
Tidak ada pohon yang bebas dari terpaan angin dan tidak ada manusia yang sepi dari guncangan kegagalan , akan tetapi pepohonan yang kokoh dan pribadi yang kuat itu ada , maka jadilah kamu salah satunya 🌺
Setelah rencana pembalasan dendam key pada ibu dan kaka tirinya , key merasa lega dan seluruh harta milik lexi albert ayahnya yang memang di warisi olehnya sekarang sudah menjadi milik key seutuhnya.
Tapi untuk perusahan albert grup , key menyerahkan sepenuhnya pada sang ibu karena menurut key , sang ibulah yang lebih pantas memengang kendali dan tanggung jawab besar menjalankan perusahan tersebut bukan dia dan karena key masih terlalu kecil untuk menjalankan perusahan itu.
Key masih ingin fokus pada sekolahnya bahkan dia ingin sampai selesai kuliah dan mendapatkan gelar sarjana sesuai gelar yang dia inginkan nanti.
Sofia awalnya tidak setuju tapi key terus saja memaksanya dan dengan terpaksa sofia menuruti keinginan key untuk menjadi CEO sementara , menunggu key selesai dengan pendidikannya.
Gio tidak mempermasalahkan hal itu bahkan dia juga mendukung apapun keputusan dari ibu dan adiknya , Al juga yang sudah tahu akan hal itu setelah di hubungi oleh sofia juga sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu , Al berpikir bahwa dia tidak mau egois pada gio dan key yang memang adalah anak kandung dari ibu angkatnya itu .
Selepas perasaan lega dari key dan keluarga , mery dan sasa malah sedang merenungi nasib mereka di balik jeruji besi .
Mereka berdua sama sekali tidak menyangka akan berakhir di tempat seperti itu , 1 minggu yang lalu setelah polisi menangkap mereka dan sidang putusan mereka sudah di tetapkan dengan mereka akan menjalani hukuman selama kurang-lebih 10 tahun penjara membuat mereka menyimpan begitu besar rasa dendam pada key dan keluarganya.
1 minggu memang telah berlalu setelah kejadian itu , hari ini adalah hari dimana flo akan bertemu dengan keluarga bian , lebih tepatnya akan bertemu dengan ayah zet dan bunda reni sebelum pernikahan mereka akan di laksanakan 2 minggu lagi .
" Apa kau sudah siap ? ". tanya bian tersenyum tipis
" Hmm , tentu saja ". balas flo berpura-pura , padahal saat ini dia begitu gugup
Bian mengajak flo masuk kedalam mansion keluarga maniv , ini kedua kalinya flo datang ke mansion ini dengan tujuan yang sama tapi dengan perasaan yang berbeda .
Mereka berdua terus berjalan ke arah ruang makan , sedangkan di dalam ruang makan mansion itu sekarang sudah berkumpul ayah zet , bunda reni dan milka yang sedang menunggu mereka berdua .
" Ayah , bunda ". panggil bian dengan senyum tipisnya ketika dia dan flo sudah tiba di ruang makan
Flo semakin gugup ketika sudah berhadapan seperti ini dengan keluarga bian , milka tersenyum melihat kaka iparnya telah kembali berkumpul lagi dalam bagian keluarganya apalagi sekarang dia tahu hubungan kaka iparnya bersama sang bunda sudah tidak ada lagi yang namanya permusuhan.
" Ayo duduk , kami sudah menunggu kalian dari tadi ". ucap bunda reni tersenyum hangat sambil melirik kearah flo membuat flo canggung
__ADS_1
Bian mengarahkan flo untuk duduk di kursi yang tersedia di samping meja makan dan duduk tepat di samping bian.
" Akhirnya kita bisa berkumpul seperti ini lagi apalagi dengan suasana yang lebih baik dari sebelumnya ". ucap milka tersenyum
" Kau benar , ayah bahkan tidak menyangka jika flo akan menerima bian lagi untuk kedua kalinya ". sindir ayah zet pada bian
Milka tertawa mendengar candaan ayahnya sedangkan bian hanya memasang wajah menggelikan dengan sindiran ayahnya.
