
Hidup ini sebenarnya sangatlah indah , maka dari itu jangan merenungkannya tapi rasakanlah keindahannya ðŸŒ
Setelah semuanya bubar , flo mengajak delano dan delvira untuk naik ke lantai 3 ke kamar si kembar .
Semuanya sudah aman terkendali dan semuanya juga kembali mengerjakan kegiatan mereka masing-masing .
" Kalian berdua duduklah ". Ucap flo menyuruh si kembar untuk duduk di ranjang mereka masing-masing dengan wajah yang sulit di artikan oleh si kembar
Jantung delvira sudah mau copot dari tempatnya karena dia merasa saat ini , sang bunda sepertinya ingin menginterogasi mereka.
Tapi tidak dengan delano yang sangat tenang walaupun dia tahu apa yang akan bundanya tanyakan pada mereka.
Mereka berdua pun duduk di ranjang mereka masing-masing , sedangkan flo langsung mengambil 1 kursi kosong dan meletakannya di tengah-tengah di antara ranjang si kembar.
Delvira menatap kearah delano , dengan tatapan itu , delvira seakan bertanya bagaimana ini , apa yang harus mereka lakukan .
Tapi delano malah diam tidak menjawab apapun sekalipun hanya membalas tatapan adiknya.
" Jelaskan pada bunda , dari mana saja kalian berdua sedari tadi ". Tanya flo dengan wajah yang datar dan serius
" Jangan coba-coba membohongi bunda , bunda tau kalau tadi jawaban kalian atas pertanyaan bunda dan aunty milka itu adalah bohong , jadi jangan membuat bunda marah jika kalian tidak ingin mendapat hukuman dari bunda ". Sambung flo
Deggg
Pertanyaan itulah yang paling di hindari oleh delano maupun delvira , bahkan delano yang sedari tadi bersikap tenang sekarang jantungnya seakan mau copot karena berdetak begitu kecang.
Flo menatap kedua anaknya dengan penuh selidik , dia tahu kalau ada yang di sembunyikan oleh kedua anaknya dari dirinya , tentu saja flo bisa melihat itu semua dari gerak-gerik si kembar.
" Bagaimana ini , apa aku harus mengatakan pada bunda tentang ruangan rahasia milik aunty key ". Batin delvira mulai gugup
" Bun , kenapa kau sangat menyeramkan setiap kali mengeluarkan kata hukuman pada kami ". Batin delano bergidik ngeri
" Kenapa kalian berdua diam saja ? , apa kalian tidak ingin berkata jujur pada bunda atau kalian memang ingin mendapatkan hukuman dari bunda ". Ucap flo tak main-main
__ADS_1
" Tidak , tidak bun , kami tidak ingin mendapat hukuman dari bunda kok , kami hanya bingung harus menjelaskan dari mana duluan pada bunda ". Ucap delvira dengan cepat karena dia memang takut jika benar sang bunda akan menghukum dia dan kakanya
" Aku akan menjelaskannya ". Ucap delano dengan wajah pasrahnya
Delvira hanya bisa pasrah , dia juga setuju dengan ucapan kakanya , lebih baik mereka mengatakan rahasia akan ruangan itu dari pada mereka harus mendapatkan hukuman dari sang bunda.
Sedangkan flo langsung membenarkan posisi duduknya dengan melipatkan kakinya dan serius menatap kearah delano yang akan segera menjelaskan apa yang sebenarnya mereka sembunyikan darinya.
Padahal hukuman yang biasa flo berikan pada mereka berdua , bukanlah hukuman yang mengerikan atau pun kejam , tapi flo biasanya menghukum mereka dengan menakuti mereka dan mengatakan pada si kembar kalau flo dan bian akan membawa mereka ke pulau terpencil dan akan mengurung mereka disana selamanya.
Flo berkata seperti itu bukan artinya dia akan melakukan apa yang di katakan itu , dia hanya sekedar menakuti kedua anaknya yang selalu saja dan ada saja yang mereka perbuat yang selalu membuat kepala flo serasa ingin pecah.
Ceklekkkkkkk
Baru saja delano ingin menjelaskan akan keberadaan ruangan rahasia di dalam kamar key dan akan menjelaskan bahwa mereka sejak awal berada di dalam ruangan itu .
