Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 206


__ADS_3

Kehilangan uang bisa di cari lagi , kehilangan barang masih bisa di beli lagi tapi kehilangan keluarga dan orang yang kita sayang apakah bisa kita cari dan beli lagi ? , tentu saja tidak , maka dari itu jangan sia-siakan orang-orang yang kamu sayang karena mereka tidak akan datang untuk kedua kalinya jika kamu kehilangan mereka🌈


Sekarang bella sudah duduk di samping flo di meja makan , dia masih terasa canggung dengan adanya bian di ruangan itu walaupun dia sudah tahu bahwa bian adalah suami flo.


" Tante , apa tante tidak makan ? ". Tanya delvira yang keheranan melihat bella sama sekali belum menyentuh makanan di depannya


" Ah ya vira , tante akan makan ". Ucap bella langsung menyuapkan 1 suapan makanan ke mulutnya


Mereka pun lanjut sarapan dengan diam dan tenang tanpa ada suara sedikit pun dan hanya dentingan sendok yang berbunyi bersentuhan dengan piring di ruangan itu.


" Sayang aku ke kantor dulu ". Ucap bian yang sudah selesai makan


" Ya , hati-hati di jalan , maaf tidak bisa mengantarkanmu sampai ke depan , aku harus membereskan piring kotor dulu ". Ucap flo


Bian menganggukan kepalanya , dia memberikan kecupan singkat di dahi flo sebelum pergi dan berpindah mencium si kembar secara bergantian dan setelah itu dia langsung meninggalkan meja makan .


" Bunda , tante bella dan aunty kami juga pamit ke sekolah ". Ucao delvira


" Ya , hati-hati di jalan yah " . Ucap bella tersenyum


Si kembar juga sudah berangkat kesekolah seperti kemarin mereka di antar oleh jakson dan juga susi.


" Key , jam berapa kamu akan ke kampus ? ". Tanya flo sambil membereskan piring kotor di bantu oleh beberapa pelayan


" Aku hanya punya 1 mata kuliah hari ini ka , aku akan ke kampus jam 1 siang nanti , jadi aku masih memiliki banyak waktu di rumah , memangnya ada apa ? ". Ucap key


" Tidak , kaka hanya bertanya saja ". Jawab flo


Setelah selesai urusan membersihkan meja makan , sekarang flo dan bella sedang duduk santai menikmati teh hangat di taman dan key sudah masuk lagi ke kamarnya.


Di depan mansion , varo baru saja tiba di mansion bian dan langsung berjalan masuk kedalam mansion mencari keberadaan flo.


" Tuan varo ". Sapa salah satu pelayan sambil menundukkan kepalanya


" Dimana flo ? ". Tanya varo datar


" Nyonya sedang minum teh bersama sahabatnya di taman tuan ". Jawab pelayan itu


Tanpa mengatakan apapun lagi , varo langsung berjalan menuju taman dimana flo dan bella berada .

__ADS_1


" Flo , kenapa sih kamu tidak memberitahuku sejak awal kalau suami mu adalah tuan bian ? ". Ucap bella cemberut


" Aku..... ". Ucapan flo tiba-tiba terpotong karena ada suara yang sangat tidak asing bagi flo yang baru saja memanggil namanya


" Flo ". Panggil varo yang sudah semakin dekat dengan flo dan bella


Spontan bella dan juga flo langsung mengahlikan pandangan mereka ke arah sumber suara yang memanggil flo.


Mata bella kembali melotot kaget melihat varo , untuk kedua kalinya dia langsung menundukkan kepalanya ketika varo sudah berada di hadapan dia dan flo.


Tentu saja bella sangat terkejut melihat kehadiran varo , bian maupun varo adalah pengusaha sukses yang sangat terkenal di dunia dan siapa yang tidak kenal dengan mereka berdua .


Bella serasa ingin pergi jauh-jauh dari tempat itu , baru beberapa menit yang lalu dia dikejutkan oleh bian yang ternyata adalah suami flo dan ini apalagi , kenapa pengusaha terkenal seperti varo bisa ada di mansion ini pikir bella.


" Duduk ka ". Ucap flo menyuruh vari duduk terlebih dahulu


" Kaka , oh god , apalagi ini flo ". Batin bella sepertinya ingin memukul kepalanya flo karena memberikan kejutan yang datang secepat ini


Varo menuruti keinginan flo , dia duduk berhadapan dengan flo dan bella , varo tak sengaja melihat kearah bella yang sedang menundukkan kepalanya entah kenapa.


