Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 120


__ADS_3

Tidak ada yang namanya kesulitan jika kita melangkah dengan niat dan keyakinan yang kuat , percayalah , setiap jalan yang kau lalui pasti akan membawamu ke titik terbaik dalam kehidupanmu 👑


Siang harinya bian sudah pergi dari apartemen flo karena dia harus meeting dengan klien penting setelah jerry menghubungi bian tadi , padahal hari ini adalah hari libur .


Flo sedang duduk menikmati jus lemon di balkon kamarnya sambil tersenyum menikmati pemandangan kota yang di penuhi bangunan yang indah terlihat dari atas sini.


" Eheemmm , ada yang lagi bahagia nihh ". ucap key yang tiba-tiba muncul di belakang flo


Flo tidak kaget karena dia bisa merasakan kedatangan key dengan pendengarannya yang sangat tajam .


" Entahlah ". jawab flo tersenyum


" Hmmm , jadi ka bian adalah sahabat kecil kaka yang pernah kaka ceritakan padaku saat kita masih tinggal di rumah kecil itu ? ". tanya key karena dia tak sengaja mendengar pembicaraan bian dan flo sebelum bian pergi


" Ya begitulah , dunia begitu sempit seakan takdir tidak ingin memisahkan aku dan dia ". ucap flo kembali menenguk minuman di tangannya


Key bahagia melihat kaka angkatnya itu bisa menemukan sahabat kecil yang pernah di ceritakan oleh flo , apalagi orangnya adalah bian , key yakin mereka bisa bersama dan karena pada dasar mereka berdua saling mencintai , itulah yang key yakini.


" Tapi apa ka bian akan baik-baik saja jika terlalu dekat dengan kaka ? ". tanya key mwngkhawatirkan bian


" Dia tidak selemah yang kau pikir dan lihat selama ini key , apa yang kau lihat selama ini hanya bagian luar sifat asli bian ". ucap flo tersenyum tipis dan melihat kearah key


" Maksud kaka ? ". tanya key bingung


Flo tersenyum melihat key yang bingung dan penasaran atas apa yang dia ucapakn barusan.


" Ya , kau hanya melihat sisi luar dari seorang fabian erlando maniv yang diketahui semua orang bahwa dia hanyalah pria yang dingin dan datar karena dia seorang raja dalam dunia bisnis , walaupun itu semua memang benar tapi tidak ada yang tahu sifat asli bian sebenarnya selain aku ".


Flo mengucapkan hal itu sambil melihat kembali kearah langit yang cerah di atas sana.


Key masih tidak mengerti apa yang kakanya ucapakan saat ini tapi dia terus diam agar bisa mencerna apa maksud dari kakanya.


" Selama ini dia terus menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya , apa kau ingin tahu kenapa kaka selalu menyuruh mafioso kita untuk mengintai dan berada di dekat bian setiap saat dan harus membantunya ? ". ucap flo tanpa melihat kearah key


" Semua itu kaka lakukan agar dia tidak mengeluarkan sisi tergelapnya , karena jika hal itu terjadi , maka kaka tidak bisa memastikan kalau dia bisa menjadi bian yang kaka kenal sebagai sahabat kecil kaka , ah tidak , bahkan dia mungkin tidak akan terlihat seperti pria cinta pertama kaka ".


" Jangan pernah meremehkan dia , bahkan jika kemampuannya di bandingkan dengan kemampuan kaka sebagai seorang ketua mafia yang dikatai paling di takuti oleh dunia , itu tidak ada bandingannya , dia bahkan lebih kejam dan berbahaya dari kaka , key ".


Flo menceritakan hal itu dengan tatapan sendu kearah langit , dia sungguh tahu siapa bian melebihi keluarga kandung bian dan betapa berbahayanya bian .


Di saat flo masih menatap sendu langit yang cerah itu dan key yang masih belum mencerna dengan baik apa maksud dari perkataan kakanya , tiba-tiba bel apartemen berbunyi membuat flo dan key saling tatap.


" Aku akan pergi melihat siapa yang datang ". ucap key


Key pergi untuk melihat siapa yang datang ke apartemen mereka , beberapa menit kemudian key kembali masuk kedalam kamar flo dan berjalan kearah balkon dimana flo berada.

__ADS_1


Flo menyadari kedatangan key , " siapa yang datang ? ". tanya flo tanpa melihat kebelakang


" I-itu ". ucap key terbata


" Kaka yang datang ". ucap seorang pria dengan nada dingin


Degggg


Flo langsung membalikkan tubuhnya ketika mendengar suara yang sangat dia kenal .


" Akhhh kaka , aku merindukanmu ". teriak flo langsung memeluk kakanya dengan perasaab campur aduk , senang dan takut


Ya yang datang adalah Al , al membalas pelukan dari sang adik yang selama hampir 4 bulan ini membuatnya khawatir dan terlihat kacau.


