
...Bersiaplah dalam kesunyian dan biarkan kesuksesanmu membuat kebisingan 💪...
Di tempat lain di salah satu ruangan VIP di restoran itu , seorang pria sedang menahan kekesalannya karena sedari tadi dia menunggu jerry dan kekasih jerry yang belum juga kembali .
Yah pria itu adalah bian , malam ini bian mengajak jerry untuk makan malam di restoran ini tanpa tahu pemiliknya siapa , alasan bian ingin makan di luar karena dia tidak ingin cepat kembali ke mansion dan makan malam disana karena dia pasti akan teringat oleh flo yang selalu menyiapkan makan malam untuknya .
" Cihhh , aku akan membuat perhitungan dengan jerry jika aku keluar dan mendapatinya tidak kembali karena sedang berduaan dengan kekasihnya itu ". ucap bian kesal
Bian langsung keluar dari ruangan VIP itu untuk mencari keberadaan jerry dan wanita kekasih jerry .
Sebenarnya bian hanya datang berdua dengan jerry tanpa ada sasa dan mereka hanya kebetulan bertemu di restoran itu karena sasa yang ingin makan malam bersama teman sesama model nya .
Sasa yang melihat jerry ada di restoran itu malah langsung meninggalkan temanbya itu karena dia ingin mencari muka pada bian , dengan berpikir siapa tahu bian tertarik padanya , bian mengizinkan sasa ikut makan malam bersama mereka tapi sangat di sayangkan yang sasa harap bian akan melirik kearahnya malah bian terlihat dingin dan tidak meliriknya sama sekali .
Ketika bian keluar dari ruangan itu , dia bingung kenapa para pelayan sedang berkumpul di tengah-tengah restoran seperti baru saja terjadi keributan dari arah itu.
Bian samar-samar mendegar pembicaraan para pengunjung yang menceritakan tentang kejadian yang baru saja terjadi sesuai dugaan bian , dia kembali memicingkan matanya karena dia mendengar nama jerry dan kekasih jerry di sebut dalam pembicaraan para pengunjung itu.
Bian perlahan berjalan kearah para pelayan berniat menanyakan apa yang sebenarnya terjadi walaupun sebenarnya bian sangat malas bertanya hal yang bukan urusannya.
Sedangkan di dalam ruangan VIP tempat flo saat ini , ketika pintu sudah di tutup oleh key , flo langsung melepaskan tarikannya pada rambut sasa .
" Yakkkk dasar wanita gila , kenapa kau menarik rambutku hahhh , apa kah tahu berapa harga salon untuk merawat rambutku , aku yakin sekalipun kau menjual ginjalmu kau tidak akan mampu membayar biaya salon ku ". teriak sasa marah ketika rambutnya berhasil terlepas dari tarikan flo
" Sasa berhentilah mencari masalah ". ucap jerry mencob menahan emosinya karena ada Al dan Xiera di ruangan itu
" Sayang apa kau tidak melihat bagaimana kasarnya wanita gila ini menarik rambutku , kenapa kau terlihat malah membela 2 gadis miskin ini ". kesal sasa pada jerry
" Coba anda ulangi lagi ucapan anda barusan nona salfa moni , siapa yang anda maksud dengan sebutan 2 gadis miskin ? ". ucap gio sangat dingin dengan wajah merah menahan marah
" Tuan jerry apa wanita ini adalah kekasih anda ? , jika benar tolong katakan padanya untuk menjaga omongannya jika tidak mau saya melakukan hal yang tidak anda duga ". ucap Al juga sangat dingin dan menahan kemarahannya
Berbeda dengan Al dan gio , varo malah berjalan mendekati sasa dengan wajah dinginnya .
" Aduhh nona , kau salah mencari masalah dengan wanita kesayangan 3 pria dingin itu , semoga kau baik-baik saja ". batin Xiera merasa kasian pada sasa
" Haiss kenapa masalahnya jadi serumit ini , kenapa juga ka flo membawa mereka berdua keruangan ini , bisa-bisa wanita sialan ini mati sebelum aku membalaskan dendaku ". batin key frustasi
Sedangkan jerry semakin terkejut ketika menyadari ada gio dan varo , pengusaha no 2 dan 8 terkaya di dunia yang berada diruangan itu juga .
