
Perbanyak berdoa dan berusaha , lupakan apa yang pantas di lupakan dan bahagiakanlah dirimu sendiri karena diri yang bahagia pasti akan membuat siapapun yang berada di dekatmu juga bahagia. 🥰
Mata elang flo melihat ada yang mencurigakan di area luar restoran tempat mereka makan saat ini.
Hanya flo yang menyadarinya , sedangkan yang lain sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.
" Cihhh , apa mereka adalah musuh ".batin flo
" Aku ke toilet sebentar ". Ucap flo pada bian dan yang lainnya
Bian menganggukkan kepalanya , seketika itu juga flo langsung berdiri dari kursinya dan langsung berjalan menjauh dari meja tempat mereka makan menuju toilet .
Ketika flo tiba di toilet , pertama-tama dia mengecek apakah aman untuk dia melakukan telfon atau tidak , apakah ada yang mencurigakan atau tidak.
Merasa toilet itu aman dan beruntungnya tidak ada orang lain di toilet itu selain dia , flo langsung mengambil ponselnya dan menghubungi gio.
Di sebrang sana tepatnya di markas utama black sun , gio yang sedang mengawasi latihan para mafioso di halaman utama markas langsung merongoh ponsel di saku celananya ketika mendengar suara dering panggilan masuk di ponselnya.
Melihat nama Queen yang tertera dalam panggilan itu , gio langsung menjawab panggilan itu dan panggilan pun langsung terhubung.
" Ya , Queen ". Jawab gio
" Perintahkan mafioso yang ada di paris untuk berjaga di sekitar restoran tempat aku dan lainnya makan saat ini , sepertinya musuh ingin bermain denganku ". Ucap flo dengan dingin
Gio yang mendengar itu langsung kaget , pasalnya dia sama sekali tidak tahu kalau ternyata sekarang sang Queen berada di paris dan tidak memberitahukan padanya .
" Baik Queen , apa aku perlu kesana sekarang ". Tanya gio
" Tidak perlu , lakukan saja apa yang aku katakan tadi " jawab flo
" Baik Queen ".
Flo langsung mengakhiri panggilan itu dengan sepihak dan kembali mengedarkan pandangannya ke segala arah dalam toilet itu untuk memastikan bahwa tidak ada yang mendengar pembicaraannya dengan gio.
Setelah aman , flo langsung keluar dari toilet itu dan berjalan kembali ke meja yang di tempati oleh dia dan yang lainnya.
__ADS_1
Ketika semakin dekat dengan meja mereka , flo memicingkan matanya ketika mendapati bahwa bian tidak ada di meja itu , hanya bian yang tidak ada dan yang lainnya masih stay di meja itu.
" Dimana bian ? ". Tanya flo seraya duduk di kursi ketika sampai
" Ka bian sedang mengambil ponsel ka bian yang ketinggalan di mobil ". Jawab key
Spontan saja flo langsung melihat keluar restoran dari kaca di sampingnya , tiba-tiba flo langsung memejamkan matanya sambil menahan emosi ketika dia merasa bahwa bian pasti sedang menghadapi musuh sendirian.
" Kalian tungguhlah disini , aku akan mengikuti bian ". Ucap flo langsung berdiri lagi dari kursinya padahal dia baru saja duduk
" Ada apa ? ". Tanya milka penasaran
" Tidak ada , aku hanya ingin mengikutinya saja ". Jawab flo
Milka tidak bertanya lagi tapi key merasa ada yang aneh dengan kakanya , milka memang tidak bisa menebak apa isi pikiran flo seperti key yang walaupun hanya melihat dari raut wajah kakanya saja , key sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi saat ini.
" Pergilah ka ". Ucap key seakan memberi isyarat pada flo dari tatapan matanya bahwa dia akan menjaga si kembar dan yang lainnya
Tanpa basa-basi lagi flo langsung berjalan keluar dari restoran tersebut , dia berjalan kearah parkiran dimana mobil mereka di parkir tadi dan benar saja bahwa bian tidak ada di mobil saat dia sampai.
" Cihhh ". Flo berdecih dengan pandangan matanya yang sedang melihagt kesegala arah di sekitar restoran tersebut
Untung saja flo selalu teliti , bukan hanya bian yang dia pasangkan alat pelacak itu , bahkan ayah dan bundanya bian saja dia pasangkan alat itu di ponsel mereka .
Flo melakukan itu agar jika seperti saat ini , flo akan lebih mudah mencari keberadaan mereka tanpa repot-repot meminta bantuan valen.
Alat itu bisa di lacak melalui ponsel dan ketika flo sudah menemukan posisi keberadaan bian , flo langsung tahu dari titik merah yang terus bergerak menjauh dari restoran itu bahwa pasti sekarang bian sedang di culik oleh musuh.
