Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 164


__ADS_3

Perjuangan tidak akan mengkhianati hasil , asalkan perjuangan itu di iringi dengan keyakinan dan doa yang selalu setia menemani setiap prosesnya . 🍁


Ujung pistol di tangan jakson masih menempel di perut pria di sampingnya , mendengarkan ancaman dari orang asing yang tiba-tiba menodongkan pistol kepada salah satu di antara kedua pria itu membuat mereka tidak henti mengeluarkan keringat dingin.


Jakson menatap kedua pria itu dengan dingin , dia tidak menyangka akan menangkap basah musuh seperti ini dan dia sangat beruntung bisa mengetahui rencana musuh sedari awal bahkan musuh sendiri yang memberitahukkan padanya walaupun tidak secara langsung.


" Apa kalian berdua mafioso lucifer ? ". Tanya jakson dingin


Glekkkk


Kedua pria itu langsung menelan saliva mereka dengan kasar , mereka tidak menyangka pria asing di depan mereka bisa tahu kalau mereka adalah mafioso dari kelompok mafia lucifer padahal mereka tidak memperkenalkan diri mereka pada jakson.


" Bagaimana bisa tuan ini mengetahui kalau kami mafioso lucifer ? ". Batin pria yang duduk berhadapan dengan jakson dan teman rekannya


Melihat dan merasa kedua pria itu hanya diam saja , jakson menjadi kesal .


" Apa kalian berdua benar-benar ingin merasakan peluru dari pistol ini ". Ucap jakson


Suara jakson tidak bisa di dengar oleh para pengunjung lainnya selain dua pria itu karena dia memang sengaja memelankan suaranya.


" Tu-tuan , apa sebenarnya salah kami sehingga anda berbuat seperti ini ? ". Tanya salah satu pria itu dengan bergetar ketakutan


" Jawab saja pertanyaanku bodoh ". Balas jakson sedikit kesal


" Ya , ya , kami adalah mafioso dari lucifer ". Akhirnya pria yang di todong oleh jakson buka suara dan mengakui kalau mereka berdua adalah mafioso dari lucifer


" Baiklah ". Jakson menyimpan kembali pistol ditangannya di belakang jaket yang dia pakai


Melihat pistol sudah di sembunyikan kembali , kedua pria itu akhirnya bisa bernafas lega tapi mereka penasaran siapa sebenarnya pria asing di depan mereka saat ini.


" Tuan , kenapa anda menodongkan pistol pada kami hanya untuk sekedar bertanya seperti tadi ? ". Tanya pria di depan jakson dengan wajah yang terlihat lega


" Apa kalian benar-benar ingin kabur dari kukungan ketua mafia lucifer dan pergi jauh-jauh dari negara ini bersama keluarga kalian ? ". Bukannya menjawab pertanyaan pria tadi , jakson malah balik bertanya dengan pertanyaan lain


Kedua pria itu saling menatap satu sama lain dengan wajah kebingungan mereka dan akhirnya mereka menyadari kalau ternyata jakson sedari tadi mendengar percakapan mereka .


" Apa tuan sedari tadi mendengarkan pembicaraan kami ? ". Tanya salah satu pria itu


" Bisa tidak kalian langsung jawab saja pertanyaan saya bukan malah balik bertanya ". pekik jakson sangat kesal


" Ahhh ya maafkan kami ".

__ADS_1


" Ya , kami ingin sekali pergi jauh dan terlepas dari tuan kami tapi bagaimana itu bisa terjadi sedangkan kami harus bekerja padanga demi menyelamatkan nyawa keluarga kami ".


Salah satu pria itu menjawab dengan jujur , jakson sudah mendengar itu tadi dan dia yakin kalau dia bisa memakai kedua pria itu untuk memberi pelajaran pada ketua mafia lucifer yang ternyata ingin mencari gara-gara dengan black sun.


" Saya bisa menjauhkan kalian berdua serta keluarga kalian dari ketua lucifer tapi kalian harus bekerja sama dengan saya ". Ucap jakson menawarkan kerja sama dengan kedua pria itu


" Kerja sama ? ".


" Kerja sama seperti apa maksud tuan ? ".


Mereka bertanya karena bingung dengan ucapan jakson , sedangkan jakson sendiri sudah memiliki ide untuk rencananya kali ini.


" Kalian akan segera mengetahuinya ".


Jakson mengambil ponsel di saku celananya kemudian langsung mencari nama kontak sang Queen untuk melaporkan masalah ini.


Di mansion , flo masih bermain bersama si kembar seperti biasanya dia lakukan setiap hari semenjak kehadiran si kembar di mansion itu.


Ketika flo sedang asik bermain bersama si kembar , tiba-tiba ponselnya yang dia letakkan di meja di sampingnya bergetar pertanda ada panggilan masuk.


Flo menoleh ke arah ponselnya dan dia dapat melihat panggilan tersebut ternyata dari jakson .


Dia langsung menyuruh pengasuh untuk bergantiam bermain dengan si kembar dan dia langsung menjauh dari ruang santai untuk menjawab panggilan jakson.


Di tempat jakson , jakson sengaja menekan pengeras suara agar kedua pria di depannya bisa mendengar suara sang Queen.