" Siapa dia ? ". Tanya varo tanpa basa basi


" Aduhhh pake nanya siapa aku lagi ". Batin bella semakin gugup


Bella dengan canggung langsung mengangkat kepalanya dan tersenyum canggung kearah varo.


Varo merasa aneh dengan tingkah bella , baru kali ini dia melihat ada wanita yang bersikap malu-malu di depannya.


" Ah ya , saya bella sahabatnya flo , senang bisa bertemu dengan anda tuan varo ". Ucap bella begitu gugup


" Kamu mengenal saya ? ". Tanya varo


" Haisss , ka bisa ganti gk pertanyaannya , bagaimana bella tidak mengenal kaka , bahkan semua orang tahu siapa kaka , ada-ada saja ". Ucap flo


Varo hanya mengangguk anggukkan kepalanya .


" Haaahhhh , lalu apa yang ingin kamu katakan pada kaka secara langsung ? ". Tanya varo


" Ohhh itu , aku hanya ingin kaka menemuiku saja , apa aku tidak bisa kangen pada kaka ku sendiri ". Ucap flo dengan alasan yang tak terduga

__ADS_1


Varo langsung menatap flo dengan tajam , dia tak pernah menyangka akan mendengar alasan yang sangat tak terduga seperti yang adiknya katakan barusan.


" Floo ". Ucap varo menekan nama flo


Bella ingin sekali tertawa saat mendengar alasan flo dan juga tatapan tajam varo yanv di tujukkan pada flo.


" Alasan yang sangat di luar nalar hahaha , flo kamu ada-ada saja ". Batin bella menahan tawanya


" Kenapa kaka menatapku seperti itu , aku merindukan kaka dan ingin melihat wajah kaka secara langsung , apa tidak boleh ? ". Tanya flo


" Boleh flo boleh , tapi alasanmu itu membuat kaka harus mengundurkan beberapa meeting penting dengan klien , akhhhh kamu ini bikin pusing saja ". Ucap varo tak habis pikir


" Hahahaha ".


Flo langsung tertawa terbahak-bahak melihat raut wajah kakanya yang sangat menggemaskan menurut flo jika sedang kesal seperti itu.


Bella hanya bisa tertawa kecil ketika mendengar tawa flo , dia juga merasa lucu melihat wajah kesal varo yang baru pertama kali ini dia lihat secara langsung dan itu sangat menggemaskan.


Wajah varo masih terlihat kesal karena alasan flo yang sangat tak terduga itu .


" Sebentar , aku akan membuatkan minuman untuk kaka agar kaka tidak kesal lagi ". Ucap flo bercanda sambil membujuk kakanya


Varo hanya bisa menghela dan menghembuskan nafasnya dengan kasar , dia sungguh di permainkan oleh adiknya sendiri.


Flo pun pergi meninggalkan bella dan varo berduaan di taman itu , dia masuk kedalam mansion untuk membuatkan minuman untuk kakanya sebagai bujukkan agar kakanya tidak kesal lagi padanya.


Setelah flo pergi , suasana di antara varo dan bella langsung berubah canggung , mereka berdua saling diam karena tidak tahu apa yang harus di bahas oleh keduanya.


Beberapa menit kemudian varo pun membuka pembicaraan di antara dia dan bella karena ada satu hal yang sangat membuatnya penasaran saat bertemu dengan wanita di hadapannya.


" Apa kita pernah bertemu sebelumnya ? ". Tanya varo dengan wajah datarnya


" Ah ya , ada apa tuan ? ". Ucap bella gelagapan tiba-tiba varo bertanya padanya


" Saya bertanya , apa kita pernah bertemu sebelumnya ? ". Tanya varo mengulangi pertanyaannya


" Ya , kita memang pernah bertemu tuan ". Jawab bella canggung


" Benarkah ? , dimana ? ". Tanya varo lagi

__ADS_1


" Itu di perusahan cabang AMW grup yang ada di indonesia , saat itu saya sedang mewakili perusahan MR grup yang awalnya hanya akan meeting bersama tuan zin tapi malah meeting bersama tuan langsung dan juga tuan zin ". Jelas bella


" Ahhh ya kamu benar , pantas saja wajahmh tidak asing , ternyata kita sudah pernah bertemu sebelumnya ". Jawab varo mengganggukkan kepalanya membenarkan ucapan bella


__ADS_2