Jika gio yang bersikap marah pasti jerry memaklumi itu karena jerry tahu gio adalah sahabat flo tapi jerry terkejut melihat Al dan varo yang juga sangat marah ketika sasa menyebutkan flo dan key gadis miskin.
" Sebenarnya apa hubungan nona flo dan nona key dengan tual Al dan tuan varo ? , kenapa mereka berdua terlihat sangat marah ketika sasa memanggil nona flo dan nona key gadis miskin ". batin jerry penasaran
__ADS_1
" Siapa mereka , kenapa mereka sangat terlihat tajir tapi dingin , mana tampan lagi , cihhh tapi kenapa mereka membela dan terlihat marah ketika aku mengatakan gadis miskin pada key dan wanita sialan itu ". batin sasa sedikit gugup takut
" Maaf tuan Al , tuan gio dan tuan varo , kekasih saya hanya salah paham saja pada nona flo dan nona key , tolong maafkan kekasih saya atas nama saya , saya pastikan kejadian ini tidak akan terulang lagi kedepannya ". ucap jerry minta maaf
" Hahhh , sayang kenapa kau malah meminta maaf pada mereka , jelas-jelas disini yang salah adalah mereka berdua ". ucap sasa tidak percaya jerry malah jelas mengatakan kalau disinilah sasa yang salah
" Apa kalian tidak tahu , mereka berdua masuk ke restoran ini untuk mencuri barang berharga pada pengunjung dan perlu kalian tahu , mereka berdua adalah gadis miskin yang sering mencuri di berbagai tempat , jangan tertipu dengan wajah munafik mereka ". ucap sasa semakin menjadi
Mereka semua langsung menatap tajam kearah sasa , apalagi jerry yang semakin kesal pada sasa , sikap tidak sopan sasa sudah membuat jerry sangat malu di depan semua orang dalam ruangan itu .
" Kenapa nona ini malah semakin membuat suasana semakin rumit , tolong nona tolong berhenti mengatakan hal itu , aku tidak yakin kau akan keluar dari ruangan ini baik-baik saja jika anda terus-terusan mengihina adik kesayangan mereka bertiga ". batin Xiera khawatir pada sasa
Varo yang sudah tidak bisa menahan emosinya langsung mengakat tangannya berniat menampar sasa tapi flo menghentikannya membuat varo menatap tajam kearah flo.
" Jangan membuang tenaga hanya untuk meladeni wanita seperti dia ". ucap flo dengan dingin
Sasa dan jerry yang terkejut akan tindakan varo yang hampir saja menampar sasa langsung lega karena flo menghentikan hal itu karena jika tangan besar varo berhasil mendarat ke wajah sasa sudah bisa di pastikan kemungkinam besar sasa akan terlempar .
" Kenapa ? , apa kamu tidak marah sudah di tuduh seperti itu oleh wanita sialan ini ". tanya varo kesal pada adiknya
" Tentu saja aku kesal , tapi aku tidak ingin membalas perbuatannya dengan tenagaku karena itu hanya membuang-buang waktu dan tenaga ku saja ". balas flo datar
" Sebenarnya apa hubungan nona flo dengan mereka semua , kenapa mereka terlihat akrab sekali bahkan tuan varo yang terkenal sangat dingin terhadap wanita terlihat jelas sangat melindungi nona flo ". batin jerry bingung
" Tuan jerry ? ". panggil flo datar
" Hehhhh wanita sialan , kenapa kau memanggil-manggil kekasihku hahh , apa kau ingin menggodanya ". ucap sasa melototkan matanya
" Sasa , sekali lagi kau bertindak berlebihan , jangan salahkan aku yang akan membiarkanmu sendirian menghadapi mereka semua ". kesal jerry
" Cihhh , kekasihmu bukan selerah ku ". sindir flo
" Dan tuan jerry , apa kau ingin mendengarkan suatu rahasia yang dimiliki oleh kekasih yang sangat kau cintai ini ". ucap flo menatap sasa dengan tatapan yang sulit di artikan
Degggg
Sasa tercengang mendengar ucapan flo , dia langsung gelisah dan takut jika flo berani membongkar rahasianya di depan jerry .
