Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 73


__ADS_3

...Tantangan adalah hadiah yang memaksa kita untuk mencari pusat gravitasi baru , jangan melawan mereka , temukan saja cara baru untuk berdiri 🌙...


" Swetty , astaga kenapa dia malah meninggalkan kami ". teriak al memanggil flo yang sudah semakin jauh dari ruangan itu


Degggg


" Cihhhh , baru saja bercerai tapi sudah bisa mendapatkan pria lain , sepertinya apa yang bunda dan cia katakan itu benar kalau dia memang wanita yang buruk bahkan aku sendiri sudah melihat betapa buruknya dia ketika melakukan kejahatan dengan membantai ratusan orang di depan mataku ". batin bian yakin dengan keputusannya


Bian salah sangka pada Al dan flo dengan berpikir kalau setelah bercerai dengannya flo dengan cepat bisa menemukan pria lain hanya dalam hitungan jam saja , bahkan Al sudah memanggil flo dengan panggilan swetty .


Padahal yang sebenarnya adalah Al memang memanggil flo dengan panggilan swetty karena flo adalah adik kesayangannya apalagi hanya flo perempuan diantara persaudaraan mereka .


" Jerry , aku akan menunggu kalian di mobil , tuan al saya permisi ". ucap bian datar


" Ehh , baiklah sampai bertemu kembali di lain waktu tuan bian ". ucap Al berpikir mungkin bian akan menyusul flo ke mobil


" Tuan Al , tuan gio dan tuan varo saya permisi duluan karena tuan bian sudah menunggu saya , tolong maafkan saya dan kekasih saya atas kejadian malam ini , saya harap kejadian seperti ini tidak akan terulang di kemudian hari , kami permisi ". ucap jerry minta maaf sungguh-sungguh


******


" Biaaaaannnnnnn ". teriak seorang gadis kecil memanggil nama bian begitu kencang


" Ada apa , bisa gk sih gk usah teriak-teriak kayak di hutan ". ucap bian kesal


" Maaf , aku hanya ingin bermain denganmu saja ". ucap gadis kecil itu dengan mata yang sudah berkaca-kaca


" Hahhh ". bian menghembuskan nafasnya kasar " Maaf aku tidak bermaksud membentakmu ". ucap bian meminta maaf pada gadis kecil itu


" Baiklah , sebentar aku punya sesuatu untukmu ". ucap gadis itu tersenyum senang


Bian hanya menatap mata indah gadis itu tanpa memperdulikan apa yang akan di tunjukkan gadis itu padanya.


" Ini dia , aku punya 2 benda , 1 kamera yang bisa langsung mengeluarkan foto dan kedua adalah kalung ". ucap gadis kecil itu tersenyum memperlihatkan kedua barang di tangannya


" Untuk apa kedua barang itu ? ". tanya bian begitu polos


" Kan aku 1 jam lagi akan segera pulang dari sini bersama kedua orang tuaku , aku mempunyai firasat kalau kita tidak akan bertemu dalam jangka waktu yang panjang , jadi aku ingin membuat kenangan bersamamu dan mimi agar suatu saat jika kita bertemu sudah dewasa nanti kita akan langsung saling kenal jika kalung dan gambar yang akan kita ambil nanti ditunjukkan ". ucap gadis itu antusias


" Ada-ada saja kau ini , kita akan selalu bersana dan tidak ada yang akan memisahkan kita bertiga ". ucap bian tidak suka gadis itu membuat perumpamaan yang buruk


" Haisss terserah kau saja , ini pakai kalung ini , kalung ini khusus hanya untuk aku dan kamu yang pakai sedangkan mimi aku memberikannya gelang yang sama dengan gelang yang aku pakai sekarang ". ucap gadis kecil itu


Gadis kecil itu memakaikan kalung bertali hitam dengan buah kalung merpati putih di leher bian , kalung dengan model yang sama di pakai oleh gadis itu .


Bian hanya pasrah dan membiarkan gadis itu berbuat sesuka hatinya .


" Selesai , sekarang kita akan mengambil beberapa gambar buat kenang-kenangan nanti ". ucap gadis itu sedang

__ADS_1


Bian menuruti semua keinginan gadis kecil itu , sudah sekitar 4 foto yang keluar dari kamera itu akhirnya mereka selesai membuat foto kenang-kenangan untuk nanti mereka dewasa.