Dengan cepat flo langsung masuk kedalam mobilnya dan langsung melajukan mobilnya mengikuti titik merah yang adalah posisi bian saat ini.
Sedangkan bian saat ini sebenarnya bukan sedang di culik oleh para musuh , malahan bianlah yang menculik musuh sang istri yang sepertinya ingin mengganggu acara makan malam mereka tadi di restoran.
Kenapa bisa begitu , yah karena pada saat flo di toilet dan dia pergi untuk mengambil ponselnya di mobil yang ketinggalan di dalam mobil.
Ada 2 orang pria yang tiba-tiba memukulnya dari belakang pada saat bian akan segera kembali ke dalam restoran .
__ADS_1
Merasa sakit akibat pukulan kedua orang misterius itu membuat bian spontan membalikkan tubuhnya untuk melihat siapa yang berani melakukan hal itu padanya.
Dan terjadi perkelahian kecil di area parkiran restoran itu antara bian dan kedua pria misterius itu dan kedua orang itu sepertinya tidak tahu bahwa yang mereka lawan saat ini adalah Suami dari ketua mafia black sun dan bisa di bilang adalah pasangannya dewi kematian .
Tidak ada yang melihat dan menyadari perkelahian itu , ketika bian menang melawan kedua pria itu , bian menyuruh mereka untuk membawa bian ke mobil mereka berdua .
Dan ketika bian dan kedua pria itu tiba di mobil yang di bawah oleh kedua musuh itu , bian langsung menginterogasi mereka berdua dan bertanya siapa yang menyuruh mereka melakukan itu.
Ketika sudah mengetahui siapa yang berani mengganggunya bersama sang istri , bian langsung menyuruh kedua pria itu untuk mengantarkannya ke tempat dimana bos atau orang yang menyuruh kedua pria itu berada.
Sedangkan di restoran , milka menjadi kesal pada bian dan juga flo yang pergi tapi tidak kembali-kembali sejak tadi bahkan sekarang makanan pesanan mereka sudah tersedia di meja depan mereka.
" Kemana lagi sih mereka berdua , makanannya keburu dingin nih , bikin kesal aja ". Kesal milka
" Ayo kita makan duluan saja , tidak perlu menunggu ka bian dan ka flo , mereka akan tiba setengah jam lagi ". Jawab key
" Whattt ? , setengah jam ? , apa mereka sudah gila ". Ujar milka kaget
" Maaf nona , memangnya tuan dan nyonya sedang kemana ". Tanya salah satu baby siter yang sedang menggendong delano dengan takut-takut
" Kaka , kau seperti belum tahu saja apa yang sekarang dilakukan mereka berdua ". Jawab key akan ucapan milka
Milka langsung melototkan matanya ketika mengerti maksud ucapan key apalagi melihat tatapan mata key yang seakan memberi kode bahwa kedua kaka mereka sedang mengatasi musuh di sekitar restoran.
Sedangkan kedua baby siter si kembar langsung senyam-senyum ketika mendengar jawaban key , sepertinya kedua baby siter itu salah mengartikan maksud ucapan key dan yang mereka kira kalau saat ini kedua majikan mereka pasti sedang mesrah-mesrahan di mobil .
Milka langsung mendekatkan wajahnya pada key berhubung key duduk di sampingnya saat ini.
" Apa mereka sedang melawan musuh saat ini ?. Tanya milka berbisik sedikit ketakutan
" Ya sepertinya begitu ". Jawab key santai
" Lalu bagaimana dengan kita semua jika mereka berdua pergi , bagaimana kalau musuh datang dan menculik kita disini ketika mereka tidak ada ". ucap milka langsung mengedarkan pandangannya kesegala arah di sekitar restoran itu karena ketakutan
" Kan ada aku , tenang saja , tidak akan terjadi apa-apa pada kita semua , aku akan melindungi kalian dari bahaya apapun ketika ka bian dan ka flo belum kembali ". Balas key dengan serius
__ADS_1
Milka langsung menutup matanya dengan wajah ketakutan tapi setelah itu wajahnya kembali normal karena dia teringat bahwa key juga bukan gadis sembarangan dan tentu saja milka tau bahwa key pasti akan melindungi mereka apalagi ada si kembar di antara mereka.
Tapi milka juga kasihan pada key , karena dia tahu , jika seperti saat ini pasti key tidak pilihan jika musuh datang menyerang , dia harus menyelamatakan milka , si kembar dan kedua baby siter yang pastinya nyawa key juga terancam karena menanggung beban untuk menyelamatkan mereka .