Tiba-tiba pintu kamar si kembar terbuka dari luar dan di buka oleh seseorang , senyum delvira langsung melebar dan dia bernafas lega ketika melihat siapa yang membuka pintu kamar mereka.
" Apa yang ingin kau lakukan disini ? ". Tanya flo pada orang itu yang ternyata adalah key
" Haaaahhhhh ". Pertama-tama key menghembuskan nafasnya dengan berat dan langsung duduk di ranjang delvira tepat di samping delvira duduk sebelum dia menjelaskan sesuatu
Mata flo langsung menatap key dengan penuh selidik , sepertinya key ada hubungannya dengan apa yang akan di jelaskan oleh delano tadi.
" Ka , apa kau sedang bertanya dimana mereka saat seisi mansion mencari mereka dengan panik dan khawatir ?". Tanya key memastikan
" Hmm , memangnya kenapa ". Jawab flo
" Apa kalian berdua sudah mengatakan hal itu pada bunda kalian ?". Tanya key tapi pada delano dan delvira
Mendengar pertanyaan key yang dilontarkan pada kedua anaknya membuat flo semakin curiga , apa sebenarnya yang mereka sembunyikan darinya.
" Belum aunty ". Jawab si kembar bersamaan
__ADS_1
" Baiklah , sekarang kalian diam saja , biar aunty yang akan menjelaskannya pada bunda kalian ". Ucap key
" Ka ". Sambung key memanggil flo
" Hmm , jelaskan saja ". Ucap flo dengan wajah datarnya
" Di dalam kamarku ada 1 ruangan rahasia yang sengaja aku buat tanpa diketahui oleh kaka , ka bian , ka milka dan seisi mansion ini ". Jelas key jujur
" Tapi hanya mereka berdua yang tahu akan ruangan itu dan tadi saat aku pulang dan mendengarkan kejadian yang membuat panik seisi mansion tadi , aku langsung tau kalau mereka berdua pasti berada dalam ruangan itu ". Sambung key
Mendengar penjelasan key , flo langsung memejamkan matanya kemudian membukanya lagi dan langsung menatap key dan si kembar dengan tatapan tajam.
" Kenapa kamu tidak memberitahu hal itu pada ku ? , aku dan semua orang bahkan bunda reni syok karena mereka tiba-tiba saja menghilang ". Ucap flo dengan nada yang terdengar marah
" Bun , maafkan kami dan aunty key , kami tidak bermaksud menyembunyikannya dari bunda dan ayah , hanya saja aunty key tidak ingin ada yang tahu akan ruangan rahasia itu ". Ucap delvira membantu key agar tidak dimarahi bundanya karena kesalahan mereka berdua
" Lupakan hal itu , apa yang kalian lakukan di dalam ruangan itu sampai berjam-jam ". Tanya flo dengan tajam
Mendengar bunda mereka bertanya seperti itu membuat delano mau tidak mau harus menjawab pertanyaan itu agar dia , adiknya serta key tidak akan dimarahi lagi .
Delano berpikir mungkin ini saatnya dia menjelaskan apa yang dia dengar dan apa rencananya dan adiknya yang mereka bahas dalam ruangan rahasia itu untuk hari esok.
Akhirnya delano menjelaskan semuanya pada sang bunda tanpa ada yang dia tambahkan dan dikurangi dari cerita yang sebenarnya.
Flo terkejut mendengar penjelasan dari putranya apalagi key , mereka berdua tak habis pikir , di usia delano dan delvira sudah bisa merencanakan suatu hal yang sebesar itu tanpa mereka duga .
Apalagi flo dan key yang semakin terkejut ketika mereka mendengar bahwa si kembar sudah tau kalau flo adalah Queen mafia black sun dan kekasih dari varo adalah adik dari musuhnya.
Tapi disisi lain key kembali biasa saja karena dia berpikir bahwa tidak bisa di pungkiri kenapa si kembar bisa pintar seperti itu.
Ya , apalagi kalau bukan sifat dan sikap mereka berdua yang mengikuti jejak dan pemikiran ayah dan bunda mereka yang tak lain adalah flo dan bian.
" Buah memang tidak jatuh jauh dari pohonnya ". Batin key menanggapi kepintaran si kembar dan cara berpikir mereka yang sangat diluar nalar anak seusia mereka
__ADS_1