" Simpanlah 2 lembar foto ini dan aku 2 lembar foto lainnya , berjanjilah padaku ketika dewasa nanti kamu akan mencariku dan menjagaku bersama mimi ". ucap gadis kecil itu terlihat menahan kesedihannya harus berpisah dengan bian


" Percayalah padaku , aku akan menemukanmu dimanapun kamu berada nanti ". ucap bian bersungguh-sungguh


" Siappp , aku percaya padamu ". ucap gadis kecil itu


Bian memeluk gadis kecil itu seakan tidak ingin membiarkan gadis kecil itu pergi dari sisinya .....


" Hahhh , haaahhhh , haaahh ". tiba-tiba bian bernafas tidak teratur


" Kenapa aku bermimpi tentangnya lagi , sudah beberapa hari ini aku selalu memimpikannya , apa dia baik-baik saja di jauh sana ". ucap bian ketika dia membuka mata dengan lebar terbangun dari mimpinya


Bian turun dari ranjangnya kemudian berjalan kearah salah satu rak kecil di sudut kamarnya , dia membuka laci pertama kemudian dia mengambil sebuah kotak kecil.


Dia membuka kotak kecil itu , dia mengambil sebuah kalung bertali hitam dengan buah kalung merpati putih , dia juga mengeluarkan 2 lembar foto dari kotak itu .


" Sudah 18 tahun kita tidak pernah bertemu , dimana sekarang kau berada AL , maaf aku belum bisa menepati janjiku untuk mencarimu kemanapun kau berada , aku sungguh merindukan dirimu ". batin bian sedih sambil mengingat kebersamaan dan kejadian terakhir sebelum dia dan gadis masa kecilnya berpisah


" Al , aku harap kau baik-baik saja , aku tidak tahu apa yang terjadi padamu sampai aku belakangan ini sering memimpikanmu , tapi tunggulah sebentar lagi , aku akan menepati janjiku , tolong bersabarlah sedikit lagi ". batin bian menatap sendu 2 lembar foto yang menunjukkan wajahnya dan gadis kecil yang sudah mengisi hatinya selama 18 tahun lamanya


Bian memasukkan kembali foto dan kalung itu di dalam kotak kemudian bian meletakkan kotak itu ke dalam laci tempat semula dia menyimpan kotak tersebut .


Dia kembali ke ranjangnya dan bersiap untuk tidur kembali karena dia sudah membuat keputusan untuk mencari dari awal gadis kecilnya yang telah lama hilang besok .


******


10 menit kemudian flo mengambil sarapan yang dia minta tadi pada petugas yang sudah ada di depan pintunya .


Setelah itu flo menyajikan sarapan di atas meja makan dan tinggal menunggu key selesai bersiap .


5 menit kemudian akhirnya key datang ke meja makan dengan pakaian sekolah rapih.


" Ayo cepat sarapan nanti kamu telat kesekolahnya ". ucap flo datar


" baik ka ". balas key


" Oh ya ka , bagaimana aku kesekolah hari ini , kan kaka gk punya mobil disini ". tanya key bingung sambil menikmati sarapannya


" Siapa bilang kaka gk punya mobil disini ". flo malah balik bertanya


" Astaga kaka , memangnya kaka punya mobil disini ". ucap key begitu polos


" Habiskan saja makananmu , nanti kaka akan mengantarmu ke sekolah hari ini sekalian kaka ingin bertemu dengan alan disana ". ucap flo datar


" Ihhh kaka , aku nanya loh kenapa kaka malah membahas hal lain ". kesal key

__ADS_1


Key langsung terdiam ketika flo langsung menatapnya dengan dingin , mereka berdua menghabiskan sarapan mereka dengan cepat karena 15 menit lagi key akan terlambat dan pagar sekolah akan ditutup.


Sekarang flo dan key sudah berada di depan gerbang sekolah , key juga sudah sadar dari pikiran bodohnya , dia lupa kalau flo adalah seorang wanita yang memiliki harta yang sampai 7 turunanpun tidak akan habis sehingga dia tadi lupa kalau sudah pasti flo memiliki segalanya yang belum pernah dia lihat sebelumnya apalagi hanya mobil , yah sudah pasti flo memilikinya dimanapun dia berada.


Pagar gerbang masuk sekolah sudah di tutup yang artinya key sudah terlambat , tapi ketika satpam melihat wanita yang dia ketahui adalah adik dari kepala sekolah di sekolah itu yang berada dalam mobil yang ingin masuk , dengan cepat dia membuka gerbang itu dan mempersilahkan mobil masuk kedalam area sekolah .


