Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 181


__ADS_3

Kejujuran adalah hal yang paling mahal dan jangan pernah mengharapkannya dari orang murahan 🎆


Hari ini adalah hari yang paling di tunggu oleh keluarga kecil flo dan bian dimana mereka akan merayakan hari kelahiran kedua putra dan putri mereka yang akan berusia 5 tahun.


Tak terasa 5 tahun sudah mereka lewati dengan begitu banyak cobaan dan rintangan dalam keluarga kecil mereka .


Dan banyaknya rintangan yang harus mereka lalui ketika musuh yang ingin mengusik kehidupan mereka , tapi mau bagaimana lagi , mereka memang harus melawati semua itu dan tak mungkin mereka hindari apalagi flo yang memang di incar oleh para musuh karena dia adalah Queen dari mafia yang paling di takuti di dunia , yang sudah pasti memiliki banyak musuh.


Sekarang sudah jam 3 sore , semua tamu undangan mulai dari teman-teman si kembar , anak-anak dari tetangga sekitar mansion bian ataupun anak-anak dari para rekan bisnis bian sudah berada di mansion bian dan akan segera melengkapi kemeriahan pesta ulang tahun delano dan delvira pada sore hari ini.


Flo dan bian memang selalu melakukan pesta ulang tahun si kembar setiap tahunnya hingga usia si kembar saat ini 5 tahun.


Acara pun sudah di mulai , MC sudah memulai kata-kata sambutan , delano dan delvira juga sudah duduk tenang di kursi yang sudah tersedia bagi mereka tepat di depan dan menghadap kearah tamu undangan , sedangkan bian dan flo duduk di samping si kembar .


Di tempat lain di salah satu hotel milik flo yang sejak kemarin di tempati oleh varo dan al serta xiera .


Varo sedang menunggu seseorang yang akan dia bawah nanti ke mansion adiknya , dia berniat memperkenalkan orang itu pada keluarganya , mulai dari kakanya yakni al dan adiknya yakni flo hingga kedua keponakannya.


Dan dia sangat berharap , orang yang tak lain adalah Viola adik dari orlan ketua mafia lucifer yang akan dia kenalkan ada kaka dan adiknya bisa diterima dengan baik sebagai kekasihnya.


Ting tongg


Ting tongg


Bunyi bel di kamar varo berbunyi , dengan senyum tipis dia langsung berjalan dan membuka pintu kamar itu dan benar saja orang yang sedari tadi dia tunggu akhirnya sudah berdiri di hadapannya.


" Sayang aku sangat merindukanmu ". Ucap viola langsung memeluk varo dengan manja


" Masuklah terlebih dahulu ". Ucap bian langsung menarik tubuh viola untuk masuk kedalam kamar dan langsung menutup kembali pintu kamar hotel itu

__ADS_1


Varo membalas pelukan viola di iringi kecupan singkat di bibir viola .


" Heii , kau selalu saja nakal mengambil kesempatan di setiap situasi ". Ucap viola beracting cemberut


" Aku merindukanmu ". Balas varo dengan senyum kecil dan kembali memeluk viola dengan hangat


" Aku juga merindukanmu ". Ucap viola membalas pelukan hangat varo dengan pelukan manja


" Oh ya , jam berapa kita akan pergi menghadiri pesta ulang tahun kedua keponakanmu sayang ? ". Tanya viola tanpa melepaskan pelukan varo


" Kita harus pergi sekarang , jika aku terlambat , delvira keponakanku akan mendiamiku dan akan lama untuk membujuknya jika sudah dalam model merajuk ". Jawab varo langsung melepaskan pelukan viola


" Baiklah , aku sudah siap dan bisa pergi kapan saja ". Ucap viola yang memang sudah memakai dress selutut yang memperlihatkan setiap lekuk tubuhnya bahkan sudah berdandan sebelum datang menghampiri varo


" Ya sudah , ayo pergi ". Ajak varo


Al sudah pergi ke mansion bian bersama xiera dan putra mereka sejak 20 menit yang lalu dan sepertinya baru saja tiba di mansion bian.


