
Selamat membaca 💃🏻
Di dalam gedung , vira dan arkan sedang melawan para penjahat itu dengan melemparkan buku-buku tua yang ada di lemari di salah satu ruangan tua di dalam gedung tersebut.
" Yaakkkkk , berhentiiiiiii ". Teriak salah satu penjahat sangat kesal karena vira dan arkan tidak berhenti melemparkan buku-buku ke arah dia dan rekan-rekannya
" Lempar terus arkan ". Ucap vira tidak mau berhenti melempari para penjahat itu dengan buku
Arkan langsung menuruti ucapan vira , dia terus melempari para penjahat itu dengan buku-buku yang ada di dalam lemari dibelakang mereka.
Ketika mendapatkan sebuah cela untuk bisa kabur dari ruangan itu dan para penjahat itu , vira pun langsung menarik tangan arkan untuk segera lari keluar dari ruangan itu.
" Yaaaakkkkkk , kejar kedua anak nakal itu ". Teriak salah satu penjahat menyuruh rekannya untuk mengejar vira dan arkan yang berhasil kabur
" Vira , apa kamu baik-baik saja ? ". Tanya arkan khawatir ketika mereka berdua sedang berlari , vira sepertinya sedang menahan kesakitan
" Aku baik-baik saja arkan , jangan pedulikan aku , sebaiknya kita harus mencari jalan keluar dari tempat ini ". Ucap vira
Ketika mereka berdua sudah berlari cukup jauh dari jangkauan para penjahat , mereka tiba-tiba saja di tarik oleh seseorang ketika mereka baru saja akan melewati ujung sebuah lorong dan akan memasuki lorong lainnya.
Tentu saja mereka berdua kaget karena mereka berpikir bahwa yang menangkap pasti salah satu dari para penjahat itu .
Tapi ternyata mereka salah , ketika mereka melihat siapa orang yang menarik mereka , vira dan arkan langsung bernafas lega.
" Ben ". Pekik arkan dan vira secara bersamaan
" Ayo kita harus segera keluar dari gedung ini , jangan menunda waktu lagi ". Jelas ben langsung menarik tangan arkan dan vira secara bersamaan dan mereka bertiga pun mulai berlari mencari jalan keluar karena jalan utama untuk bisa ke pintu utama gedung itu sudah di hadang oleh beberapa penjahat lainnya
__ADS_1
" Ben , bagaimana dengan anak-anak lainnya , kenapa kamu bisa berada di sini ? ". Tanya vira penuh selidik sambil berlari sekuat tenanganya
" Kedua uncle mu sedang berada di depan halaman gedung ini , semua anak-anak telah di amankan oleh uncle mu yang bernama jakson , tapi uncle mu yang satu lagi sedang melawan orang-orang jahat lainnya tapi sepertinya bukan bagian dari penjahat yang menculik kita ". Jelas ben
" Belok sini ". Ben mengarahkan jalan mereka ke arah lorong sebelah kiri
" Sepertinya orang-orang jahat yang di maksud ben adalah musuh bunda yang tadi mengejar kita di hutan ". Batin vira
Di luar sana , gio baru saja selesai mengalahkan para mafioso devil , jakson pun sudah memberi perintah pada kelima mafioso yang membantunya untuk segera membawah 17 anak kecil itu untuk segera di jauhkan dari tempat itu.
" Prince , kita harus segera masuk dan mencari keberadaan nona vira , kata anak-anak yang berhasil di amankan , vira dan seorang pria kecil bernama arkan sedang mengahlikan perhatian orang-orang yang menculik mereka agar anak-anak itu bisa keluar dari gedung itu , tapi pria kecil lainnya yang bernama ben juga ikut masuk kedalam untuk membantu nona vira dan pria kecil bernama arkan itu ". Jelas jakson panjang lebar
" Baiklah , ayo cepat masuk sebelum terlambat ". Ucap gio
Akhirnya gio , jakson dan 15 mafioso yang mereka bawah pun langsung melangkah masuk kedalam gedung tua itu untuk menyelamatkan vira dan 2 pria kecil yang membantu vira .