Setelah selesai memarkirkan mobil di parkiran sekolah , flo dan key keluar dari mobil dan berjalan santai menuju kedalam sekolah , suasana saat ini sudah sepi karena semua siswa sudah melakukan jam pelajaran pertama di kelas masing-masing .


Flo dan key akhirnya setelah beberapa menit berjalan mereka pun tiba di depan ruangan kepala sekolah yang adalah ruangan alan mafioso black sun yang flo perintahkan untuk mengelola sekolah elit miliknya itu.


Ceklekkkk


Pintu terbuka dengan pelan dan perlahan terbuka dengan lebar , alan yang sedang duduk di meja kerjanya sedang memeriksa berkas-berkas siswa terkejut melihat sang Queen dan key yang sudah berada dalam ruangannya .


Alan langsung berdiri dan memberi hormat pada flo dan key , flo langsung menyuruh alan untuk duduk ketika flo dan key sudah duduk di kursi berhadapan dengan alan .


" Queen , kenapa tidak memberitahu saya jika Queen akan ke sekolah ". ucap alan


" Bisa ganti pertanyaanmu alan , aku bosan selalu mendengarkan pertanyaan yang sama setiap kali kita bertemu , apa kau juga bosan melihatku datang kesekolah ini ". tanya flo menatap alan penuh selidik dengan tatapan tajam


" Ahhh tidak-tidak Queen , saya hanya ingin menyambut kedatangan Queen saja jika Queen memberitahu saya jika Queen akan datang bukan seperti yang Queen pikirkan , maafkan saya Queen ". ucap Alan takut


" Hahaha pak alan , ternyata seperti ini wajah takut pa alan , sama sekali berbeda dengan wajah cool yang setiap hari saya lihat hahaha ". ejek key pada alan


Alan hanya bisa pasrah diejek seperti itu oleh key , jika key adalah siswa biasa sudah pasti alan akan memberikannya hukuman karena berani mengejeknya tapi sayangnya key adalah siswa paling spesial di sekolahan ini .


" Udah key , pergilah masuk ke kelasmu , kaka ingin berbicara berdua dengan dia ". ucap flo


" Baiklah , bye ka bye pa alan , oh ya jangan lupa untuk menjemputku pulang sekolah nanti ya ka ". ucap key


" Hmm ". balas flo


Key langsung berjalan keluar dari ruangan itu lalu menutup kembali pintu ruangan itu , diruangan itu tinggal flo dan alan.


" Hahh , jadi kau sudah mengetahui tentang black shadow ? ". tanya flo menghembuskan nafasnya dengan pelan


" Maaf jika saya lancang mencari tahu tentang mereka Queen , awalnya saya hanya mencari tahu siapa keluarga dari salah satu siswa di sekolah ini yang bernama Rafa bastian sehingga saya mengetahui mereka". ucap alan berkata jujur


" Seperti yang kau ketahui , mereka adalah bagian dari mafia kita hanya saja mereka hanya aku tugaskan untuk misi rahasia yang tidak bisa kalian lakukan , jangan beritahu anggota lain kalau aku mendirikan kelompok itu , cukup aku , gio , carly , key dan kamu saja yang tahu tentang hal ini ". ucap flo menatap tajam kearah alan


" Baik Queen , saya akan menjaga rahasia ini sebaik mungkin ". ucap alan bersungguh-sungguh


" Jadi siswa yang bernama Rafa itu adalah adik dari jakson , tapi kenapa key bisa dekat dengannya bahkan menuruti perintah anak itu seperti yang kau beritahukan padaku ". tanya flo


" Sepertinya Rafa menyukai nona key Queen , saya mendapat informasi dari beberapa siswa bahwa mereka melihat rafa mengajak nona key ke rooftop tapi tidak ada yang tahu apa yang mereka lakukan di sana dan yang membuat saya semakin yakin kalau rafa menyukai nona key adalah semua siswa tahu bagaimana dinginnya rafa pada semua siswi di sekolah ini , dia terkenal sangat anti dengan wanita tapi itu tidak terlihat dari perlakuannya pada nona key ". jelas alan


" Hmm sepertinya apa yang kau yakinkan itu benar , tapi tetaplah awasi siswa itu , tidak menutup kemungkinan mungkin dia hanya ingin mempermainkan adikku , jika itu benar maka kau harus bertindak apalagi jika dia berani menyakiti adikku ". ucap flo

__ADS_1


" Baik Queen ". ucap alan


__ADS_2