Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 221


__ADS_3

Temukan siapa dirimu , apa yang kamu inginkan , ekspresikan melalui cara kamu berpakaian dan cara hidupmu 🥰


Lano langsung turun ke lantai 1 dan langsung berjalan menuju dapur untuk menemui bella dan delvira .


" Kaka , tumben sekali kaka datang dan mendekati dapur , biasanya juga kaka sangat membenci aroma dapur apalagi bau bawang putih ". Ucap vira terkejut melihat kedatangan kakanya


Ya , lano memang sangat jarang memasuki dapur bahkan bisa di bilang hanya 1 kali atau 2 kali dia memasuki dapur selama di mansion karena lano paling benci mencium aroma bawang putih , sekali dia masuk dapur palingan hanya untuk memanggil susi.


Mendengarkan ucapan adiknya , lano hanya diam dengan wajah datarnya saja .


" Ada apa lano , apa kamu memerlukan bantuan tante ? ". Tanya bella


" Ya tante , aku ingin naik ke lantai 2 dan menikmati pemandangan dari atas sana , tapi aku takut sendirian , bisakah tante dan vira menemaniku ? ". Ucap lano tanpa basa basi


" Sejak kapan kaka takut hanya dengan naik ke lantai 2 saja , bahkan kamar kita di mansion berada di lantai 3 , sepertinya kaka telah melihat hal yang mencurigakan atau bisa saja ada musuh yang mulai mendekat dan ingin membuat tante bella aman ". Batin Vira langsung menatap kakanya dengan penuh selidik


" Tapi tante sedang memasak bersama vira ". Ucap bella


" Aahhh tidak apa-apa kok tante , kita bisa melanjutkan lagi memasaknya , apa tante tidak melihat kakaku sangat ingin naik ke lantai 2 ". Ucap vira membantu kakanya


" Hmm , baiklah , sebentar tante matiin kompornya dulu dan kita akan segera naik ke lantai 2 ". Ucap bella pasrah harus menuruti keinginan lano


Bella pun langsung mematikan kompornya dan mengajak lano dan juga vira untuk segera naik ke lantai 2 .


Setibanya mereka bertiga di lantai 2 , lano pura-pura berjalan masuk kedalam salah satu kamar yang tanpa sengaja dia melihat ada kunci kamar itu yang bergelantungan di gagang pintu kamar tersebut.


Melihat kunci kamar tersebut membuat lano berpikir sepertinya rencananya akan lebih mudah .


" Tante , coba kesini ". Ajak lano yang sudah berada di dalam kamar tersebut


Vira langsung mengajak bella untuk masuk kedalam kamar yang dimasuki oleh kakanya , sekali lagi bella hanya bisa pasrah menuruti keinginan si kembar .


Ketika bella sudah masuk , vira dengan kekuatan penuhnya langsung mendorong bella ke ranjang king size di kamar itu dan dengan cepat dia menarik lano keluar dari kamar tersebut lalu lano dengan cepat mengunci kamar itu sebelum bella bertindak mengagalkan rencananya.

__ADS_1


Tentu saja bella terkejut dengan tindakan si kembar , melihat pintu kamar itu di kunci setelah mendengarkan suara kunci di kunci dari luar , bella langsung mendekat ke arah pintu dan menggedor-gedor pintu itu meminta untuk di bukakan.


" Haaaahhhh ". Vira langsung bernafas lega


" Lano , vira , kenapa kalian mengunci tante di dalam sini , cepat buka pintunya ". Teriak bella khawatir jika dia terkurung di saat musuh datang , dia tidak bisa menyelamatkan lano dan vira seperti yang dia janjikan pada varo untuk menjaga mereka berdua dengan baik


" Maaf tante , kami akan baik-baik saja sama seperti tante yang akan lebih baik jika tante berada di dalam kamar saja ". Balas vira berteriak


Tok


Tok


Tok


" Vira , lano cepat buka pintunya , tante harus keluar ". Teriak bella semakin panik dan khawatir


Mata bella langsung melotot panik dan ketakutan ketika mendengar alaram darurat dari remot kontrol yang di berikan oleh varo padanya tadi.


" Viraaaaaa , lanooooooo , cepat buka pintunyaaaaaa ". Teriak bella sangat ketakutan terjadi sesuatu ada lano dan vira


Merasa situasi semakin darurat , bella langsung menekan tombol dengan gambar pintu utama di lantai 1 serta jendela-jendela yang ada di lantai 1 agar semuanya tertutup sehingga orang yang tidak dia ketahui siapa itu tidak bisa masuk kedalam vila.