Sedangkan jerry langsung memicingkan matanya penasaran , dia menatap kearah sasa dengan tatapan yang sulit di artikan .
" Memangnya rahasia apa yang anda ketahui tentang kekasih saya nona ". tanya jerry penasaran
" Ah sayang , kenapa kau malah percaya pada wanita gila ini , tidak ada rahasia apapu yang aku sembunyikan darimu , dia hanya ingin membuatmu marah padaku karena dia ingin membalas atas kejadian ini ". ucap sasa mencoba meyakinkan jerry
__ADS_1
" Benarkah ? , jika kau memang tidak memiliki rahasia yang kau sembunyikan dari kekasihmu , tolong jawab siapa pria yang bernama Rangga lucky dan pria yang bernama Heru marthin ? ". ucap flo menyeringai tipis
Duarrr
Sasa melototkan matanya karena flo menyebutkan 2 pria yang sangat dia kenal , dia pikir ancaman flo beberapa minggu lalu hanya sebuah bualan saja tapi ternyata flo benar-benar mengetahui semua rahasianya.
" Sasa , jelaskan apa maksud dari ucapan nona flo , Apa kau mengenal nama 2 pria yang di sebutkan nona flo tadi ". tanya jerry menatap tajam kearah sasa dengan perasaan yang campur aduk menunggu jawaban sasa
" A-aku tidak mengenal pria-pria yang dia sebutkan sayang , jangan percaya padanya karena semua ucapannya adalah omong kosong saja agar bisa menjatuhkanku ". ucap sasa mencoba terlihat baik-baik saja
Ceklekkkk
Baru saja flo akan membalas ucapan sasa , tiba-tiba pintu ruangan dibuka oleh seseorang dari luar .
Degggg
Flo tiba-tiba berubah menjadi dingin setelah melihat siapa yang membuka pintu ruangan itu , sedangkan yang lain juga kaget dengan kedatangan orang itu yang tak lain adalah bian .
Sedangkan bian yang baru saja membuka pintu ruangan itu juga langsung berubah datar karena ternyata di dalam ruangan itu ada banyak orang yang sangat dia kenal .
Degggg
Jantung bian berdetak begitu kencang ketika melihat ada wanita yang seharian ini membuatnya pusing menjalani harinya , baru saja siang tadi mereka resmi bercerai tapi sekarang mereka malah bertemu dan ini tanpa di sengaja oleh mereka berdua.
" Sial , kenapa bian datang di saat yang tidak tepat sih , jika seperti ini aku tidak akan mendapatkan kebenaran dari rahasia yang sasa sembunyikan dariku ". kesal jerry dalam hati
Al dan varo yang belum mengetahui kalau bian dan flo sudah bercerai tiba-tiba emosi mereka perlahan menghilang karena mereja berpikir flo ingin memberi mereka kejutan dengan kedatangan bian saat ini.
" Tuan bian ". Sapa Al tersenyum simpul berjalan kearah bian
Flo memutar bola matanya dengan malas , sedangakan bian hanya diam dengan wajah datarnya karena masih terkejut dengan keberadaan flo di ruangan itu.
Seketika itu juga masalah antara sasa , flo dan key langsung menghilang dalam sejenak membuat sasa senang dan lega .
" Sepertinya kali ini kau lolos , tapi tidak untuk lain kali " . ucap flo datar pada sasa
Sasa hanya membalas dengan senyum penuh ejekan pada flo tapi flo tidak memperdulikan hal itu.
" Tuan bian apa anda datang ke restoran ini untuk makan malam juga bersama kami ". tanya al yang sudah berada di depan bian
Bian menautkan kedua alisnya bingung dengan pertanyaan rekan bisnisnya itu .
" Aku akan pulang duluan ". ucap flo yang tidak ingin berlama-lama dalam 1 ruangan dengan bian
__ADS_1
Flo langsung menarik tangan Xiera dan key untuk mengikutinya keluar dari ruangan itu , Xiera dan key hanya pasrah mengikuti flo .
Ketika flo melewati bian yang berdiri di pintu masuk , mereka bersikap seperti tidak saling kenal bagaikan kedua orang asing bagi masing-masing mereka.