Sedangkan kedua pria itu malah kebingungan , kenapa pria di depan mereka sengaja mendengarkan sambungan telfon yang sedang berlangsung dengan seorang wanita.


" Queen ". Panggil jakson dengan wajah datarnya


" Ada apa ? ". Jawab flo dengan mata yang memicing karena tidak biasanya jakson seperti ini padahal dia sudah bertanya ada apa sejak awal


" Sepertinya ketua mafia lucifer ingin bermain kotor dengan transaksi penjualan senjata milik kita malam ini ". ucap jakson menatap dingin kearah kedua pria itu


Mata kedua pria itu langsung melotot kaget mendengar ucapan jakson , keringat dingin kembali keluar dari tubuh mereka .


" Ba-bagaima bisa ". batin kedua pria itu semakin ketakutan


Mereka tidak menyangka ternyata pria asing yang menodong mereka adalah mafioso dari black sun , mafia yang akan melakukan transaksi jual beli senjata dengan mafia lucifer yang akan di laksanakan malam nanti.


Sedangkan flo di sebrang sana langsung menautkan kedua alisnya .

__ADS_1


" Bagaimana kau bisa tahu bahwa mereka sedang merencanakan hal kotor dengan transaksi nanti malam ? ". Tanya flo penasaran


Jakson pun menjelaskan kenapa dia bisa tahu kalau mafia lucifer sedang merencanakan hal kotor untuk transaksi jual beli senjata milik mereka nanti malam pada flo secara detail .


Mendengar penjelasan jakson dari panggilan telfon tersebut , flo langsung berubah dingin karena baru mengetahui kalau musuh ingin bermain kotor dengannya.


" Jakson ? ". Panggil flo dengan suara yang sangat jakson tahu bahwa sang Queen sedang menahan emosinya


" Ya Queen ". jawab jakson


Kedua pria di depan jakson tak mampu lagi berkata apapun , mereka sudah pasrah mati duluan di tangan musuh jika seperti ini jadinya .


" Lakukanlah apa yang harus kau lakukan , urus mereka semua , transaksinya harus lancar tanpa hambatan dan kau bisa berbuat sesukamu setelah transaksi selesai ". Ucap flo


" Baik Queen , aku akan melaksanakan sesuai perintah anda ". Jawab jakson


Panggilan langsung berakhir dengan flo yang mematikkannya dengan sepihak .


Setelah itu jakson langsung menyimpan kembali ponselnya di dalam saku celananya dan menatap kedua pria itu dengan tatapan yang sulit di artikan .


" Tuan , tolong ampuni kami , jangan bunuh kami tuan , kasihanilah kami ". Ucap kedua pria itu memohon ampunan dari jakson dengan nada pelan agar tidak ada yang mendengarkan suara mereka


Tentu saja jakson tidak akan membunuh mereka karena dia memerlukan bantuan kedua pria itu agar dia bisa tahu rencana apa yang sebenarnya ingin di lakukan oleh ketua mafia lucifer pada jakson dan mafioso lainnya malam nanti.


" Saya akan membebaskan kalian dari jeratan ketua kalian dan saya juga akan menjauhkan kalian dari negara ini bersama keluarga kalian masing-masing , tapi dengan 1 syarat ". Ujar jakson dengan datar


" Apa sayaratnya tuan , kami akan melakukan apapun yang tuan inginkan asalkan kami selamat bersama keluarga kami ". Balas mereka berdua langsung setuju mendengar tawaran jakson


Jakson langsung menjelaskan rencana yang sudah dia pikirkan sejak tadi kepada kedua pria itu dan setelah selesai menjelaskan , kedua pria itu langsung setuju dengan rencana jakson karena menurut mereka lebih baik mengikuti rencana jakson dari pada mati percuma bersama mafia lucifer.


" Sekarang kalian kembalilah kemarkas kalian , awas saja jika kalian berani mengkhianati saya , maka kalian akan mendapatkan hukumannya ". Ucap jakson seraya mengancam kedua pria itu


" Baik tuan , tuan tenang saja , kami tidak akan mengkhianati tuan dan mafia black sun yang terpenting tuan harus menepati janji tuan kalau kami dan keluarga kami bisa pergi jauh dari negara ini dan jeratan ketua mafia lucifer ". Balas mereka


Jakson membalas ucapan mereka dengan tangan yang digerakan memberi isyarat untuk mereka harus segera pergi menjalankan tugas mereka.


Akhirnya kedua pria itu pergi dari cafe tersebut meninggalkan jakson sendirian lagi menikmati kopi yang tadinya panas , sekarang telah dingin .


Di markas utama sekarang valen sedang mencari semua informasi mengenai mafia lucifer karena sang Queen yang barusan menghubunginya untuk mencari tahu hal tersebut.


Valen menyeringai ketika dia telah mendapatkan semua data informasi tentang mafia lucifer.

__ADS_1


" Mafia baru ternyata tapi sudah mau bermain kotor dengan Queen , sepertinya Queen menemukan mainan baru lagi ". Ucap valen merutuki kebodohan mafia lucifer yang berani mancari masalah dengan black sun


__ADS_2