
...Tidak ada yang sempurna di dunia ini , jadilah versi terbaik dirimu 😇...
Bian membawa flo kedalam kamarnya , dengan perlahan bian menurunkan flo .
" Ada apa dengan dirimu tuan bian , kenapa kau membawaku kerumahmu bahkan membawaku masuk kedalam kamarmu hahh , apa kau ingin memperkosaku disini ". teriak flo marah menatap tajam kearah bian
Bukannya menjawab bian malah memeluk tubuh flo dengan erat , tentu saja hal itu membuat flo semakin marah dan langsung mendorong tubuh bian agar menjauh darinya.
Bian terdorong cukup jauh dari flo , tapi bian tidak semudah itu untuk menyerah sehingga dia mencoba berjalan menuju kearah flo berniat memeluk flo lagi .
Bian melakukan hal itu bukan karena dia berniat buruk pada flo , tapi dia hanya ingin melepas segala rasa yang sudah bercampur aduk menjadi satu dalam dirinya.
" Diam disitu , jangan berani kau melangkahkan 1 langkah saja mendekatiku atau aku tidak akan segan-segan memukul mu ". ancam flo menatap tajam pada bian
" Hahhh baiklah ". ucap bian pasrah tidak ingin membuat flo semakin jauh untuk di gapai
" Jelaskan padaku , kenapa kau membawaku kesini ". tanya flo menahan emosinya
" Maaf , aku hanya ingin minta maaf itu saja ". jelas bian
" Cihhh , maaf katamu , maka aku juga akan mengatakan maaf padamu karena permintaan maafmu tidak aku terima ". ucap flo berdecih
Bian sudah bisa menduga ucapan itu yang akan keluar dari mulut flo , tapi dia tidak menyerah karena sekalipun flo tidak akan kembali disisinya tapi setidaknya flo harus memaafkannya .
" Aku tahu aku salah telah menuduhmu dalam kejadian itu , wajar jika kau marah padaku , tapi bisakah kau memaafkanku , aku tahu kata maaf tidak bisa merubah apapun tapi aku hanya ingin tidak ada permusuhan di antara kita ". ucap bian bersungguh-sungguh
" Tidak usah membahas masa lalu , aku sudah mengubur semua itu dan tidak ingin mengingatnya lagi ". ucap flo dingin
" Tapi ". ucapan bian terpotong
" Tolong jangan ganggu kehidupan saya lagi tuan bian , anggap saja kita tidak pernah saling kenal sebelumnya dan anggap saja kejadian di masa lalu mengajarkanmu agar bisa berpikir jernih dalam menghadapi suatu masalah , saya permisi ". ucap flo berlalu pergi dan keluar dari kamar bian
Bian terdiam tidak menghalangi flo untuk pergi , kali ini dia harus mengalah untuk menghadapi flo hanya untuk bisa membuat flo memaafkannya .
Sedangkan flo langsung menuju lift untuk turun ke lantai 1 mansion bian dengan wajah dinginnya , dia menghubungi gio untuk menjemputnya di mansion bian secepatnya .
__ADS_1
Beruntungnya flo saat ini gio memang sudah dalam perjalanan menuju mansion bian bahkan sudah dekat , gio memang datang untuk menjemput flo karena stif memberikan infomasi kejadian tadi di club pada gio dan gio yang khawatir pada Queennya lamgsung mencari lokasi dimana Queennya berada saat ini dan setelah tau sang Queen ada di mansion bian , gio langsung melajukan mobilnya kesana.
Flo terus berjalan keluar dari mansion itu bahkan dia tidak menyadari susi yang sedang berada di tempat yang tidak jauh dari jalan menuju pintu utama.
Dari dalam kamar entah kenapa bian memutuskan untuk mengejar flo , dia bergegas turun kebawah tapi saat dia di lift , dia merasa dia telah menginjak sesuatu yang membuat pijakannya merasa kurang nyaman.
Setelah menggeser kaki kanannya kesamping untuk melihat apa yang baru saja dia injak , dia memicingkan matanya melihat sebuah gelang tali dengan bentuk mutiara putih yang berada do bawah kakinya .
Bian mengambil gelang itu , dia meneliti setiap bentuk gelang itu dan tiba-tiba pintu lift terbuka ternyata lift sudah turun di lantai 1 .
Flo sudah pergi dari mansion bian setelah gio tiba di depan gerbang masuk mansion .
Susi yang kembali melihat majikkannya turun kelantai bawah setelah sang nyonya pergi di buat semakin bingung apa lagi yang terjadi di antara kedua majikannya .
" Ya tuhan apa yang sebenarnya terjadi di antara tuan dan nyonya , kenapa nyonya hanya datang sebentar lalu kembali pergi , semoga tuan dan nyonya bisa kembali bersama ". batin susi tulus mendoakan hubungan kedua majikannya
Bian berhenti di depan lift masih dengan teliti melihat gelang tangan kecil yang familiar baginya tapi dia lupa dimana dia pernah melihat gelang itu , bahkan dia sampai lupa kalau dia turun kebawah untuk mengejar flo.
" Apa ini milik flo ". batin bian
Semakin dia mencoba untuk mengingat kapan dia pernah melihat gelang itu , tiba-tiba matanya melotot dengan sempurna begitu syok setelah menyadari dimana dia pernah melihat gelang itu.
Dengan cepat dia berlari keluar mencoba mencari flo , tapi sayangnya dia tidak menemukan flo dan satpam mengatakan kalau flo baru saja menaiki sebuah mobil dan pergi sekitar 5 menit yang lalu .