" Apa kau baik-baik saja ? ". tanya Al sendu mempererat pelukannya pada sang adik


" Aku baik-baik saja ka , maaf jika aku membuat kaka khawatir dan tidak memberitahukan pada kaka jika aku sudah kembali ". jawab flo merasa bersalah


" Hmm , itu tidak masalah , kaka tidak marah atau kecewa padamu karena kaka tahu kalau kau kembali secara diam-diam untuk mengelabui musuhmu , varo sudah menjelaskan semuanya ". balas Al


" Maafkan aku ". ucap flo masih merasa bersalah


" Jangan seperti ini , kaka bahagia karena bisa melihat mu kembali dengan keadaan selamat dan baik-baik saja ". balas al


Flo semakin mengeratkan pelukannya pada Al , dia menumpahkan semua kerinduan dan rasa bersalah yang dia miliki pada sang kaka , Al tidak marah atau pun kecewa karena yang terpenting baginya bisa melihat flo kembali dengan selamat dan dia berjanji pada dirinya sendiri kalau hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.


Di perusahan global shine , Bian dan jerry baru saja selesai melakukan rapat dengan klien penting mereka .


" Jerr , aku tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi pada flo maupun pada adikku , kali ini aku memaafkan kekasihmu karena berani melakukan hal jahat pada mereka berdua , tapi jika sekali lagi dia berani berniat jahat lagi , jangan salahkan aku jika aku bertindak di luar dugaanmu ". ucap bian menatap jerry dengan dingin


Glekkk


Jerry menelan ludahnya dengan kasar mendapatkan ancaman seperti itu dari bian , dia bisa melihat kalau bian sama sekali tidak main-main dengan ucapannya sehingga jerry merasa kalau sifat bian asli mulai muncul .


" Aku tidak akan membelanya jika dia dia salah , walaupun dia kekasihku bukan berarti dia bisa berbuat seenaknya dan membahayakan nyawa orang lain ". balas jerry bersungguh-sungguh


Ceklekk


Setelah jerry mengatakan hal tersebut , tiba-tiba pintu ruangan bian dibuka oleh seseorang membuat jerry dan bian langsung melihat kearah pintu untuk melihat siapa yang datang.


" Kaka ". panggil milka ketika dia masuk kedalam ruangan bian


Bian dan jerry langsung terdiam ketika melihat ternyata milka yang masuk kedalam ruangan itu .


Bian menyuruh jerry keluar agar dia bisa berbicara secara pribadi bersama dengan milka di ruangan itu.

__ADS_1


Tapi baru saja jerry hendak ingin keluar dari ruangan itu , milka malah menghentikan jerry.


" Tidak perlu keluar , aku ingin berbicara dengan kalian berdua ". ucap milka dengan serius


Jerry melirik kearah bian dan bian menganggukan kepalanya tanda bahwa jerry harus menuruti keinginan adiknya .


Mereka bertiga duduk di sofa ruangan bian dan milka menatap mereka berdua dengan tatapan yang sulit di artikan membuat bian dan jerry kebingungan.


" Kenapa kau menatap kami seperti itu ? ". tanya bian menatap milka dengan datar


" Haahhhh ". milka menghembuskan nafasnya dengan berat ketika bian bertanya seperti itu


" Aku tahu kalau kekasih ka jerry yang telah menyuruh orang untuk menculikku kemarin , aku sangat bersyukur karena bisa selamat dari kejadian itu berkat flo , jika tidak ada dia , mungkin saja aku hanya tersisa nama saja ". ucap milka mencoba menenangkan dirinya mengingat kembali kejadian kemarin


Degggg


Jerry terkejut mendengar penjelasan milka . " dari mana dia tahu kalau sasa yang melakukan semua ini ". batin jerry


Bian hanya diam karena dia sudah tahu kalau milka juga sudah tahu siapa orang yang berniat menculiknya kemarin .


" Dia hanya salah paham karena kemarin aku pergi bersama ka jerry , dia pikir aku akan merebut ka jerry darinya sehingga dia merencanakan penculikan tersebut ". sambung milka


" Maafkan saya nona , hanya karena saya , nona berada dalam bahaya karena ulah kekasih saya ". ucap jerry merasa bersalah dan meminta maaf dengan tulus


" Ini bukan kesalahanmu , tapi katakan pada kekasihmu , jika dia berani berniat jahat seperti itu lagi padaku , jangan salahkan aku jika aku akan membalasnya 1000 kali lipat dari perbuatannya pada ku ". ucap milka serius


Glekkkkk


" Tidak adik tidak kaka sama saja ". batin jerry menelan ludahnya dengan kasar


" Baik nona , sekali lagi saya minta maaf atas kejadian itu ". ucap jerry


Bian hanya diam sambil mendengarkan pembahasan antara jerry dan adiknya tanpa berniat ingin mencampuri nya.


" Ka , bagaimana kalau kita ke apartemen flo , ada yang harus aku tanyakan secara langsung padanya ". ucap milka


" Hmm , ayo ". ucap bian langsung menerima ajakan adiknya


Bian langsung berdiri membuat milka cukup terkejut melihat reaksi bian .


" Tunggu sebentar , apa mungkin.... ". ucapan milka sengaja dia hentikan dengan terkejut karena menyadari sesuatu


" Ayo jangan banyak bertanya ". ucap bian datar


" Ehemmm , sepertinya aku ketinggalan berita terhangat seantero jagat raya , ayo , kita apartemen kaka iparku ". balas milka tersenyum senang

__ADS_1


Bian hanya menggelengkan kepalnya saja melihat tingkah adiknya , mereka bertiga pun langsung pergi menuju apartemen flo .


__ADS_2