Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 259


__ADS_3

Selamat membaca guysss 💋


" Lano ". Panggil key mulai mendekat ke arah lano di ikuti arkan , vilia dan ben di belakangnya


" Aunty , siapa mereka ? ". Tanya lano dengan tatapan datar penuh selidik


Ketika key , arkan dan lainnya telah sampai di sisi ranjang vira yang lainnya , key pun sejenak melihat ke arah ketiga anak kecil di belakangnya kemudian kembali melihat kearah lano dengan senyum tipis .


" Kalian harus perkenalkan diri kalian , dia adalah kakanya vira yang bernama delano ". Ucap key menyuruh arkan dan lainnya untuk memperkenalkan diri mereka masing-masing ada lano


" Aku vilia , senang bisa bertemu dengan kakanya vira ". Ucap vilia tersenyum canggung ke arah lano


" Aku arkan ".


" Aku ben ".


Arkan dan ben hanya memperkenalkan diri mereka secara singkat dan jelas pada lano , sedangkan lano terlihat hanya diam saja dengan tatapan datar menanggapi perkenalan diri arkan dan lainnya .


" Heiii bocah , cepat kenalkan dirimu pada mereka , jangan terlalu dingin ". Ucap key dengan nada suara yang sengaja key pelankan agar tidak mengganggu vira


Arkan , ben dan lano malah saling tatap dengan tatapan yang sangat dingin dan juga datar , itu terjadi karena lano yang duluan menatap mereka seperti itu , tapi nyatanya lano menatap mereka seperti itu bukan karena dia tidak menyukai arkan maupun ben , karena memang sudah menjadi kebiasaan lano menatap orang seperti itu jadi jika orang lain yang tidak mengenal lano mungkin akan mengatakan lano adalah orang yang sombong padahal kenyataannya tidak sama sekali.


" Kenapa kalian bertiga malah saling tatap-tatapan seperti itu ? ". Ucap key menggelangkan kepalanya melihat tingka ke tiga anak lelaki di hadapannya


Sedangkan vilia langsung menegur arkan dan ben dengan cara menyenggol lengan mereka berdua agar berhenti melakukan hal itu.

__ADS_1


" Arkan , ben , tidak usah perdulikan sikap dingin keponakan aunty yang satu ini yah , lano memang seperti itu ". Ucap key agar anak-anak kecil di hadapannya itu tidak saling melempar pandangan seperti itu


" Terima kasih sudah membantu adikku , aku tidak tahu kalian membantunya dengan cara apa sehingga bisa selamat dari orang-orang yang menculik adikku , tapi aku tetap harus berterima kasih , jika tidak ada kalian di samping adikku , mungkin aku bisa saja kehilangan adikku ". Tanpa di duga oleh key , arkan , ben dan vilia , lano malah mengucapkan terima kasih pada mereka karena telah membantu adik kesayangannya


Key pun tersenyum mendengar ucapan yang lano katakan , sedangkan arkan , ben dan vilia malah merasa bersalah karena berpikir lano adalah anak yang sombong yang malah akan menyalahkan mereka atas kondisi vira saat ini.


Bahkan arkan dan ben langsung tersenyum canggung karena tadi mereka menatap lano seperti itu.


Di luar ruangan itu , kini varo dan para pasukannya telah tiba di markas itu , flo dengan cepat langsung berlari ke luar halaman markas untuk melihat kondisi kakanya .


" Cepat angkat kakaku dan bawah masuk kedalam , dia harus segera di tangani oleh han ". Ucap flo dengan air mata yang sudah mengalir melihat kakanya yang tidak sadarkan diri dengan perban yang di lingkari di perut varo


Gio dan zin pun langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh flo untuk membawah masuk varo ke dalam markas .


" Han , cepat priksa kakaku ". Ucap flo pada han ketika varo sudah di baringkan di ranjang pasien yang di pindahkan dari ruangan rawat vira ke ruangan yang sekarang akan menjadi ruangan perawatan varo untuk saat ini


" Baik Queen ".