Ketika pesta sedang berlangsung , key dan gio sedang mengawasi penjagaan yang dilakukan oleh para mafioso black sun maupun mafioso gold water yang sedang menjaga kelangsungan pesta itu sejak awal agar tidak ada musuh yang berhasil masuk dan mengacaukan pesta tersebut.


" Ka , apa ka flo sudah memberitahukan sesuatu pada kaka tentang kejadian kemarin dimana delano dan delvira menghilang ". Tanya key pada gio


Mereka berdua sedang duduk balkon lantai 2 mansion bian seraya mengawasi setiap pergerakan yang mencurigakan dari atas sana.


Mendengar adiknya bertanya seperti itu , gio langsung melihat kearah adiknya sejenak lalu kembali mengawasi sekitar mansion.


" Hmm , kenapa kamu tidak memberitahu kaka maupun Queen kalau kamu memilki ruangan rahasia di dalam kamarmu ?". Jawab gio sekaligus bertanya


" Sebenarnya aku akan segera memberitahukan ada kalian tapi belum sempat saja , hingga akhirnya malah kalian sendiri yang mengetahuinya karena ulah si kembar ". Jawab key

__ADS_1


" Jika kamu memberitahu Queen sejak awal akan ruangan itu , pasti kemarin kita semua tidak akan mendapatkan ancaman dari Queen jika tidak bisa menemukan mereka berdua ". Ucap gio tapi tidak bermaksud menyudutkan adiknya


" Ya , aku merasa bersalah atas kecerobohanku sendiri , tapi si kembar juga sih , ngapain mereka harus membahas rencana mereka dalam ruangan itu , dasar bocah ". Ucap key yang tak habis pikir dengan tingkah kedua keponakannya


" Mereka berdua bukan anak kembar biasa , mereka terlalu menyeramkan dibalik wajah polos mereka apalagi mereka berdua memiliki semua sifat ayah dan bunda mereka ". Ucap gio yang sedikit takut jika si kembar akam mengikuti juga jejak flo yang menjadi seorang mafia


" Kaka benar , bahkan aku saja kemarin kaget saat mendengarkan rencana yang telah mereka susun untuk memisahkan ka varo dan adik dari ketua mafia lucifer ". Ucap key tak habis pikir


" Rencana ? , memangnya apa yang mereka rencanakan ? ". Tanya gio yang memang belum di beritahukan oleh flo


" Ehhh , apa ka flo tidak memberitahukan hal itu pada kaka ". Ucap key keheranan


" Tidak , jadi jelaskan padaku agar aku tidak penasaran ". jawab gio


Key pun menjelaskan semuanya yang dia dengar dari penjelasan delano kemarin di hadapan dia dan flo .


Tentu saja penjelasan key membuat gio langsung terkejut .


" Jadi mereka berdua sudah tahu kalau Queen adalah ketua mafia dan pacar varo adalah adik dari musuh bunda mereka ? ". Pekik gio terkejut


" Hmm , delano sendiri yang mendengarkannya saat kaka dan ka flo membahas tentang adik tuan orlan di taman kemarin , delano mengatakan kalau dia bersembunyi dan mendengarkan semua yang kalian berdua bahas di taman itu ". Jelas key


Gio langsung menepuk pelan kepalanya , dia tak habis pikir bisa-bisanya dia tidak menyadari kalau ada delano yang bersembunyi di taman itu .


Akhirnya mereka berdua kembali mengawasi penjagaan di sekitar mansion dengan pikiran mereka masing-masing.


Jika gio dan key sedang mengawasi sekitar mansion dari lantai 2 mansion bian hanya dengan mengandalkan indera penglihatan mereka saja.


Maka di lantai 3 tepat di balkon utama lantai 3 itu ada valen yang sedang memeriksa setiap pergerakan musuh melalui sistem pendeteksi dia hubungkan dengan alat pendeteksi yang telah mereka pasang di sekitar mansion dan mereka pasang mulai hingga jarak sejauh 10 meter dari mansion itu.

__ADS_1


__ADS_2