" Akhhhhhhhhh siallll ". teriak bian penuh penyesalan sehingga satpampun terkejut melihat sang tuan berteriak seperti itu
Bian langsung berlari dengan cepat menuju mobilnya , untung saja kunci mobil masih berada di dalam mobil sehingga bian tidak perlu bolak-balik mengambil kunci.
Dia membawa mobil keluar dari mansion dan melaju dengan kecepatan tinggi berharap dia bisa mengejar mobil yang dinaiki oleh flo .
Di dalam mobil milik gio , saat ini flo hanya diam dengan wajah dinginnya , perasaannya begitu campur adul setelah pertemuannya dengan bian tadi walaupun hanya sebentar.
" Gio , siapkan penerbanganku malam ini juga ke canada , aku ingin segera mengurus semua masalahku dengan si bajingan elca itu , sudah waktunya dia mendapatkan hukuman yang pantas atas perbuatannya selama ini ". ucap flo tiba-tiba
" Kenapa tidak besok pagi saja Queen , bukannya ini terlalu larut untuk melakukan penerbangan ". ucap gio bingung kenapa Queennya ingin pergi saat ini juga
__ADS_1
" Lakukan saja perintahku gio , kau tau aku sangat benci dengan segala bantahan ". ucap flo dingin
" Baik Queen , maaf ". ucap gio pasrah
Mobil melaju begitu cepat menuju apartemen flo karena flo ingin pamit terlebih dahulu pada key , key tidak bisa ikut karena dia harus sekolah dan flo akan pergi sendiri ke canada sedangkan gio akan menyusul nanti jika segala urusannya sudah selesai di sini .
Di dalam mobil yang di kendarai oleh bian sekarang bian sedang frustasi karena selama perjalanan dia tidak menemukan mobil yang melewati jalan dari mansionnya , jalanan begitu sunyi karena sekarang sudah jam 2 malam .
" Kenapa kau tidak pernah memberitahuku kalau kau adalah alika flo , alika yang selama ini aku cari , bodohnya aku telah membuatmu semakin jauh dariku ". ucap bian menyesal atas kebodohannya
Bian memang sudah mengingat siapa pemilik gelang itu , gelang yang pernah dia lihat dulu dipakai oleh gadis kecil di masa lalunya dan gelang yang sama dengan gelang yang di miliki oleh adiknya milka pemberian dari gadis kecil di masa lalunya itu.
Alasan bian menutup hatinya selama ini dan dingin terhadap wanita manapun karena dia masih berharap akan dipertemukan kembali dengan gadis kecil di masa lalunya yang bisa di bilang gadis kecil itu adalah gadis yang selama ini sudah memenuhi hatinya .
Bian hanya tahu nama gadis kecil itu adalah alika karena pada saat itu gadis kecil itu memperkenalkan dirinya dengan nama alika , yang ternyata alika itu adalah flovia alika woren dan alika adalah nama tengah flo.
Kenapa flo dan bian saling mengenal di masa lalu karena kedua orang tua mereka bersahabat , lebih tepatnya ayah zet dan ayah wisnu lah yang bersahabat .
Pada hari itu di saat bian masih berusia 8 tahun dan flo berusia 5 tahun sama dengan milka yang berusia 5 tahun , kedua keluarga mereka melakukan makan siang bersama terakhir di rumah bian karena hari itu adalah hari terakhir bian dan keluarganya berada di indonesia karena mereka harus pergi ke Swedia untuk perjalanan bisnis perusahan ayah bian dan bian serta milka tidak tahu akan hal itu .
Bian , flo dan milka sudah sering bertemu , mereka sering menghabiskan waktu dengan bermain bersama di mansion bian atau sebaliknya di rumah flo , mereka berteman dari kecil .
Bian pada saat itu masih sangat polos karena masih kecil sangat menyukai flo karena flo baik , cantik tapi kadang sering membuat bian kesal karena suka teriak-teriak memanggil bian .
Setelah hari itu bian dan milka terkejut karena mereka akan ke luar negeri saat itu juga karena sang ayah harus melakukan perjalanan bisnis ke negera itu .
Pada saat itu bian teringat akan perkataan flo yang dia kenal dengan panggilan alika yang mengatakan kalau mereka akan berpisah dengan waktu yang begitu lama .
Biam tidak bisa berbuat apa-apa karena harus menuruti perintah ayah dan bundanya sehingga dia berjanji suatu saat nanti dia pasti akan bertemu kembali dengan flo sesuai janjinya pada flo kemarin .
Semua itu berlalu begitu begitu cepat , bian tidak pernah melupakan gadis kecilnya itu tapi karena kesibukannya pada perusahan yang dia bangun sendiri membuat bian mengesampingkan pencariannya pada gadis kecilnya .
Dan betapa menyesalnya dia setelah mengetahui kalau flo , wanita kedua yang berhasil mencuri hatinya itu ternyata adalah gadis kecil yang selama ini dia cari .
Kenapa bian sangat yakin kalau flo lah gadis kecilnya di masa lalu , yah karena pertama gelang yang dia temukan tadi hanya di miliki oleh gadia kecilnya dan milka adiknya tapi karena milka sudah 5 bulan tidak pernah datang ke mansion bian membuat bian yakin pasti itu adalah milik flo karena hanya flo yang menaiki lift itu selain bian dan susi .
__ADS_1
Yang kedua karena lensa mata gadis kecilnya sama dengan lensa mata milik flo dengan warna lensa biru langit membuat bian semakin yakin dengan dugaannya.
Bian terus mencari mobil yang di naiki flo , dia sangat berharap dia bisa bertemu dengan flo dan dia akan memberitahu flo kalau dialah bian teman kecilnya .