Sedangkan vira , arkan dan ben tiba-tiba berhenti di sebuah pintu yang sepertinya pintu paling ujung di belakang gedung itu .
Hanya ada pintu itu di lorong itu dan pintu itu menjadi jalan buntu bagi vira , arkan dan ben .
Vira pun langsung mengedarkan pandangannya ke seluruh arah di lorong itu dan dia langsung tersenyum ketika melihat ada satu benda yang dia yakin bisa membuka pintu tersebut .
Dengan cepat vira berlari menuju benda tersebut dan langsung kembali lagi setelah mendapatkannya keburu para penjahat menemukan keberadaan mereka.
" Dia sangat pintar ". Kagum ben pada vira yang sangat cepat tanggap dalam situasi seperti ini
" Gunakanlah ini untuk membuka pintu itu , maaf aku tidak bisa melakukannya karena tangan ku sedikit sakit jika di paksakan ". Ucap vira meminta maaf
__ADS_1
Ternyata benda yang di bawah vira adalah sebuah linggis berukuran kecil tapi sangat berat , tapi walaupun berat , vira masih bisa mengangkat benda itu walaupun kesusahan.
" Tidak apa-apa , berikan padaku , biar aku yang melakukannya , kamu hanya cukup beritahu saja bagaimana cara menggunakan benda ini ". Ucap arkan
Akhirnya arkan yang melakukannya , dia berusaha membuka pintu itu dengan arahan dari vira walaupun dia juga sangat kesulitan karena benda yang di gunakan untuk membuka pintu itu sangat berat , dan akhirnya terbuka setelah beberapa saat arkan berusaha sekuat tenaganya membuka pintu tersebut.
Braaaakkkkk
Pintu pun terbuka dan yang di lihat oleh vira , arkan dan ben di luar pintu itu ternyata adalah jalan keluar dari gedung menuju hutan di belakang gedung tua tersebut .
" Itu merekaaaa , cepat kejar ". Teriak para penjahat ternyata telah menemukan keberadaan vira , arkan dan ben
Mendengar teriakan para penjahat yang berhasil menemukan mereka , mereka bertiga pun langsung berlari tanpa ada rasa takut menuju ke hutan yang sangat gelap gulita di depan sana .
" Jangan pernah saling melepas tangan kita bertiga , tetaplah bersama ". Ucap vira
" Hmmm ". Jawab arkan dan ben menganggukan kepala mereka tanda mengerti maksud ucapan vira
Mereka bertiga pun mulai berlari memasuki hutan , perlahan demi perlahan langkah kaki vira , arkan dan ben mulai melangkah pelan karena mereka kesulitan melihat jalan di depan mereka karena sangat gelap.
Di dalam gedung , gio dan jakson serta para mafioso black sun baru saja mengalahkan 5 orang penjahat yang mengurung vira .
" Kita berpencar , cari nona vira dan kedua anak yang bersamanya sampai ketemu , jangan sampai kita gagal membawah nona vira atau kita semua akan di hukum oleh Queen sendiri ". Ucap gio
" Baik prince ".
Mereka semua pun langsung bubar , mereka berpencar ke seluruh bagian gedung itu untuk mencari keberadaan vira dan yang lainnya .
__ADS_1
Sedangkan 3 orang penjahat yang menemukan keberadaan vira dan arkan serta ben langsung menghentikan langkah kaki mereka tepat di depan hutan di belakang gedung itu yang di masuki oleh vira dan lainnya.
" Bagaimana ini , kita tidak membawah senter untuk pencahayaan masuk kedalam hutan , kita tidak boleh membiarkan anak-anak itu kabur begitu saja , bos bisa membunuh kita semua ". ucap salah satu penjahat mengeluh karena tidak bisa masuk kedalam hutan karena tidak membawah senter sebagai pencahayaan masuk kedalam hutan tersebut untuk mengejar vira , arkan dan ben