" Jadi mereka adalah musuh uncle dan bunda ? , apa kita harus melawan mereka ". Tanya vira


Klikkkk


Sebelum menjawab pertanyaan adiknya , lano menghidupkan kembali alat penghubung antara dia dan valen.


" Tuan muda , bagaimana kondisi di vila saat ini ? ". Tanya valen


Di markas utama valen juga sedang bertarung untuk mengalahkan musuh walaupun dia hanya bisa membantu dari depan layar komputer yang mengontrol semua sistem senjata untuk menyerang musuh menggunakan semua senjata yang di rancang khusus oleh flo yang berada di setiap dinding tembok yang mengelilingi markas utama tersebut.


Mendapatkan sinyal dari lano kembali , valen bertanya seperti itu tanpa fokusnya tergangu mengotak-atik keyboard komputer di depannya.

__ADS_1


" Sekitar 30 orang pria berpakaian hitam mulai mencoba memasuki area vila ini paman , tapi sepertinya mereka kesulitan masuk , sepertinya uncle varo telah merancang sistem keamanan di vila ini ". Jelas lano sambil memantau pergerakan musuh


Degggg


Fokus valen langsung buyar ketika mendengar ucapan putra Queennya .


" Tuan muda , carilah tempat persembunyian yang aman di vila itu , saya akan segera menyuruh mafioso black sun untuk segera pergi ke vila itu dan menyelamatkan anda dan lainnya ". Ucap valen panik


" Baiklah paman , tapi bisakah paman menyuruh aunty key saja yang kesini , hanya aunty key saja yang datang pasti musuh tidak akan bisa berkutik ". Saran lano


" Maaf tuan muda , nona key sedang tidak berada di markas utama , nona key sedang di bandara untuk mengantarkan semua keluarga anda menuju pulau milik Queen agar tidak ada musuh yang menyerang mereka , karena situasi saat ini semakin darurat ". Jawab valen


" Tidak apa-apa paman sekalipun aunty key akan datang sedikit terlambat kesini , aku dan vira akan tetap menunggu aunty key saja dan kami akan sedikit memberi pelajaran pada para musuh yang datang ke vila ini ". Jelas lano


" Tidak tuan muda , anda dan nona vira tidak boleh melawan mereka , mereka bukan tandingan anda dan nona vira ". Pekik valen tidak mau lano dan vira kenapa-napa


" Tenang saja paman , sebaiknya paman segera menghubungi aunty key dan menyuruhnya untuk segera datang ke vila ini , aku tutup dulu ". Ucap lano langsung mematikan lagi penghubung antara dia dan valen


" Shitttttttt ". Pekik valen terkejut ketika sinyal penghubung di antara dia dan lano telah di matikan oleh lano


Tanpa menunggu lama , taku terjadi sesuatu pada kedua anak Queennya , valen langsung mencoba menghubungi key .


Di bandara , key baru saja selesai mengantarkan ibunya serta keluarga bian yang sekarang sudah melakukan penerbangan menggunakan jet pribadi milik black sun ke pulau pribadi milik flo.


Key yang baru saja masuk kedalam mobilnya dan barusan memakai sabuk pengamannya , dia langsung merongoh ponsel miliknya yang berada di saku jaket yang dia pakai.


" Ka valen ? ". Gumam key langsung menjawab panggilan valen


" Ya , aku akan segera ke markas utama , aku baru saja selesai mengantarkan semuanya di bandara ". Jawab key langsung menjalankan mobilnya keluar dari area bandara sambil menjawab panggilan valen


" Tidak nona , sebaiknya anda segera menuju vila milik tuan varo sekarang juga , saya sudah mengirimkan lokasi vila itu di ponsel anda ". Jelas valen terdengar panik


" Memangnya ada apa di vila itu , bukankah aku harus segera ke markas untuk membantu ka flo dan ka gio melawan para musuh ". Tanya key kebingungan

__ADS_1


" Tuan muda dan nona muda serta nona bella sedang berada di vila itu dan sekarang 30 mafioso musuh sudah berhasil mengetahui lokasi vila itu dan mereka juga sekarang sudah berada di depan gerbang masuk vila , hanya saja mereka tidak mudah memasuki area vila karena tuan varo telah memasang sistem keamanan di area vila itu ". Ucap valen


__ADS_2