yang bergetar takut .


" Ka , kau memanggil kami ? ". Tanya key yang sudah berada di hadapan flo dan lainnya serta bella yang berada di belakang key


Varo menatap bella dengan tatapan kasihan , entah kenapa semenjak awal kejadian musuh yang sedang mengincar mereka dengan sniper jarak jauh saat perjalanan menuju vila , varo kasihan karena sepertinya baru pertama kali bella harus menghadapi situasi seperti itu , apalagi pada saat bella menyalahkan dirinya sendiri karena kehilangan vira , hati varo merasa ingin memeluk bella erat-erat untuk menenangkannya.


Sedangkan flo menatap key dan bella dengan tatapan datar , entah apa yang ada dalam pikiran flo saat menatap mereka berdua seperti itu .


" Duduklah ". Perintah flo dengan nada datar


" Ka bella , duduklah ". Ucap key mempersilahkan bella duduk terlebih dahulu tepat di samping flo di sofa yang cukup untuk 3 orang duduki


Bella terkejut mendengar hal yang paling dia hindari , tapi dia harus tetap duduk di samping flo ketika melihat tatapan flo yang sangat membuatnya ketakutan.


Setelah bella duduk bersampingan dengan flo dan key ikut duduk di samping bella , tanpa di duga oleh bella sama sekali , tiba-tiba flo memeluk bella dengan erat .


" F-flo ". Ucap bella sedikit terbata sambil membalas pelukan flo secara perlahan


" Haaahhhh ". Pertama-tama flo menghembuskan nafasnya dengan berat sebelum dia berbicara


" Maaf telah membuatmu terlibat dalam masalahku bell ". Ucap flo ternyata malah meminta maaf pada bella yang membuat bella tak percaya akan mendengarkan hal itu yang keluar dari mulut sahabatnya , bella pikir flo malah akan memarahinya karena kejadian kehilangan vira


" Tidak-tidak flo , aku yang harus meminta maaf padamu , karenaa kecerobohanku vira malah tenggelam di sungai itu dan malah di jual oleh pria itu , aku yang seharusnya minta maaf padamu dan tuan bian ". Ucap bella dengan cepat dengan air mata yang tanpa sadar langsung mengalir di pipinya


" Itu bukan kesalahanmu bell , jika musuhku tidak mengejar kalian , tidak mungkin kalian akan lari sejauh itu dan menemui sungai itu , ini semua adalah salah musuhku bukan kesalahanmu ". Ucap flo merasa bersalah


Flo sangat merasa bersalah pada bella karena dia harus melibatkan bella dalam masalahnya , tapi dia juga tidak bisa mencegah masalah ini terjadi karena musuh yang menyerang mereka secara mendadak dan flo sama sekali tidak pernah menyalahkan siapapun atas kecelakaan yang menimpah putrinya karena dia tahu semua masalah itu muncul karena melvin yang artinya melvin lah yang harus di salahkan.

__ADS_1


" Tapi flo .... ".


" Tolong jangan menyalahkan dirimu sendiri karena kecelakaan yang menimpah putriku , seharusnya aku harus meminta maaf dan berterima kasih karena kamu rela terlibat dalam masalahku dan sudah melindungi kedua anakku sekalipun aku tahu bahwa kamu pasti syok dan kaget dalam situasi berbahaya seperti itu ". Jelas flo


Bella tak mampu berkata apa-apa lagi , dia tidak menyangka flo malah tidak menyalahkannya atas kecelakaan yang menimpa vira tapi malah meminta maaf dan berterima kasih padanya .


Bella pun hanya bisa membalas pelukan sahabatnya dengan menahan suara tangisannya walaupun terlihat jelas air matanya terus mengalir membasahi pipinya yang sedikit kotor .


Varo sangat bangga memiliki adik seperti flo yang sangat dewasa menanggapi masalah seperti ini dan tidak menyalahkan bella yang pada kenyataan memang tidak salah atas kecelakaan yang menimpa vira.


Jika hal itu terjadi pada seorang ibu lainnya , pasti mereka bahkan bisa menyalahkan semua orang jika anak mereka terjadi seperti itu , pasti orang lain akan menanggapi kejadian ini dengan kepala panas tapi ternyata flo tidak begitu.


" Berhentilah menangis dan yang aku inginkan kamu harus banyak berdoa untuk putriku , agar putriku bisa kembali dengan selamat nanti ". Ucap flo sambil melepaskan pelukkannya pada bella dan langsung memengang kedua pundak bella dengan lembut


" Ya tentu saja aku akan melakukannya ". Jawab bella sambil menghapus air matanya


" Nona bella , sebaiknya anda langsung beristirahat saja di kamar dimana putra saya beristirahat setelah kembali dari ruangan ini ". Ucap bian dengan datar tapi bermaksud baik


" Terima kasih tuan bian , tapi saya.....".


" Jangan meminta maaf pada saya nona bella , lihatlah tatapan sahabat anda pada saya seperti apa ". Ucap bian menyela ucapan bella karena melihat tatapan tajam flo pada nya


Bella merasa lega karena dia memiliki sahabat seperti flo .


" Keeeyyyy ". Tiba-tiba flo memanggil nama key dengan penekanan


Glekkkk

__ADS_1


Key langsung melotot dan menelan ludahnya dengan kasar ketika namanya di panggil seperti itu oleh kakanya karena dia tahu apa yang akan kakanya katakan padanya saat ini.


__ADS_2