" Flo , terima kasih sudah menerima putra bunda lagi untuk kedua kalinya , bunda harap kalian berdua bisa hidup dengan bahagia kedepannya ". ucap bunda reni tulus
" Aku juga sangat berterima kasih sudah di terima kembali dalam keluarga ini , terima kasih juga untuk bunda yang ternyata ingin melindungiku dari cia waktu itu ". balas flo jujur dan tulus berterima kasih pada bunda reni
" Hehh ? , dari mana kamu mengetahui hal itu ? , apa milka yang memberitahumu ". tanya bunda reni sedikit terkejut sambil melirik kearah milka dengan tatapan tajam
" Ehh kenapa aku , aku tidak pernah mengatakan hal itu pada flo , bunda bisa tanya sendiri pada orangnya ". ucap milka jujur
" Milka benar , dia sama sekali tidak pernah memberitahukan hal itu padaku , tapi aku sendiri yang mengetahuinya ". ucap flo membela milka
" Tapi bagaimana bisa ? ". tanya bunda reni kebingungan
Mereka tertawa melihat wajah bunda reni yang di tekuk karena ucapan ayah zet , mereka pun memulai makan malam mereka .
Di tempat lain di starks club , mia sedang bersama seorang wanita untuk membahas sesuatu yang pastinya akan menjadi sebuah kesepakatan.
" Kenapa anda ingin menemui saya ?" tanya wanita yang ingin di temui oleh mia
" Apa kau tahu kalau bian telah memiliki istri ? ". tanya mia menyinggungkan senyum tipisnya sambil meminum minumannya
" Hmm , memangnya kenapa ?" tanya wanita itu datar
Mia menatap wanita itu dengan kebingungan , dia melihat wanita itu tidak bereaksi berlebihan ketika dia bertanya seperti itu , mia mencurigai sesuatu karena dia tahu sifat wanita di depannya jika menyangkut seorang bian.
__ADS_1
" Ck , apa kau sudah menyerah gracia ?" tanya mia memprovokasi wanita itu yang ternyata adalah cia
" Cihh , Aku tidak pernah menyerah untuk mendapatkannya tapi jika kau berpikir jika bertemuku , aku akan terprovokasi olehmu untuk melakukan hal untuk memisakan mereka maka jawabnya tidak ". jawab cia menyunggingkan senyum mengejek
" Ohhh hahaha , sepertinya kau memang terlihat sudah menyerah gracia , jika kau mengatakan hal seperti itu maka sudah jelas kalau kau sudah kalah duluan sebelum memulainya ". sindir mia
" Dia bukan tadinganmu , dia bahkan bisa lebih kejam dari yang kau bayangkan ". ucap cia menatap mia dengan penuh ejekan
Mia ? , cia ? dua nama yang hanya berbeda huruf depan penyebutannya dan dua wanita yang sangat terobesesi pada bian.
Tapi sayangnya tidak satu pun di antara mereka yang di lirik oleh bian .
" Jika wanita itu kejam maka aku ratunya kejam , bahkan aku bisa melenyapkannya dalam semalam ". ucap mia terbawa emosi akan ejekan cia
" Hahhh " . cia menghembuskan nafasnya dengan pelan kemudian menatap mia dengan tatapan meremehkan
" Jika kau bisa melenyapkannya dalam semalam maka dia bisa melenyapkanmu hanya dalam 1 jentikan jari ". ucap cia menertawakan mia dengan senyum meremehkan
" Sudahlah , lebih baik kau lupakan saja niat mu untuk merusak hubungan mereka , aku sendiri sudah merasakan betapa kejam dan berbahayanya istri bian tapi aku tidak menyerah menunggu bian dengan cara menunggu bian dan dia cerai saja ". ucap cia kedengaran begitu konyol di telinga mia
" Hahha , apa aku tidak salah dengar ? ". ejek mia tertawa
" Terserah jika kau tidak mau mempercayaiku , lakukan saja apa yang ingin kau lakukan untuk memisahkan mereka tapi 1 hal yang harus kau ketahui bahwa istrinya bian bukanlah gadis sembarangan yang bisa menjadi tandinganmu".
" Aku sudah memperingatkanmu sejak awal , jadi jangan pernah menyesal jika nyawamu akan lenyap dengan sia-sia jika kau memang benar-benar ingin mencari masalah dengannya ".
Setelah mengucapkan hal itu cia langsung berdiri dan berjalan keluar dari ruangan VIP itu meninggalkan mia sendirian dengan wajah memerah menahan amarahnya.
" Cihhh sehebat apa memangnya istri bian itu , dia belum tahu saja bagaimana kejamnya aku dan aku akan dengan senang hati akan menunjukkan kekejamanku padanya karena berani mengambil bian dariku ". ucap mia begitu marah dan meremehkan flo
Di parkiran mobil club itu cia baru saja masuk kedalam mobilnya .
__ADS_1
" Cihhh , semoga saja nyawamu masih aman disaat kau merencanakan sesuatu yang jahat pada iblis itu di clubnya sendiri ". gumam cia kasian pada mia
Mobil cia pun berlalu meninggalkan club tersebut dan benar saja baru saja cia meninggalkan tempat itu , stif langsung melaporkan pembicaraan mia dan cia pada flo .