Di dalam ruangan itu tentu saja ada , han , flo , bian , gio dan zin , flo membatasi yang lainnya untuk masuk kedalam agar han bisa memeriksa varo dengan nyaman.


" Queen , sepertinya tuan varo harus melakukan operasi kecil , luka sayatan di perut tuan varo terlalu dalam dan jika tidak melakukan operasi mungkin tuan varo tidak akan bertahan lama ". Ucap han dengan gugup ketakutan mengatakan hal tersebut tapi mau bagaimana lagi , dia tetap harus memberitahu kan hal penting itu pada flo


" Ya , lakukan sekarang juga ". Tanpa basa-basi flo pun malah langsung menyetujui ucapan han


" Semuanya keluar dari ruangan ini , biarkan han melakukan tugasnya agar dia bisa berkonsentrasi dan teliti selama dia melakukan operasi , keluar sekarang juga ".Sambung flo menyuruh semuanya untuk keluar

__ADS_1


Akhirnya satu per satu mereka di dalam ruangan itu langsung keluar sesuai perintah flo.


" Lakukan yang terbaik , kau tahu kan apa resikonya jika kamu berani membuat kesalahan sekecil saja ". Ucap flo dengan datar


" Baik Queen ". Jawab han


Akhirnya flo pun juga berjalan ke arah pintu berniat untuk keluar dari ruangan itu agar han bisa melakukan operasi itu tanpa ada kesalahan akibat terganggu oleh dia dan lainnya .


Sedangkan han juga langsung menyiapkan semua perlengkapan untuk memulai operasi kecil pada luka sayatan di perut varo yang sangat dalam dan juga panjang , setidaknya han sedikit lebih tenang melakukan aktivitasnya kali ini tanpa harus tertekan dengan adanya flo seperti tadi saat memeriksa vira.


Di dalam ruangan vira , sekarang key serta lano dan lainnya sedang menatap ke arah vira , mereka terlihat sangat mengkhawatirkan kondisi vira , apalagi lano yang sangat merasa bersalah karena tidak bisa menjaga dan melindungi adiknya dari kejadian itu.


" Aunty ingin keluar sebentar , apa kalian berempat bisa tetap tenang seperti ini saat menjaga vira ? ". Ucap key


" Baik aunty , kami berjanji untuk menjaga vira dengan tenang dan tidak akan membuat keributan ". Ucap vilia


Lano hanya diam dengan wajah datar sedangkan ben dan arkan hanya menjawab dengan anggukkan kepala mereka masing-masing .


" Baiklah kalau begitu aunty keluar dulu , oh ya ... , jika kalian bertiga ingin memakan atau mau minum sesuatu katakan saja pada lano nanti lano akan memberitahukannya pada aunty dan aunty akan membawahkannya untuk kalian ". Ucap key pada arkan , ben dan vilia


" Baik aunty ". Jawab mereka bertiga pelan dan serempak takut mengganggu vira


Key mengacungkan kedua jari jempolnya dengan di iringi senyuman , kemudian key pun keluar dari ruangan itu karena sebenarnya dia ingin melihat kondisi varo yang baru saja di beritahukan valen melalui alat penghubung di antara mereka bahwa varo sudah tiba di markas dan dokter han sudah mulai memeriksa kondisi varo .


******

__ADS_1


" Bagaimana keadaan ka varo , apa luka yang ka varo dapati sangat serius sehingga harus melakukan operasi kecil ?". Tanya key pada flo ketika dia tiba di depan pintu ruangan rawat varo yang di sana tentu saja ada flo dan yang lainnya


Gio yang mendengarkan pertanyaan adiknya langsung memberi isyarat untuk key agar diam , kenapa gio melakukan itu karena gio tahu bahwa flo sedang dalam mode sangat khawatir dan jika di saat seperti itu flo malah akan membentak orang-orang di sekitarnya jika ada yang mengajaknya berbicara , jadi lebih baik diam saja dan biarkan saja flo untuk tetap diam tanpa membuka mulutnya.


__ADS_2